Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

IMPLEMENTASI SENTRA MAIN PERAN DALAM PENGEMBANGAN KECERDASAN VERBAL LINGUISTIK DAN INTERPERSONAL ANAK (Studi Kasus di TK Aisyiyah Nuraini Ngampilan Yogyakarta) Nia Kurniasari
QURROTI : JURNAL PENDIDIKAN ISLAM ANAK USIA DINI Vol 2, No 1 (2020): April 2020
Publisher : STPI Bina Insan Mulia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36768/qurroti.v2i1.93

Abstract

MODEL PEMBELAJARAN BRAIN BASED LEARNING UNTUK ANAK USIA DINI nia kurniasari
QURROTI : JURNAL PENDIDIKAN ISLAM ANAK USIA DINI Vol 1, No 2 (2019): Oktober
Publisher : STPI Bina Insan Mulia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36768/qurroti.v1i2.40

Abstract

ABSTRAKAnak usia dini (0-6 tahun) berada pada tahapan usia emas dan mengalami perkembangan otak yang sangat pesat. Pendidikan anak usia dini berguna sebagai wadah yang dapat menumbuhkembangkan segala aspek perkembangan anak. Dalam pembelajaran anak usia dini diperlukan strategi pembelajaran yang dapat meningkatkan potensi kecerdasan anak. Otak merupakan organ sangat penting bagi manusia yang berfungsi sebagai pusat syaraf, pengendali seluruh tindakan, berfikir, mengolah informasi, menganalisis dan menyimpan memori. Perkembangan otak anak mencapai 80% pada usia 0-8 tahun, sehingga disebut the golden ages. Oleh karena itu pemberian rangsangan pendidikan, ketrampilan, bimbingan moral dan agama, sangat tepat diberikan pada usia ini. Pembelajaran berbasis otak, berdasarkan teori Triune (mengaktifkan 3 bagian otak), mengoptimalkan kemampuan kognitif, afektif dan psikomotorik anak dan pemberdayaan. Selain itu dengan desain pembelajaran dan lingkungan yang kondusif, anak dapat belajar dengan mudah dengan cara yang menyenangkan tanpa paksaan maupun tekanan dari pihak luar. Brain Based Learning berorientasi pada potensi otak anak sehingga pembelajaran mengarah ke active learning. Berdasarkan prinsip Brain Based Learning, pembelajaran dapat diaplikasikan di PAUD menggunakan model pembelajaran konstruktivistik, quantum teaching, multiple intelegence, pembelajaran berbasis masalah dan pembelajaran kooperatif.Kata kunci : pembelajaran berbasis otak, brain based learning, anak usia dini
IMPLEMENTASI ASSESMEN AUTENTIK DI TK AN-NUR 3 YOGYAKARTA DALAM PENILAIAN ASPEK PERKEMBANGAN ANAK USIA DINI Nia Kurniasari
QURROTI : JURNAL PENDIDIKAN ISLAM ANAK USIA DINI Vol 2, No 2 (2020): Oktober 2020
Publisher : STPI Bina Insan Mulia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (18.526 KB) | DOI: 10.36768/qurroti.v2i2.136

Abstract

Pengaruh Politik Pembangunan terhadap Kesejahteraan Masyarakat Helmi Dwi Agung Pambudi; Nia Kurniasari
Jurnal Riset Perencanaan Wilayah dan Kota Volume 1, No. 2, Desember 2021, Jurnal Riset Perencanaan Wilayah dan Kota (JRPWK)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.643 KB) | DOI: 10.29313/jrpwk.v1i2.378

Abstract

Abstract. West Bandung Regency is an area located in the Bandung Metropolitan Area, on the other hand, West Bandung Regency is also a peripheral area which tends to have dependence on the center, namely Bandung City and Cimahi City. In the implementation of development, it is necessary to understand thoroughly in advance the meaning of development. Historically-ideologically, the idea of ​​development is used as a Style of Governance to focus on the mechanism of economic productivity, resulting in efforts to narrow social space and minimize things that trigger social conflict. Therefore, the role of the state apparatus in the form of institutions is needed to ensure the creation of a mechanism that minimizes horizontal and ideological conflicts by prioritizing consensus and order. In terms of development politics determining sustainable development, in addition to the physical area, social development also needs to be the main focus for development in West Bandung Regency. In this study, the MICMAC and MACTOR analysis methods used input data from primary and secondary surveys. As for the approach method using case studies. The purpose of this study is to map the role of actors on development variables and determine the relationship between variables and the actors involved. Abstrak. Kabupaten Bandung Barat merupakan suatu wilayah yang berada di kawasan Bandung Metropolitan Area, disisi lain Kabupaten Bandung Barat juga merupakan wilayah periphery yang cenderung memiliki ketergantungan terhadap centre yaitu Kota Bandung dan Kota Cimahi. Dalam pelaksanaan pembangunan, perlu dipahami secara menyeluruh terlebih dahulu mengenai makna dari pembangunan. Secara Historis-Ideologis, ide pembangunan dijadikan sebagai Style of Governance untuk menitikberatkan pada mekanisme produktivitas ekonomi, sehingga timbul upaya penyempitan ruang sosial dan meminimalkan hal – hal memicu konflik sosial. Maka dari itu, dibutuhkan peran aparatur negara berbentuk kelembagaan untuk menjamin terciptanya mekanisme yang meminimalisir konflik horizontal dan ideology dengan mengutamakan konsesus dan ketertiban. Dalam hal politik pembangunan menentukan pembangunan yang berkelanjutan, selain fisik wilayahnya, pembangunan dari segi sosial kemasyarakatan juga perlu menjadi fokus utama bagi pembangunan di Kabupaten Bandung Barat. Dalam penelitian ini menggunakan metoda analisis MICMAC dan MACTOR yang menggunakan data masukan dari survey primer dan sekunder. Sedangkan untuk metoda pendekatannya menggunakan studi kasus. Tujuan pada penelitian ini yaitu untuk memetakan peranan aktor terhadap variabel pembangunan dan mengetahui hubungan variabel dengan aktor yang terlibat.
Peran Bank Sampah dalam Pengelolaan Sampah di Desa Karang Raharja Kecamatan Cikarang Utara Kabupaten Bekasi Rivaly Tafsir Ulya; Nia Kurniasari
Bandung Conference Series: Urban & Regional Planning Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Urban & Regional Planning
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.258 KB) | DOI: 10.29313/bcsurp.v2i2.3969

Abstract

Abstract. The Gatot Kaca BUMDes in Karang Raharja Village is an example of the village government's efforts towards the environmental, social and economic quality of the community. BUMDes formed a waste management unit, namely the Srikandi Garbage Bank and the Gatot Kaca 10 Waste Bank with the aim of improving the community's economy. As well as empowering human resources to care for the surrounding environment. This study aims to identify the factors that influence the role of waste banks in waste management, map the actors who play a role in waste management and identify how the role of waste banks in management in Karang Raharja Village, North Cikarang. In this study using descriptive methods, MICMAC and MACTOR, which function to solve the problem that becomes the formulation of the problem, between actors and factors that influence waste banks in waste management in Karang Raharja Village. Factors that are very influential in waste management in waste banks, and actors who have an important role in waste management are Srikandi Garbage Bank and Gatot Kaca Garbage Bank 10. Abstrak. BUMDes Gatot Kaca di desa Karang raharja merupakan contoh upaya keperdulian pemerintah desa terhadap kualiatsa lingkungan hidup, sosial dan ekonomi masyarakat.. BUMDes membentuk unit pengelolaan sampah yaitu Bank Sampah Srikandi dan Bank Sampah Gatot Kaca 10 bertujuan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Serta memberdayakan Sumber daya manusia untuk perduli terhadap lingkungan hidup sekitar .Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor faktor yang berpengaruh terhadap peran bank sampah dalam pengelolaan sampah,memetakan aktor aktor yang berperan dalam pengelolaan sampah dan mengidentifikasi bagaimana peran Bank Sampah dalam pengelolaan sampahdi Desa Karang Raharja Cikarang Utara.Dalam penelitian ini menggunakan metode Deskriptif, MICMAC dan MACTOR, yang berfungsi untuk memecahkan persoalan yang menjadi rumusan masalah, antara Aktor dan Faktor yang berpengaruh terhadap bank sampah dalam pengelolaan sampah di Desa Karang Raharja.hasil analisis dalam penelitian ini Kinerja BUMDes dalam pengelolaan bank sampah mejadi faktor yang sangat berpengaruh dalam pengelolaan sampah pada bank Sampah,dan Aktor yang memilki peran penting dalam pengelolaan sampah yaitu Bank Sampah Srikandi dan Bank Sampah Gatot Kaca 10.
Kajian Peran Stakeholder dalam Pembangunan Kota Berbasis Smart Living di Kecamatan Pagedangan Kabupaten Tangerang muchammad faridh ridho; Nia Kurniasari
Bandung Conference Series: Urban & Regional Planning Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Urban & Regional Planning
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsurp.v3i1.6798

Abstract

Abstract.The Ministry of Communication and Information held the "Movement of 100 Smart Cities in Indonesia" program in 2017. Smart city certainly goes straight with smart living, because one of the indicators of smart city in it is smart living. This concept is a great potential in the progress of a city, especially towards the community and the lifestyle of the community which will be very efficient, easy and safe by relying on the latest technologies. The existence of the Tangerang Regency Regional Regulation which regulates land use patterns in the RTRW which shows that Pagedangan District, Tangerang Regency will be used as a residential and residential area with a high level of density. Therefore, it is necessary to have further research on the development of smart living in Pagedangan District to find out and identify the extent of the role of stakeholders including the government, community and the private sector in the development of smart living-based cities in Pagedangan District, Tangerang Regency. The analysis used in the study was by using qualitative descriptive analysis methods and mactor analysis. The output produced from the analysis is the influence matrix, position matrix, direct and indirect influence, convergence, divergence, and ambivalence between actors and smart living-based city development goals in Pagedangan District. From the results of the MACTOR analysis, it is concluded that there are 3 stakeholders who play the most role in smart living-based city development in Pagedangan District, namely the Tangerang Regency Transportation Office, Sinarmas Land, and the Tangerang Regency Regional Development Planning Agency, judging from the highest mobilisation value in the weighted value position matrix (3MAO) as a result of the mactor analysis. Abstrak.Kementrian Komunikasi Dan Informasi mengadakan program “Gerakan 100 Kota Cerdas di Indonesia” pada tahun 2017 lalu. Smart city tentu berjalan lurus dengan smart living, karena salah satu indikator smart city di dalamnya terdapat smart living. Konsep ini menjadi sebuah potensi yang besar dalam kemajuan sebuah kota terutama terhadap masyarakat dan gaya hidup masyarakat yang akan sangat efisien, mudah dan aman dengan mengandalkan teknologi-teknologi terkini. Dengan adanya Perda Kabupaten Tangerang yang mengatur pola penggunaan lahan pada RTRW yang menunjukkan bahwa Kecamatan Pagedangan Kabupaten Tangerang akan dijadikan kawasan perumahan dan permukiman dengan tingkat kepadatan tinggi. Oleh karena itu perlu adanya penelitian lebih lanjut mengenai pembangunan smart living di Kecamatan Pagedangan untuk mengetahui dan mengidentifikasi sejauh mana peran stakeholder diantaranya pemerintah, masyarakat dan swasta dalam pembangunan kota berbasis smart living di Kecamatan Pagedangan Kabupaten Tangerang. Adapun analisis yang digunakan dalam penelitian yaitu dengan menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif dan mactor. Output yang dihasilkan dari analisis tersebut adalah matriks pengaruh, matriks posisi, pengaruh langsung dan tidak langsung, konvergensi, divergensi, dan ambivalensi antar aktor dan tujuan pembangunan kota berbasis smart living di Kecamatan Pagedangan. Dari hasil analisis mactor disimpulkan bahwa terdapat 3 stakeholder yang paling berperan dalam pembangunan kota berbasis smart living di Kecamatan Pagedangan yaitu Dinas Perhubungan Kabupaten Tangerang, Sinarmas Land, dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Tangerang, dilihat dari nilai mobilisation tertinggi pada matriks posisi bernilai tertimbang (3MAO) hasil dari analisis mactor.
PENDAMPINGAN RENCANA TATA RUANG DESA (RTRD) BERBASIS PERENCANAAN PARTISIPATIF Irland Fardani; Nia Kurniasari; Ernady Syaodih; Gina Puspitasari Rochman; Fachmy Sugih Pradifta; T a r l a n i
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEMBANGUN NEGERI Vol 7 No 2 (2023): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Membangun Negeri
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/pkm.v7i2.3472

Abstract

Perencanaan desa merupakan hal yang sangat penting dalam pengembangan sebuah desa, namun faktanya masih banyak desa di Indonesia yang belum mempunyai dokumen Rencana Tata Ruang Desa (RTRD). Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk melakukan pendampingan kepada Desa Sukamaju, dalam penyusunan dokumen RTRD. Pendekatan metodologi yang diterapkan adalah perencanaan partisipatif, dimana warga diminta untuk berperan aktif dalam penyusunan RTRD. Tahapan kegiatan yang dilakukan pada kegiatan PKM ini adalah scanning desa, Focus Group Disscussion (FGD) dan analisis Satuan Kemampuan Lahan (SKL). Kegiatan PKM ini menghasilkan dokumen RTRD yang terdiri dari rencana pola ruang, rencana pusat pelayanan dan indikasi program. Dalam rencana pola ruang lebih dititik beratkan untuk kegiatan pengihajauan, pada rencana pusat pelayanan ditetapkan pusat pelayan desa berada di kampung Madur Dusun 2. Untuk indikasi program pada bidang struktur ruang difokuskan pada peningkatan infratruktur, pada indikasi program bidang pola ruang difokuskan kepada pengihiajaun dan pada indikasi program bidang sosial ekonomi desa difokuskan pada kegiatan penguatan Bumdes. Semua hasil analisis ini dituangkan dalam dokumen RTRD.
Kajian Peran Stakeholder dalam Pembangunan Kota Berbasis Smart Living di Pagedangan Tangerang Muchammad Faridh Ridho; Nia Kurniasari
Jurnal Riset Perencanaan Wilayah dan Kota Volume 3, No. 1, Juli 2023, Jurnal Riset Perencanaan Wilayah dan Kota (JRPWK)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrpwk.v3i1.1816

Abstract

Abstract. With the existence of the Tangerang Regency Regional Regulation which regulates land use patterns in the RTRW which shows that Pagedangan Subdistrict, Tangerang Regency will be used as a housing and settlement area with a high level of density. Therefore there is a need for further research regarding the development of smart living in Pagedangan District to find out and identify the extent of the role of stakeholders including the government, community and private sector in the development of cities based on smart living. The analysis used is descriptive qualitative analysis method and factor. The output resulting from this analysis is an influence matrix, position matrix, direct and indirect influence, convergence, divergence, and ambivalence between actors and goals of smart living-based city development in Pagedangan District. From the results of the mactor analysis it was concluded that there are 3 stakeholders who play the most role in the development of smart living-based cities in Pagedangan District, namely the Tangerang Regency Transportation Service, Sinarmas Land, and the Tangerang Regency Regional Development Planning Agency. Judging from the highest mobilization value in the weighted value position matrix (3MAO) result of mactor analysis. Abstrak. Dengan adanya Perda Kabupaten Tangerang yang mengatur pola penggunaan lahan pada RTRW yang menunjukkan bahwa Kecamatan Pagedangan Kabupaten Tangerang akan dijadikan kawasan perumahan dan permukiman dengan tingkat kepadatan tinggi. Oleh karena itu perlu adanya penelitian lebih lanjut mengenai pembangunan smart living di Kecamatan Pagedangan untuk mengetahui dan mengidentifikasi sejauh mana peran stakeholder diantaranya pemerintah, masyarakat dan swasta dalam pembangunan kota berbasis smart living. Adapun analisis yang digunakan yaitu menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif dan mactor. Output yang dihasilkan dari analisis tersebut adalah matriks pengaruh, matriks posisi, pengaruh langsung dan tidak langsung, konvergensi, divergensi, dan ambivalensi antar aktor dan tujuan pembangunan kota berbasis smart living di Kecamatan Pagedangan. Dari hasil analisis mactor disimpulkan bahwa terdapat 3 stakeholder yang paling berperan dalam pembangunan kota berbasis smart living di Kecamatan Pagedangan yaitu Dinas Perhubungan Kabupaten Tangerang, Sinarmas Land, dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Tangerang, dilihat dari nilai mobilisation tertinggi pada matriks posisi bernilai tertimbang (3MAO) hasil dari analisis mactor.
Pengaruh Keberadaan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati terhadap Ekonomi Makro Kabupaten Majalengka Muhammad Abdillah Azis; Nia Kurniasari
Bandung Conference Series: Urban & Regional Planning Vol. 3 No. 2 (2023): Bandung Conference Series: Urban & Regional Planning
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsurp.v3i2.8160

Abstract

Abstract. The presence of West Java International Airport (BIJB) Kertajati is expected to have a significant impact on the economy of Majalengka Regency in particular and West Java Province in general. Economic driving infrastructure such as the airport is a new hope for the people of Majalengka Regency as a new growth center and new economic potential. BIJB Kertajati has several problems that have reduced the interest of visitors to come to BIJB Kertajati as the main choice of airport. The methodology used in this study is a primary survey such as field observations, interviews and documentation, while a secondary survey through institutional surveys, journal reviews and related literacy. The economic impact of Majalengka Regency with the presence of BIJB Kertajati needs to be further studied by identifying demographic data (population and workforce projections) of Majalengka Regency, regional economic data (GRDP, PAD, APBD), economic potential, economic vulnerability, prospects for economic development (PDRB projections ) Majalengka Regency in the future. The conclusion that was obtained, the presence of BIJB Kertajati had various impacts on the regional economy such as a shift in the economic structure of Majalengka Regency from the dominant agricultural sector to the processing industry sector during the post-development of BIJB Kertajati. Even though at this time BIJB Kertajati has not had a significant economic impact, BIJB Kertajati is projected to have an impact on the economy of Majalengka Regency in the next 20 years. Prospects for economic development can also take advantage of the realization of Kertajati Aerocity and the emergence of new industries around the BIJB area so as to create new jobs. Abstrak. Kehadiran Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati diharapkan memberikan dampak yang signifikan untuk perekonomian Kabupaten Majalengka pada khususnya dan Provinsi Jawa Barat pada umumnya. Infrastruktur pendorong perekonomian seperti Bandara menjadi harapan baru bagi masyarakat Kabupaten Majalengka sebagai pusat pertumbuhan baru dan potensi perekonomian baru. BIJB Kertajati memiliki beberapa permasalahan yang menyebabkan berkurangnya minat pengunjung untuk datang ke BIJB Kertajati sebagai pilihan utama bandara. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu survey primer seperti observasi lapangan, wawancara dan dokumentasi, sedangkan survey sekunder melalui survey instansional, review jurnal dan literasi terkait. Dampak perekonomian Kabupaten Majalengka dengan hadirnya BIJB Kertajati perlu dilakukan pengkajian lebih lanjut dengan mengidentifikasi data kependudukan (proyeksi penduduk dan angkatan kerja) Kabupaten Majalengka, data perekonomian wilayah (PDRB,PAD,APBD), potensi perekonomian, kerentanan ekonomi, prospek perkembangan perekonomian (proyeksi PDRB) Kabupaten Majalengka di masa yang akan datang. Kesimpulan yang didapatkan, hadirnya BIJB Kertajati memberi dampak beragam terhadap perekonomian wilayah seperti pergeseran struktur perekonomian Kabupaten Majalengka dari sektor pertanian yang dominan tergeser oleh sektor industri pengolahan pada saat pasca pembangunan BIJB Kertajati. Meskipun pada saat ini BIJB Kertajati belum memberikan dampak perekonomian yang signifikan, BIJB Kertajati diproyeksikan akan memberi dampak terhadap perekonomian Kabupaten Majalengka di 20 tahun yang akan datang. Prospek perekmbangan perekonomian juga dapat memanfaatkan realisasi Kertajati Aerocity dan munculnya industri baru di sekitar kawasan BIJB sehingga terciptanya lapangan kerja baru.
Peran Stakeholder dalam Pengendalian Lahan di Sub-DAS Citarik Hulu Kawasan Cekungan Bandung Nida Nabilah Faza; Nia Kurniasari
Bandung Conference Series: Urban & Regional Planning Vol. 3 No. 2 (2023): Bandung Conference Series: Urban & Regional Planning
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsurp.v3i2.8921

Abstract

Abstract. Problems around the Upper Citarik Sub-watershed are caused by the conversion of land from agricultural land so that people open agricultural land around the upstream. This increases the erosion hazard, causing flooding during the rainy season and drought during the dry season. The purpose of this study was to examine the relationship between actors in land tenure in the Upper Citarik Sub-watershed in the Bandung Basin Region. The MACTOR analysis method is an analysis of the strengths between actors or stakeholders by looking for agreements and differences in problems and goals to be achieved. In this research technique used to determine respondents using a purposive sample, so that a sample of respondents whose representatives can be mapped from Stakeholders, namely BBWS Citarum, Public Works Office for Spatial Planning for Bandung Regency, Public Works Office for Spatial Planning for Sumedang Regency, Bappeda for Bandung Regency, Bappeda for Sumedang Regency, Bappeda for West Java Province, community leaders and academics. The sub-watershed has an area of 4,315.41 hectares which are located in five villages, namely Dampit Village, Tanjungwangi Village, Cimanggu Village, Sindulang Village and Tegalmanggung Village. MACTOR analysis results show that the most important actor is Bappeda Kab. Bandung, BBWS Citarum and Bappeda Kab. Sumedang. Abstrak. Permasalahan di sekitar Sub-DAS Citarik Hulu disebabkan oleh alih fungsi lahan dari lahan pertanian sehingga masyarakat membuka lahan pertanian di sekitar hulu. Hal ini meningkatkan bahaya erosi, menyebabkan banjir pada musim hujan dan kekeringan pada musim kemarau. Tujuan dari penelitian ini yaitu memetakan hubungan antar aktor dalam pengendalian lahan di Sub-DAS Citarik Hulu Kawasan Cekungan Bandung. Metoda analisis MACTOR yang merupakan analisis kekuatan antar aktor atau Stakeholder dengan mencari kesamaan dan perbedaan pada permasalahan dan tujuan yang akan dicapai. Dalam penelitian ini teknik yang digunakan untuk penentuan responden menggunakan purposive sample, sehingga dapat diambil sampel responden yang dapat dipetakan perwakilannya dari Stakeholder yaitu BBWS Citarum, Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Kabupaten Bandung, Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang Kabupaten Sumedang, Bappeda Kabupaten Bandung, Bappeda Kabupaten Sumedang, Bappeda Provinsi Jawa Barat, Tokoh Masyarakat dan Akademisi. Sub-DAS memiliki luas sebesar 4.315, 41 Ha, berada di lima desa yaitu Desa Dampit, Desa Tanjungwangi, Desa Cimanggu, Desa Sindulang, dan Desa Tegalmanggung. Hasil analisis MACTOR terpetakan bahwa aktor yang paling berperan yaitu Bappeda Kab. Bandung, BBWS Citarum dan Bappeda Kab. Sumedang.