Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

UTOPIA MODERNITAS: Pembangunanisme, Netralitas Negara, dan Demokrasi Ekonomi Kenoba, Marianus Ola
Sajaratun : Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah Vol 7 No 1 (2022): Sajaratun : Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/sajaratun.v7i1.1825

Abstract

Konsep pembangunan lahir dari keprihatinan moril negara-negara maju atas kondisi sosial dan politik ekonomi di negara-negara sedang berkembang. Namun, pembangunan yang diharapkan mampu menciptakan iklim demokrasi (ekonomi) tersebut justru berkembang ke arah ketergantungan struktural. Manuskrip paper tekstual ini bertujuan untuk memperlihatkan dimensi utopia dalam konsep pembangunan, netralitas negara, dan “politik” demokrasi ekonomi. Riset tekstual ini menggunakan metode hermeneutika kritis aliran Gadamerian. Pilihan logis terhadap metode hermeneutis kritis, bertolak dari fakta bahwa seluruh data di dalam riset ini bersumber dari teks-teks tertulis. Kategori teks tertulis berupa text book dan paper-paper jurnal yang relevan. Sumber data diperoleh dari perpustakaan, jurnal nasional berreputasi, dan jurnal internasional. Sesudah data tersedia, langkah selanjutnya adalah tindakan pembacaan secara kiritis atas teks dan mendeskripsikan kembali hasil pembacaan tersebut secara logis. Riset tekstual ini menemukan bahwa konsep pembangunan merupakan bagian dari utopia yang ditawarkan oleh negara-negara maju. Konsep pembangunan yang mulanya dipahami sebagai instrumen untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi, justru berubah menjadi ideologi penguasaan. Lebih dari itu, posisi manusia adalah obyek ekspansi pasar di dalam keseluruhan desain proyek pembangunan. Jadi, ideologi kapitalisme moderen telah menggiring manusia pada problem keterasingan yang bersifat eksistensial.
Historiographical Distortion of R.A Kartini's Heroism in a Feminist Sociological Perspective Kenoba, Marianus Ola; Djandon, Maria Goretty
Santhet: (Jurnal Sejarah, Pendidikan Dan Humaniora) Vol 8 No 1 (2024): Santhet : Jurnal Sejarah, Pendidikan, dan Humaniora
Publisher : Proram studi pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/santhet.v8i1.3738

Abstract

The historiography of R.A Kartini 's heroism is a choice of topic that is quite challenging to discuss because Kartini is the only heroine who is armed with ideas. By tracing the historiography of Indonesian heroes, it was identified that not many of them left traces for the next generation in the form of written ideas. The monumental work that makes Kartini unique is a book titled “Letters of Javanese Princess.” The book “Letters of Javanese Princess” became a new milestone in the struggle of Indonesian women to gain access to formal education. The method used in this textual research is critical hermeneutics. The critical hermeneutics method allows a broad interpretation of written texts accessed by researchers. The results show that the historiography of Kartini's heroic values tended to be distorted by her rhetorical value alone. The impact is the occurrence of cults and devotional attitudes towards personality. The content of historical knowledge based on monumental historiography is quite risky because cults and devotions are always final, making it unnecessary to re-dialogue their existence. This research can be positioned as an auto criticism of Kartini's heroic historiography by utilizing the paradigm of feminist sociology.