Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

English Math For Kindergarten Bagi Guru-Guru Paud Nurul Ilmi Di Kecamatan Tembalang Semarang Ririn Ambarini; Subur Laksmono Wardoyo; Maria Yustina Rensi Dartani; Inti Englishtina
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2016): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v7i1.1037

Abstract

Ilmu pengetahuan dan teknologi yang akan di transfer kepada guru-guru PAUD Nurul Ilmi?é?á ?é?áSemarang adalah pelatihan bagaimana menerapkan pembelajaran English for Math untuk anak usia dini dan dengan materi Mathematics: What your Child Wil be Workig on in Kindergarten, Pembelajaran Matematika untuk Anak Usia Dini, Pembelajaran Bilingual untuk Anak Usia Dini, dan English Math for Early Childhood Education. Dengan adanya IbM English Math for Kindergarten Students?é?á?é?á sebagai game edukasi sekaligus?é?á ?é?áteaching aids maka diharapkan akan memberikan kontribusi bagi guru-guru PAUD untuk lebih mengembangkan ide-ide kreatif dalam mengajar sehingga suasana pembelajaran lebih menyenangkan selain juga memupuk kreatifitas dan mengembangkan potensi serta semangat belajar anak usia dini. ?é?á Kata kunci: English for Math, Pembelajaran, Anak Usia Dini.
PELATIHAN PENGGUNAAN CLASSROOM LANGUAGE UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI BAHASA INGGRIS GURU-GURU DI SD PANGERAN DIPONEGORO SEMARANG Binti Muflikah; Nurmawati, Nurmawati; Vica Ananta Kusuma; Maria Yustina Rensi Dartani
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 6: Nopember 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v4i6.9004

Abstract

Berbahasa Inggris lisan tampaknya tidak mudah bagi sebagian besar guru di SD Pangeran Diponegoro Semarang, karena guru-guru tersebut mayoritas tidak memiliki latar belakang pendidikan bahasa Inggris. Keigatan ini bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan diri dan meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris para guru SD Pangeran Diponegoro Semarang yang tidak memiliki pendidikan formal untuk mengajar bahasa Inggris SD. Kegiatan ini diikuti oleh 24 orang guru yang tidak memiliki latar belakang pendidikan Bahasa Inggris yang dilaksanakan pada SD Pangeran Diponegoro yang berlokasi di Jl. Jatimulyo No. 19 Pedalangan Kec. Banyumanik, Kota Semarang. Hasil pengabdian adalah 85% guru setelah pelatihan dapat meningkatkan pemahaman terhadap konsep classroom language, peningkatan kemampuan guru dalam menggunakan classroom language dari rata-rata nilai awal 60 menjadi 85, dan penerapan bahasa inggris dalam aktivitas kelas minimal 20% dari waktu pengajaran menjadi rencana tindak lanjut pengabdian ini
PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN INOVATIF DARI LIMBAH KAIN PERCA UNTUK MENINGKATKAN PROSES PEMBELAJARAN TEMATIK DI SDN PETOMPON 01 SEMARANG Nurmawati Nurmawati; Bnti Muflikah; Sri Sumiyati; Yusak Suharno; Maria Yustina Rensi Dartani
Journal of Community Empowerment Vol 4, No 1 (2025): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v4i1.31834

Abstract

The simple and cheap yet attractive and innovative learning media can be created from various objects around us including waste fabric scraps. Creativity can make useless waste fabric scraps into products that are useful for learning. The purposes of this community service activity (PkM) is to provide training and assistance to teachers of SDN Petompon 01 Semarang in making learning media from waste fabric scraps. This training activity is expected to empower teachers in developing learning media at SDN Petompon 01 Semarang to be more creative in utilizing waste fabric scraps into learning media so that they can support the learning process in the classroom. This activity was attended by 20 participants and this service was delivered using lecture, discussion, demonstration, and direct practice methods. The results that have been achieved in this community service are an increase in participants in understanding the material presented, an increase in participants in making learning media from waste fabric scraps, and participants can implementation waste fabric scraps in the learning process as learning media