Claim Missing Document
Check
Articles

Sistem Monitoring dan Evaluasi Kinerja Program Studi dengan Metode Performance Dashboard Agus Prasetyo Utomo; Hari Murti; Rara Sri Artati Rejeki
Dinamik Vol 18 No 1 (2013)
Publisher : Universitas Stikubank

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35315/dinamik.v18i1.1668

Abstract

Program studi perlu melakukan monitoring dan pengukuran secara terus-menerus  terhadap kinerjanya untuk memastikan ketercapaian tujuan yang telah ditetapkan.  Proses monitoring kinerja memerlukan data dan informasi yang diambil dari  seluruh bagian organisasi. Hasil monitoring kinerja selanjutnya akan disampaikan kepada pihak-pihak yang berkepentingan, secara efisien dan efektif. Performance Dashboard merupakan alat untuk menyajikan informasi secara sekilas . Dashboard  menginformasikan  Key Performance Indicators (KPI) dengan menggunakan media penyajian yang efektif. KPI yang digunakan dalam pembangunan Performance Dasboard  program studi ini seluruhnya menggunakan instrumen dari Badan Akreditasi Nasional (BAN) perguruan tinggi. Metodologi yang digunakan dapat diterapkan dengan baik pada studi kasus mengenai pembangunan dashboard untuk menunjang upaya penjaminan mutu program studi di lingkungan Universitas Stikubank Semarang. Penelitian ini lebih menitikberatkan bagaimana  aplikasi ini bisa memberikan kemudahan informasi terhadap  pengelola program studi, fakultas maupun pihak universitas terhadap capaian mutu dari program studi sarjana. Kata kunci : Performance Dashboard, Key Performance Indikator, Badan Akreditasi Nasional (BAN) Perguruan Tinggi.
Implementasi Keamanan Pemanfaatan Teknologi Informasi untuk Usaha Kecil dan Menengah Hari Murti
Dinamik Vol 11 No 1 (2006)
Publisher : Universitas Stikubank

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35315/dinamik.v11i1.2213

Abstract

Pemakaian perangkat teknologi informasi atau komputer pada UKM bukan tanpa resiko, apalagi jika perangkat tersebut terpasang dalam basis jaringan dan internet. Operasi pemanfaatan teknologi informasi pada UKM dimungkinkan terdapat perbedaan dibanding dengan bisnis dengan skala besar (enterprise). Perbedaan pendekatan penerapan TI dilatarbelakangi oleh keterbatasan sumber daya yang dimiliki oleh UKM. Namun keamanan komputer memiliki standar yang harus dipenuhi untuk menjamin keamanannya. Data atau informasi dianggap aman jika memenuhi persyaratan berupa kerahasiaan (confidentiality), integrasi (integraty), dan Otentikasi (othentication). Persyaratan tersebut merupakan bagian dari aspek keamanan yang harus dipenuhi. Model pengendalian resiko dan pembebasan dari bahaya ancaman keamanan terhadap sumber daya informasi dapat dilakukan dengan dua cara yaitu pencegahan (preventive) dan penyembuahan atau perbaikan (recovery/corrective). Model pengendalian tersebut harus dapat diimplementasikan oleh UKM baik pada bagian front-office maupun back-office. Upaya perlindungan terhadap perangkat teknologi ionformasi harus dimulai dari atasan (top manjemen). Tanpa danya kemauan dari top manajemen maka tidak mungkin system keamanan dapat diimplementasikan. Top manajemen pada UKM dapat memutuskan prioritas manajemen atau manfaat keamanan sistem informasi. Setiap ukuran keamanan yang dirancang manajer usaha kecil dan menengah untuk menjaga keamanan komputer dan sistem informasi UKM harus diterapkan system keamanan secara yang komprehensif terhadap semua system yang berpotensi terhadap hilangnya keamanan computer. Langkah-langkah yang dapat ditempuh untuk pengendalian keamanan berupa pengendalian dan proteksi, melakukan  monitoring dan auditing, serta selalu memahami masalah-masalah yang muncul terhadap ancaman dan serangan. Kata kunci : UKM, implementasi, keamanan, dan pengendalian
Cybercrime Hari Murti
Dinamik Vol 10 No 1 (2005)
Publisher : Universitas Stikubank

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35315/dinamik.v10i1.2214

Abstract

Cybercrime / kejahatan dunia maya adalah istilah umum untuk menggambarkan tindakan yang dilakukan oleh seseorang atau sekelompok orang yang ahli dalam bidang komputer / informatika merugikan orang atau sekelompok orang yang lain. Tindakan yang digolongkan terhadap cybercrime / kejahatan dunia maya adalah DoS, Hacking, menyebarkan / membuat virus, pencurian identitas dan lainnya. Dimana tindakan-tindakan tersebut memiliki pengaruh kerugian dan cara yang berbeda-beda bila seseorang ataupun sekelompok orang mengalami hal tersebut. Dan tindakan tersebut pada beberapa negara telah dapat diberikan hukumannya karena telah ada perundang-undangan yang mengatur mengenai cybercrime. Kata kunci : cybercrime, dos, hacking, fraud, carding
Model Media Pelayanan Informasi bagi Penyuluh dan Petani berbasis SMS Gateway Jati Sasongko Wibowo; Jefri Alfa Razaq; Hari Murti
Dinamik Vol 19 No 1 (2014)
Publisher : Universitas Stikubank

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35315/dinamik.v19i1.4091

Abstract

Di Jawa Tengah jumlah penyuluh pertanian baru mencapai 6.434 orang dengan perincian 2.550 penyuluh pertanian, 113 perikanan, 759 kehutanan dan 3.012 tenaga harian lepas tenaga bantu penyuluh pertanian (THL-TBPP) serta terdapat 53.736 kelompok kelembagaan petani di Jawa Tengah yang terdiri dari 29.522 kelompok tani, 7.903 Gapoktan, 2.010 lembaga masyarakat Desa Hutan, 1.618 kelompok hutan rakyat 1.902 kelompok usaha budidaya perikanan. (solopos, 2010). Dengan banyaknya penyuluh dan petani ini di lingkungan bakorluh, hak penyuluh dan petani untuk memperoleh atau mengakses informasi layanan publik belum dapat dilakukan secara optimal karena masih dilakukan secara konvensional. Begitu juga dengan hak penyuluh dan petani untuk memberikan masukan, saran, kritik terhadap layanan pemerintah kepada masyarakat juga belum terdapat wadah yang memadai. Dengan adanya kemajuan teknologi komunikasi dan informasi yang pesat serta potensi pemanfaatannya yang luas, maka dibangun suatu Sistem SMS Gateway agar penyuluh dan petani dapat lebih mudah mendapat informasi mengenai layanan yang seperti layanan berita, peraturan, program-program penyuluh an dan perundang-undangan, pemberian saran, keluhan, kritik dan sebagainya berbasis SMS di lingkungan setbakorluh jateng. Kata kunci : SMS Gateway, Penyuluh, Bakorluh
Perancangan Model Pre Assesment Manajemen Kinerja Universitas Menggunakan Kriteria Malcolm Baldrige (Studi Kasus : Universitas Stikubank Semarang) Agus Prasetyo Utomo; Hari Murti
Dinamik Vol 21 No 2 (2016)
Publisher : Universitas Stikubank

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (115.22 KB) | DOI: 10.35315/dinamik.v21i2.6085

Abstract

Visi misi tahun 2020 untuk menjadi perguruan tinggi kelas dunia membutuhkan upaya nyatadari jajaran manajemen Universitas Stikubank untuk mewujudkanya, oleh karena itu perludiciptakan suatu kerjasama dari semua tingkat manajemen, dan stakeholder yang ada. Modelmanajemen kualitas Malcolm Baldrige Education Criteria for Performance Excellence(MBCfPE) mempunyai konsep dan prosedur yang menetapkan petunjuk dan kriteria yangmembantu perusahaan dalam mengevaluasi aktivitas perbaikan kualitas. Melalui pengukurankinerja dengan model MBCfPE ini, Universitas akan bisa melihat tingkat pencapaian di dalamproses menuju perguruan tinggi kelas dunia. Pengembangan sebuah model pre assessment bagiUniversitas diharapkan dapat membantu memberikan sebuah gambaran awal sejauh manakesiapan Universitas dalam menerapkan manajemen kinerja kelas dunia. Hasil olah datamenunjukkan bahwa manajemen kinerja Universitas secara umum hasilnya cukup baik. Hal ini ditunjukkan dengan nilai score sebesar 668,55 dari skala 1000. Nilai ini menunjukkan bahwa upayayang dilakukan oleh manajemen Universitas untuk memberikan jaminan mutu pada masyarakatsudah cukup baik. Skor tersebut juga menunjukkan bahwa pendekatan tata kelola yang dilakukanUniversitas cukup sistematis, efektif, dan responsive. Hasil-hasil yang mengacu padapersyaratan-persyaratan mahasiswa dan stakeholder lainya, pasar, dan proses operasional,menunjukkan kinerja dan keunggulan yang baik. Untuk perbaikan kinerja Universitas perludibuat solusi khusus untuk implementasi peningkatan kinerja dari tiap-tiap kategori yangdirasakan kurang nilainya. Sementara itu untuk kategori yang nilainya sudah cukup baik masihperlu untuk terus ditingkatkan. Universitas perlu membangun sistem manajemen kinerja yanglebih baik kedepanya agar visi misi dan tujuan-tujuan strategis dimasa yang akan datang bisatercapai secara efektif dan eisien.
OPTIMALISASI PENCARIAN LINTASAN TRAVELING SALESMAN PROBLEM MENGGUNAKAN ALGORITMA BACKTRACKING Hari Murti; Edy Supriyanto; Sugiyamta Sugiyamta
Dinamik Vol 23 No 1 (2018)
Publisher : Universitas Stikubank

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1276.357 KB) | DOI: 10.35315/dinamik.v23i1.7175

Abstract

Tujuan pemecahan masalah penjual atau wira niaga keliling (traveling salesman problem, TSP) adalah menentukan lintasan atau rute dengan total jarak atau biaya yang paling minimum. Penelitian ini berkenaan dengan proses optimalisasi pencarian alternatif lintasan atau rute pada masalah TSP. Penjual mencari rute atau lintasan untuk mengunjungi semua kota yang ada sebanyak satu kali kunjungan. Proses optimalisasi pencarian alternatif menggunakan algoritma backtracking. Terdapat lima buah kasus TSP yang akan digunakan yaitu TSP1 memiliki 4 buah kota dengan 6 lintasan (jalur), TSP2 memiliki 5 buah kota dengan 10 lintasan, TSP3 memiliki 6 buah kota dengan 15 lintasan, TSP4 memiliki 7 buah kota dengan 21 lintasan, dan TSP5 memiliki 8 buah kota dengan 28 lintasan. Dari hasil pengujian diperoleh algoritma runut-balik (backtracking) dapat digunakan untuk menghasilkan jumlah alternatif lintasan yang lebih sedikit jika dibandingkan dengan total kombinasi alternatif lintasan. Semakin besar jumlah node (kota) dan jumlah lintasan (jalur) maka prosentase pengurangan variasi (alternatif) akan lintasan semakin besar.
ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL UNIT USAHA MESIN PEMANEN PADI (COMBINE HARVESTER) DI KECAMATAN SEPUTIH RAMAN KABUPATEN LAMPUNG TENGAH Hari Murti; Wan Abbas Zakaria; Dyah Aring Hepiana Lestari
Jurnal Ilmu Ilmu Agribisnis: Journal of Agribusiness Science Vol 5, No 3 (2017)
Publisher : Lampung University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.369 KB) | DOI: 10.23960/jiia.v5i3.1633

Abstract

This research aims to analyze financial feasibility of rice harvesting machine (combine harvester) business unit and its sensitivity. Location was selected purposive in the Seputih Raman Subdistrict, Central Lampung Regency. Respondents were all ten owners of the rice harvestinsg machine (combine harvester) with three differences in investment in machinery, namely in 2013, 2014, and 2015. Data were analyzed by quantitatively using measurement criteria of financial viability and sensitivity analyzes. The results showed that: business unit of rice harvesting machine (combine harvester) is financially viable as indicated by  NPV values of Rp779,027,757.73 in 2013, Rp638,765,707.48 in 2014, and  Rp417,306,800.57 in 2015; IRR 77.40 percent (2013), 70.55 cpercent (2014), and 67.29 percent (2015); Gross B/C of 1.39 (2013), 1.35 (2014), and 1.30 (2015); Net B/C of 3.35 (2013), 2.99 (2014), and 2.92 (2015); PP of 2.18 (2013), 2.24 (2014) and 2.33 (2015) from the economic life of the machine for seven years, and business unit of rice harvesting machine (combine harvester) is still viable despite the drop in harvest area of 4.77 percent, a decrease in rental machine rate of 5 percent, and an increase in operating cost of 6.51 percent.Key words: combine harvester, financial, sensitivity
PELATIHAN DASAR FULL-STACK WEBSITE DEVELOPER BAGI KOMUNITAS PEMBELAJAR WEB Felix Andreas Sutanto; Budi Hartono; Dwi Agus Diartono; Hari Murti
Intimas Vol 1 No 1 (2021)
Publisher : Fakultas Teknologi Informasi dan Industri Unisbank

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1026.988 KB) | DOI: 10.35315/intimas.v1i1.8519

Abstract

Bagi startup pemula, kemampuan full-stack developer sangat dibutuhkan dalam membangun suatu aplikasi. Komunitas Pembelajar Web Semarang Barat seringkali memiliki permasalahan untuk menemukan developer front-end dan back-end dalam membuat aplikasi. Solusi yang tim pengabdian tawarkan adalah pelatihan full-stack website developer agar anggota komunitas memiliki kemampuan untuk membangun aplikasi secara keseluruhan. Metode pengabdian kepada masyarakat dengan memberikan pelatihan dalam mempersiapkan web server, mengelola database dan mengintegrasikan program yang dibangun dengan bahasa PHP. Target dari kegiatan ini adalah anggota komunitas dapat berperan sebagai full-stack website developer untuk aplikasi-aplikasi yang berskala kecil.
PENTINGNYA PERENCANAAN DAN PENGELOLAAN USAHA BAGI PELAKU UMKM DI KOTA SEMARANG SEBAGAI STRATEGI DALAM MENGHADAPI MASA PANDEMI Hari Murti; R Soelistijadi; Theresia Dwiati Wismarini; Eka Ardhianto
Intimas Vol 2 No 1 (2022)
Publisher : Fakultas Teknologi Informasi dan Industri Unisbank

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (547.547 KB) | DOI: 10.35315/intimas.v2i1.8837

Abstract

Dampak Pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia sejak tahun 2019 berimbas pada kegiatan pada sektor ekonomi, termasuk para pelaku UMKM, termasuk pelaku UMKM di Kota Semarang. Kebijakan pemerintah dalam menghadapi pandemi, perlu disiasati oleh para pelaku UMKM karena penurunan pendapatan yang diterima. Tujuan dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah memberikan pendampingan dalam memanajemen usaha para pelaku UMKM untuk dapat bertahan selama masa pandemi. Hasil yang didapatkan yaitu adanya pemahaman dari para pelaku UMKM untuk melakukan perencanaan usaha, pengelolaan keuangan dan memanfaatkan smartphone sebagai sarana promosi dalam masa pandemi
PENDAMPINGAN PENCATATAN TRANSAKSI MENGGUNAKAN APLIKASI SISTEM KASIR MOBILE DI TOKO RICEBOX CHIVERS INDONESIA Hari Murti; Theresia Dwiati Wismarini; Edy Supriyanto; Rara Sriartati Redjeki
Intimas Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Teknologi Informasi dan Industri Unisbank

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (551.19 KB) | DOI: 10.35315/intimas.v2i2.8987

Abstract

Pengelolaan transaksi bagi usaha rintisan dalam bisnis start up perlu dilakukan secara baik dan rapi. Hal ini perlu dilakukan untuk mendukung rekapitulasi pelaporan yang cepat dan tepat sehingga pemilik usaha akan mengambil keputusan pengembangan usaha dengan baik dan tepat. Penggunaan system kasir berbasis mobile, menjadi solusi dalam mengatasi permasalahan tersbut. Kegiatan pendampingan penggunaan aplikasi system kasir mobile bertujuan untuk memastikan pencatatan transaksi yang semula dilakukan secara manual oleh khalayak sasaran menjadi pencatatan secara digital, sehingga proses rekapitulasi dapat berjalan secara cepat, tepat dengan data transaksi terkini. Hasil yang diperoleh ialah penggunaan aplikasi system kasir mobile dapat membatu pencatatan transaksi secara cepat, rapi dan terdigitalisasi sehingga mendukung rekapitulasi hasil yang cepat, tepat dan real time.