sri Handayani
Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Jabal Ghafur-Sigli

Published : 8 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal Agroristek

RESPON PERTUMBUHAN TANAMAN SELADA (Lactuca Sativa L) TERHADAP VOLUME AIR DAN KONSENTRASI LARUTAN NUTRISI GOOD-PLANT SECARA HIDROPONIK Nuryulsen Safridar; Sri Handayani
Jurnal Agroristek Vol 2, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2358.078 KB) | DOI: 10.47647/jar.v2i2.182

Abstract

This study aims to determine the volume of water and the concentration of the nutrient solution and the right good plant to plant growth of lettuce (lactuca sativa L). This research has been carried out in the garden experiment Jabal Ghafur Faculty of Agriculture, University of Sigli. Runs from February to April 2017. This study used a raft floating hydroponics system. Research using completely randomized design (CRD) factorial pattern that is factor of the volume of water and nutrient concentration factor of good-plant. Treatment of the water volume (V) consists of three levels ie (V1) 4 liters of water, (V2) 8 liters of water and (V3) 12 liters of water. Good treatment-plant nutrient concentrations (N) consists of three levels ie (N1) 600 ppm (N2) of 800 ppm and (N3) 1000 ppm, with three replications so overall deplore 27 experimental unit. The volume of water very significant effect on plant height and leaf length aged 10, 20 and 30 days after planting, leaf number aged 20 and 30 days after planting, heavy wet stover age 30 HST, significantly affect the amount of leaf age 10 HST. Good-plant nutrients very significant effect on plant height ages of 20 and 30 days after planting, leaf number and length of leaf age 30 HST, significant effect on plant height HST age 10, age 20 HST leaf length, weight of wet age 30 HST stover.  Keywords: lettuce, hydroponics, water volume and concentration of good-plant nutrients
SIFAT FISIK ULTISOL SETELAH LIMA TAHUN DI LAHAN KERING GLE GAPUI KECAMATAN INDRAJAYA KABUPATEN PIDIE Sri Handayani; Karnilawati Karnilawati; Meizalisna Meizalisna
Jurnal Agroristek Vol 5, No 1 (2022): April 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/jar.v5i1.664

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perubahan karakterisstik sifat fisik pada pengembangan kawasan penelitian lahan kering Glee gapui dari tahun 2016 sampai dengan tahun 2021. Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Jabal Ghafur Siglimulai dari bulan September sampai November 2020. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif dengan menganalisis beberapa sifat fisik tanah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa telah terjadi perubahan sifat fisik (tekstur, struktur, warna, kadar air, porositas, dan berat volume) pada Satuan Peta Lahan (4).Kata kunci: sifat fisik, lahan kering, ultisol
PENGENDALIAN HAMA EPILACHNA SP PADA TANAMAN TERONG (Solanum Melongena) DENGAN PESTISIDA NABATI EKSTRAK BIJI JENGKOL DAN WAKTU APLIKASINYA Sri Handayani Nuryulsen Safridar
Jurnal Agroristek Vol 2, No 1 (2019): April 2019
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (642.427 KB) | DOI: 10.47647/jar.v2i1.89

Abstract

Pengendalian Hama Epilachna sp Pada Tanaman Terong (Solanum melongena) Dengan Pestisida Nabati Ekstrak Biji Jengkol dan Waktu Aplikasinya.Penelitian ini bertujuan untuk melihat sejauh mana pestisida nabati ekstrak biji jengkol bisa mengendalikan intensitas serangan hama epilachna sp dengan mengatur waktu aplikasi yang tepat pada tanaman terong. Penelitian ini rencanaya akan dilaksanakan di Desa Simbe Kecamatan Mutiara Timur. Waktu penelitian dilaksanakan pada bulan April 2017 sampai dengan bulan Juni 2017.(Yogyakarta 2012). Bahan-bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah: benih terong ungu varietas Hibrida Panah Merah, biji jengkol, pupuk kandang, tanah dan air, pupuk NPK.Alat-alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah cangkul, parang, gunting, polibag, blender, kain saringan, ember, gembor, hand sprayer, inseknet, kamera, papan nama penelitian dan papan nama plot, alat tulis menulis dan alat-alat lain yang diperlukan untuk menunjang penelitian ini.Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial, ada 2 faktor yang diteliti yaitu faktor konsentrasi ekstrak biji jengkol terdiri dari 4 taraf dan faktor waktu aplikasi terdiri dari 4 taraf.Parameter yang diamati meliputi: intensitas serangan Hama epilchna sp, jumlah hama epilachna sp yang mati dan tinggi tanaman terong pada umur 30, 40, 50, dan 60 HST.Keyword: pestisida nabati, jengkol, epilachna
RESPON PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI JAGUNG MANIS TERHADAP APLIKASI PUPUK ORGANIK SUPER AKTIF EKO FARMING DAN PENGATURAN POPULASI TANAMAN Irma Sumita; Bukhari Bukhari; Jamilah Jamilah; Sri Handayani; Asrafil Asrafil
Jurnal Agroristek Vol 6, No 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/jar.v6i2.1845

Abstract

Suatu terobosan teknologi sangat diperlukan untuk dapat meningkatkan produksijagung tanpa merusak lingkungan sehingga diperlukan aplikasi pupuk organik.    Seperti halnya pemupukan hasil jagung  juga dipengaruhi  oleh jumlah tanaman per satuan luas.  Penggunaan jarak tanam yang tepat untuk jenis tanaman ditujukan untuk menghindari persaingan antara tanaman dalam penyerapan air, unsur hara, penggunaan cahaya matahari dan persaingan dengan tumbuhan pengganggu.  Suatu peenelitian telah dilakukan untuk menjawab terobosan ini.  Penelitian tersebut adalah penggunaan pupuk organik ekofaming pada beberapa konsenterasi yang diberikan pada lahan dan tanaman yang dihubungkan dengan populasi tanaman. Pupuk organik yang diberikan dengan tiga taraf perlakuan yaitu   E1 (Diberikan  1,35 %  pada lahan + 0,15 %  pada  tanaman ) ; E2    (diberikan  2,70 %  pada lahan + 0,30 %  pa Mahasiswada  tanaman );  E3 (diberikan  4,05 %  pada lahan + 0,45 %  pada  tanaman ).  Dengan variasi jarak tanam byaitu  J1 = 40 x 40 cm (62500 tanaman/ha); J2   = 40 x 60 cm (41666 tanaman/ha) dan ; J3= 30 x 80 cm (55556 tanaman/ha).  Penelitian  faktoial ini menggunakan Rancangan dasar Acak Lengkap.  Hasil penelitian memperlihatkan bahwa pemberian pupuk Eko aming pada berbagai konsenterasi dan vatriasi jarak tanam berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil jagung.    Pertumbuhan terbaik dan hasil jagung terbanyak diperlihatkan oleh E3 (diberikan  4,05 %  pada lahan + 0,45 %  pada  tanaman ) dan J3= 30 x 80 cm (55556 tanaman/ha). Kata Kunci:  Hasil,  Pupuk  Organik, Jagung manis , Jarak tanam, dan PertumbuhanÂ