Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN BANK TERBAIK UNTUK PEMBUKAAN REKENING MENGGUNAKAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP): Metode Analytical Hierarchy Process Atin Supriatin; Adelia Alvi Yana
Informatics and Computer Engineering Journal Vol 2 No 1 (2022): Periode Agustus 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1510.803 KB) | DOI: 10.31294/icej.v2i1.627

Abstract

Banks are business entities that collect public funds as a place to carry out various financial-related transaction activities that people generally use to save money. There are many kinds of banks in Indonesia that offer all the advantages ranging from administration to the interest given to customers. It is very important in choosing a bank because the better the facilities and types of services provided by the bank, the greater satisfaction with the customer. The existence of a decision support system is a solution to provide public consideration in selecting the best bank for account opening. The method used in this research is the Analytical Hierarchy Process (AHP) method. Analytical Hierarchy Process (AHP) is a method of decision support system by using a hierarchy and making comparisons on each criterion and alternative that is considered in decision making. The final result of data management and testing of the AHP method was found that BCA had the most superior score of 35.80%, while BRI placed second with a value of 34.40%. Then the third position is Mandiri at 16.40% and the last is BNI at 13.40%.
Pemanfaatan Media Wayang Kertas pada Pembelajaran IPA di SDN-1 Basawang Nur Inayah Syar; Nadia Azizah; Atin Supriatin; Hadma Yuliani; Maulida Permata Sari
MANGENTE: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 1, No 2 (2022): PENDIDIKAN DAN PENGEMBANGAN DESA
Publisher : IAIN AMBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/mangente.v1i2.2667

Abstract

Seiring berkembangnya zaman, seni budaya yang ada di Indonesia mulai tenggelam dari peradaban, salah satu dari hal tersebut adalah wayang. Maka dari itu, hal tersebut perlu untuk dilestarikan karena kebudayaan merupakan nilai luhur yang penting untuk dipertahankan sebagai penyokong karakter dalam masyaraka. Salah satu cara untuk melestarikan hal tersebut yaitu dengan memperkenalkannya kepada kalangan muda yang memiliki tugas sebagai penerus bangsa, misalnya dengan memanfaatkannya sebagai media pembelajaran yang dapat membantu untuk mempermudah proses pembelajaran. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian yang dilaksanakan pada 02 Agustus 2021 di SDN-1 Basawang dengan metode ceramah, diskusi, dan tanya jawab yang bertujuan untuk 1) meningkatkan rasa ketertarikan pada peserta didik dalam mengikuti proses pembelajaran 2) meningkatkan semangat belajar pada peserta didik 3) meningkatkan kemampuan peserta didik dalam memahami materi, khususnya dalam pelajaran IPA, sekaligus 4) memanfaatkan dan melestarikan kebudayaan Indonesia. Pelaksanaan kegiatan ini menerapkan protokol kesehatan. Peserta didik sebanyak 15 orang di kelas IV, berdasarkan dari hasil kegiatan maka diperoleh bahwa peserta didik terlihat semangat dan tertarik dalam mengikuti proses pembelajaran serta mudah dalam memahami materi sekaligus terhibur ketika proses pembelajaran berlangsung.
PEMBELAJARAN MODEL QUICK ON THE DRAW DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS Miko Priambada; Atin Supriatin
Demagogi: Journal of Social Sciences, Economics and Education Vol. 2 No. 5 (2024): October
Publisher : Penerbit Hellow Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61166/demagogi.v2i5.69

Abstract

Abstrak. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa dengan model pembelajaran Quick On the Draw. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik non tes menggunakan lembar observasi sedangkan teknik tes menggunakan evaluasi. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif. Dari hasil analisis data diketahui kemampuan komunikasi matematis siswa meningkat dari siklus 1 ke siklus 2 dan berada pada kriteria cukup baik dan baik. Pada siklus 1 rata-rata kemampuan komunikasi matematis klasikal siswa sebesar 64,2 dan pada siklus 2 meningkat menjadi 72,8 dengan presentase ketuntasan belajar pada siklus I yaitu 67% dan meningkat signifikan pada siklus 2 menjadi 78%. Penerapan model Quick On the Draw dapat meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa kelas V SD Negeri 3 Cileduglor, Cirebon. Kata Kunci: Quick on the draw, Komunikasi Matematis, Penelitian Tindakan Kelas
Validitas dan Reliabilitas Instrumen Wawancara dalam Penelitian Strategi Pemeliharaan Akhlak Berdasarkan Kitab Akhlak Lil Banin di Pondok Pesantren: Penelitian Agisna Fadilawati; Atin Supriatin; Santiani
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v3i4.1086

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji validitas dan reliabilitas instrumen wawancara dalam strategi pemeliharaan akhlak berdasarkan kitab Akhlak Lil Banin di Pondok Pesantren. Instrumen wawancara dikembangkan berdasarkan pendekatan holistik yang mencakup tiga ranah: kognitif, afektif, dan psikomotorik, sesuai teori pembinaan akhlak dari Muhammad Zuhdi (2021). Validasi dilakukan oleh tiga pakar menggunakan metode presentase, sementara reliabilitas diuji melalui rumus alpha. Instrumen dinyatakan reliabel jika nilai Alpha ≥ 0,70. Hasil menunjukkan bahwa mayoritas butir instrumen memiliki skor validitas di skor persentase antara 73,33% hingga 93,33%, yang termasuk dalam kategori valid hingga sangat valid dan reliabilitas dengan skor 0,86, sehingga layak digunakan dalam pengumpulan data kualitatif.
Strategi Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Mahmudah; Jumrodah; Atin Supriatin
Interdisciplinary Explorations in Research Journal Vol. 2 No. 3 (2024)
Publisher : PT. Sharia Journal and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The principal plays a crucial role in improving the quality of Islamic Religious Education (PAI) learning, aiming to shape students' character in accordance with Islamic values. This article examines principals' strategies in enhancing the quality of PAI learning through a literature review method of 10 selected journals from 2020-2023. Data were obtained using the Harzing’s Publish or Perish application with the keyword "Principals’ strategies to improve the quality of Islamic Religious Education learning." The review findings indicate that academic supervision, curriculum innovation, management of human resources and facilities, implementation of visionary and spiritual leadership, and the use of school-based management are the main strategies employed by principals. Academic supervision has proven effective in enhancing PAI teachers' competencies through observation and constructive feedback. Curriculum innovation relevant to contemporary needs also plays a significant role in creating high-quality learning. Furthermore, effective management of human resources and educational facilities fosters a conducive learning environment. These strategies are strengthened by visionary and spiritual leadership, oriented toward reinforcing Islamic values. These findings underline the importance of the principal's role in fostering PAI learning success through well-planned and innovative approaches.
PELATIHAN TARI BAHALAI SEBAGAI UPAYA PENANAMAN CINTA BUDAYA PADA SISWA KELAS III MIN 2 PALANGKARAYA Yulia Amelia; Elva Ramadiyanti; Muhammad Imron; Atin Supriatin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) Vol. 3 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jpmi.v3i1.6189

Abstract

Pelestarian budaya lokal menjadi tantangan besar di tengah perkembangan teknologi dan globalisasi. Rendahnya keterlibatan siswa sekolah dasar dalam mengenal seni tradisional, termasuk tari Bahalai, menunjukkan perlunya intervensi edukatif berbasis seni. Pengabdian ini bertujuan untuk mengimplementasikan pelatihan tari Bahalai sebagai sarana penanaman cinta budaya pada siswa kelas III MIN 2 Palangkaraya serta mendeskripsikan perkembangan pemahaman, sikap, dan keterampilan siswa selama proses pelatihan. Kegiatan dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif menggunakan metode demonstrasi, latihan bertahap, pendampingan personal, dan refleksi bersama. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara singkat, dokumentasi, dan penilaian kemampuan dasar tari. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada antusiasme, pemahaman filosofi tari, serta kemampuan siswa dalam mengikuti gerakan dasar. Implikasi dari kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan berbasis seni tradisional efektif untuk menumbuhkan kecintaan budaya sejak dini, dan dapat dijadikan program ekstrakurikuler berkelanjutan di madrasah.
PENDAMPINGAN MEMBACA DENGAN METODE SUKU KATA DI MIN 2 PALANGKA RAYA Widyu Nazzillah Khoirun Nisa; Atin Supriatin; Elva Ramadianti; Yulia Amelia; Muhammad Imron
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) Vol. 3 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jpmi.v3i2.6272

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa kelas rendah di MIN 2 Palangka Raya melalui metode suku kata. Latar belakang kegiatan ini adalah masih banyaknya siswa yang mengalami kesulitan dalam mengenal huruf, menggabungkan suku kata, dan memahami bacaan sederhana. Pendampingan dilakukan secara langsung (direct mentoring) dengan pendekatan menyenangkan dan interaktif seperti membaca bersama, permainan kata, serta latihan mengeja. Kegiatan dilaksanakan selama dua bulan dengan melibatkan 75 siswa dan 5 mahasiswa pendamping. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan rata-rata kemampuan membaca sebesar 23,4% dari pre-test ke post-test. Selain peningkatan kemampuan fonetik, siswa juga menunjukkan perubahan positif dalam motivasi dan kepercayaan diri membaca. Dengan demikian, metode suku kata efektif diterapkan dalam pembelajaran literasi dasar dan layak dijadikan model pendampingan berkelanjutan di sekolah dasar.