Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Jurnal Promotif Preventif

Kadar Senyawa Hidroquinon Pada Krim Pemutih Wajah Yang Beredar di Kota Baubau Muhammad Tasjiddin Teheni; Suparman Supardi; Evi Mustiqawati
Jurnal Promotif Preventif Vol 6 No 1 (2023): Februari 2023: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v6i1.661

Abstract

Krim pemutih yang memiliki kandungan hidroquinon akan terakumulasi dalam kulit dan bisa menjadi penyebab mutasi dan kerusakan, bahkan dalam jangka panjang bersifat karsinogenik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa jumlah kadar hiroquinon yang terkandung dalam sediaan krim pemutih wajah dan berapa nilai perbandingan krim pemutih wajah menggunakan metode titrasi serimetri yang dilakukan pengulangan sebanyak 3 kali. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif eksperimental terhadap krim pemutih wajah yang beredar di kota Baubau menggunakan metode titrasi serimetri. Pengujian dilakukan di Laboratorium Farmasi Politeknik Baubau dan Laboratorium Farmasi Universitas Halu Oleo. Hasil pengujian sampel merck A didapatkan hasil 1,07 %, 1,16 %, 1,13%, dan sampel merk B didapatkan hasil 1,79 %, 1,87 %, 1,76 %. Dari hasil penelitian pada sampel merck A diperoleh nilai perbandingan rata-rata sebesar 1,12% dan sampel B sebesar 1,81%. Penelitian tersebut mengandung positif zat hidroquinon dan aman digunakan.
Uji Aktivitas Antioksidan Pada Buah Mengkudu (Morinda Citrifolia.L) Dengan Metode FRAP (Ferric Reducing Antioxidant Power) Wa Ode Syafriah; Muhammad Tasjiddin Teheni; Ratih Nurwanti
Jurnal Promotif Preventif Vol 6 No 3 (2023): Juni 2023: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v6i3.823

Abstract

Antioksidan adalah zat yang dapat mencegah atau memperlambat kerusakan sel akibat radikal bebas. Tujuan dilakukan penelitian ini yaitu Untuk mengetahui aktivitas antioksidan pada buah mengkudu (Morinda citrifolia L) Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen (experimental research) laboratorium yang dilakukan pada bulan September – Oktober tahun 2021 bertempat di Laboratorium Farmasi, Universitas Haluoleo Kendari. Dari data Analis Kualitatif Aktivitas Antioksidan Ekstrak Buah Mengkudu (Morinda citrifolia L) dengan Metode FRAP. Larutan sampel ditambahkan reagen FRAP. Campuran dihomogenkan dan di panaskan pada suhu 37oC selama 30 menit. Hasilnya di tandai dengan adanya perubahan warna menjadi warna biru. Untuk Penentuan Panjang Gelombang Serapan Maksimun Setelah dilakukan estimasi frekuensi, diperoleh hasil absorbansi sebesar 1,597 pada frekuensi 595 nm, dan dari data Analisis Kuantitatif Aktivitas Antioksidan Ekstrak Buah Mengkudu (Morinda citrifolia L) dengan Metode FRAP maka Kapasitas aktivitas Antioksidan Ekstrak Buah Mengkudu sebesar 7,17 mg Tr/gr ekstrak. Kesimpulan pada penelitian ini adalah Terdapat aktivitas antioksidan ekstrak buah mengkudu (Morinda citrifolia L) yang ditandai dengan perubahan warna dari tidak berwarna menjadi warna biru dan Dari hasil penelitian yang telah dilakukan maka diketahui hasil uji aktivitas antioksidan dengan nilai rata-rata aktivitas antioksidan sebesar 7,17 mg Tr/gr ekstrak.
Gambaran Penggunaan Antibiotik Dengue Fever di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Umum Daerah Kota Baubau Sitti Alfyanita Ilham; Ratih Nurwanti; Muhammad Tasjiddin Teheni
Jurnal Promotif Preventif Vol 6 No 3 (2023): Juni 2023: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v6i3.829

Abstract

Demam Berdarah Dengue merupakan penyakit menular vektor yang cukup tinggi kasusnya di wilayah tropis seperti Indonesia dan dapat menimbulkan kematian bila tidak ditangani dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penggunaan antibiotik Dengue Fever. Penelitian dilakukan di RSUD Kota Baubau dengan populasi seluruh pasian dewasa yang didiagnosis menderita dengue fever tanpa komorbid pada instalasi rawat inap RSUD Kota Baubau. Penarikan sampel dilakukan dengan teknik total sampling sebanyak 54 responden. Data yang digunakan pada penelitian ini adalah data sekunder yang didapatkan dari catatan atau dokumentasi rekam medik pada pasien dengue fever di RSUD Kota Baubau Provinsi Sulawesi Tenggara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan antibiotik dengue fever tanpa komorbid yaitu cefixime dan cefotaxime. Rasionalitas penggunaan antibiotik pada pasien dengue fever dewasa di Instalasi Rawat Inap RSUD Kota Baubau Tahun 2021 ditinjau dari aspek tepat obat 68,54%, tepat dosis 68,54%, dan tepat lama pemberian 92,56%.
Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Metanol Tangkai Daun Kelor (Moringa oleifera Lam) Menggunakan Metode DPPH (1,1-difenil-2-pikrilhidrazil) Syafriah, Wa Ode; Teheni, Muhammad Tasjiddin
Jurnal Promotif Preventif Vol 6 No 6 (2023): Desember 2023: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v6i6.1059

Abstract

Salah satu tumbuhan yang banyak mengandung zat pencegah kanker (antioksidan) terdapat pada tumbuhan kelor, salah satunya terdapat pada daunnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi ekstrak metanol tangkai daun kelor (Moringa oleifera Lam) sebagai penangkal radikal bebas dan untuk mengetahui aktivitas antioksidan dari ekstrak metanol tangkai daun kelor (Moringa oleifera Lam) yang tumbuh pada tiga tempat di Kota Baubau dengan variasi ketinggian tempat pengambilannya yaitu ekstrak A (Kelurahan Tanganapada ±40 mdpl), ekstrak B (Kelurahan Baadia ±95 mdpl) dan ekstrak C (Kelurahan Kadolo ±120 mdpl) dengan metode DPPH secara spektrofotometri UV-Vis. Tangkai daun kelor (Moringa oleifera Lam) diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan pelarut metanol. Hasil dari proses ekstraksi dibedakan menjadi tiga yaitu ekstrak metanol tangkai daun kelor (Moringa oleifera Lam) A, B dan C. Ekstrak metanol tangkai daun kelor (Moringa oleifera Lam) diuji aktivitas antioksidannya. Hasil penelitian menunjukan bahwa ekstrak metanol tangkai daun kelor memiliki potensi sebagai penangkal radikal bebas dan masing- masing sampel memiliki nilai IC50 berturut-turut sebesar 62,55 ppm; 207,07 ppm dan 112,01 ppm. Semakin rendah nilai IC50 yang diperoleh maka semakin besar aktivitas antioksidannya.
Uji Efektivitas Buah Libo dan Daun Rambutan Sebagai Antidiare Teheni, Muhammad Tasjiddin; Mustiqawati, Evi; Alami, Rizky Rahmawati; Damayanti, Restu Harisma
Jurnal Promotif Preventif Vol 7 No 3 (2024): Juni 2024: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v7i3.1347

Abstract

Daun rambutan dan buah libo merupakan tanaman obat yang semakin banyak dimanfaatkan, baik langsung oleh masyarakat industri kecil maupun industri besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui uji efektivitas antara Buah Libo (Ficus variagata blume) dan Daun Rambutan (Nephelium lappaceum L) sebagai antidiare. Daun rambutan dan buah libo diekstraksi secara maserasi menggunakan etanol 96%. Penelitian ini menggunakan kelinci (Oryctolagus cuniculus) sebanyak 12 ekor yang dibagi dalam 4 kelompok perlakuan, tiap kelompok terdiri dari 3 ekor kelinci. Kelompok I diberi Na CMC 1% (Kontrol negatif), Kelompok II diberi tablet attapulgite (Kontrol positif), kelompok III diberi ekstrak daun rambutan dosis 150 mg/kg BB dan kelompok IV diberi ekstrak buah libo dosis 150 mg/kgBB. Hasil uji efektivitas pada buah libo dan daun rambutan sebagai antidiare terhadap kelinci yang di induksi, daun rambutan lebih efektif menghentikan diare dibanding buah libo dengan rata-rata jumlah terjadinya diare daun rambutan 6,00 dan rata-rata jumlah terjadinya diare buah libo 6,33. Perbedaannya hanya terletak pada waktu lama terjadinya diare dan jumlah terjadinya diare (diare n-kali).