Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Sosialisasi dan Pembuatan Biopori Dian Suwandari, Yunita; Suwandari, Yunita Dian; Mirnayani, Mirnayani; Nabila, Nabila
Jurnal Pengabdian West Science Vol 3 No 06 (2024): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v3i06.1213

Abstract

Sampah dan banjir merupakan hubungan sebab akibat suatu kondisi yang tidak menguntungkan bagi semua pihak, seperti kerugian ekonomi, kerusakan lingkungan, krisis air bersih, banyaknya penyakit yang muncul sampai timbulnya korban jiwa. Pada umumnya banjir terjadi karena selokan sudah tidak dapat lagi menampung volume air yang terjadi akibat curah hujan yang disebabkan antara lain adalah sampah. Banyaknya penduduk dan permukiman baru menghasilkan volume sampah yang besar setiap harinya, perlu dikelola dengan baik. Untuk mengurangi limbah sampah dapat diminimalkan dengan membuat perencanaan kapasitas volume sampah dan sumur resapan Biopori. Resapan Biopori merupakan teknologi tepat guna dan ramah lingkungan yang memiliki banyak manfaat antara lain meningkatkan muka air tanah, meningkatkan kualitas air tanah sebagai tempat pembuangan sampah, dan dapat mencegah timbulnya bencana banjir terutama di daerah perkotaan.
Sosialisasi dan Pembuatan Biopori Dian Suwandari, Yunita; Suwandari, Yunita Dian; Mirnayani, Mirnayani; Nabila, Nabila
Jurnal Pengabdian West Science Vol 3 No 06 (2024): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v3i06.1213

Abstract

Sampah dan banjir merupakan hubungan sebab akibat suatu kondisi yang tidak menguntungkan bagi semua pihak, seperti kerugian ekonomi, kerusakan lingkungan, krisis air bersih, banyaknya penyakit yang muncul sampai timbulnya korban jiwa. Pada umumnya banjir terjadi karena selokan sudah tidak dapat lagi menampung volume air yang terjadi akibat curah hujan yang disebabkan antara lain adalah sampah. Banyaknya penduduk dan permukiman baru menghasilkan volume sampah yang besar setiap harinya, perlu dikelola dengan baik. Untuk mengurangi limbah sampah dapat diminimalkan dengan membuat perencanaan kapasitas volume sampah dan sumur resapan Biopori. Resapan Biopori merupakan teknologi tepat guna dan ramah lingkungan yang memiliki banyak manfaat antara lain meningkatkan muka air tanah, meningkatkan kualitas air tanah sebagai tempat pembuangan sampah, dan dapat mencegah timbulnya bencana banjir terutama di daerah perkotaan.
MEWUJUDKAN SWASEMBADA AIR DAN PANGAN DI PONDOK PESANTREN RIYADHUT TAFSIR MELALUI TEKNOLOGI SUMUR BOR, SISTEM FILTRASI, DAN BUDIDAYA LELE BIOFLOK Mirnayani, Mirnayani; Suwandari, Yunita Dian; Hanum, Bethriza; Novianto, Rizqi Hadi; Fauzi, Alva Azmi
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 10 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i10.3050

Abstract

Riyadhut Tafsir Islamic Boarding School in Parung Panjang, Bogor, faces limited access to clean water and remains dependent on external food supplies. This condition hampers students’ daily activities, especially during the dry season when water is scarce. The available water was not suitable for consumption due to the absence of filtration. Food problems also emerged since self-sufficiency in cultivation had not been achieved optimally. The aim of this activity is to enhance the self-sufficiency of the boarding school through appropriate technology, namely bore wells, a filtration system, and biofloc catfish cultivation. The methods included needs assessment, system design, implementation of bore well and filtration technology, construction of biofloc ponds, and training students in clean water management and fish farming. In addition, a pre test and post test were conducted to measure participants’ competency improvement. The results showed significant improvements in water availability, with a bore well discharge reaching 1.2 L/s, water quality improvement with turbidity reduced and pH stabilized at 7.1–7.4 after filtration. The boarding school now has 3 biofloc ponds with a capacity of 100 fish each, achieving a catfish survival rate of 95% after two months of cultivation. Knowledge evaluation results showed an average score increase from 25.0 (pre test) to 90 (post test), with all participants achieving the minimum competency standard of ≥75. Students were actively involved in maintenance, which significantly enhanced their technical skills. In conclusion, the application of bore well technology, a filtration system, and biofloc ponds successfully improved water and food self-sufficiency while effectively enhancing students’ competencies through appropriate technology-based training.
The Impact of The Wage System on Estimating Construction Worker Productivity Mirnayani, Mirnayani; Yunita Dian Suwandari
Jurnal Teknik Sipil dan Perencanaan Vol. 27 No. 2 (2025): Jurnal Teknik Sipil dan Perencanaan
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jtsp.v27i2.15020

Abstract

A construction project's productivity significantly depends on its workforce's efficiency. This study examines the effect of different wage systems—daily wage and piece-rate (borongan) systems—on the productivity of construction workers, using a neural network model for analysis. Data were collected from workers at the ESP-Control Building Project of PLTU Units 9 & 10 through field observations and questionnaires. Productivity was assessed via the Work Sampling method, while SPSS software was employed to analyze key factors influencing worker performance. The results show that the piece-rate system is more effective in enhancing productivity than the daily wage system, as indicated by higher Labour Utilization Rates (LUR). A neural network model developed for productivity estimation achieved high accuracy, with R² values of 0.815 for the daily wage system and 0.817 for the piece-rate system. Practically, these findings can help project managers improve scheduling efficiency, minimize idle time, and reduce labor costs by adopting an appropriate wage system.
Penerapan Teknologi Tepat Guna untuk Optimalisasi Lahan Pekarangan dalam Mendukung Ketahanan Pangan dan Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan Suwandari, Yunita Dian; Mirnayani, Mirnayani; Hanum, Bethriza; Heriyanto, Muhamad; Siregar, Bertolomeus Yohannes
WASANA NYATA Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v9i2.2060

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan di Komunitas Petani Almadera, Desa Parung Panjang, Kabupaten Bogor, dengan tujuan meningkatkan ketahanan pangan keluarga melalui pemanfaatan lahan pekarangan dan penerapan teknologi tepat guna. Permasalahan utama yang dihadapi mitra meliputi pengelolaan lahan yang masih manual, belum optimalnya pemanfaatan limbah organik, serta ketiadaan sistem drainase yang menyebabkan genangan air dan menurunkan produktivitas tanaman. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan learning methodology yang menekankan partisipasi aktif masyarakat dalam setiap tahapan kegiatan, mulai dari perencanaan hingga evaluasi. Rangkaian kegiatan mencakup pembuatan bedengan permanen, lubang biopori, komposter rumah tangga, dan sistem drainase sederhana, disertai pelatihan pemasaran digital untuk meningkatkan nilai ekonomi hasil pertanian. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pengelolaan lahan dan limbah organik, serta meningkatnya kesadaran terhadap pentingnya lingkungan yang bersih, sehat, dan produktif. Berdasarkan hasil evaluasi melalui kuesioner, tingkat kepuasan peserta mencapai 94%, menunjukkan bahwa pelaksanaan program tergolong sangat memuaskan. Kegiatan ini berkontribusi nyata dalam pemberdayaan masyarakat menuju kemandirian pangan dan ekonomi keluarga yang berkelanjutan.Kata kunci: Biopori, Banjir, Sampah.
Maintenance Green Wall In Smart Parking Building Ministry Of Public Of Works Of Housing, Jakarta Yunita Dian Suwandari; Mirnayani Mirnayani
Proceedings of International Conference on Multidisciplinary Engineering (ICOMDEN) Vol. 1 (2018): Proceedings of International Conference on Multidisciplinary Engineering (ICOMDEN)
Publisher : Faculty of Engineering, Malikussaleh University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Implementation of sustainable building is currently a top priority of the government, based on the government's determination to reduce CO2 emissions to 26% - 41% by the end of 2020. The use of green wall technology in Green building is now one of the characteristics of buildings with green concept. However, maintenance issues, especially in its design are very seldom explored whereas this is important to achieve the purpose of building efficient and sustainable. This study aims to examine how the application of green wall in buildings that have a Green certificate and problems that occur on the application of green wall technology and what solutions can be taken to overcome them. The methodology used is qualitative in combination with case studies and review literature. The result of this research is to give a picture of green wall maintenance in green building in Indonesia.
Pelatihan Tukang Dalam membuat Campuran Beton Untuk Bangunan Rumah Ramah Gempa Mirnayani Mirnayani; Resi Aseanto; Yunita Dian Suwandari; Yopi Lutfiansyah
WASANA NYATA Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v9i1.1969

Abstract

Pandeglang, Banten merupakan salah satu wilayah rawan gempa di Indonesia, di mana sebagian besar rumah dibangun oleh tukang bangunan yang belum memiliki pelatihan teknis dalam pembuatan beton tahan gempa. Rendahnya mutu campuran beton menyebabkan tingginya tingkat kerusakan bangunan saat terjadi gempa. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi tukang dalam membuat campuran beton sesuai standar SNI 2847:2019 melalui pelatihan teori dan praktik. Metode yang digunakan mencakup penyuluhan mengenai prinsip-prinsip konstruksi tahan gempa, praktik pencampuran beton menggunakan concrete mixer, dan evaluasi dengan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kompetensi peserta sebesar 58%, dengan tingkat kepuasan 82% menyatakan sangat puas. Para tukang juga mampu mengoperasikan alat modern dan memahami teknik pencampuran serta curing beton. Program ini terbukti efektif dan direkomendasikan untuk direplikasi di wilayah rawan gempa lainnya guna memperkuat ketahanan konstruksi masyarakat.
Penerapan Teknologi Tepat Guna untuk Optimalisasi Lahan Pekarangan dalam Mendukung Ketahanan Pangan dan Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan Yunita Dian Suwandari; Mirnayani Mirnayani; Bethriza Hanum; Muhamad Heriyanto; Bertolomeus Yohannes Siregar
WASANA NYATA Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v9i2.2060

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan di Komunitas Petani Almadera, Desa Parung Panjang, Kabupaten Bogor, dengan tujuan meningkatkan ketahanan pangan keluarga melalui pemanfaatan lahan pekarangan dan penerapan teknologi tepat guna. Permasalahan utama yang dihadapi mitra meliputi pengelolaan lahan yang masih manual, belum optimalnya pemanfaatan limbah organik, serta ketiadaan sistem drainase yang menyebabkan genangan air dan menurunkan produktivitas tanaman. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan learning methodology yang menekankan partisipasi aktif masyarakat dalam setiap tahapan kegiatan, mulai dari perencanaan hingga evaluasi. Rangkaian kegiatan mencakup pembuatan bedengan permanen, lubang biopori, komposter rumah tangga, dan sistem drainase sederhana, disertai pelatihan pemasaran digital untuk meningkatkan nilai ekonomi hasil pertanian. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pengelolaan lahan dan limbah organik, serta meningkatnya kesadaran terhadap pentingnya lingkungan yang bersih, sehat, dan produktif. Berdasarkan hasil evaluasi melalui kuesioner, tingkat kepuasan peserta mencapai 94%, menunjukkan bahwa pelaksanaan program tergolong sangat memuaskan. Kegiatan ini berkontribusi nyata dalam pemberdayaan masyarakat menuju kemandirian pangan dan ekonomi keluarga yang berkelanjutan.Kata kunci: Biopori, Banjir, Sampah.
Improving Traffic Safety and Fire Safety Literacy of Students at Tadika Pertiwi High School in Depok Through an International Partnership Program with UTHM Malaysia Muhammad Isradi; Mawardi Amin; joewono prasetijo; Hendy Yusman Firdaus; Kukuh Mahi Sudrajat; Yunita Dian Suwandari; Agus Suroso; Elhazri Hasdian; Adi Nurmahdi; Hendri Nurmahdi; Andri Irfan Rifai; Syafwandi
LOSARI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : LOSARI DIGITAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53860/losari.v8i2.667

Abstract

Low safety literacy rates in students are a serious problem, in addition, the threat of fire also looms over school environments and residential areas. Tadika Pertiwi High School, located at Jl. H. Jaeran No. 1, Cinere, Depok, needs to improve students’ ability to address these two risks. This initiative aims to enhance students’ understanding of traffic safety and fire safety, as well as to strengthen international partnerships with UTHM in Malaysia. The method used for traffic safety and fire safety awareness activities involved conveying traffic safety and fire safety messages to students. The outcomes of these activities include students gaining knowledge and adopting safe driving behaviors, as well as learning about driving safety, the importance of obeying speed limits and traffic regulations, and procedures for fire mitigation. The results of the activity showed that students' understanding of traffic safety increased 52% and fire safety increased 51%.
Integrated Probability-Impact and Regression Framework for Negative Cash Flow Risk in High-Rise Construction Projects: Kerangka Kerja Terintegrasi Probabilitas-Dampak dan Regresi untuk Risiko Arus Kas Negatif pada Proyek Konstruksi Bangunan Tinggi Ridho Syahputra; Yunita Dian Suwandari
Indonesian Journal of Innovation Studies Vol. 27 No. 4 (2026): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/ijins.v27i4.2310

Abstract

Negative cash flow represents a critical financial challenge that threatens liquidity and execution timelines across the construction sector. General Background Negative cash flow represents a critical financial challenge that threatens liquidity and execution timelines across the construction sector. Specific Background High-rise developments such as the X Apartment Project frequently experience severe liquidity imbalances due to delayed owner payments, estimation discrepancies, and productivity bottlenecks. Knowledge Gap Prior studies have largely evaluated cash flow anomalies from isolated financial perspectives without integrating risk matrices and regression models to assess operational impacts in high-rise settings. Aims This study aims to identify negative cash-flow risk factors, evaluate their severity, analyze their statistical effects on project operations, and formulate validated mitigation strategies. Results The analysis revealed that delayed payments, weak financial management, and low labor productivity are the most critical determinants directly impairing operational continuity and schedule performance. Novelty The integration of a Probability-Impact Matrix with multiple linear regression provides an empirical framework that bridges financial risk assessment with operational performance metrics. Implications Contractors can utilize these structured mitigation techniques to optimize liquidity management and safeguard the operational execution of high-rise construction projects. Highlights Statistical evaluations confirm that payment delays, weak financial control, and low productivity significantly impair project operations. The integration of probability-impact assessments with regression analysis effectively bridges financial risk identification and operational management. Prioritized mitigation strategies emphasize proactive payment tracking and liquidity buffers rather than complete risk avoidance. Keywords Negative Cash Flow; Risk Management; Construction Project; Probability-Impact Matrix; Risk Mitigation