Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Pengaruh Program Desa Wisata Terhadap Peningkatan Pendapatan Masyarakat (Studi Kasus Di Desa Bejiharjo, Kabupaten Gunung Kidul) Aditya, Yoga; Muljaningsih, Sri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 3 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study  aimed to:  (1) determine  the effect  of  tourist village  program toward  the enhancement people’s income at Bejiharjo Village, Gunungkidul District, (2) to analyze capital, education, work hours and skill variables affect people’s income after village tourism program at Bejiharjo Village, Gunungkidul District. The research method use quantitative approach with descriptive analysis. The data taken is primary data obtained by interview respondents using questionnaires. The result of this study based on results of paired sample t-test showed the difference in people’s income between before and after the tourist village program. Capital, education, work hours and skill variables simultaneously affect the people’s income. Partially Capital, work hours and skill variables has positive effect and significant toward people’s income. While education variable does not affect the people’s income at Bejiharjo Village, Gunungkidul District.   Key words:Village Tourist Program, Poverty, People’s income.
Pengaruh Konsumsi Energi Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia Periode 1980-2012 Fariz, Mohammad; Muljaningsih, Sri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 3 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana pengaruh konsumsi energi terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia yang dilatarbelakangi oleh kondisi keenergian Indonesia yang memiliki ketergantungan tinggi terhadap minyak, melupakan kebijakan konservasi, elektrifikasi yang rendah dan aksesibilitas energi yang rendah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan pendekatan analisis Vector Error Corection Model (VECM) dengan data time series periode 1980-2012. Dalam penelitian ini, energi diposisikan sebagai input produksi sehingga harus disertakan input neoklasik berupa modal dan tenaga kerja guna menghindari estimasi yang bias. Selain itu juga disertakan variabel eksogen berupa dummy krisis sebagai variabel kontrol waktu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi dipengaruhi oleh total konsumsi energi. Kenaikan total konsumsi energi akan menyebabkan peningkatan pertumbuhan ekonomi dalam jangka pendek meski tidak signifikan dan dalam waktu singkat, sementara itu dalam jangka panjang total konsumsi energi menyebabkan penurunan pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Kondisi ini menunjukkan adanya deminishing return pada energi sebagai faktor produksi sehingga kebijakan harus diarahkan untuk mempengaruhi sisi permintaan berupa efisiensi energi. Kata kunci: Konsumsi Energi, Pertumbuhan Ekonomi, Vector Error Correction Model (VECM)
ANALISIS ATRIBUT ISLAM, FAKTOR PENDORONG DAN FAKTOR PENARIK TERHADAP MOTIVASI WISATAWAN MUSLIM BERKUNJUNG KE PROVINSI ACEH Sulistyono, Prasetyo Adi; Muljaningsih, Sri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 4 No. 1
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor dominan dari variabel faktor pendorong, faktor penarik dan atribut Islam terhadap motivasi wisatawan Muslim berkunjung ke Provinsi Aceh. Penelitian dilakukan kepada 100 responden wisatawan Muslim yang pernah berkunjung ke Aceh antara tahun 2013-2015. Alat analisis yang digunakan adalah exploratory factor analysis (EFA) untuk mengelompokkan item dari faktor pendorong, faktor  penarik  dan  atribut  Islam  dengan  karakteristik umum.  Software yang  digunakan  untuk melakukan analisis data yaitu SPSS 18.0. Hasil penelitian yang didapatkan yaitu dari 30 item pernyataan faktor pendorong didapatkan delapan faktor baru yang dominan. Selanjutnya, dari 32 item pernyataan faktor penarik didapatkan sembilan faktor baru yang dominan dan dari 18 item pernyataan atribut Islam ditemukan tiga faktor baru  yang  dominan.  Faktor  baru  yang  terbentuk  merupakan pengelompokkan item-item awal  pada  setiap variabel. Diharapkan dengan adanya penelitian ini, stakeholder pariwisata syariah di Aceh dapat memperhatikan faktor-faktor dominan dalam variabel faktor pendorong, faktor penarik dan atribut Islam sebagai sarana identifikasi keinginan dan kebutuhan wisatawan Muslim. Sehingga nantinya, pariwisata Aceh memiliki daya saing kompetitif yang baik dan mampu mewujudkan visi Aceh sebagai destinasi wisata syariah unggulan di Asia Tenggara 2017.   Kata Kunci: Atribut Islam, Faktor Penarik, Faktor Pendorong, Pariwisata Syariah, Provinsi Aceh
Regional Macro Policies for People's Happiness Nuraini, Ida; Ananda, Candra Fajri; Muljaningsih, Sri; Wahyudi, Setyo Tri
EKUILIBRIUM : JURNAL ILMIAH BIDANG ILMU EKONOMI Vol 19 No 2 (2024): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/ekuilibrium.v19i2.2024.pp172-184

Abstract

Currently, the most complete measure of community welfare is the happiness index because this measure is based on community subjectivity. This study aims to determine the effect of per capita income, minimum wage, income inequality and gross enrollment rates on the Happiness Index in Indonesia. The research objects are 34 provinces in Indonesia. The data used are secondary data for 2014, 2017 and 2021. The data source is the Indonesian Central Bureau of Statistics. Using the panel data regression, the results show that per capita income, income inequality, minimum wage and gross enrollment rates together have a significant effect on the happiness index. and partially the per capita income variable has no significant positive effect on the happiness index while income inequality has no significant negative effect on the happiness index, conversely the minimum wage variable and gross enrollment rate have a significant positive effect on the happiness index in Indonesia. In order to increase the happiness index, it is recommended that the provincial government periodically review the minimum wage policy, increase the gross enrollment rate and increase per capita income and reduce income inequality.
Nilai Tukar Petani (NTP) Kabupaten Trenggalek Tahun 2022 Andriatmoko, Novil Dedy; Muljaningsih, Sri; Eka Supriatin, Febriyani; Tausikal, Noa
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2024.008.03.34

Abstract

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) telah ditetapkan melalui Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2021 tentang RPJMD Kabupaten Trenggalek Tahun 2021-2026 yang berisikan Visi, Misi serta penjabarannya sampai dengan program-program prioritas yang dicanangkan. Salah satu Indikator yang dapat dipakai untuk mengukur tingkat kesejahteraan petani adalah Nilai Tukar Petani (NTP). NTP merupakan salah satu Indikator Kinerja Daerah yang harus diukur setiap tahun. Nilai Tukar Petani berdasarkan definisi dari BPS adalah perbandingan antara indeks harga yang diterima petani dengan indeks harga yang dibayar petani. Tujuan dari pekerjaan Penyusunan Nilai Tukar Petani (NTP) adalah untuk mengetahui capaian Nilai Tukar Petani (NTP) Kabupaten Trenggalek Tahun 2022 sebagai salah satu Indikator Kinerja Daerah dalam RPJMD Tahun 2021-2026. Metode perhitungan NTP secara parsial sesuai jenis komoditas serta perhitungan NTP secara agregat. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer sebanyak 399 responden dari seluruh wilayah Kabupaten Trenggalek dan data sekunder dari institusi pemerintahan terkait. Hasil yang didapatkan dari kajian ini Nilai NTP sub-sektor tanaman pangan sebesar 101,73, sub-sektor hortikultura sebesar 102,20, sub-sektor perkebunan sebesar 103,28, dan nilai NTP agregat sebesar 102,40.
Entrepreneurial Interest in Product Innovation-based Organic Processed Food in SMEs in Malang, Indonesia Muljaningsih, Sri
APMBA (Asia Pacific Management and Business Application) Vol. 4 No. 2 (2015)
Publisher : Department of Management, Faculty of Economics and Business, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.apmba.2015.004.02.4

Abstract

The underlying reason for conducting the study is need for organic processed food. Producing innovative organic processed food is not an easy task since it requires creativity. The statement of the problem is how to create entrepreneurial interest to produce organic processed food. The study is a qualitative study of which purpose is to describe organic processed food SMEs behavior. There are 7 (seven) informants involved in the study. The setting of the study is SMEs in “Lily go to organic Group” community in Malang, Indonesia. Variables of entrepreneurial interest in organic processed food involve attitude, subjective norms and perceived behavioral control. The findings show that creativity influences entrepreneurial interest in organic processed food and it results in creativity. Creativity is also the result of spiritual entrepreneurship that takes understanding towards organic processed food material into consideration. In addition, Lily Group members also take time, capital, raw materials and marketing into account. Another finding reveals that sincerity and strong determination facilitates organic processed food entrepreneurs to work their best. Such determination needs reinforcement from other related party so that the product is accepted by customers.Â