Eka Setia Nugraha
Fakultas Teknik Telekomunikasi & Elektro, Institut Teknologi Telkom Purwokerto

Published : 18 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal INFOTEL

Perancangan Dan Analisis Antena Mikrostrip Mimo Circular Pada Frekuensi 2.35 GHz Untuk Aplikasi LTE Imam M.P Budi; Eka Setia Nugraha; Andika Agung
JURNAL INFOTEL Vol 9 No 1 (2017): February 2017
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/infotel.v9i1.130

Abstract

LTE (long Term Evolution) merupakan teknologi komunikasi wireless generasi keempat yang saat ini sedang mengalami perkembangan. Salah satu perangkat yang sangat dibutuhkan pada teknologi tersebut adalah antenna. Teknik yang digunakan adalah teknik MIMO. Teknik MIMO menggunakan multiantena baik di sisi transmitter maupun di sisi receiver dengan koefisien korelasi di bawah 0.2. Untuk menghasilkan nilai koefisien korelasi di bawah 0.2, antena menggunakan ?/2 untuk jarak antar dua antena. Perancangan dan realisasi antena pada skripsi ini dipergunakan untuk aplikasi LTE yang bekerja pada frekuensi 2.3 GHz sampai 2.4 GHz. Simulasi antena menunjukkan frekuensi kerja yang direncanakan yaitu antara 2.3 GHz – 2.4 GHz, memiliki Return Loss -38.582 dB dan VSWR 1.0238 pada frekuensi tengah 2.350 MHz, gain sebesar 4.332 dBi. Hasil pengukuran antena satu terdapat pergeseran frekuensi dari 2.300 MHz - 2.400 MHz menjadi 2.310 - 2.384 MHz, antena  ini memiliki  Return  Loss -35.476 dB dan VSWR 1.034. Bandwidth 74 Mhz. Untuk antena dua terdapat pergeseran frekuensi menjadi 2.310 - 2.382 MHz, dengan Return  Loss -33.637 dB  dan VSWR  1.042. Bandwidth 72 MHz. Pada frekuensi 2.35 GHz gain sebesar 8 dBi dengan pola radiasi unidirectional dan polarisasi elips. Dari perancangan dan analisis tersebut, maka antena ini dapat digunakan sebagai antena teknologi LTE.
Penerapan Kartu Elektronis Berbasis Near Field Communication (NFC) Pada Sistem Keamanan Pintu Rumah Cerdas Danny Kurnianto; Eka Setia Nugraha; Vencentius Krisma Ekaristi
JURNAL INFOTEL Vol 9 No 1 (2017): February 2017
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/infotel.v9i1.150

Abstract

Berdasarkan data laporan Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2015 bahwa angka kejadian tindak pencurian di Indonesia sampai tahun 2014 masih tergolong tinggi. Salah satu faktor yang menyebabkan hal ini adalah kurangnya penerapan sistem keamanan pintu elektronis di rumah-rumah penduduk. Penggunaan kartu elektronis berbasis Near Field Communication (NFC) menjadi pilihan yang sesuai karena teknologi NFC memberikan jaminan keamanan yang lebih baik untuk teknologi yang sejenis dengan konsumsi daya yang rendah. Proses otentifikasi sistem keamanan pintu elektronis dilakukan dengan membaca kode unik dari kartu NFC Tag yang akan dicocokkan dengan kode unik kartu NFC di basis data sistem. Jika hasil otentifikasi telah benar, Arduino sebagai pusat pengendali akan mengaktifkan solenoid lock door sehingga pintu akan terbuka. Hasil pengujian sistem menunjukkan bahwa jarak pembacaan sesungguhnya dari kartu NFC Tag sebesar 7 cm dengan jangkauan sudut pembacaan antara 0o - 85o. Tingkat keberhasilan sistem dalam melakukan proses otentifikasi sebesar 100%.
Analisis Pengaruh T-Shaped Slot terhadap Kualitas Parameter Antena Mikrostrip menggunakan Computer Simulation Technology (CST) dan Advanced Design System (ADS) untuk Aplikasi Wi-Fi Eka Setia Nugraha; Widyana Paramitha; Norma Amalia
JURNAL INFOTEL Vol 9 No 3 (2017): August 2017
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/infotel.v9i3.237

Abstract

Antena mikrostrip banyak digunakan karena memiliki beberapa keunggulan diantaranya yakni memiliki dimensi yang kecil dan bobot yang ringan. namun antena ini juga memiliki kekurangan yakni bandwidth yang terbatas serta gain yang rendah. Oleh sebab itu, antena ini dirancang dengan tujuan untuk memperoleh bandwidth yang lebar. Pada penelitian ini, dirancang dan disimulasikan antena mikrostrip patch rectangular T-shaped slot untuk mendukung komunikasi Wi-fi dengan menggunakan teknik pencatuan stripline. Antena yang dirancang dengan tujuan untuk memperoleh bandwidth yang lebar, diharapkan mampu menghasilkan karakteristik antena yang bekerja pada frekuensi tengah 2450 MHz untuk nilai VSWR kurang dari 2 dengan jenis substrat yang digunakan adalah Epoxy FR4 dengan nilai permitivitas relatif = 4,4, ketebalan 1,6 mm, konstanta dielektrik 2,2 dan impedansi saluran mikrostrip 50 ? yang beroperasi pada frekuensi kerja 2,447 GHz. Dari hasil perancangan dengan simulator CST bandwidth yang dihasilkan sebesar 103 MHz, untuk nilai VSWR diperoleh nilai sebesar 1,367, gain sebesar 5,337 dB, dan direktivitas sebesar 6,238 dBi. Dan hasil perancangan dengan simulator ADS, nilai VSWR yang diperoleh sebesar 2,083, gain sebesar 0,505 dB, dan direktivitas sebesar 6,063 dBi
Open Loop and Closed Loop Power Control Analysis on LTE Norma Amalia; Eka Setia Nugraha; Muntaqo Alfin Amanaf
JURNAL INFOTEL Vol 10 No 4 (2018): November 2018
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/infotel.v10i4.399

Abstract

LTE downlink is using Orthogonal Frequency Division Multiple Access (OFDMA) multiple access system which have high invulnerability from multipath problem. One of the weakness of OFDM system is the high level from Peak to Average Power Ratio (PAPR) that requires higher level transmit power for maintaining the Bit Error Rate (BER) requirement. Using uplink scheme with Single Carrier FDMA (SC-FDMA) which is OFDMA modification, will be offered better level of PAPR than its conventional OFDM. The main problem of using OFDMA is the high level of PAPR, while using SC-FDMA the problem is intra-cell interference. Intra-cell or inter-cell interference is the common problem that can reduce the LTE performance. Minimizing received power for each users (UE) which is still at acceptable tolerance parameter, can be used for reducing the interference problem to another UE. Power control is the appropriate solution for minimizing the interference level. In this paper will be analyzed the power control using open loop and closed loop scheme at LTE network. The simulation result shows that without power control schemes, the transmit power of UE was 23 dBm. While, after applying power control scheme, the transmit power was 18.8 dBm at α=0.4 of open loop condition and 9.05 dBm at closed loop condition. Using this transmit power value as the UE power can improve the SINR performance. The SINR average value without power control scheme was only 20.38 dB which is lower than using open loop scheme was achieved 22.44 dB, and 24.02 dB at closed loop scheme.