Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Teknika

ANALISIS PERBANDINGAN WASTE BESI TULANGAN METODE KONVENSIONAL DENGAN SOFTWARE CUTTING OPTIMAZATION PRO I Wayan Muka; Made Adi Widyatmika; I Made Nova Antara
Teknika Vol 15, No 2 (2020): Oktober
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.699 KB) | DOI: 10.26623/teknika.v15i2.2852

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui waste level, waste cost dan metode menggunakan software cutting optimization pro apakah dapat meminimalisir waste besi tulangan secara optimal. Metode pengumpulan data primer dilakukan dengan wawancara dan observasi, sedangkan data skunder didapat dari proyek SDN 3 Peguyangan. Dari data tersebut kemudian pembuatan bar bending schedule untuk dihitung waste level dan waste cost. Panjang kebutuhan besi pada bar bending schedule diinput ke dalam software cutting optimization pro. Hasil analisis menunjukkan waste level besi polos ᴓ6 mm didapat waste sebesar 9.1%, besi polos ᴓ8 mm 5.7%, besi polos ᴓ10 mm 3.3%, besi ulir D13 2.3%, dan besi ulir D16 2.4%. Rata-rata waste yang ditimbulkan dari kelima jenis besi tersebut sebesar 4.5%. Waste cost besi polos ᴓ6 mm didapat cost sebesar Rp. 491,062,00: besi polos ᴓ8 mm Rp. 3,313,569,00; besi polos ᴓ10 mm Rp. 1,505,565,00; besi ulir D13 Rp. 519,652,00 dan besi ulir D16 Rp. 2,792,373,00. Total waste cost yang ditimbulkan dari kelima jenis besi tersebut sebesar Rp. 8,620,222,00. Dari analisis software cutting optimization pro besi polos ᴓ6 mm didapat waste sebesar 0%, besi polos ᴓ8 mm 0.3%, besi polos ᴓ10 mm 0.02%, besi ulir D13 2.1%, dan besi ulir D16 0.6%. Rata-rata waste yang ditimbulkan dari kelima jenis besi tersebut sebesar 0.5%. Hasil perbandingan dengan metode konvensional didapat software cutting optimization pro dapat meminimalisir waste secara optimal sebesar 4%.
Manajemen Risiko Pembangunan Jalan Tol pada Tahap Pra Konstruksi (Studi Kasus: Jalan Tol Jagat Kerthi Gilimanuk-Mengwi) I Wayan Muka; Putu Ika Wahyuni; Komang Neza Kurniawan
Teknika Vol 18, No 2 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/teknika.v18i2.7980

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis risiko lingkungan hidup pada tahap pra konstruksi proyek pembangunan Jalan Tol Jagat Kerthi Gilimanuk-Mengwi. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh pekerja pada proyek pembangunan Jalan Tol Jagat Kerthi Gilimanuk-Mengwi dengan sampel sebanyak 30 orang. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kualitatif dan kuantitatif dengan sumber data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan angket. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis risiko dengan matriks probabilitas dan dampak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 11) Terdapat 15 risiko lingkungan hidup pada tahap pra konstruksi yang teridentifikasi pada proyek pembangunan Jalan Tol Jagat Kerthi Gilimanuk - Mengwi, yang meliputi a) topografi b) klimatologi c) lokasi lokasi pembangunan d) budaya e) kejeniusan lokal f) kekerabatan g) kebutuhan lahan h) aksesibilitas i) utilitas j) sumber hidrologi terdekat k) bangunan sekitar l) jangkauan listrik m) kesulitan yang tidak terduga n) spesifikasi keluaran yang tidak jelas o) kesalahan desain. 2) Berdasarkan penilaian risiko, sebanyak 6 risiko termasuk dalam kategori rendah dengan persentase sebesar 40%; 7 risiko yang termasuk dalam kategori sedang dengan persentase 46,67%; Sedangkan sebanyak dua risiko termasuk dalam kategori tinggi dengan persentase sebesar 13,33%. 3) Terkait dengan risiko lingkungan hidup pada tahap pra konstruksi yang termasuk dalam kategori dominan atau tinggi, maka pada proyek pembangunan Jalan Tol Jagat Kerthi Gilimanuk-Mengwi, risiko topografi dan risiko lokasi lokasi bangunan termasuk dalam risiko dengan kategori dominan atau tinggi.
Penerapan Manajemen Mutu Sesuai Iso 9001:2015 pada Kontraktor Pt. Narendra Putra Dewata Muka, I Wayan
Teknika Vol. 19 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/teknika.v19i1.8913

Abstract

Sistem manajemen mutu merupkan suatu tatanan yang menjamin tercapainya tujun dan sasaran-sasaran mutu yang direncanakan. Permasalahan yang diangkat adalah bagaimanakah penerapan manajemen mutu sesuai ISO 9001:2015 dan faktor-faktor apa saja yang menjadi kendala dalam penerapan ISO 9001:2015 pada proyek Gedung Kantor Camat Payangan. Dalam upaya mewujudukan aplikasi dilapangaan, maka dilakukan penelitian menegenai penerapan sistem manajemen mutu ISO 9001:2015 pada proyek Gedung Kantor Camat Payangan dimana PT. Narendra Putra Dewata Sebagai kontraktor. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif, untuk mengetahui penerapan sistem manajemen mutu ISO 9001:2015 maka dilakukan wawancara dan kuesioner dengan personil yang terkait dalam pelaksanaan proyek konstruksi. Penilaian penerapan sistem manajemen mutu ISO 9001:2015 dari klausul 4 sampai klausul 10 ini didapat dengan skor audit dan skala pengukuran variabel menggunakan skala likert. Dari hasil analisis data penerapan sistem manajemen mutu ISO 9001:2015 pada proyek pembangunan Gedung Kantor Camat Payangan didapat presentase rata-rata penilaian penerapan klausul 4 sampai klausul 10 sebesar 87% termasuk dalam kategori sangat baik (81% ≤ skor ≤ 100%). Faktor-faktor yang menjadi kendala penerapan sistem manajemen mutu ISO 9001:2015 adalah komitmen, tenaga kerja, membuat laporan/dokumen, mitra kerja, metode kerja, dan organisasi perusahaan.