Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : WIDYA LAKSANA

PELATIHAN PENGGUNAAN KAHOOT SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS GAMIFIKASI BAGI GURU-GURU SMK SE-KECAMATAN GEROKGAK Listartha, I Made Edy; Darmawiguna, I Gede Mahendra; Pradnyana, I Made Ardwi; Pradnyana, Gede Aditra; Maysanjaya, I Made Dendi; Driya, Putu Dhanu; Dharma Putra, I Gede Wira; Putu Setiari, Gusti Ayu
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.92 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v9i1.22369

Abstract

Gamifikasi merupakan sebuah teknik yang menjadi tren dewasa ini, namun masih sedikit para pengajar yang belum dapat menerapkan media pembelajaran berbasis gamifikasi ini. Dari hasil jajak pendapat yang dilakukan terhadap 33 pengajar SMK Se-Gerokgak, terlihat hanya 17 pengajar yang mengetahui media pembelajaran berbasis gamifikasi. Kemudian, terlihat 45.5% pengajar sudah mengetahui media pembelajaran berbasis gamifikasi Kahoot, namun hanya 27.3% pengajar dari total 33 responden pengajar yang menggunakan media pembelajaran Kahoot. Tim pelaksana berhasil melaksanakan kegiatan pengabdian yang ditujukan untuk semua tenaga pengajar SMK sekecamatan Gerokgak yang dilaksanakan pada 15 dan 16 November 2019 di SMK N 1 Gerokgak. Dari 32 guru yang ikut dalam proses pelatihan menggunakan Kahoot ini, didapatkan hasil dari jajak pendapat bahwa 100% guru sudah bisa menggunakan media pembelajaran Kahoot, sebanyak 96.9% yakin media pembelajaran berbasis gamifikasi dapat membantu kegiatan pengajaran mereka dan sebanyak 93.8% akan menggunakan media pembelajaran Kahoot sebagai penunjang kegiatan pembelajaran.
PELATIHAN PENGGUNAAN E-LEARNING SCHOOLOGY BAGI GURU SMK SE-KECAMATAN GEROKGAK Maysanjaya, I Made Dendi; Pradnyana, I Made Ardwi; Listartha, I Made Edy; Pratiwi, Putu Yudia; Kusumadewi, Ni Made Ayu Mita; Walhidayah, Irfan; Yasa, I Gede Agus Sukariana; Cahyadi, Kadek Wawan
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (407.13 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v10i2.24977

Abstract

E-learning merupakan terobosan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Beragam jenis learning management system (LMS) telah dikembangan dan digunakan, salah satunya adalah schoology. Meski demikian masih ada guru, khususnya guru SMK di Kecamatan Gerokgak yang sama sekali belum pernah menggunakan LMS. Sementara ada beberapa guru yang sudah pernah menggunakan LMS, menyatakan bahwa LMS yang digunakan masih memiliki beberapa kelemahan dan cenderung tidak stabil. Berdasarkan permasalahan tersebut dirancanglah sebuah kegiatan pelatihan untuk guru SMK sebanyak 46 orang, dan berasal dari beberapa SMK di Kecamatan Gerokgak. Metode pengabdian yang dilakukan terdiri atas lima tahap kegiatan, yang terdiri atas penentuan lokasi, persiapan, pelatihan, evaluasi, dan pelaporan kegiatan. Dari hasil pengabdian yang dilakukan, sebanyak 95,7% menyatakan sudah bisa menggunakan fitur schoology dan merasakan kebermanfataannya, serta 73,9% menyatakan akan menggunakannya sebagai media pendukung proses pembelajaran.
PELATIHAN PENGGUNAAN KAHOOT SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS GAMIFIKASI BAGI GURU-GURU SMK SE-KECAMATAN GEROKGAK Listartha, I Made Edy; Darmawiguna, I Gede Mahendra; Pradnyana, I Made Ardwi; Pradnyana, Gede Aditra; Maysanjaya, I Made Dendi; Driya, Putu Dhanu; Dharma Putra, I Gede Wira; Putu Setiari, Gusti Ayu
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 9 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.92 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v9i1.22369

Abstract

Gamifikasi merupakan sebuah teknik yang menjadi tren dewasa ini, namun masih sedikit para pengajar yang belum dapat menerapkan media pembelajaran berbasis gamifikasi ini. Dari hasil jajak pendapat yang dilakukan terhadap 33 pengajar SMK Se-Gerokgak, terlihat hanya 17 pengajar yang mengetahui media pembelajaran berbasis gamifikasi. Kemudian, terlihat 45.5% pengajar sudah mengetahui media pembelajaran berbasis gamifikasi Kahoot, namun hanya 27.3% pengajar dari total 33 responden pengajar yang menggunakan media pembelajaran Kahoot. Tim pelaksana berhasil melaksanakan kegiatan pengabdian yang ditujukan untuk semua tenaga pengajar SMK sekecamatan Gerokgak yang dilaksanakan pada 15 dan 16 November 2019 di SMK N 1 Gerokgak. Dari 32 guru yang ikut dalam proses pelatihan menggunakan Kahoot ini, didapatkan hasil dari jajak pendapat bahwa 100% guru sudah bisa menggunakan media pembelajaran Kahoot, sebanyak 96.9% yakin media pembelajaran berbasis gamifikasi dapat membantu kegiatan pengajaran mereka dan sebanyak 93.8% akan menggunakan media pembelajaran Kahoot sebagai penunjang kegiatan pembelajaran.
PELATIHAN PENGGUNAAN E-LEARNING SCHOOLOGY BAGI GURU SMK SE-KECAMATAN GEROKGAK Maysanjaya, I Made Dendi; Pradnyana, I Made Ardwi; Listartha, I Made Edy; Pratiwi, Putu Yudia; Kusumadewi, Ni Made Ayu Mita; Walhidayah, Irfan; Yasa, I Gede Agus Sukariana; Cahyadi, Kadek Wawan
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (407.13 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v10i2.24977

Abstract

E-learning merupakan terobosan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Beragam jenis learning management system (LMS) telah dikembangan dan digunakan, salah satunya adalah schoology. Meski demikian masih ada guru, khususnya guru SMK di Kecamatan Gerokgak yang sama sekali belum pernah menggunakan LMS. Sementara ada beberapa guru yang sudah pernah menggunakan LMS, menyatakan bahwa LMS yang digunakan masih memiliki beberapa kelemahan dan cenderung tidak stabil. Berdasarkan permasalahan tersebut dirancanglah sebuah kegiatan pelatihan untuk guru SMK sebanyak 46 orang, dan berasal dari beberapa SMK di Kecamatan Gerokgak. Metode pengabdian yang dilakukan terdiri atas lima tahap kegiatan, yang terdiri atas penentuan lokasi, persiapan, pelatihan, evaluasi, dan pelaporan kegiatan. Dari hasil pengabdian yang dilakukan, sebanyak 95,7% menyatakan sudah bisa menggunakan fitur schoology dan merasakan kebermanfataannya, serta 73,9% menyatakan akan menggunakannya sebagai media pendukung proses pembelajaran.