Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

PERFORMANCE OF THE THREE-ARMED UNSIGNALIZED INTERCHANGE ON JALAN TIPAR CAKUNG, EAST JAKARTA Andika Setiawan; Harwidyo Eko Prasetyo; Heru Setiawan; Irnanda Satya Soerjatmodjo
International Journal of Civil Engineering and Infrastructure Vol 2, No 1 (2022): IJCEI Volume 2 No. 1
Publisher : University Of Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (547.376 KB) | DOI: 10.24853/ijcei. 2. 1. 88-96

Abstract

The growth of the population density greatly affects the level of transportation needs in the city of Jakarta. The increase in the number of vehicles that are lack of balanced with the development of infrastructure It will cause conflicts on the road, especially intersections. Therefore, it is necessary to conduct research on interchange to know the problems that occur. This research was conducted at the Tipar Cakung – Agung Sedayu interchange in East Jakarta with an observation time of 3 days. The method that used in this study is a field survey method, namely by collecting data on traffic. It carried out by recording the number of vehicles that pass through the intersection every 15 minutes. Then from the results of the survey and calculation with the analysis guided by Indonesian Road Capacity Manual (MKJI, 1997).  Based on the results of research for interchange performance in existing conditions, the highest traffic flow was obtained at 2831.7 pcu / hour, Degree of Saturation (DS) 1.05, delay on intersection (D) of 22.058 seconds/pcu and queue odds (QP%) in the range of values 44.93%-90.27%.
THE PERFORMANCE OF QUEUE LENGTH OF VEHICLE ON THE ROUNDABOUT AT SELAMAT DATANG MONUMENT USING PTV VISSIM Harwidyo Eko Prasetyo; Andika Setiawan; Trijeti Trijeti; Tanjung Rahayu; Ayu Ramadhona
International Journal of Civil Engineering and Infrastructure Vol 1, No 2 (2021): IJCEI Volume 1 No. 2
Publisher : University Of Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (433.104 KB) | DOI: 10.24853/ijcei. 1. 2. 10-16

Abstract

Traffic density or congestion in DKI Jakarta is an issue that difficult to resolved. In this study, an analysis of traffic congestion was carried out by looking at the length of the vehicle queue that occurred at the roundabout. PTV VISSIM performs simulations by entering vehicle volume data and others. The program also shows the results of projections for the next 5 years to find out the impact of traffic at the roundabout. The value of traffic growth per year is 1%. In analyzing the existing conditions using PTV VISSIM, calibration and validation are necessary. On the Jl. Thamrin N-S obtained a queue length of 461.69 m. For sections on Jl. Sudirman S-N is 482.13 m. For the queue length in the existing condition, projections are made for the next 5 years. After the projection, simulation comes with 2 alternatives, road widening and underpass. Based on the projections and alternatives made, the queue length can be obtained. Based on the analysis with these projections and alternatives, the alternative underpass for the queue length on Jl. Thamrin N-S is 0.0 m long and on Jl. Sudirman S-N is 356.20 m. On the Jl. Thamrin N-S is 407.10 m and on Jl. Sudirman S-N is 444.98 m.
Tingkat Kerusakan Pada Perkerasan Lentur Berdasarkan Nilai PCI di Kecamatan Pabedilan, Jawa Barat Novriani, Shinta; Setiawan, Andika; Febri, Muhammad
Konstruksia Vol 16, No 1 (2024): Jurnal Konstruksia Vol 16 No. 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jk.16.1.102-110

Abstract

Salah satu prasarana angkutan darat yang sangat penting dalam memperlancar kegiatan hubungan sosial maupun ekonomi baik barang atau jasa, baik dari satu tempat ke tempat lain adalah jalan. Kondisi jalan yang baik dapat memudahkan mobilitas penduduk dalam melakukan kegiatan. Jika terjadi kerusakan jalan akan berdampak terhadap waktu tempuh, kemacetan, kecelakaan, dll. Menyadari akan pentingnya peran prasarana jalan dalam pembangunan Nasional, termasuk juga pembangunan regional khususnya di Jawa Barat maka tahapan kegiatan perencanaan, pelaksanaan dan pemeliharaan jalan sudah seharusnya ditangani dengan baik agar kemampuan pelayanan jalan dapat memenuhi harapan pengguna jalan. Salah satunya di ruas jalan Playangan-Bojongnegara Kabupaten Cirebon. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi kerusakan yang akan berpengaruh pada keamaan dan kenyamanan dari pengguna jalan. Analisa yang dilakukan berdasarkan nilai PCI. Dalam penelitian ini menggunakan data primer dengan melakukan survei di lapangan dan pengelolaan data hasil survei berupa nilai PCI. Sementara data sekunder diperoleh dari Dinas PUTR Kabupaten Cirebon. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kondisi ruas jalan Playan-Bongnegara berdasarkan nilai PCI didapat kondisi Good sebesar 10%, Satisfactory sebesar 17%, Fair sebesar 27%, Poor sebesar 13%, Very Poor sebesar 10%, Serious sebesar 23%, Failed sebesar 0%. Prosentase penanganan berdasarkan nilai PCI didapat baik dan tidak perlu penanganan sebesar 13,33%, pelapisan permukaan sebesar 40%, pelapisan ulang sebesar 23,33% dan rekonstruksi sebesar 23,33%.
Manajemen Lalu Lintas Pada Simpang 3 Lengan Dengan Tinjauan Tundaan Setiawan, Andika; Prasetyo, Harwidyo Eko; Muhtadi, David; Novriani, Shinta; Trijeti, Trijeti
Konstruksia Vol 16, No 1 (2024): Jurnal Konstruksia Vol 16 No. 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jk.16.1.119-130

Abstract

Suatu perkotaan tidak lepas dari kepadatan lalu lintas karena pergerakan manusia yang tinggi. Pada kasus simapng 3 lengan salah satunya ialah kemacetan. Untuk itu perlu dilakukan kajian pada simpang tersebut untuk mengevaluasi kinerja pada simpang. Simpang yang dikatakan mengalami kemacetan jika nilai derajat kejenuhan lebih dari 1. Hasil kondisi eksisting yang di evaluasi maka dapat dilakukan pengambilan keputusan terhadap simpang tersebut. Untuk metodologi dengan mensurvei lalu lintas yang didapatkan dengan 3 jenis kendaraan yaitu mobil penumpang, kendaraan besar dan sepeda motor. Survei dilakukan selama 3 hari untuk mendapatkan volume kendaraan perharinya. Berdasarkan hal tersebut maka dilakukan analisis lebih lanjut. Untuk analisis pertama dilakukan dengan melihat pada kondisi eksisting berdasarkan volume kendaraan yang di survei. Berdasarkan data volume kendaraan dihubungkan terhadap kapasitas. Kapasitas melihat dari rumus yang ada di MKJI. Pada tinjauan kapasitas melihat faktor-faktor diantaranya pendekat rata-rata, factor median, ukuran kota, factor hambatan samping, dan aspek lainnya. Pada analisis eksisting pada simpang 3 lengan tersebut didapat nilai derajat kejenuhan sebesar 1,1. Untuk nilai tundaan pada kondisi eksisting pada simpang 3 lengan didapat sebesar 21,81 det/smp. Dengan kondisi derajat kejenuhan yang lebih dari 1, maka perlu dilakukan manajemen lalu lintas pada simpang tersebut. Fungsi dari manajemen lalu lintas untuk menurunkan nilai derajat kejenuhan yang diharapkan saat diaplikasikan tingkat kemacetan dapat terurai. Manajemen lalu lintas yang dilakukan dengan memasang barrier pada simpang tersebut. Dengan manajemen lalu lintas berupa pemasangan barrier pada simpang tersebut didapat nilai derajat kejenuhan sebesar 0,7. Dengan pemasangan barrier didapat nilai tundaan sebesar 10,87 det/smp.
KINERJA PELAYANAN SIMPANG TAK BERSINYAL EMPAT LENGAN PADA JALAN RAYA PONDOK UNGU, BEKASI Harwidyo Eko Prasetyo; Andika Setiawan; Jofan Dika Purnama
Journal of Green Complex Engineering Vol. 1 No. 1 (2023): Agustus
Publisher : Gio Architect

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59810/greenplexresearch.v1i1.36

Abstract

Simpang empat tak bersinyal pada jalan raya Pondok Ungu Permai Bekasi merupakan daerah yang sering terjadi kemacetan. Hal ini disebabkan oleh tingginya volume kendaraan baik transportasi roda empat maupun roda dua, kurang tertibnya pedagang kaki lima. Masalah ini muncul karena adanya ketidakseimbangan antara peningkatan kepemilikan kendaraan dan pertumbuhan prasarana jalan serta kurangnya kesadaran masyarakat untuk mematuhi peraturan yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui derajat kejenuhan, Tundaan dan peluang antrean dengan cara mengambil data primer dan sekunder dengan survei volume lalu lintas dan kondisi geometrik. Penelitian ini dilakukan dengan metode MKJI 1997. Data volume lalu lintas diperoleh dari jumlah kendaraan yang melintas simpang Jalan Raya Pondok Ungu Permai Bekasi ini di ambil mulai dari hari Senin, Jumat dan Minggu pada pagi hari pukul 05.00 – 23.00 malam. kemudian data tersebut diolah dengan perhitungan Manual Kapasitas Jalan Indonesia 1997. Hasil dari analisis kondisi eksisting pada hari Senin simpang empat tak bersinyal Jalan Raya pondok Ungu Bekasi didapatkan nilai Tundaan 60,61. Untuk mengurangi kemacetan pada simpang empat ini memakai alternatif I Alat pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL) mendapatkan nilai Tundaan 20,16 dan untuk alternatif II pemasangan barier mendapatkan nilai Tundaan 28. Maka dari itu, disarankan pemasangan Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL) dan pemasangan barier pada simpang empat tak bersinyal Jalan Raya Pondok Ungu Permai Bekasi untuk menurunkan nilai Tundaan.
Penerapan Standar PDGJ 2021 Dalam Perencanaan Geometrik Jalan Baru Novriani, Shinta; Setiawan, Andika; Chairunissa, Hannum
Konstruksia Vol 16 No 2 (2025): Jurnal Konstruksia Vol 16 No. 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jk.16.2.132-145

Abstract

Perencanaan geometrik jalan yang sesuai standar merupakan komponen penting dalam menunjang keselamatan, kenyamanan, dan efisiensi transportasi. Penelitian ini menerapkan Pedoman Desain Geometrik Jalan Antar Kota (PDGJ) 2021 pada perencanaan jalan baru, dengan tujuan untuk memastikan elemen-elemen desain seperti kelandaian, radius tikungan, dan jarak pandang sesuai dengan ketentuan teknis terkini. Metode yang digunakan meliputi survei topografi, analisis trase, dan perhitungan elemen geometrik berdasarkan kecepatan rencana. Hasilnya menunjukkan bahwa trase yang dirancang memiliki kelandaian maksimum sebesar 12,1% dan rata-rata sebesar 4,9%, yang masih sesuai untuk kelas jalan tertentu. Selain itu, elemen horizontal seperti tikungan juga berada dalam toleransi standar. Penerapan PDGJ 2021 terbukti memberikan kejelasan teknis dan kemudahan implementasi di lapangan, serta dapat membantu perencana dalam menyesuaikan desain dengan kondisi medan yang bervariasi. Kajian ini merekomendasikan penggunaan pendekatan berbasis standar nasional dalam seluruh tahapan perencanaan jalan untuk menghasilkan desain yang aman, efisien, dan berkelanjutan.
Koding QB64 dan Python Sebagai Bahasa Komunikasi Teknik Sipil Dalam Memahamkan Alur Pikir Buwono, Haryo Koco; Setiawan, Andika; Puspitaningrum, Deby; Prasetyo, Harwidyo Eko
Konstruksia Vol 16 No 2 (2025): Jurnal Konstruksia Vol 16 No. 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jk.16.2.146-156

Abstract

Dalam era digital, keterampilan pemrograman menjadi elemen penting dalam berbagai disiplin ilmu, termasuk Teknik Sipil dan Ilmu Komunikasi. Penelitian ini membandingkan dua bahasa pemrograman, QB64 dan Python, dalam konteks visualisasi gaya geser dan momen lentur pada balok, guna mengidentifikasi efektivitas keduanya dalam menyampaikan informasi teknis secara visual dan komunikatif. QB64, sebagai bahasa berbasis BASIC, menawarkan sintaks sederhana dan mudah dipahami, sehingga cocok untuk pemula dan pembelajaran konsep dasar. Namun, keterbatasan dalam visualisasi grafis dan skalabilitas program membatasi penerapannya dalam konteks profesional. Sebaliknya, Python menyediakan fleksibilitas tinggi, didukung oleh pustaka ilmiah seperti NumPy dan Matplotlib, yang memungkinkan visualisasi data teknik yang presisi dan komunikatif. Dari sudut pandang komunikasi, Python mampu menerjemahkan data numerik menjadi bentuk visual yang lebih mudah dipahami oleh audiens lintas disiplin, meningkatkan efektivitas penyampaian pesan dalam ranah akademik dan praktis. Melalui pendekatan ini, diperoleh pemahaman bahwa pemilihan bahasa pemrograman bukan hanya soal teknis, tetapi juga berkaitan erat dengan strategi komunikasi visual. Python dinilai lebih unggul dalam menyampaikan informasi kompleks dengan cara yang sistematis, modular, dan interaktif. Oleh karena itu, integrasi antara kompetensi teknis dan kemampuan komunikasi digital menjadi kunci dalam pengembangan program edukatif dan profesional di bidang teknik. Penelitian ini merekomendasikan Python sebagai media utama untuk visualisasi teknik yang informatif dan komunikatif.
Pengaruh Variasi Geometri (L/B) Terhadap Respon Dinamis Pondasi Mesin Satiawan, Budi; Setiawan, Andika; Raswitaningrum, Tanjung Rahayu; Soerjatmodjo , Irnanda Satya
Konstruksia Vol 16 No 2 (2025): Jurnal Konstruksia Vol 16 No. 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jk.16.2.157-169

Abstract

Geometri dari pondasi mesin diketahui memiliki pengaruh yang sangat sensitif terhadap karakter dinamis pondasi mesin. Penelitian ini dilakukan untuk melihat bagaimana pengaruh variasi dari lebar pondasi (L) terhadap panjang pondasi (B) terhadap karakterisik dinamik pondasi mesin. Dari penelitian diperoleh dengan bertambahnya dimensi lebar pondasi (L), dimana L/B dari 0,6 menjadi 0.912 akan terjadi kenaikan frekuensi arah vertikal (fnz) hingga 8,76%, kenaikan frekuensi alami arah horizontal (fnx) sebesar 4,53%, penurunan total displacement arah vertikal hingga sebesar 38,77%, penurunan total displacement arah horizontal,X hingga 33,23% dan total displacement arah horizontal,Y hingga 74,87 %.