Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PENGARUH JUMLAH DAN ARAH SAYATAN TERHADAP HASIL MILLING ALUMINIUM Nurlia Sari; Akhmad Faizin; Muhammad Fakhruddin; Agus Dani
Otopro Vol 19 No 1 Nov 2023
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/otopro.v19n1.p40-44

Abstract

The quality of production goods, especially milling on aluminum material, is considered good if it is characterized by good surface quality of the components and efficient (short) machining time. There are various factors that affect this. This study investigated the CNC milling machining parameters, namely depth of cut and step over, which were written as the influence of the number and direction of cuts on the surface quality and machining time of aluminum materials. The purpose was to obtain the appropriate parameters so that the machining process is more efficient and with the appropriate quality. The CNC milling used was CNC Dahlih with a 6mm diameter tool, feed rate of 460 mm/min, and rotational speed of 2800 RPM. The variables were vertical cutting direction (depth of cut 5mm) with variations in step over of 0.5 mm, 1 mm, and 2 mm, and horizontal cutting direction (step over 5mm) with variations in depth of cut of 0.5mm, 1mm, and 2mm. So that the number of cuts can be equalized to 4, 6, and 12 in the vertical and horizontal cutting directions. The results showed that the more cuts, the lower the surface roughness, but it increased the machining time. 
SIMULATION OF THE INFLUENCE OF FIBER VOLUME FRACTION AND FIBER ORIENTATION ON THE STRENGTH OF POLYESTER COMPOSITE REINFORCED WITH GLASS FIBER IN BENDING STRENGTH Muhammad Fakhruddin; Imam Mashudi; Nurlia Pramita Sari; Nicky Suwandhy Widhi Supriyanto
Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi Vol. 24 No. 2 (2024): July
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah, P3M, Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31940/logic.v24i2.79-86

Abstract

Fiber-reinforced composites can be classified into two parts, namely short fiber composites and long fiber composites. Long fibers are generally stronger than short fibers. Long fiber (continuous fiber) is more efficient in laying than short fiber but short fiber is easier to lay than long fiber. Fiber length affects the processability of the fiber composite. Judging from the theory, long fibers can transfer the load and stress from the stress point to the other fiber. In this research, we simulated the effects of volume fraction and fiber orientation in glass fiber-reinforced polyester composites on bending strength to examine the effect of each parameter on the mechanical properties of glass fiber composites. The mechanical properties of the composite were tested using the three-point bending and tensile testing methods. The study expects to find variations in mechanical properties with changes in the glass fiber volume fraction and fiber orientation. In this study, it is planned to function in a relevant environment, the components in this study must be able to operate properly and have been well integrated with prototype manufacturing that has been tested as a test tool function. Notably, the pinnacle of the bending test, measuring 170.41 MPa, was achieved at the specific combination of a 0.5 Fiber Volume Fraction and the 0-90o fiber orientation.
PEMANFAATAN SOLAR CELL UNTUK PENGOPERASIAN POMPA AIR FASILITAS UMUM DI RW 04, KELURAHAN KARANGBESUKI, KOTA MALANG Muhammad Fakhruddin; Imam Mashudi; Wirawan Wirawan; Hangga Wicaksono; Fauzan Baananto; Nurlia Pramita Sari; Bayu Pranoto
Jurnal Lintas Karsa Vol. 1 No. 2 (2025): Vol 1 No 2 (2025): Jurnal Lintas Karsa (Mei 2025)
Publisher : S1 Teknik Mesin Fakultas Teknik. Universitas Negeri Surabaya Gedung A6 Kampus UNESA Ketintang Surabaya 60231

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian masyarakat di RW 04, Kelurahan Karangbesuki, Kota Malang, bertujuan meningkatkan akses air bersih dengan pemasangan panel surya untuk mengoperasikan pompa air fasilitas umum. Pelatihan melibatkan warga dalam pemahaman panel surya, instalasi, dan pemeliharaan pompa air. Penelitian lokasi mempertimbangkan aspek teknis dan lingkungan. Selama pelatihan, disampaikan informasi tentang keuntungan energi surya, pemeliharaan peralatan, dan manajemen sumber daya air. Pemasangan panel surya berhasil meningkatkan ketersediaan air bersih, mengurangi ketergantungan pada sumber energi konvensional, dan memberdayakan masyarakat. Proyek ini tidak hanya berkontribusi pada aspek teknis, tetapi juga pada aspek sosial dan ekonomi di tingkat komunitas. Evaluasi menunjukkan dampak positif yang signifikan, membangkitkan kesadaran masyarakat terhadap energi terbarukan. Proyek ini dapat menjadi model inspiratif untuk proyek serupa di lokasi lain, mendorong keberlanjutan dan peningkatan akses air bersih melalui teknologi ramah lingkungan.
Papan Alur Digital Sebagai Edukasi Keselamatan Penggunaan Peralatan pada Aktivitas Tubing Nicky Suwandhy Widhi Supriyanto; Septyana Riskitasari; Rilis Eka Perkasa; Silvia Rahmi Ekasari; Talifatim Machfuroh; Nurlia Pramita Sari; Wahyu Aulia Nurwicaksana
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/wdjxc198

Abstract

Banyumaro River Tubing menghadapi permasalahan operasional berupa tingginya beban kerja guide wisata akibat penyampaian briefing keselamatan secara verbal dan berulang kepada sekitar 50–60 pengunjung setiap akhir pekan. Kondisi ini berpotensi menurunkan konsistensi penyampaian informasi keselamatan dan meningkatkan risiko kesalahan penggunaan peralatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan merancang dan menerapkan papan alur digital sebagai media edukasi keselamatan sebelum aktivitas tubing guna mengurangi beban kerja guide serta meningkatkan pemahaman pengunjung. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan pemberdayaan berbasis aset komunitas melalui tahapan observasi, perancangan partisipatif, pembuatan alat, dan uji coba lapangan. Papan alur digital dirancang menyajikan informasi keselamatan secara visual dan audio yang tersusun berurutan sesuai prosedur penggunaan peralatan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya penurunan frekuensi briefing verbal oleh guide dari sebelumnya dilakukan berulang kali menjadi hanya penegasan tambahan, serta peningkatan kesiapan dan kepatuhan pengunjung dalam mengikuti prosedur keselamatan sebelum pengarungan. Dengan demikian, papan alur digital terbukti menjadi media edukasi keselamatan yang lebih konsisten dan efektif dibanding metode konvensional, serta berpotensi mendukung pengelolaan wisata sungai yang aman dan berkelanjutan berbasis komunitas
Daur Ulang Limbah PLA Menjadi Filamen 3D Menggunakan Ekstruder Sekrup Tunggal: Kajian Suhu dan Kecepatan dalam Proses Ekstrusi Nurlia Pramita Sari; Seky Bintang Yoga Pratama; Elka Faizal; Talifatim Machfuroch; Andita Nataria Fitri Ganda
Metrotech (Journal of Mechanical and Electrical Technology) Vol 5 No 2: Mei 2026
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/metrotech.v5i02.8748

Abstract

Teknologi pencetakan tiga dimensi (3D printing) telah berkembang pesat dan kini banyak dimanfaatkan di berbagai sektor. Salah satu elemen penting yang memengaruhi kualitas cetak adalah material filamen. Polylactic acid (PLA) merupakan salah satu material yang paling banyak digunakan karena kemudahan proses pencetakannya, kekuatan mekanik yang baik, serta karakteristiknya yang ramah lingkungan. Namun, meskipun bersifat biodegradable, PLA terurai sangat lambat sehingga tetap berkontribusi terhadap penumpukan limbah. Selain itu, kelemahan PLA adalah harganya yang masih lebih tinggi dari pada jenis plastik lain. Daur ulang PLA menjadi filamen yang dapat digunakan kembali merupakan solusi berkelanjutan untuk permasalahan ini. Dalam penelitian ini, filamen PLA daur ulang diproduksi menggunakan ekstruder plastik sekrup tunggal. Proses ini melibatkan peleburan dan pengekstrusian material pada variasi suhu ekstrusi dan kecepatan putar sekrup yang berbeda. Parameter-parameter tersebut diidentifikasi sebagai faktor kritis yang memengaruhi sifat mekanik akhir filamen, khususnya kekerasannya. Penelitian dilakukan dengan memvariasikan suhu ekstrusi pada 150 °C, 160 °C, dan 170 °C, serta kecepatan sekrup pada 20, 30, dan 40 rpm. Setiap kombinasi parameter diuji sebanyak tiga kali pengulangan. Pengaturan suhu dan kecepatan sekrup yang tidak tepat dapat mengubah viskositas lelehan, memengaruhi laju ekstrusi, dan menyebabkan terbentuknya gelembung udara, yang semuanya menurunkan integritas filamen. Uji eksperimental dilakukan untuk menganalisis pengaruh parameter-parameter tersebut terhadap kekerasan filamen PLA daur ulang. Hasilnya, suhu ekstrusi merupakan parameter paling dominan dalam menentukan densitas dan kekerasan PLA, dengan kondisi optimal pada 170 °C dan 40 rpm yang meningkatkan aliran lelehan, menurunkan porositas, serta menghasilkan densifikasi dan penguatan mekanik tanpa indikasi degradasi material. Temuan ini dapat dijadikan acuan pengaturan parameter proses pada unit ekstrusi skala laboratorium untuk menghasilkan filamen PLA daur ulang yang lebih konsisten kualitasnya dan layak digunakan kembali pada proses 3D printing.