Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

DESIGN JIG UNTUK PENGELASAN KOMPONEN ROOF KENDARAAN RODA EMPAT Bambang Setiawan; Wisjnu P.Marsis; Hafidz Tarza
SINTEK JURNAL: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 8, No 1 (2014): SINTEK JURNAL
Publisher : University of Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan perancangan jig untuk pengelasan atap mobil disini adalah mengetahui kekuatan konstruksi jig tersebut serta mampu menentukan jenis material seefisien mungkin, serta mampu menentukan metode perancangan pada jig tersebut dan Dari hasil perancangan jig welding unutk pengelasan didapat hasil yaitu material yang digunakan pada jig welding panel roof adalah baja SS41 karena mudah didapat dan juga kemudahan penyambungan, menggunakan material baja profil karena harga yang ekonomis dan mudah didapat, standart ketinggian jig untuk pengelasan atap mobil adalah 850 mm, gaya operasional jig tersebut adalaah 130 N, sedangkan gaya pada pemegang (clamp) sebesar 2400 N, sedangkan pada base yaitu Tegangan leleh minimal material base 250Mpa, tegangan yang timbul pada base yaitu 38,19 N/ mm2, faktor koreksinya adalah 1,5 atau 2/3 teganngan lelehnya,  tegangan izinnya adalah 166,67 N/mm2 dan gaya operasionalnya adalah 30 KN dan Gaya pada stand 2,2 KN sedangkan gaya operasional yaitu 0,1 KN, sehingga panel tersebut tidak geser saat di las/spot, kemudian pada perhitungan locator adalah gaya operasional di tambah beban pada locator adalah 300N, sehingga stand tersebut mampu menopang semua gaya yang ada di jig untuk pengelasan atap mobil, dan jig tersebut bisa digunakan dengan baik.
PERANCANGAN KINCIR ANGIN SUMBU HORIZONTAL UNTUK PEMOMPA AIR LAUT KE LAHAN GARAM Bambang Setiawan; Rusita Rusita
SINTEK JURNAL: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 9, No 1 (2015): SINTEK JURNAL
Publisher : University of Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salt is one of the strategic commodities, as well as the consumption, is a complement of the need for food is also an industrial chemical raw materials, raw material in the salt production, especially seawater for salt crystallization process with the help of sunlight (solar evaporation). To meet the needs of the seawater, seawater must be transferred from seawater irrigation canal (ditch) to salt farms, so that the needs tools for pumping seawater from seawater irrigation canal (ditch) to salt farms, one of which is by using a windmill. However, declining salt farmers productivity is caused by seawater supply is interrupted due to the windmills that existed at this time, can only operate at high wind speeds because the blades are used by salt farmers too weight, so that windmills can operate at lower wind speeds, can be done by drilling a very small hole in the piston and designing windmill blades lighter. By designing windmills for pumping seawater into salt farm has resulted  pumping capacity of  83,59 m3/day in order to meet the daily needs of seawater for the salt production process by 67 m3/day.
ANALISIS PENGARUH CAMPURAN BAHAN STYRENE ACRYLONITRILE (SAN) DAN ACRYLONITRILE BUTADIENE STYRENE (ABS) TERHADAP SETINGAN MESIN INJEKSI Bambang Setiawan
SINTEK JURNAL: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 10, No 1 (2016): SINTEK JURNAL
Publisher : University of Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada proses injection molding, parameter seting mesin dan pengggunaan  bahan baku plastik merupakan salah satu yang harus diperhatikan untuk mendapatkan kualias akhir produk yang diinginkan.Untuk meningkatkan kualitas, terutama fungsi produk compact dilakukan penelitian dengan menggunakan variasi campuran bahan plastik dengan komposisi SAN 90 % : ABS 10 % , SAN  80% : ABS 20 % dan SAN 70 % : ABS 30 % pada produk injection molding yaitu Cover Compact 2093 yang dilakukan pemeriksaan dan pengujian untuk mengetahui pengaruh campuran terhadap setingan mesin injeksi, sifat mekanik bahan dan kualitas produk dari segi visual , dimensi produk , tingkat penyusutan bahan dan dari segi fungsional produk.Dari hasil pemeriksaan dan pengujian didapatkan kesimpulan semakin tinggi kadar ABS, nilai tensile strength semakin rendah, namun sebaliknya nilai elongation semakin tinggi. Jadi pada campuran  plastik  SAN 90 % : ABS 10 % mempunyai nilai tensile strength terbaik yaitu 67,47 ± 1,48 N/mm² . Pengaruh campuran bahan SAN dan ABS terhadap kualitas produk injection molding berdasarkan hasil pemeriksaan tingkat penyusutan (shiringkage ), semakin banyak penambahan kadar plastik ABS tingkat penyusutannya semakin besar dan mempengaruhi hasil nilai dimensi lainnya. Pada campuran bahan plastik SAN 90 % dan ABS 10  % mempunyai hasil pengukuran dimensi jarak kuncian yang paling baik, paling mendekati standart 100,70 ± 0,10 yaitu antara 100,69–100,71 mm. Pada campuran bahan plastik SAN 90 % dan ABS 10 % mempunyai nilai pull test produk yang paling baik, paling mendekati standart  550 ± 150 gramf, yaitu 584 – 590 gramf dan  mempunyai nilai push test produk yang  paling baik, paling mendekati standart  1200 ± 800 gramf, yaitu 1411 – 1984 gramf.
ANALISIS LAJU ALIRAN PANAS PADA REAKTOR TANKI ALIR BERPENGADUK DENGAN HALF-COIL PIPE Bambang Setiawan; Chandra Abdi
SINTEK JURNAL: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 7, No 2 (2013): SINTEK JURNAL
Publisher : University of Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk menghasilkan produk berkualitas tinggi dalam jumlah besar dan continue (mass production), perusahaan melakukan pengendalian kualitas dengan langkah awal berupa pengidentifikasian kecacatan produk dan lamanya waktu proses agar dapat mengurangi siklus waktu proses produksi seminimal mungkin. Oleh karena itu, penulis melakukan analisis laju aliran panas, jenis aliran fluida, pipa perambatan panas, daya pengaduk untuk mengetahui seberapa besar pengaruh faktor tersebut dalam proses pencairan material lateks. Metode dari pengujian ini meliputi : pengumpulan data di lapangan, melakukan perhitungan dari data yang terkumpul, dan menarik kesimpulan. Dari hasil pengujian ini diketahui bahwa waktu proses dan pencampuran bahan lateks di dalam tanki dipengaruhi oleh viskositas dinamik lateks, laju perpindahan panas steam pada half-pipe coil dan daya agitator atau pengaduk.
MODIFIKASI MESIN SCREEN PRINTING, MERUBAH 5 PROSES MENJADI 1 PROSES PRINTING UNTUK PRODUK “KNOB VOLUME ER/521-01-028-10” Bambang Setiawan
SINTEK JURNAL: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 9, No 2 (2015): SINTEK JURNAL
Publisher : University of Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi yang terus berkembang memberikan dampak perubahan terhadap industri.  Banyak perusahaan berdiri dengan jenis proses yang hampir sama, sehingga persaingan antar perusahaan semakin ketat dalam rangka menghasilkan produk yang berkualitas dengan harga yang kompetetif.  Kondisi ini yang menuntut para teknisi di perusahaan untuk melakukan perubahan proses untuk meningkatkan produktifitas.  Tujuan penelitian ini untuk memberikan contoh kepada teknisi perusahaan agar memiliki wawasan serta mengembangkan ide-ide modifikasi yang bertujuan untuk peningkatan produktifitas.  Penelitian dilakukan dengan melihat, mempelajari arah gerakan mesin. Hasil penelitian bertujuan untuk modifikasi mesin printing pada permukaan bidang datar ke permukaan bidang melingkar.  Dengan modifikasi mesin ini akan mempercepat proses produksi dari 5 proses menjadi 1 proses printing.  Modifikasi mesin ini memberikan motivasi kepada para teknisi untuk selalu memunculkan ide-ide dalam perbaikan proses produksi.
ANALISIS PENGARUH COMPRESSOR WASHING TERHADAP EFISIENSI KOMPRESOR DAN EFISIENSI THERMAL TURBIN GAS BLOK 1.1 PLTG UP MUARA TAWAR Bambang Setiawan; Gunawan Hidayat
SINTEK JURNAL: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 11, No 1 (2017): SINTEK JURNAL
Publisher : University of Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Muara Tawar Gas Turbine Power Plant is one of the generating units in Indonesia. Combined Cycle Power Plant is a plant that has a fast response to load changes. Therefore changes in the load on the combined cycle often occurs. To keep performance at combined cycle power plant, existing equipment must be maintained in a condition PLTGU order to work optimally. At this final project will be analysis the effect compessor washing to compressor efficiency and gas turbine eficiency of gas turbine combine cycle power plant block 1.1 UP Muara by analyzing the resulting efficiency compressor and gas turbine. From the results of this study found that the highest compressor efficiency of gas before compressor washing is 0.31% and after compressor washing is 0.53 %. Highest Thermal efficiency before compressor washing is 0.039% and after compressor washing is 1.461%.
ANALISA SISTEM PENGERINGAN SOLAR FRUITS DRAYER TIPE INEGRATED TUNNEL Gunawan Hidayat; Bambang Setiawan
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kualitas produk hasil pengujian ditentukan oleh kinerja proses pengeringan dari alat yang telah diuji coba dengan beberapa parameter. Pengujian alat pengering energi surya dilakukan guna memperoleh unjuk kerja sistem dengan kapasitas beban pengeringan, distribusi temperatur dan laju aliran udara. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan kinerja alat pengering energi surya, meningkatkan efisisensi pengeringan dan menurunkan kebutuhan energi serta melakukan simulasi model alat pengeringan . Simulasi numerik menggunakan Program Computational Fluid Dynamics model Phoenics yang juga digunakan untuk memperoleh bentuk aliran udara dan distribusi temperatur . Pengujian alat pengering dilakukan dengan dua cara yakni pengujian tanpa beban dan pengujian dengan beban pisang basah. Hasil penelitian ini menunjukkan seluruh temperatur yang terdistribusi pada titik titik pengujian berfluktuasi sebanding dengan radiasi matahari. Kolektor mampu menaikkan temperatur maksimum sebesar 44,6 oC , sedangkan temperatur kolektor ( absorber) sendiri mencapai 119,6 o C. Semakin besar rata rata radiasi matahari harian selama pengujian , maka waktu pengeringan semakin singkat . Terjadi penurunan temperatur yang cukup besar antara temperatur yang cukup besar antara temperatur keluar kolektor dengan temperatur masuk ruang pengering, dimana pada bagian ini terdapat fanKeyword : Integrated tunnel solar dryer, Pengeringan, CFD, Absorber
PENGEMBANGAN DESAIN MODEL DAN PROTOTIPE MESIN SIKAT KARPET MEKANIK DENGAN PENGGERAK MOTOR LISTRIK Bambang Setiawan; Gunawan Hidayat
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desain mesin sikat karpet mekanik ini merupakan pengembangan pada alat konvensional. Pengembangan mesin ini ditujukan untuk membantu industri kecil yang masih menggunakan alat konvensional untuk beralih ke mesin sikat karpet mekanik agar dapat menghasilkan kerja yang lebih cepat dan efektif pada saat proses mencuci karpet. Tujuan penelitian ini adalah untuk pengembangan desain model dan prototipe mesin sikat karpet mekanik dengan penggerak motor listrik, skala pencucian karpet rumah tangga. Perancangan alat sikat karpet mekanik ini di buat dengan menggunakan Computer Aided Design (CAD) Solidworks. Hasil perhitungan teoritis, kecepatan output motor listrik 1330 rpm dengan perbandingan pully 1:3 maka putaran akhir 443,3 rpm dan torsi yang di peroleh sebesar 2,675 Nm dengan tingkat slip 11,3%. Hasil eksperimen alat didapat dengan lebar karpet 200 x 140 cm tebal 3 mm didapat hasil dalam 3 kali pencucian karpet diperlukan waktu 332 detik, dan dengan lebar karpet 200 x 160 cm tebal 6 mm didapat hasil dalam 3 kali pencucian karpet diperlukan waktu 210 detik, dan dengan lebar karpet 310 x 210 cm tebal 1 cm didapat hasil dalam 3 kali pencucian karpet diperlukan waktu 373 detik.
PENGUJIAN KEKUATAN TARIK KOMPOSIT VARIASI ARAH SERAT ROVING – RESIN POLYESTER BQTN R157 YANG DIPRODUKSI DENGAN METODE VACUUM BAGGING UNTUK APLIKASI PESAWAT TANPA AWAK Thomas Djunaedi; Bambang Setiawan
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian studi sifat mekanik uji Tarik komposit serat Roving berbasis resin Polyester dengan arah serat 0ᵒ,90ᵒ dan 45ᵒ fraksi masa 60% serat : 40% resin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat mikro dan makro komposit serat Roving dengan resin Polyester yang di aplikasikan untuk pesawat tanpa awak. Sifat mikro komposit diketahui dari pengujian densitas sedangkan sifat makro komposit diketahui dari dilakukannya pengujian kekuatan tarik komposit, pengujian standar ASTM D3039 aplikasi pesawat tanpa awak di analisa dengan kekuatan atsmosfer udara dan ketinggia di udara menggunakan standarisasi Internasional Standar Atmospher. Dalam penelitian ini dilakukan variasi fraksi volume dalam pembuatan komposit, yaitu variasi serat dan resin 60%:40%. Pembuatan komposit ini dilakukan dengan menggunkan metode vaccum bagging. Dari pengujian yang telah dilakukan diketahui nilai densitas terbesar terdapat pada variasi serat 45ᵒ yaitu sebesar 1,844 grcm3⁄ . dari pengujian densitas tersebut disimpulkan bahwa semakin banyak presentase serat maka semakin besar pula nilai densitas komposit tersebut. Pada pengujian tarik , modulus elastisitas tarik tertinggi terdapat pada variasi serat 90ᵒ yaitu sebesar 25255.33 MPa. Analisa kekuatan tekanan atsmospher pesawat tanpa awak menunjukan bahwa arah serat 90ᵒ dengan komposit serat Roving resin polyester memiliki kekuatan sangat tinggi di bandingan kekuatan tekanan udara dan mempunyai nilai maksimun stress sebesar 641.96 MPa. Hal ini menunjukan bahwa jenis komposit dengan arah serat ini sudah memenuhi standar tekanan udara untuk pembuatan pesawat tanpa awak.
Rancang Bangun Mesin Traktor Pembajak Sawah Berbasis Tenaga Solar Cell Digerakkan Remote Control Bambang Setiawan; Sulis Yulianto; Thomas Junaedi; Ilham Efendi
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengolahan lahan yang baik sebelum padi ditanami adalah salah satu kunci utama dari keberhasilan panen. Pengolahan lahan yang diperuntukan bagi tanaman padi sangatlah penting untuk diperhatikan. Karena lahan sawah (tanah sawah) merupakan tempat mengambil cadangan hara yang dibutuhkan bagi tanaman padi. Oleh karena itu, pertumbuhan tanaman padi diantaranya akan dipengaruhi oleh sejauh mana proses pengolahan yang dilaksanakan sebelum ditanami. Sistem pengolahan lahan sawah saat ini dilaksanakan secara tradisional dengan maupun modern. Cara tradisional menggunakan bajak, singkal, dan cangkul sedangkan cara modern menggunakan alat mekanisasi seperti traktor tangan (hand tractor). Metode pengolahan ini semua masih menggunakan sistem manual dan memerlukan waktu yang cukup banyak . Adapun pengolahan sawah dengan menggunakan traktor tangan , masih membutuhkan biaya yang cukup besar dalam pembelian bahan bakar . Adapun proses pemikiran dalam perancangan pembuatan traktor berbasis Colar cell dengan tujuan untuk hemat biaya dan hemat energi , yaitu memanfaatkan energy terbarukan dengan memanfaatkan tenaga matahari . Pengembangan traktor berbasis colar Cell , merupakan alat yang belum diciptakan oleh pihak siapapun . Nilai tertinggi yang didapatkan pada pengujian, arus tertinggi pada pukul 14.00 yaitu 14.07A, sedangkan tegangan dan daya yang dihasilkan tertinggi pada pukul 12.00 yaitu 21.10V dan 80.05W. Nilai minimal yang di peroleh adalah pada pengujian, yaitu diperoleh daya rata – rata adalah 72.56 Watt, dan lebih kecil ketimbang nilai rata – rata dari hari pengujian lainnya. Pada perhitungan teoritikal, daya yang mampu dibangkitkan oleh panel surya monocrystalline 100WP adalah 89.7 Watt dengan efisien 15% sedangkan pada output rata – rata yang mampu dihasilkan panel surya yaitu mendaptkan hasil yang berbeda antara hasil actual dan hasil teoritikal, yaitu berbeda pada selisih angka kisaran dari 4.29 Watt – 9.83 Watt. Luaran pada penelitian ini yaitu berupa mesin Traktor pengolah sawah yang berbasis Solar Cell dengan penggerak Remote Control dan Jurnal Nasional