Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

POLITIK DAN NASIONALISME PEMIKIRAN TAN MALAKA TAHUN 1919-1949 Nurhidayanti, Nurhidayanti; Samingan, Samingan; Kenoba, Marianus Ola
Sajaratun : Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah Vol 6 No 2 (2021): Volume 6 Nomor 2 Tahun 2021 (November 2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/sajaratun.v6i2.1465

Abstract

ABSTRAK :Peran tokoh Tan Malaka untuk Indonesia dalam bentuk pemikiran serta sikap nasionalisme yang ditunjukannya menjadi penting untuk diteliti secara mendalam. Masalah yang diteliti di dalam penelitian ini, yaitu: 1) bagaimana biografi Tan Malaka dan karyanya? 2) bagaimana perjuangan politik Tan Malaka di Indonesia? 3) bagaimana nasionalisme pemikiran Tan Malaka di Indonesia?. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu: 1) untuk mengetahui biografi Tan Malaka dan karyanya 2) untuk mengetahui perjuangan politik Tan Malaka di Indonesia 3) untuk mengetahui nasionalisme pemikiran Tan Malaka di Indonesia. Dalam penelitian ini, metode yang digunakan adalah metode penelitian sejarah (Historical Methods). Langkah-langkah dalam penelitian metode sejarah meliputi: heuristik, verifikasi (kritik sumber), interpretasidan historiografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tan Malaka terlahir dan berasal dari ranah Minang yang subur dan asri.Sejak belia, Tan Malaka menunjukan tipikal pribadi yang berkemauan keras dan agamis.Tan Malaka di didik di dalam lingkungan keluarga yang taat pada agama.Berbekal pengetahuan yang diperoleh selama mengeyam pendidikan di Belanda, telah memungkinkan untuk mendobrak sistem pengetahuan politiknya.Ketika kembali ke Indonesia, Tan Malaka memiliki semangat perjuangan yang tinggi untuk menentang kolonialisme serta imperialisme Belanda yang menduduki Indonesia.Gagasan-gagasan tertulis tokoh nasional ini memperlihatkan bahwa Tan Malaka adalah seorang nasionalis sejati.  
UTOPIA MODERNITAS: Pembangunanisme, Netralitas Negara, dan Demokrasi Ekonomi Kenoba, Marianus Ola
Sajaratun : Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah Vol 7 No 1 (2022): Sajaratun : Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/sajaratun.v7i1.1825

Abstract

Konsep pembangunan lahir dari keprihatinan moril negara-negara maju atas kondisi sosial dan politik ekonomi di negara-negara sedang berkembang. Namun, pembangunan yang diharapkan mampu menciptakan iklim demokrasi (ekonomi) tersebut justru berkembang ke arah ketergantungan struktural. Manuskrip paper tekstual ini bertujuan untuk memperlihatkan dimensi utopia dalam konsep pembangunan, netralitas negara, dan “politik” demokrasi ekonomi. Riset tekstual ini menggunakan metode hermeneutika kritis aliran Gadamerian. Pilihan logis terhadap metode hermeneutis kritis, bertolak dari fakta bahwa seluruh data di dalam riset ini bersumber dari teks-teks tertulis. Kategori teks tertulis berupa text book dan paper-paper jurnal yang relevan. Sumber data diperoleh dari perpustakaan, jurnal nasional berreputasi, dan jurnal internasional. Sesudah data tersedia, langkah selanjutnya adalah tindakan pembacaan secara kiritis atas teks dan mendeskripsikan kembali hasil pembacaan tersebut secara logis. Riset tekstual ini menemukan bahwa konsep pembangunan merupakan bagian dari utopia yang ditawarkan oleh negara-negara maju. Konsep pembangunan yang mulanya dipahami sebagai instrumen untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi, justru berubah menjadi ideologi penguasaan. Lebih dari itu, posisi manusia adalah obyek ekspansi pasar di dalam keseluruhan desain proyek pembangunan. Jadi, ideologi kapitalisme moderen telah menggiring manusia pada problem keterasingan yang bersifat eksistensial.
IDENTIFIKASI KATEGORI MAKANAN TABU PADA KAUM PEREMPUAN SUKU WALING (ANALISIS ETNOGRAFIS DI DESA DESA NGAMPANG MAS KECAMATAN BORONG KABUPATEN MANGGARAI TIMUR) Sanung, Vilomena; Ola Kenoba, Marianus; Charlaes Bego, Karolus
Sajaratun : Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah Vol 7 No 2 (2022): Sajaratun : Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/sajaratun.v7i2.2427

Abstract

Permasalahan pokok yang diajukan dalam penelitian ini adalah:Apa saja jenis makanan yang ditabukan bagi kaum perempuan suku Waling?. Tujuan Penelitian ini yakni untuk mengetahui jenis makanan yang ditabukan bagi kaum perempuan suku Waling. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, dengan teknik pengumpulan data berupaobservasi, wawancara, dan dokumentasi. Sementara itu, teknik analisis data dalam penelitian ini diawali dengan pengumpulan data, reduksi data (data reduction), pemaparan data (display data) dan penarikan kesimpulan. Temuan penting penelitian lapangan menunjukan bahwa masyarakat suku Waling memiliki sistem keyakinan adat yang berasal dari para leluhur. Sistem keyakinan ini diwariskan secara turun-temutun.Salah satu sistem keyakinan yang diwariskan itu berupa pantangan makanan yang wajib dijalankan oleh kaum perempuan suku Waling. Secara umum dalam sistem adat istiadat orang Manggarai,hang helang tidak boleh dimakan oleh kaum perempuan.Jika kaum perempuan suku Waling makan makanan sesajian yang harusnya dikhususkan bagi arwah nenek-moyang, maka diyakini akan terjadi sesuatu yang buruk. Misalnya, apabila kaum perempuan suku Waling makan makanan yang ditabukan bagi mereka, maka subyek bersangkutan bisa menjadi orang yang tidak bisa berbicara atau bisu.
STRATEGI BERTAHAN HIDUP PADA KOMUNITAS PETANI SAWAH TADAH HUJAN (Studi Kualitatif di Lecem Desa Wae Renca Kecamatan Cibal Barat Kabupaten Manggarai) Jelita, Yohana Sumiyati; Ola Kenoba, Marianus; Djandon, Maria Gorety
Sajaratun : Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah Vol 8 No 1 (2023): Sajaratun : Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/sajaratun.v8i1.2944

Abstract

Historiographical Distortion of R.A Kartini's Heroism in a Feminist Sociological Perspective Kenoba, Marianus Ola; Djandon, Maria Goretty
Santhet: (Jurnal Sejarah, Pendidikan Dan Humaniora) Vol 8 No 1 (2024): Santhet : Jurnal Sejarah, Pendidikan, dan Humaniora
Publisher : Proram studi pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/santhet.v8i1.3738

Abstract

The historiography of R.A Kartini 's heroism is a choice of topic that is quite challenging to discuss because Kartini is the only heroine who is armed with ideas. By tracing the historiography of Indonesian heroes, it was identified that not many of them left traces for the next generation in the form of written ideas. The monumental work that makes Kartini unique is a book titled “Letters of Javanese Princess.” The book “Letters of Javanese Princess” became a new milestone in the struggle of Indonesian women to gain access to formal education. The method used in this textual research is critical hermeneutics. The critical hermeneutics method allows a broad interpretation of written texts accessed by researchers. The results show that the historiography of Kartini's heroic values tended to be distorted by her rhetorical value alone. The impact is the occurrence of cults and devotional attitudes towards personality. The content of historical knowledge based on monumental historiography is quite risky because cults and devotions are always final, making it unnecessary to re-dialogue their existence. This research can be positioned as an auto criticism of Kartini's heroic historiography by utilizing the paradigm of feminist sociology.
CONSTRUCTIVIST PEDAGOGICAL FRAMEWORKS: INSIGHTS FROM SOCRATES, JEAN PIAGET, AND ROCKEFELLER Marianus Ola Kenoba; Josef Kusi; Sisilia Helena Joaline Tadu Lado
SOSIOEDUKASI Vol 14 No 4 (2025): SOSIOEDUKASI : JURNAL ILMIAH ILMU PENDIDIKAN DAN SOSIAL
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/sosioedukasi.v14i4.6449

Abstract

The practice of conventional education has reduced students to mere recipients of knowledge. This creates a dilemma of objectification for students in concrete learning experiences. Meanwhile, educators exercise full authority over the learning process, with the underlying assumption that an educator's knowledge represents an absolute truth. This paper aims to demonstrate the praxis model of constructivist pedagogy. This paper critically examines the transmission-based paradigm of education by proposing a dialogical and reflective approach to learning. Historically, this model can be traced back to the dialogical philosophy espoused by Socrates. In contemporary pedagogy, it is reflected in Jean Piaget's theory of constructivism and in the curriculum at Rockefeller University. This research employs a critical hermeneutics methodology. The results of the biographical analysis of the thoughts of Socrates, Jean Piaget, and the learning practices within the curriculum at Rockefeller University indicate that constructivist pedagogy represents an ideal type of humanist pedagogical praxis that is highly relevant to the modern education system. Accordingly, constructivist pedagogy provides a humanistic and dialogically grounded framework for learning, one that is well-suited to meet the evolving demands of 21st-century education.
Arkeologi Agama-Agama Monoteisme: Perspektif Psiko-Historis Sigmund Freud Marianus Ola Kenoba; Jeanne Arc Kenoba
Sajaratun : Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah Vol 11 No 1 (2026): Sajaratun: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/sajaratun.v11i1.8054

Abstract

Dewasa ini agama-agama monoteisme telah berkembang pesat di seluruh dunia. Asal-usul agama monoteisme-pun telah banyak ditelaah dari perspektif multidisipliner. Riset ini bertujuan untuk menelaah dimensi arkeologi agama-agama monoteisme berdasarkan paradigma psiko-historis. Secara khusus, paper ini membahas arkeologi agama monoteisme dengan mengacu pada gagasan psikoanalisis Sigmund Freud. Riset ini menggunakan metode penelitian kepustakaan. Referensi-referensi yang relevan dengan gagasan Sigmund Freud tentang arkeologi agama monoteisme, menjadi sumber primer di dalam riset ini. Analisis data terhadap sumber primer tersebut menggunakan model hermeneutik kritis. Hasil riset ini memperlihatkan bahwa gagasan Freud tentang arkeologi agama monoteisme sangat original dan perlu didialogkan dengan nalar yang kritis. Riset ini secara praksis dapat membantu penganut agama-agama monoteisme dalam merefleksikan pengalaman religiositas yang intim, otentik, dan  obyektif di tengah tantangan ideologi-ideologi besar di dunia. Riset ini menegaskan bahwa gagasan psikoanalisis Freud membuka perspektif kritis dalam memahami asal-usul dan dinamika agama-agama monoteisme.