Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Analisis Wacana Kritis Kapitalisme Visual dalam Konten TikTok Willie Saliem Izah, Nikmatul; Muyasaroh, Siti
HERITAGE Vol 13 No 2 (2025): In Press: Jurnal Heritage
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/phb1v383

Abstract

Kemajuan teknologi digital melahirkan Generasi Alpha yang tumbuh sepenuhnya dalam ekosistem media sosial. Penelitian ini bertujuan menganalisis wacana kapitalisme visual dalam konten berbagi yang diproduksi oleh Willie Salim. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan model Analisis Wacana Kritis Fairclough, melalui tiga dimensi analisis: teks, praktik diskursif, dan praktik sosial. Data utama berupa video TikTok yang diunggah antara Januari 2023 hingga April 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konten berbagi menumbuhkan empati, solidaritas, dan inspirasi bagi anak-anak, sekaligus menampilkan distorsi makna kebaikan yang direduksi menjadi performa konsumtif, spektakuler, dan identik dengan popularitas digital. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis pada kajian komunikasi digital dan praktis.
Pentahelix Peran Aktor Pentahelix Dalam Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan (Studi Strategi Komunikasi Pariwisata Desa Wisata Edelweiss Wonokitri Kabupaten Pasuruan) Heru Ardiansyah; Siti Muyasaroh
Al-Ittishol: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 6 No. 2 (2025): Al-Ittishol: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51339/ittishol.v6i2.3901

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran aktor Pentahelix dalam pengembangan pariwisata berkelanjutan, dengan fokus pada strategi komunikasi pariwisata di Desa Wisata Edelweiss Wonokitri, Kabupaten Pasuruan. MenggunaKomunikasi Pariwisata dan metode penelitian kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara dengan key informan, termasuk Kepala Desa Wonokitri, Ketua Pokdarwis, pemilik homestay, akademisi, dan koordinator media desa. Data dianalisis menggunakan model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi pariwisata di Desa Wisata Edelweiss Wonokitri telah diterapkan dengan baik oleh berbagai pihak. Namun, meskipun setiap aktor Pentahelix menjalankan perannya sesuai bidangnya, kurangnya sinergi di antara mereka menjadi kelemahan yang perlu diperbaiki. Penerapan strategi komunikasi yang melibatkan kolaborasi Pentahelix telah berhasil memperbaiki promosi dan produk wisata, meningkatkan keterlibatan masyarakat, serta memperkuat upaya konservasi dan aksesibilitas. Hal ini tidak hanya mendukung kesejahteraan masyarakat setempat tetapi juga memastikan keberlanjutan pariwisata di desa tersebut. Penelitian ini menyoroti pentingnya sinergi antaraktor dalam strategi komunikasi untuk mencapai pengembangan pariwisata berkelanjutan yang lebih efektif di Desa Wisata Wonokitri.
Analisis Wacana Sara Mills Wanita Berpotensi Grooming dan Stigmatisasinya di Kompas.com Periode Januari-Maret 2023 Naili Mauhibatillah; Yuwita, Nurma; Siti Muyasaroh
Al-Ittishol: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 5 No. 1 (2024): Al-Ittishol: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kasus wanita jadi pelaku pelecehan merupakan kasus yang jarang terjadi, sehingga tidak heran jika kasus ini menjadi trending topik di cybermedia. Kompas.com adalah salah satu media yang paling banyak diakses oleh masyarakat Indonesia sebagai sumber informasi. Karena media massa merupakan pihak konstruksi sosial yang mendefinisikan realitas, maka peneliti akan menganalisis bagaimana wanita bisa berpotensi menjadi pelaku pelecehan dan bagaimana stigmatisasinya di Kompas.com dengan pendekatan wacana kritis Sara Mills. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif dan fokus penelitian pada pemberitaan wanita jadi pelaku pelecehan di cybermedia Kompas.com periode Januari hingga Maret 2023 menggunakan analisis wacana kritis Sara Mills. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa faktor yang bisa menjadi penyebab wanita berpotensi grooming yaitu faktor internal dari psikologis individu dan faktor eksternal dari lingkungan dan media. Analisis wacana kritis Sara Mills dari pemberitaan wanita jadi pelaku pelecehan di Kompas.com menunjukkan bahwa wanita cenderung diposisikan sebagai objek dalam teks. Selain itu, posisi subjek-objek menjelaskan adanya relasi terbentuknya stigma terhadap wanita jadi pelaku pelecehan. Pertama, wanita jadi pelaku pelecehan memiliki pelabelan buruk. Kedua, wanita jadi pelaku pelecehan merupakan wanita yang mengalami kerusakan karakter. Sehingga secara tidak langsung, posisi wanita seperti ini berada pada posisi yang dimarjinalkan dibandingkan dengan pria yang jadi pelaku pelecehan.
The Role of Corporate Social Responsibility in Strengthening Social Legitimacy Through Zakat Siti Muyasaroh; Nabrisi Rohid; Ahmad Ziddan Wildan Al-Islami; Atiqurrahman, Mohammad
Communicator: Journal of Communication Vol. 2 No. 2 (2025): Communication
Publisher : Perkumpulan Dosen Tarbiyah Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59373/comm.v2i2.170

Abstract

The management of corporate zakat is becoming an increasingly essential part of the governance of Islamic philanthropic institutions, especially as CSR regulations and tax incentives strengthen their legal foundation and social legitimacy. This research is motivated by the need to understand how the Amil Zakat Institution, especially NU-Care LazisNU, responds to these external pressures and integrates zakat into sustainability strategies and institutional communication. A qualitative approach is employed through in-depth interviews with zakat managers, analysis of the institution's annual report, and a review of supporting documents to explore the institution's managerial practices, communication patterns, and partnerships. The results of the study indicate that CSR regulation is the primary factor ensuring that zakat management is conducted systematically, professionally, and with a long-term orientation. Tax incentives serve as an additional driver, strengthening institutions' capacity to expand social programs. NU-Care LazisNU employs a two-way communication model through digital media, annual reports, proposals, and cross-sector partnerships. Zakat is positioned as a strategic instrument that supports six program pillars: education, health, economy, da'wah, social welfare, and humanitarian aid. These findings confirm that corporate zakat has evolved into a modern governance practice that strengthens the moral legitimacy and social effectiveness of institutions
Communication Model of Internalising Tolerance for Women in Islamic Boarding Schools M.W Wonuola; Wina Kurnia; Muyasaroh, Siti
Communicator: Journal of Communication Vol. 2 No. 2 (2025): Communication
Publisher : Perkumpulan Dosen Tarbiyah Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59373/comm.v2i2.223

Abstract

Women's empowerment is a crucial aspect of the strategic role of Islamic boarding schools, which encompasses women's contributions in education, politics, health, and the economy. This study aims to explore the dynamics of communication processes in women's empowerment at the Ngalah Islamic Boarding School in Kediri City and to formulate a communication model that captures these mechanisms. This study employs a qualitative case study approach and draws on Joseph A. Devito's communication model, which comprises the wheel, chain, circle, Y, and star models. Data was obtained through observation, in-depth interviews, and documentation of activities related to women's empowerment in the Pesantren environment. The results of the study show that the communication process used in women's empowerment in PP. Ngalah comprises three main models: the chain, wheel, and star models. The chain model is evident in the process of synchronising hierarchical information, such as in book recitation activities and routine meetings. The model is evident in the pattern of communication between the caregiver or central figure and the female students, mediated by Mauidloh Hasanah and health counselling. Meanwhile, model stars are seen in participatory and interactive communication patterns that develop in entrepreneurship training and skills programs. The combination of this third model reflects the communication strategy of Islamic boarding schools that are adaptive in empowering women holistically across the spiritual, social, and economic realms.