Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat Prasekolah Melalui Pelatihan Pembuatan Alat Peraga Busy Book Nur Rahmah; Subhan Subhan; Fauziah Zainuddin
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 12, No 1 (2021): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v12i1.3593

Abstract

Pengabdian ini berbentuk pelatihan pembuatan Alat Peraga Busy Book yang bertujuan untuk melakukan pemberdayaan konseptual dan teknis terhadap Masyarakat Prasekolah yang ada di Kota Palopo. Pelatihan ini dilaksanakan di Auditorium IAIN Palopo Jl. Balandai Wara Kota Palopo melalui beberapa tahapan pelaksanaan, antaralain: (1) tahap persiapan; memilih mahasiswa sebagai pendamping dan menentukan guru dari berbagai sekolah target (2) tahap pelaksanaan; melaksanakan pelatihan pembuatan Busy Book dan (3) tahap refleksi; melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan pelatihan. Dalam pelatihan ini, sebanyak 20 Guru TK/RA di Kota Palopo terlibat sebagai peserta pelatihan selama 2 hari yang dibimbing untuk membuat alat peraga Busy Book dari pemateri kompeten. Alat dan bahan yang digunakan antaralain: Mic, speaker, LCD Proyektor, gunting, jarum, lem bakar, benang, kertas, dan kain planel. Dari hasil analisis data penilaian prakarya dan keterlibatan peserta pada proses pelatihan diperoleh rata-rata jumlah peserta yang membuat Busy Book sesuai kriteria sebanyak 17 (85%) peserta dan sebanyak 18 atau (89%) peserta telah terlibat aktif dalam pelaksanaan pelatihan.
KREASI SENAM CERIA PADA TAMAN KANAK-KANAK (Meningkatkan Keterampilan Motorik Kasar Anak Usia Dini Berbasis Gerak dan Lagu) Subhan Subhan; Auli Irfah
Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 2, No 2 (2019): Tunas Cendekia
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) PALOPO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.569 KB) | DOI: 10.24256/tunas cendekia.v2i2.1210

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fakta bahwa 7 dari 10 anak (70%) dalam kegiatan senam pagi di TK Jumnih terlihat malas bergerak, gerakan tidak teratur dan tidak mampu dengan sempurna mengikuti gerakan percontohan dari instruktor senam (guru). Peneliti melalui penelitian ini berupaya membenahi hal tersebut sekaligus melakukan peningkatan keterampilan motorik kasar melalui modifikasi senam yaitu “senam ceria”. Peneliti melalui model Penelitian Tindakan Kelas (PTK) berhasil melakukan peningkatan keterampilan motorik kasar anak melalui senam ceria. Mean (rata-rata) skor dari keterampilan motorik kasar anak yang berhasil dihimpun dan dianalisis pada di siklus I sebesar 7,2 kategori belum mampu bergerak dan meningkat menjadi 18,25 dengan kategori mampu bergerak dengan baik pada siklus II. Hal ini turut meningkatkan keaktifan siswa dalam kegiatan pemberian tindakan berupa senam ceria dari skor awal sebesar 27%  di siklus I dan 97 % pada siklus II. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan senam ceria mampu meningkatkan keterampilan motorik halus pada anak kelompok B TK Jumnih Kota Palopo.
Penguatan Mitigasi Radikalisme Melalui Pembelajaran Berbasis Kearifan Lokal pada Taman Kanak-Kanak di Kota Palopo Nurdin Kaso; Subhan Subhan; Dodi Ilham; Nurul Aswar
Madaniya Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.68

Abstract

Kegiatan pengabdian ini dilatarbelakangi oleh paparan radikalisme yang semakin masif di tengah-tengah masyarakat pra sekolah. Untuk itu, dalam upaya membentengi para guru dan anak didik, maka dilaksanakan sebuah pelatihan yang bertujuan untuk memberikan penguatan konseptual dan teknis mitigasi Radikalisme melalui Pembelajaran Berbasis Kearifan Lokal bagi 10 lembaga PAUD di Kota Palopo. Selama proses pelatihan berlangsung para peserta dibekali dengan kemampuan konseptual dan teknis selama 2 hari yang terbagi dalam 4 sesi yang didalamnya terjabar konsep dasar, pola, model, rancangan serta simulasi pembelajaran mitigasi radikalisme berbasis kearifan lokal. Keseluruhan sesi berjalan sesuai dengan perencanaan terbukti dari tingginya prosentase jumlah peserta (guru) yang mampu menguasai kompetensi capaian dan aktif terlibat dalam keseluruhan proses pelatihan.
Learning Model Development of Memorizing The Qur'an Through Integration of Internal and External Representation Hisban Thaha; Edhy Rustan; Subhan Subhan
JETL (Journal of Education, Teaching and Learning) Vol 6, No 1 (2021): Volume 6 Number 1 March 2021
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.403 KB) | DOI: 10.26737/jetl.v6i1.2354

Abstract

This research aims to create a learning model of memorization of the Qur'an based on the nature of the brain that tends to require relevance between the projection of information that occurred internally in the brain (internal representation) and externally presented information outside the brain (external representation). Integration of the two modes of representation was carried out through a developmental study by adopting Research and Development (R & D) from Borg and Gall as a reference for the development of conceptual frameworks and memory models of Y Wang as a reference framework of the development of operational stages. From the model development process, several components of the model implementation have successfully been developed. The model implementation was operationally integrated with internal and external representation modes such as Phase I: the formulation of indicators, Phase II diagnostic assessment dealing with prior al-Qur’an memorizing ability, Phase III Conditioning students, Phase IV Coding memorizing materials, and Phase V repetition and recalling memorizing outcomes.
KREASI SENAM CERIA PADA TAMAN KANAK-KANAK (Meningkatkan Keterampilan Motorik Kasar Anak Usia Dini Berbasis Gerak dan Lagu) Subhan Subhan; Auli Irfah
Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 2 No. 2 (2019): Tunas Cendekia
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) PALOPO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/cendekia.v2i2.1210

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fakta bahwa 7 dari 10 anak (70%) dalam kegiatan senam pagi di TK Jumnih terlihat malas bergerak, gerakan tidak teratur dan tidak mampu dengan sempurna mengikuti gerakan percontohan dari instruktor senam (guru). Peneliti melalui penelitian ini berupaya membenahi hal tersebut sekaligus melakukan peningkatan keterampilan motorik kasar melalui modifikasi senam yaitu “senam ceria”. Peneliti melalui model Penelitian Tindakan Kelas (PTK) berhasil melakukan peningkatan keterampilan motorik kasar anak melalui senam ceria. Mean (rata-rata) skor dari keterampilan motorik kasar anak yang berhasil dihimpun dan dianalisis pada di siklus I sebesar 7,2 kategori belum mampu bergerak dan meningkat menjadi 18,25 dengan kategori mampu bergerak dengan baik pada siklus II. Hal ini turut meningkatkan keaktifan siswa dalam kegiatan pemberian tindakan berupa senam ceria dari skor awal sebesar 27%  di siklus I dan 97 % pada siklus II. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan senam ceria mampu meningkatkan keterampilan motorik halus pada anak kelompok B TK Jumnih Kota Palopo.
KREASI SENAM CERIA PADA TAMAN KANAK-KANAK (Meningkatkan Keterampilan Motorik Kasar Anak Usia Dini Berbasis Gerak dan Lagu) Subhan Subhan; Auli Irfah
Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 2 No. 2 (2019): Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/cendekia.v2i2.1210

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fakta bahwa 7 dari 10 anak (70%) dalam kegiatan senam pagi di TK Jumnih terlihat malas bergerak, gerakan tidak teratur dan tidak mampu dengan sempurna mengikuti gerakan percontohan dari instruktor senam (guru). Peneliti melalui penelitian ini berupaya membenahi hal tersebut sekaligus melakukan peningkatan keterampilan motorik kasar melalui modifikasi senam yaitu “senam ceria”. Peneliti melalui model Penelitian Tindakan Kelas (PTK) berhasil melakukan peningkatan keterampilan motorik kasar anak melalui senam ceria. Mean (rata-rata) skor dari keterampilan motorik kasar anak yang berhasil dihimpun dan dianalisis pada di siklus I sebesar 7,2 kategori belum mampu bergerak dan meningkat menjadi 18,25 dengan kategori mampu bergerak dengan baik pada siklus II. Hal ini turut meningkatkan keaktifan siswa dalam kegiatan pemberian tindakan berupa senam ceria dari skor awal sebesar 27%  di siklus I dan 97 % pada siklus II. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan senam ceria mampu meningkatkan keterampilan motorik halus pada anak kelompok B TK Jumnih Kota Palopo.
IDENTIFIKASI SITUASI BERBAHAYA ANAK 5-6 TAHUN MELALUI VIDEO YOUTUBE DANGEROUS THING Subhan Subhan
Jurnal Panrita Vol 3 No 2 (2023): Jurnal Panrita-December
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhamamdiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/panrita.v4i1.264

Abstract

The aim of this research is to increase children's understanding in identifying dangerous situations both for themselves and others. Selected as research subjects were children from group B of the Kampung Baru Islamic Kindergarten who were still experiencing obstacles in this aspect of their development. The subject's problem was resolved through two cycles of classroom action research (PTK), namely cycle I and cycle II. Data collection techniques use observation techniques and instruments, namely observation guidelines to see the achievement of research targets related to current problems. The results of data analysis show that increasing children's understanding in identifying dangerous situations can be improved through the application of random YouTube video learning media with the theme of dangerous things in group B of the Kampung Baru Islamic Kindergarten. The entire series of actions have gone according to plan and as expected. Children's ability to recognize dangerous situations can be improved starting from pre-cycle data from the results of the researcher's initial observations up to cycle I and cycle II. The achievement of the KKM is sufficient evidence that the actions in this research are significant in improving aspects of child development in this research.
Mengkaji Efektivitas Kebijakan Pendidikan Inklusif: Potret Persepsi Masyarakat subhan subhan; Pertiwi Kamariah Hasis
Jurnal Panrita Vol 5 No 1 (2025): Jurnal Panrita-June
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhamamdiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/panrita.v6i1.384

Abstract

Inclusive education policies have been widely adopted globally, yet significant gaps persist between policy intentions and implementation realities. This study scrutinizes the effectiveness of inclusive education policy through community perception, examining stakeholder attitudes, experiences, and barriers to successful implementation. A mixed-methods convergent parallel design was employed, combining qualitative phenomenological interviews and focus group discussions with key stakeholders (n=65) and a quantitative cross-sectional survey of community members (n=750). Participants included educators, parents, policy makers, community leaders, and students across urban and rural settings. Qualitative data were analyzed using thematic analysis, while quantitative data employed descriptive and inferential statistics including ANOVA and regression analysis. Findings reveal significant variations in community perceptions based on stakeholder roles, geographic location, and previous exposure to inclusive education. Key barriers identified include inadequate teacher training, insufficient resources, cultural stigma, and limited community awareness of inclusive education principles. However, positive attitudes emerged among stakeholders with direct inclusive education experience, highlighting the importance of exposure in shaping perceptions. The study demonstrates that policy effectiveness is critically dependent on community understanding, acceptance, and active participation in implementation processes. Results provide valuable insights for policy makers to develop community-responsive inclusive education strategies and targeted interventions to enhance stakeholder engagement and support.