Inggit Prastiawan
Universitas Negeri Medan

Published : 18 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

PENDAMPINGAN KELOMPOK SENIMAN JAWA DELI DALAM MENGELOLA INSTRUMEN MUSIK DODOK PADA PERTUNJUKAN SENI REOG Inggit Prastiawan; Panji Suroso; Uyuni Widiastuti; Ruth Hertami Dyah Nugrahaningsih; Tri Danu Satria
Gondang: Jurnal Seni dan Budaya Vol 5, No 2 (2021): GONDANG: JURNAL SENI DAN BUDAYA, DESEMBER 2021
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (634.559 KB) | DOI: 10.24114/gondang.v5i2.29799

Abstract

Kelompok seniman Reog yang berkiprah di Desa Helvetia dalam menjalankan kehidupan kebudayaan seni Reog kondisinya saat ini mulai memprihatinkan. Kelompok seniman tersebut memiliki berbagai persoalan dalam mempertahankan dan mengembangkan jenis kesenian yang memiliki nilai-nilai kearifan lokalnya. Perlu dilakukannya pendampingan serta pembimbingan untuk Perbaikan tata nilai pada masyarakat Jawa Deli dalam pertunjukan Seni serta terciptanya produk inovasi pengelolaan instrumen musik iringan Reog (dodok). Penelitian ini akan menggunakan pendekatan penelitian kualitatif, yaitu metode riset yang sifatnya memberikan penjelasan dengan menggunakan analisis. Hasil dari penelitian ini yakni masyarakat pelaku kesenian atau seniman Reog di Desa Helvetia Deli Serdang telah dapat menginovasi instrumen musik dodok dalam mengiringi kesenian Reog, masyarakat pelaku kesenian atau seniman Reog telah mampu membuat konsep baru dalam menciptakan komposisi musik iringan Reog, serta masyarakat pelaku kesenian atau seniman reog yang berada di Desa Helvetia Deli Serdang telah mampu membuat konsep baru pertunjukan Reog.
PENCIPTAAN GITAR ELEKTRIK UKIR BAKAR BERBASIS PENGEMBANGAN DESAIN ORGANOLOGI DAN MOTIF UKIR TRADISI SUMATERA UTARA Panji Suroso; Mukhlis Mukhlis; Inggit Prastiawan; Pulumun Peterus Ginting; Octaviana Br. Tobing
Gondang: Jurnal Seni dan Budaya Vol 5, No 2 (2021): GONDANG: JURNAL SENI DAN BUDAYA, DESEMBER 2021
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (683.109 KB) | DOI: 10.24114/gondang.v5i2.30793

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model instrumen gitar elektrik kedalam bentuk prototipe yang lebih inovatif yaitu model gitar elektrik ukir bakar. Penelitian penciptaan inovasi gitar elektrik ukir bakar ini berbasis pada pengembangan organologi dan motif ukir tradisi Sumatera Utara, dilakukan dengan cara mengeksplorasi secara mendalam unsur-unsur organologi instrumen gitar elektrik yang akan di kolaborasikan dengan unsur motif-motif ukir tradisional Sumatera Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan research and Depelopment atau penelitian pengembangan. Perolehan data-data penelitian yang dikumpulkan berasal dari dua sumber, yaitu data primer dan data sekunder. Data-data primer diperoleh melalui teknik wawancara mendalam (depth interview) dan pengamatan berperanserta (participant observation) yang bertujuan untuk pengumpulan data yang diikuti diskusi kelompok terfokus (focus group discussion). Hasil analisis yang ditemukan dalam penelitian ini adalah: 1) Dalam proses penciptaan model desain Gitar elektrik ukir bakar berbasis motif ukir tradisi Sumatera Utara di lakukan dengan beberapa tahap seperti : tahap persiapan penciptaan Gitar elektrik ukir bakar berbasis motif ukir tradisi Sumatera Utara, tahap pengumpulan data primer dan data skunder, tahap analisis dan perumusan konsep prototype penciptaan gitar elektrik ukir bakar berbasis motif tradisi Sumatera Utara, tahap uji coba dan penyempurnaan rumusan konsep prototype penciptaan Gitar elektrik ukir bakar berbasis motif ukir tradisi Sumatera Utara. tahap finising. 2) Dalam penelitian ini diciptakan desain model Gitar elektrik ukir bakar berbasis motif ukir tradisi Sumatera Utara dengan dua corak yaitu corak gorga dalian natolu dan corak Tapak Sulaiman.
Development of Teaching Materials for Dance Music Courses Based on Project Based Learning Containing QR Codes Irwansyah Irwansyah; Inggit Prastiawan
Gondang: Jurnal Seni dan Budaya Vol 7, No 2 (2023): GONDANG: JURNAL SENI DAN BUDAYA, DECEMBER 2023
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/gondang.v7i2.55319

Abstract

This research aims to develop Project Based Learning-Based Teaching Materials containing QR Codes for the Dance Music course that are valid and effective in improving the learning outcomes of Dance and Performing Arts Study Program students. The research method used is development research with a 4D (Four-D) development model which consists of four stages, namely: 1) Define, 2) Design, 3) Development and 4) Disseminate. The data collection techniques that will be used are expert validation sheets, response questionnaires and student learning outcomes instruments. The results of this research are as follows (1) Producing Project Based Learning-Based Teaching Materials containing QR Codes in the Dance Music course which are suitable for use with an average percentage of expert validation results of 89.28% in the "very good" category while the percentage is average -The average in individual tests, small groups and limited field tests was 95.20% in the "very good" category. (2) The effectiveness of using teaching materials that have been developed in learning shows that there is a prominent difference between learning outcomes before using and after using teaching material products. This is based on data processing using the SPSS 20 application, obtained t count > t table or 42.32 > 2.05 with df =25, the learning outcomes after using teaching materials are 77.42% higher than the learning outcomes before using teaching materials which are 64.46%. So, it is concluded that the teaching materials developed are effective in improving student learning outcomes.
Scenography of the Show Hari Terakhir Mangkutak as a Media for Appreciation Inggit Prastiawan; Irwansyah Irwansyah; Erizon Erizon
Gondang: Jurnal Seni dan Budaya Vol 6, No 2 (2022): GONDANG: JURNAL SENI DAN BUDAYA, DECEMBER 2022
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/gondang.v6i2.39126

Abstract

The artistic creation of the stage as a medium for appreciation of performing arts is a manifestation of the author's interest in performing arts. Aka Bodi Theater is one of the theater groups developing in the city of Medan which often performs sui generis repertoire. Despite the limited facilities for holding performances, Medan City still has several groups that propose unusual performance styles. Performances from the Aka Bodi Theater group generally use an intense stage with the public, but due to the lack of artistry in the performances, through this article the author wants to explain the scenographic concept of the Mangkutak Last Day performance. The author created an artistic design for a proscenium stage prepared with all the artistic elements that support the performance. The choice of an eclectic style which is packaged with a stage set that has performance elements complemented by stage artistic value, is intended to harmonize modern developments and foster innovation values, as well as philosophical values presented in the performance in a unified artistic production. So that this article can be an intellectual contribution in terms of ideas, interpretation of the concept of scenography into the artistic space of performance by creating a concept of appreciation for performing arts.
ANALISIS KOREOGRAFI TARI HADRAH PADA MASYARAKAT DESA DALU X A KECAMATAN TANJUNG MORAWA KABUPATEN DELI SERDANG Chofifah Chairuna; Inggit Prastiawan
Gesture: Jurnal Seni Tari Vol. 13 No. 2 (2024): Gesture: Jurnal Seni Tari
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/gjst.v13i2.64630

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan analisis koreografi Tari Hadrah pada masyarakat desa Dalu X A Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang. Analisis Koreografi mengacu pada Teori Y. Sumandiyo Hadi (2012:41) bahwa koreografi adalah keahlian menciptakan atau menata gerak tari yang meliputi tahapan penggarapan sebagai langkah awal yang terdiri dari bentuk koreografi serta prinsip-prinsip kebentukan seni, yang terdiri dari Unity (Kesatuan yang utuh), Variasi (Keberagaman), Repetisi (Pengulangan), Transisi (Perpindahan), Rangkaian, Klimaks. Jenis penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu Observasi, Wawancara, dan Dokumentasi. Teknik analisis data deskriptif kualitatif dengan cara triangulasi. Penelitian dilaksanakan di Sanggar Perisai, Desa Dalu X A Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang. Penelitian dilakukan pada bulan Januari 2024 sampai Maret 2024. Populasi dan Sampel terdiri dari 3 seniman Sanggar Prisai, 5 pemusik dan 5 penari laki-laki di Sanggar Perisai. Hasil dari penelitian ini, antara lin adalah Kesatuan yang utuh (Unity) Keberagaman (Variasi), Pengulangan (Repetisi), Perpindahan (Transisi), Rangkaian Tari Hadrah, dan Klimaks (Climax).
TRANSFORMASI IDENTITAS ANAK MELALUI PEMBELAJARAN SENI PERTUNJUKAN BERBASIS MASYARAKAT: PENGALAMAN ARTISTIK KOMUNITAS RUMAH KREATIF TAMBAK BAYAN DALAM MENCIPTAKAN ESETIKA SENI PERTUNJUKAN Prastiawan, Inggit; Ekardo, Frisdo; Pradipta, Rendina
Batoboh Vol 10, No 2 (2025): BATOBOH: JURNAL PENGABDIAN PADA MASYARAKAT
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/bt.v10i2.5787

Abstract

Komunitas berfungsi sebagai lingkungan belajar non-formal yang signifikan. Komunitas Rumah Kreatif Tambak Bayan (RKTB) adalah inisiatif yang mengimplementasikan pendidikan seni pertunjukan berbasis masyarakat, menawarkan pengalaman belajar unik. RKTB membimbing anak-anak mengubah material non-artistik (misalnya serbuk kayu, barang bekas) menjadi karya artistik, menstimulasi imajinasi, inovasi, dan apresiasi estetika. Pendekatan ini tidak hanya mengembangkan kemampuan artistik, tetapi juga mendorong adaptasi lingkungan dan pemecahan masalah. Secara intrinsik, proses ini berkontribusi pada pembentukan identitas berbudaya anak, menumbuhkan penghargaan terhadap warisan lokal, pemahaman nilai estetika, dan ekspresi diri autentik.Penelitian ini bertujuan mengkaji transformasi identitas berbudaya anak melalui pembelajaran seni pertunjukan berbasis masyarakat di RKTB. Menggunakan pendekatan etnografi, yang didefinisikan oleh Gumperz (dalam Hammersley & Atkinson, 1983) sebagai kajian interaksi sosial mendetail dan oleh Lutz sebagai analisis holistik masyarakat, penelitian ini berfokus pada kontribusi pengalaman artistik unik terhadap pembentukan identitas berbudaya dan adaptif pada anak untuk menciptakan esetika seni.
Development of Teaching Materials for Dance Music Courses Based on Project Based Learning Containing QR Codes Irwansyah, Irwansyah; Prastiawan, Inggit
Gondang: Jurnal Seni dan Budaya Vol. 7 No. 2 (2023): GONDANG: JURNAL SENI DAN BUDAYA, DECEMBER 2023
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/gondang.v7i2.55319

Abstract

This research aims to develop Project Based Learning-Based Teaching Materials containing QR Codes for the Dance Music course that are valid and effective in improving the learning outcomes of Dance and Performing Arts Study Program students. The research method used is development research with a 4D (Four-D) development model which consists of four stages, namely: 1) Define, 2) Design, 3) Development and 4) Disseminate. The data collection techniques that will be used are expert validation sheets, response questionnaires and student learning outcomes instruments. The results of this research are as follows (1) Producing Project Based Learning-Based Teaching Materials containing QR Codes in the Dance Music course which are suitable for use with an average percentage of expert validation results of 89.28% in the "very good" category while the percentage is average -The average in individual tests, small groups and limited field tests was 95.20% in the "very good" category. (2) The effectiveness of using teaching materials that have been developed in learning shows that there is a prominent difference between learning outcomes before using and after using teaching material products. This is based on data processing using the SPSS 20 application, obtained t count > t table or 42.32 > 2.05 with df =25, the learning outcomes after using teaching materials are 77.42% higher than the learning outcomes before using teaching materials which are 64.46%. So, it is concluded that the teaching materials developed are effective in improving student learning outcomes.
ANALISIS KOREOGRAFI TARI HADRAH PADA MASYARAKAT DESA DALU X A KECAMATAN TANJUNG MORAWA KABUPATEN DELI SERDANG Chairuna, Chofifah; Prastiawan, Inggit
Gesture: Jurnal Seni Tari Vol. 13 No. 2 (2024): Gesture: Jurnal Seni Tari (October)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/gjst.v13i2.64630

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan analisis koreografi Tari Hadrah pada masyarakat desa Dalu X A Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang. Analisis Koreografi mengacu pada Teori Y. Sumandiyo Hadi (2012:41) bahwa koreografi adalah keahlian menciptakan atau menata gerak tari yang meliputi tahapan penggarapan sebagai langkah awal yang terdiri dari bentuk koreografi serta prinsip-prinsip kebentukan seni, yang terdiri dari Unity (Kesatuan yang utuh), Variasi (Keberagaman), Repetisi (Pengulangan), Transisi (Perpindahan), Rangkaian, Klimaks. Jenis penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu Observasi, Wawancara, dan Dokumentasi. Teknik analisis data deskriptif kualitatif dengan cara triangulasi. Penelitian dilaksanakan di Sanggar Perisai, Desa Dalu X A Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang. Penelitian dilakukan pada bulan Januari 2024 sampai Maret 2024. Populasi dan Sampel terdiri dari 3 seniman Sanggar Prisai, 5 pemusik dan 5 penari laki-laki di Sanggar Perisai. Hasil dari penelitian ini, antara lin adalah Kesatuan yang utuh (Unity) Keberagaman (Variasi), Pengulangan (Repetisi), Perpindahan (Transisi), Rangkaian Tari Hadrah, dan Klimaks (Climax).