Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

PEMANFAATAN Tyto alba SEBAGAI PENGENDALI HAMA TIKUS DI PERKEBUNAN KELAPA SAWIT DI KABUPATEN KUANTAN SINGINGI SEPRIDO SEPRIDO; MASHADI MASHADI
Jurnal Ilmiah Pertanian Vol. 16 No. 1 (2019): Jurnal Ilmiah Pertanian
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/jip.v16i1.2175

Abstract

Research about the utilization of Tyto alba as rats pest control in oil palm plantations Regency of Kuantan Singingi was done in April-November 2018 in some palm oil plantations in the district of Kuantan Singingi. The methode of this research followto The Barn Owl Protocol, Calculation of the population Tyto alba was directly in area of plantations, counting the number of the prey doing by installation of Camera Trap in artificial enclosure and types of the prey was analysis by skull of the prey in on pellets of Tyto alba. Results of this research show in Kuantan Singingi Regency, The utilization of Tyto alba is still used internally by large private oil palm Plantation, one of Them is PT. Tribakti Sarimas (PT. TBS). On PT. TBS’S oil palm plantations has been using as whole by making a artificial enclosure (Nestbox) 3.000 Unit since 2012 year which spread a cage of for 25 ha on the estate’s core. About 85% of whom had been inhabited by Tyto alba with the evidence she had met the presence of eggs, chicks and eggs have shells.
Analysis of Broiler Chicken Farming Business Income in Partner Patterns in Muaro Sentajo Village, Sentajo Raya District, Kuantan Singingi Regency (Case Study of Mrs. Suniati's Livestock Business) Romauli Romauli; Meli Sasmi; Mashadi Mashadi
Baselang Vol 1, No 1: APRIL 2021
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.363 KB) | DOI: 10.36355/bsl.v1i1.14

Abstract

The purpose of this research is to find out how much the cost, income, efficiency and Break Event Point for the broiler chicken breeder business partner Mrs. Suniati in Muaro Sentajo Village, Sentajo Raya District, Kuantan Singingi Regency. To analyze the data used mathematical analysis with descriptive and quantitative analysis. This research is a case study research in which research is focused on only one broiler chicken farming business. Results for analyzing revenues, costs and production are analyzed once in the production process. The results of this study indicate that Ibu Suniati's partner broiler chicken pattern with a scale of 3000 tails uses a cost of Rp.79,200,323, - / period, the receipt is Rp.81,154,080 /, - period, with a total profit of Rp.1,953. 757 / period, and an efficiency level of Rp. 1,025 / period which means 1 rupiah of the cost incurred then obtains revenue of 1,025 rupiahs or a profit of 0.25 rupiahs. And the level of Break Event Point in this study is that the production BEP is 4,342 kg, where the broiler breeder, the partner pattern of Ibu Suniati, must produce broiler chickens above 4,342 kg, while the price for the BEP is Rp. 18.136, - means that this broiler breeder, Ibu Suniati's partner pattern, must sell at a price of Rp. 18,136.
PENYULUHAN INDUSTRI SKALA RUMAH TANGGA TANAMAN HORTIKULTURA DI DESA PISANG BEREBUS KECAMATAN GUNUNG TOAR KABUPATEN KUANTAN SINGINGI: PKM Chezy Vermila; Jamalludin Jamalludin; Meli Sasmi; Haris Susanto; Mashadi Mashadi; Nariman Hadi; Gustia Kusuma Wardani
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 4 No. 2 (2024): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2024
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v4i2.3907

Abstract

Komoditas hortikultura di Desa Pisang berebus belum dimanfaatkan secara optimal dikarenakan hasil panen yang langsung dijual kepasar, sehingga produk yang dihasilkan tidak dapat bertahan lama, sehinga diperlukan penanganan dari produk yang mana salah satunya adalah dengan memberikan informasi teknologi dan memberikan pengetahuan serta keterampilan masyarakat desa mengenai usaha diversifikasi produk tanaman hortikultura. Upaya tranfer informasi teknologi pengolahan tanaman hortikultura melalui kegiatan penyuluhan. kegiatan penyuluhan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan melalui penyuluhan kepada ibu-ibu rumah tangga dalam peningkatan manfaat serta peningkatan ekonomi keluarga melalui pengolahan produk hortikultura skala rumah tangga Saus merupakan salah satu produk pasta yang cukup dikenal dan digemari dimasyarakat. Produk tersebut dapat diolah melalui teknologi sederhana ditingkat rumah tangga. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan hasil yang positif dikarekana respon dari pada ibu-ibu/kelompok tani Wanita ini sangat antusias mengikuti kegiatan ini yang mana materi yang diberikan sangat sederhana dan mudah dimengerti dan dilakukan oleh mereka, dan memberikan peluang baru bagi kelompoktani dalam memanfaatkan hasil tanaman mereka yang awalnya mudah rusak menjadi produk yang bisa bertahan lama.
PENYULUHAN INDUSTRI SKALA RUMAH TANGGA TANAMAN HORTIKULTURA DI DESA PISANG BEREBUS KECAMATAN GUNUNG TOAR KABUPATEN KUANTAN SINGINGI: PKM Chezy Vermila; Jamalludin Jamalludin; Meli Sasmi; Haris Susanto; Mashadi Mashadi; Nariman Hadi; Gustia Kusuma Wardani
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 4 No. 2 (2024): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2024
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v4i2.3907

Abstract

Komoditas hortikultura di Desa Pisang berebus belum dimanfaatkan secara optimal dikarenakan hasil panen yang langsung dijual kepasar, sehingga produk yang dihasilkan tidak dapat bertahan lama, sehinga diperlukan penanganan dari produk yang mana salah satunya adalah dengan memberikan informasi teknologi dan memberikan pengetahuan serta keterampilan masyarakat desa mengenai usaha diversifikasi produk tanaman hortikultura. Upaya tranfer informasi teknologi pengolahan tanaman hortikultura melalui kegiatan penyuluhan. kegiatan penyuluhan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan melalui penyuluhan kepada ibu-ibu rumah tangga dalam peningkatan manfaat serta peningkatan ekonomi keluarga melalui pengolahan produk hortikultura skala rumah tangga Saus merupakan salah satu produk pasta yang cukup dikenal dan digemari dimasyarakat. Produk tersebut dapat diolah melalui teknologi sederhana ditingkat rumah tangga. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan hasil yang positif dikarekana respon dari pada ibu-ibu/kelompok tani Wanita ini sangat antusias mengikuti kegiatan ini yang mana materi yang diberikan sangat sederhana dan mudah dimengerti dan dilakukan oleh mereka, dan memberikan peluang baru bagi kelompoktani dalam memanfaatkan hasil tanaman mereka yang awalnya mudah rusak menjadi produk yang bisa bertahan lama.
PEMANFAATAN TEKNOLOGI DALAM PEMASARAN PRODUK HASIL PERTANIAN OLEH PETANI MILENIAL Gustia Kusuma Wardani; Haris Susanto; Mashadi Mashadi; Meli Sasmi; Chezy WM Vermila; Nariman Hadi; Jamaludin Jamaludin; Finu Audian A
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 5 No. 1 (2025): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Juni 2025
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v5i1.4497

Abstract

Banyaknya penduduk Indonesia yang bekerja di bidang pertanian, membuat munculnya berbagai permasalahan di bidang ini. Salah satunya adalah yang berkaitan dengan pemasaran produk pertanian. Dengan permasahalan yang ada, petani milenial harus dapat memanfaatkan smartphone dan menggunakan suatu aplikasi yang mendorong untuk keberlangsungan pertanian di ndonesia. Pemasaran digital memungkinkan pembeli memperoleh seluruh informasi mengenai produk dan bertransaksi melalui internet, dan memungkinkan penjual untuk memantau dan menyediakan kebutuhan serta keinginan calon pembeli tanpa batasan waktu dan geografis. Petani milenial juga harus mampu menilai dan memahami apa yang diiginkan oleh konsumen, dalam hal ini dapat dikembangkan melalui system pengemasan hasil produk pertanian. Pada dasarnya pengemasan akan berpengaruh terhadap penilaian atas produk dan hasil yang akan diperoleh oleh petani. Berdasarkan kondisi permasalahan diatas, tim PKM Program Studi Agribisnis Universitas Islam Kuantan Singingi menawarkan program Pelatihan metode pemasaran dan pengemasan produk pertanian bagi siswa Sekolah Menengah Atas kabupaten Kuantan Singingi. Kegiatan PKM ini dilaksanakan dengan menggunakan metode penyuluhan dan pelatihan. Kegiatan penyuluhan pemanfaatan teknologi dalam pemasaran produk hasil pertanian bagi petani milenial dalam rangka pengabdian kepada masyarakat ini berjalan dengan sangat baik. Peserta sangat antusias dan interaktif dalam mengikuti kegiatan penyuluhan dan peragaan pemanfaatan teknologi dalam pemasaran produl hasil pertanian. Dari segi pengetahuan, wawasan, dan keterampilah siswa dalam pemanfaatan teknologi untuk pemasaran produk hasil pertanian yang semula masih minim, setelah mengikuti kegiatan penyuluhan siswa dapat memahami konsep-konsep pemanfaatan teknologi dalam pemasaran produk hasil pertanian
SOSIALISASI MANFAAT BUMDes HARAPAN MAKMUR SEBAGAI UPAYA PENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI DESA TEBING TINGGI KECAMATAN BENAI KABUPATEN KUANTAN SINGINGI: PKM Haris Susanto; Mashadi Mashadi; Melisasmi Melisasmi; Nariman Hadi; Chezy WM Vermila; Jamalludin Jamalludin; Gustia Kusuma Wardani; Finu Audian A; Berli Eka Pratama
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 5 No. 2 (2025): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2025
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v5i2.4817

Abstract

Kegiatan PkM dilaksanakan di Desa Tebing Tinggi Kecamatan Benai Kabupaten Kuantan Singingi dengan target masyarakat, pengurus Bumdes, penyuluh, kelompok tani ternak dan aparat pemerintahan desa. Masyarakat pelaku usaha seperti perdagangan (pupuk) dan jasa (jaringan). Kegiatan PkM dilaksanakan dengan tujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat dan pelaku usaha mengenai legalitas tujuan, dan manfaat BUMDes bagi peningkatan pembangunan dan peningkatatan kesejatraan dan kemakmuran masyarakat secara adil dan merata. Melalui peningkatan pemasukan pendapatan asli desa (PADes) dengan kegiatan usaha dapat terus berkembang di masa mendatang dengan memperhatikan dan menerapkan faktor pendukung kegiatan usaha. Dengan demikian kegiatan PkM diselenggarakan berupa sosialisasi mengenai legalitas tujuan, dan manfaat BUMDes serta sosialisasi mengenai manajemen SDM yang profesional dalam mengelola BUMDes di desa. Sosialisasi tersebut disesuaikan dengan permasalahan dan kebutuhan yang dihadapi pengurus BUMdes di Desa Tebing Tinggi Kecamatan Benai. Metode pelaksaan kegiatan terdiri dari tiga tahap. Pertama tahap persiapan meliputi pra survei, pembentukan tim, pembuatan dan pengajuan proposal, koordinasi tim dan mitra serta persiapan alat dan bahan sosialisasi. Tahap kedua yaitu tahap pelaksanaan program berupa sosialisasi. Sosialisasi dilakukan melalui penyuluhan (pemaparan materi) dan diskusi. Tahap ketiga yaitu tahap evaluasi dan pelaporan. Setelah itu, dilakukan penyusunan laporan untuk selanjutnya dilakukan publikasi. Hasil dan luaran kegiatan PkM setelah sosialisasi yaitu pertama, masyarakat mengalami peningkatan pemahaman mengenai fungsi BUMDes. Kedua, masyarakat mengalami peningkatan pemahaman berkaitan keberadan BUMDes untuk peningkatan pembangunan dan peningkatan pemasukan PADes Tebing Tinggi. Ketiga, masyarakat mengalami peningkatan pemahaman mengenai mekanisme pendirian dan pelaksanaan BUMDes
Persepsi Masyarakat terhadap Pengaruh Bumdes dalam Pengembangan Ekonomi Masyarakat di Desa Tebing Tinggi Kecamatan Benai Haris Susanto; Mashadi Mashadi; Melisasmi Melisasmi; Gusti Marlina; Mahrani Mahrani; Finu Audian A; Berli Eka Pratama
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Vol. 4 No. 12 (2025): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, Desember 2025
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/sentri.v4i12.4940

Abstract

The research objectives to be achieved are to: Analyze the Influence of Village-Owned Enterprises on Community Economic Development in Tebing Village, Benai District, Kuantan Singingi Regency and Identify community perceptions of the influence of Harapan Makmur Village-Owned Enterprises (BUMDes) in community economic development in Tebing Tinggi Village, Benai District, Kuantan Singingi Regency. Data was collected directly at the research location through observation and interviews with Ms. Melisasmi, the manager of a village-owned enterprise (BUMDes) in Tebing Tinggi Village, Benai District. The required sample size was calculated using the Slovin formula. A total of 94 respondents were selected. Based on the results of research that has been conducted on public perception of the influence of BUMDes in the development of the community's economy in Tebing Tinggi Village, Benai District, Kuantan Singingi Regency, where the total score is 251.27% with an average score of 83.76%. Community economic development through BUMDes is the highest score result compared to the other 3 variables that influence public perception of the influence of BUMDes in community economic development, namely with an average score of 88.24%. This shows that community economic development through BUMDes is something that has a very large influence on the development of the community's economy towards the existence of BUMDes. While internal factors are the lowest average score results compared to the other 3 variables that influence public perception of the influence of BUMDes Harapan Makmur, which is only 80.05%. While for external variables with an average score of 82.94%.