Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

UPAYA PENINGKATAN PEMAHAMAN NILAI PANCASILA TERHADAP SISWA MELALUI KEGIATAN PENYULUHAN Wendy Anugrah Octavian
Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn Vol 6, No 2 (2019): Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jbti.v6i2.10087

Abstract

abstract: This counseling activity is part of community service that aims to increase student understanding of the values of Pancasila. The final goal of efforts to understand the values of Pancasila is so that students can apply these values in their daily activities. The participants of the counseling were students at SDN 22 Tanjung Batu, Ogan Ilir Regency. The inculcation of Pancasila values to students is intended so that these values can be possessed by students from an early age, bearing in mind that many external influences also adversely affect the lives of children including those in elementary school. Community service activities are carried out using participatory action methods in the form of lectures and discussions. The implementation of this method is used to convey material, one of which is the lecture method after that is used for discussion and question and answer. Changes in the level of student understanding of Pancasila values are measured by giving students a pretest at the beginning of the activity and a posttest at the end of the activity. Based on the results of the comparison of the pretest and posttest scores it can be concluded that there is an increase in students' understanding of the values of Pancasila. Keywords: Planting, Pancasila values, Counseling
Upaya Peningkatan Pemahaman Causa Pancasila Pada Mahasiswa FKIP Prodi Bahasa Indonesia Universitas Muhammadiyah Palembang Melalui Penyuluhan Wendy Anugrah Octavian; Puspa Dianti
Madaniya Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.327

Abstract

Kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat ini diberikan dalam bentuk penyuluhan dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa FKIP Universitas Muhammadiyah Palembang mengenai Causa Pancasila. Pada kegiatan penyuluhan ini, digunakan metode participatory action, yaitu kegiatan diawali dengan penyampaian materi terlebih dahulu oleh tim PPM dan dilanjutkan dengan diskusi atau tanya jawab oleh para peserta kepada tim PPM. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pemahaman mahasiswa FKIP Universitas Muhammadiyah Palembang mengenai Causa Pancasila. Peningkatan terlihat dari perbandingan nilai yang didapatkan oleh para peserta pada saat diberikan pretest di awal kegiatan dan posttest di akhir kegiatan. Terdapat selisih rata-rata sebesar 46,72 dan Skor N-Gain sebesar 0,69. Mengacu pada perbadingan hasil nilai pretest dan posttest maka disimpulkan bahwa pemberian penyuluhan ini efektif dalam meningkatkan pemahaman mahasiswa FKIP Universitas Muhammadiyah Palembang terhadap materi Causa Pancasila.
Nasionalisme dan Pancasila Perspektif Sukarno Wendy Anugrah Octavian; Puspa Dianti
Journal on Education Vol 5 No 3 (2023): Journal on Education: Volume 5 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v5i3.1512

Abstract

This paper intends to find out various things that are very important about nationalism, Pancasila in Sukarno's perspective. The method used in this research is descriptive research method with a qualitative approach. The descriptive method can be interpreted as an effort made to reveal the situation and provide an objective description of the object under study. Data collection techniques from this study used literature studies. Researchers interpret the meaning of existing theories and articles. The result of this study is that nationalism or socio-nationalism according to Sukarno's view is nationalism that is humanist, originates from the Indonesian people themselves, not from other nations, and is more concerned with the nation and state than individual or group interests. The basic values of Pancasila put forward by Sukarno are the result of excavations from religion, culture, customs that exist in the life of the Indonesian nation and have been applied in the daily life of Indonesian society. Sukarno placed the precepts of God at the base or final sequence meaning that God was the initial basic foundation for the creation or formation of the other precepts, not positioning God below.
Pendidikan Kewarganegaraan Sebagai Sarana Memperkuat Identitas Bangsa Indonesia Wendy Anugrah Octavian
Journal on Education Vol 6 No 1 (2023): Journal On Education: Volume 6 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v6i1.4184

Abstract

This article aims to examine and provide a theoretical basis regarding Citizenship Education as a means of strengthening national identity. Indonesia is a country that has diversity and wealth which makes it the hallmark or identity of the Indonesian nation. However, at present this identity is being eroded by the influx of various external influences due to globalization. This can be a threat to the existence of the identity of the Indonesian nation. This article will discuss two main problem formulations, the urgency of strengthening the nation's national identity and how the role of Citizenship Education Courses is in strengthening national identity. The approach used in this research is qualitative by using the literature study method. Sources of data in this study used various literature, namely books and journal articles. The results of this study indicate that Citizenship Education has a very important role as a means of strengthening national identity. Either directly or indirectly, the Citizenship Education Course contains material on national identity. So that teachers can make learning more meaningful by combining various learning models and various media to maximize the role of Civics Courses in strengthening the identity of the nation.
PELATIHAN KETERAMPILAN MENULIS DAN BERBICARA BAHASA INGGRIS BAGI SISWA-SISWI MTS NURUL HILAL DESA SENURO TIMUR KECAMATAN TANJUNG BATU KABUPATEN OGAN ILIR Masagus Sulaiman; Wendy Anugrah Octavian; Sri Yuliani; Sherly Marliasari; Kurnia Saputri; Tri Rositasari; Dian Septarini; Indah Windra
Bagimu Negeri Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52657/bagimunegeri.v7i1.2017

Abstract

Laporan akhir pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan memberikan manfaat yang besar, tidak hanya bagi penulis pribadi, tetapi juga bagi semua orang sebagai referensi atau pedoman dalam melakukan pengabdian kepada masyarakat yang lebih baik lagi, terutama yang berhubungan dengan pelatihan menulis dan berbicara bahasa Inggris. Adapun metode yang di gunakan dalam pelatihan keterampilan menulis dan berbicara bagi siswa-siswi MTs Nurul Hilal Desa Senuro Timur. Dalam hal ini, penulis memberikan media gambar dan arahan kepada siswa tentang instruksi dalam mengerjakan latihan menulis, kemudian peserta mulai mengerjakannya dan pada akhirnya mereka menceritakan apa yang telah mereka tulis kedepan teman-teman mereka dengan menggunakan teknik «look-up and say». Sebelum pelatihan dimulai para peserta sudah datang lebih awal dan memenuhi salah satu rumah warga yang dijadikan tempat pelatihan. Kecamatan Tanjung Batu Kabupaten Ogan Ilir yang ikut berpartisipasi dalam pelatihan tersebut. Pelatihan ketrampilan menulis dan berbicara bahasa Inggris berlangsung selama lebih kurang 5 jam. Kecamatan Tanjung Batu, Kabupaten Ogan Ilir bahwa secara keseluruhan «Alhamdulillah Hirobbil A’lamin» pelaksanaan pelatihan berjalan lancar. Semua peserta antusias mengikuti pelatihan selama lebih kurang 5 jam sampai selesai dengan ekspresi riang dan gembira dan pada akhirnya mereka mampu menyelesaikan tulisannya dan menyampaikannya didepan teman-teman mereka dalam kontek speaking atau komunikasi perorangan dengan baik. Singkatnya, begitu banyak manfaat yang bisa diperoleh bagi semua peserta selama mengikuti pelatihan keterampilan menulis dan berbicara bahasa Inggris. Bahasa Inggris, Universitas Muhammadiyah Palembang untuk bisa melakukan pengabdian kepada masyarakat yang berkelanjutan terkait dengan pelatihan keterampilan menulis dan berbicara bahasa Inggris yang lebih intens dengan menggunakan media-media yang lebih attraktif lagi, sehingga tidak ada lagi siswa-siswi di SMP ataupun MTs yang tidak bisa menulis dan berbicara bahasa Inggris
MENINGKATKAN KEAKTIFAN BELAJAR MAHASISWA PADA MATA KULIAH PENDIDIKAN PANCASILA MELALUI PENERAPAN METODE GALLERY WALK BERHADIAH Wendy Anugrah Octavian
Bhineka Tunggal Ika Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKN
Publisher : Universitas Sriwijaya in Collaboration with AP3Kni (Asosiasi Profesi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Indonesia/Indonesia Association Profession of Pancasila and Civic Education)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jbti.v11i1.44

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan belajar mahasiswa pada Mata Kuliah Pendidikan Pancasila di prodi STR Gizi Poltekkes Kemenkes Palembang dengan penerapan metode Gallery walk berhadiah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Tahapan dari penelitian tindakan kelas ialah planning, acting, observating dan reflecting. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini secara kualitatif yaitu dengan melakukan observasi atau pengamatan langsung dari kegiatan yang proses pembelajaran yang sedang dilakukan. Analisa data yang digunakan pada penelitian ini menggunakan analisis deskriptif yang disertai dengan analilis data kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan rata-rata  keaktifan mahasiswa dari siklus satu ke siklus dua. Pada siklus pertama rata-rata keaktifan mahasiswa sebesar 60,61% aktif dalam proses pembelajaran. Selanjutnya, pada sikus kedua seteah menerapkan metode gallery walk dalam proses pembelajaran terjadi peningkatan persentase sebesar 24,6% sehingga persentase keaktifan mahasiswa pada siklus kedua menjadi 85,20%.  Selain terjadinya peningkatan persentase keaktifan mahasiswa, melalui penerapan metode gallery walk ini. mahasiswa juga menghasilkan produk berupa mading kelompok yang menggambarkan mengenai berbagai materi kajian Pancasila dan masing-masing kelompok dapat bertukar informasi materi Pancasila yang dibahasnya dan disusunnya.   This research aims to increase student learning activeness in the Pancasila Education Course in the STR Nutrition Study Program at the Health Polytechnic of the Ministry of Health in Palembang by implementing the Gallery walk method with prizes. This research uses a qualitative approach with the type of Classroom Action Research (PTK). The stages of classroom action research are planning, action, observation and reflection. The data collection technique in this research is qualitative, namely by making observations or direct observations of the activities in the learning process that are being carried out. Data analysis used in this research uses descriptive analysis accompanied by quantitative and qualitative data analysis. The results of this study showed that there was an increase in the average student activity from cycle one to cycle two. In the first cycle, the average student activity was 60.61% active in the learning process. Furthermore, in the second elbow after applying the gallery walk method in the learning process there was an increase in the percentage of 24.6% so that the percentage of student activity in the second cycle became 85.20%. In addition to increasing the percentage of student activity, through the application of this gallery walk method. Students also produce products in the form of group media which describe various Pancasila study materials and each group can obtain information on the Pancasila material that was discussed and compiled.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN SOSIODRAMA PADA MATA KULIAH PANCASILA DALAM MENINGKATKAN CIVIC SKILLS MAHASISWA Wendy Anugrah Octavian; Puspa Dianti
Bhineka Tunggal Ika Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKN
Publisher : Universitas Sriwijaya in Collaboration with AP3Kni (Asosiasi Profesi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Indonesia/Indonesia Association Profession of Pancasila and Civic Education)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jbti.v11i02.142

Abstract

Civic skills atau keterampilan warga negara merupakan salah satu jenis keterampilan yang harus dimiliki oleh generasi muda dalam menghadapi berbagai permasalahan sosial terutama berbagai permasalahan yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Mahasiswa sebagai generasi muda diharapkan mampu memahami bahwa Pancasila merupakan solusi dari berbagai permasalahan sosial yang ada di masyarakat, bangsa, dan negara. Melalui civic skills yang dimiliki para mahasiswa dapat ikut berpartisipasi dalam pemecahan berbagai permasalahan sosial tersebut. Salah satu peningkatan civic skills mahasiswa dapat dilakukan melalui proses pembelajaran di kelas dengan metode yang mampu memfasilitasi terbentuknya civic skills tersebut. Salah satu metode yang disarankan adalah sosiodrama. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui metode pembelajaran sosiodrama mampu meningkatkan civic skills mahasiswa baik pada indikator keterampilan intelektual maupun partisipasinya.   Civic skills are one type of skill that the younger generation must have in dealing with various social problems, especially various problems that are not in accordance with the values of Pancasila. Students as the younger generation are expected to be able to understand that Pancasila is a solution to various social problems that exist in society, nation and state. Through civic skills, students can participate in solving various social problems. One way to improve students' citizenship skills can be done through the learning process in the classroom with methods that are able to facilitate the formation of these citizenship skills. One method suggested is sociodrama. This type of research is descriptive qualitative with data collection techniques through observation and documentation. The results of the research show that the sociodrama learning method is able to improve students' civic skills both in terms of intellectual skills and participation.