Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : WASANA NYATA

Perencanaan Kapasitas Volume Sampah dan Tahapan dalam Pengolahan Menggunakan Sumur Biopori Mirnayani, Mirnayani; Suwandari, Yunita Dian
WASANA NYATA Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v8i1.1759

Abstract

Data Badan Pusat Statistik, kelurahan Meruya Selatan mempunyai luas wilayah 2,79 km² merupakan wilayah terkecil dari kecamatan Kembangan dengan jumlah penduduk yang terus meningkat sebesar 42,196 jiwa membuat wilayah ini hanya memiliki sedikit tempat terbuka, sedangkan volume sampah yang dihasilkan semakin banyak setiap harinya.  Permasalahan yang dihadapi oleh mitra Kelurahan Meruya Selatan adalah banyaknya produksi sampah setiap harinya yang belum diikuti dengan kesadaran masyarakat serta keterbatasan pengetahuan mengenai proses pengelolaan sampah yang baik menyebabkan permasalahan lingkungan seperti pencemaran dan banjir. Perencanaan kapasitas volume sampah dan pembuatan sumur resapan biopori merupakan salah satu solusi. Resapan Biopori merupakan teknologi tepat guna dan ramah lingkungan yang memiliki banyak manfaat antara lain meningkatkan muka air tanah, meningkatkan kualitas air tanah sebagai tempat pembuangan sampah, dan dapat mencegah timbulnya bencana banjir terutama di daerah perkotaan. Universitas Mercu Buana memberikan solusi edukasi melalui program pengabdian kepada masyarakat kelurahan Meruya Selatan yang merupakan mitra berupa kegiatan penyuluhan dan pelatihan mengenai perencanaan kapasitas volume sampah dan pembuatan sumur resapan biopori.  Kegiatan pelatihan dilaksanakan oleh dosen dan mahasiswa. Hasil pengabdian masyarakat yang telah dilakukan,  mitra merasa sangat puas dengan tingkat harapan sebesar 93% dan kepuasan mencapai 94%.
Pelatihan Tukang Dalam membuat Campuran Beton Untuk Bangunan Rumah Ramah Gempa Mirnayani, Mirnayani; Aseanto, Resi; Suwandari, Yunita Dian; Lutfiansyah, Yopi
WASANA NYATA Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v9i1.1969

Abstract

Pandeglang, Banten merupakan salah satu wilayah rawan gempa di Indonesia, di mana sebagian besar rumah dibangun oleh tukang bangunan yang belum memiliki pelatihan teknis dalam pembuatan beton tahan gempa. Rendahnya mutu campuran beton menyebabkan tingginya tingkat kerusakan bangunan saat terjadi gempa. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi tukang dalam membuat campuran beton sesuai standar SNI 2847:2019 melalui pelatihan teori dan praktik. Metode yang digunakan mencakup penyuluhan mengenai prinsip-prinsip konstruksi tahan gempa, praktik pencampuran beton menggunakan concrete mixer, dan evaluasi dengan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kompetensi peserta sebesar 58%, dengan tingkat kepuasan 82% menyatakan sangat puas. Para tukang juga mampu mengoperasikan alat modern dan memahami teknik pencampuran serta curing beton. Program ini terbukti efektif dan direkomendasikan untuk direplikasi di wilayah rawan gempa lainnya guna memperkuat ketahanan konstruksi masyarakat.
Penerapan Teknologi Tepat Guna untuk Optimalisasi Lahan Pekarangan dalam Mendukung Ketahanan Pangan dan Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan Suwandari, Yunita Dian; Mirnayani, Mirnayani; Hanum, Bethriza; Heriyanto, Muhamad; Siregar, Bertolomeus Yohannes
WASANA NYATA Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v9i2.2060

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan di Komunitas Petani Almadera, Desa Parung Panjang, Kabupaten Bogor, dengan tujuan meningkatkan ketahanan pangan keluarga melalui pemanfaatan lahan pekarangan dan penerapan teknologi tepat guna. Permasalahan utama yang dihadapi mitra meliputi pengelolaan lahan yang masih manual, belum optimalnya pemanfaatan limbah organik, serta ketiadaan sistem drainase yang menyebabkan genangan air dan menurunkan produktivitas tanaman. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan learning methodology yang menekankan partisipasi aktif masyarakat dalam setiap tahapan kegiatan, mulai dari perencanaan hingga evaluasi. Rangkaian kegiatan mencakup pembuatan bedengan permanen, lubang biopori, komposter rumah tangga, dan sistem drainase sederhana, disertai pelatihan pemasaran digital untuk meningkatkan nilai ekonomi hasil pertanian. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pengelolaan lahan dan limbah organik, serta meningkatnya kesadaran terhadap pentingnya lingkungan yang bersih, sehat, dan produktif. Berdasarkan hasil evaluasi melalui kuesioner, tingkat kepuasan peserta mencapai 94%, menunjukkan bahwa pelaksanaan program tergolong sangat memuaskan. Kegiatan ini berkontribusi nyata dalam pemberdayaan masyarakat menuju kemandirian pangan dan ekonomi keluarga yang berkelanjutan.Kata kunci: Biopori, Banjir, Sampah.