Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Serambi Engineering

Manajemen Pengelolaan Sampah Kota Berdasarkan Konsep Zero Waste: Studi Literatur Muhammad Nizar; Erman Munir; Edi Munawar; Irvan Irvan
Jurnal Serambi Engineering Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v1i2.500

Abstract

Pengelolaan sampah perkotaan di Indonesia masih menghadapi banyak kendala terutama dalam hal keberadaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) atau landfill. Hanya 60-70% sampah yang dapat terangkut dan dibuang ke TPA, sementara sisanya tersebar diberbagai tempat. Padahal sampah yang dibuang ke TPA menimbulkan pencemaran air lindi dan gas rumah kaca. Selain itu juga sampah merupakan pemborosan sumber daya alam yang tak terbarukan. Diperlukan manajemen yang bersifat holistik, mulai dari hulu hingga ke hilir pengelolaan sampah. Konsep Zero Waste menawarkan pengelolaan sampah, dimulai dari peniadaan sampah, daur ulang, reduksi dan pemulihan barang bekas. Sejumlah kota di dunia seperti Canberra, Adelaide (Australia), Stokholm (Swedia), Nova-Scotia (Kanada) dan San Fransisco (Amerika Serikat) telah menetapkan target Zero Waste.  Indonesia sendiri masih menerapkan manajemen pengelolaan sampah yang menekankan pada pembuangan di TPA. Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui apakah Indonesia dapat menerapkan konsep Zero Waste di masa depan
Analisis Ketersediaan Ruang Terbuka Hijau Berdasarkan Kebutuhan Oksigen Di Kota Banda Aceh Azanul Irham; Elvitriana Elvitriana; Cut Safarina Yulianti; Muhammad Nizar
Jurnal Serambi Engineering Vol 2, No 4 (2017)
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v2i4.490

Abstract

lih fungsi lahan dari kawasan bervegetasi menjadi kawasan terbangun mengganggukeseimbangan ekologi kota, misalnya terhadap kebutuhan oksigen dan kondisi iklim kota. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan luas ruang terbuka hijau yang dibutuhkan Kota Banda Aceh tahun 2013, tahun 2014 dan tahun 2015 berdasarkan kebutuhan oksigen kota. Analisis pada penelitian ini menggunakan persamaan Gerarkis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kota Banda Aceh saat ini memiliki luas ruang terbuka hijau 671,08 Ha atau 10,94 % dari luas Kota Banda Aceh. Pada tahun 2015, ruang terbuka hijau Kota Banda Aceh diprediksi seluas 5.715 Ha atau 93,14 % dari luas kota.