Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Relief: Journal of Craft

CARANO MINANGKABAU DALAM EKSPRESI KRIYA KAYU Hasnul Fachri; Ahmad Bahrudin; Nofrial Nofrial
Relief : Journal of Craft Vol 1, No 1 (2021): Relief : Journal of Craft
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (643.991 KB) | DOI: 10.26887/relief.v1i1.2162

Abstract

The paper contains Carano as craft artwork that is expected to be a medium of communication with the audience considering how important the role of Carano in Minangkabau traditional processions is. The concept of creating this work is the source of the Minangkabau Carano ideas that are expressed in works of art. The theoretical basis used in the realization of this work is the theory of form, function, aesthetics, and methods in the process of creating this work using three stages, namely exploration, design, and embodiment. The materials used in making the work are surian wood and uses carving techniques. The works created are in the form of two-dimensional relief that takes the form of a full Carano and some are only partially, the work only has an aesthetic function.ABSTRAKMakalah ini memuat Carano sebagai karya seni kriya yang diharapkan dapat menjadi media komunikasi dengan khalayak mengingat betapa pentingnya peran Carano dalam prosesi adat Minangkabau. Konsep penciptaan karya ini merupakan sumber dari ide-ide Carano Minangkabau yang dituangkan dalam karya seni rupa. Landasan teori yang digunakan dalam realisasi karya ini adalah teori bentuk, fungsi, estetika, dan metode dalam proses penciptaan karya ini menggunakan tiga tahapan yaitu eksplorasi, perancangan, dan perwujudan. Bahan yang digunakan dalam pembuatan karya tersebut adalah kayu surian dan menggunakan teknik ukir. Karya yang diciptakan berupa relief dua dimensi yang berbentuk Carano utuh dan ada pula yang hanya sebagian, karya tersebut hanya memiliki fungsi estetika.
KERAJINAN KERAWANG GAYO KECAMATAN BEBESEN KABUPATEN ACEH TENGAH Jusnimalita Jusnimalita; Ferawati Ferawati; Ahmad Bahrudin
Relief : Journal of Craft Vol 1, No 2 (2022): Relief: Journal of Craft
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1053.183 KB) | DOI: 10.26887/relief.v2i1.2595

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kerajinan kerawang Gayo di kampung kerawang Bebesen, Kecamatan Bebesen, Aceh Tengah, Propinsi Aceh, meliputi bentuk, fungsi, dan pemasarannya.  Kampung Bebesen memiliki perajin kerawang terbanyak di Aceh.  Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan data deskriptif yang bersumber dari perajin dan pemilik usaha, tokoh masyarakat, dan pemerintah daerah setempat.  Pembahasan dan pemecahan data penelitian dilakukan dengan dukungan teori yang relevan yaitu teori bentuk, dan fungsi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tinjauan pustaka, wawancara, dan dokumentasi.  Perajin kerawang Gayo di kampung Bebesen menghasilkan produk untuk kebutuhan sehari-hari seperti baju kerawang, tas, rok, jilbab, upuh ulen-ulen, pawak, sarung bantal kursi, serta untuk kebutuhan acara-acara adat, bantal didong yang digunakan dalam kesenian didong, payung, dan beragam bentuk cinderamata.  Adapun motif hias yang banyak dijahitkan dalam produk kerajinan di sini yaitu motif emun berangkat, emun beriring, emun mutumpuk, emun mupesir, tapak seleman, bunge ni kapas, puter tali, dan pucuk rebung. 
BIJI SAWIT SEBAGAI MOTIF PADA HANDBAG WANITA Julia Dwi Sasmita; Ahmad Bahrudin
Relief : Journal of Craft Vol 1, No 1 (2021): Relief : Journal of Craft
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (818.366 KB) | DOI: 10.26887/relief.v1i1.2174

Abstract

This article is an idea of creating women's handbags which are carried out according to the method of creating works of art, namely exploration, design, and embodiment. In the exploration stage, the activities carried out are market observations and digging references from various sources of knowledge. The next stage is the design, which is built based on the analysis obtained, followed by visualizing the idea in the form of a sketch as a reference for working drawings in the process of realizing this women's handbag or handbag product. The result of the creation of this bag consists of 2 women's handbags or handbags with attractive shapes. This bag is bolted with a hand sewing technique without using a machine and using a knot and basting technique.ABSTRAKArtikel ini adalah sebuah gagasan penciptaan karya kriya tas tangan wanita yang dilakukan sesuai dengan metode penciptaan karya seni yaitu eksplorasi, perancangan, dan perwujudan. Dalam tahap eksplorasi kegiatan yang dilakukan adalah pengamatan pasar dan menggali referensi dari berbagai sumber pengetahuan. Tahap selanjutanya adalah perancangan, yang dibangun berdasarkan perolehan analisis, diteruskan dengan memvisualisasikan gagasan berbentuk sketsa sebagai acuan gambar kerja dalam proses perwujudan produk tas atau handbag wanita ini . Hasil dari penciptaan tas ini terdiri dari 2 tas atau handbag wanita dengan bentuk yang menarik. Tas ini dibaut dengan teknik jahit tangan tidak menggunakan mesin dan menggunakan teknuk sulam simpul dan jelujur.