Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

The Effectiveness of Spiritual-Based Cognitive Behavior Therapy (CBT) on Depression of Leprosy Patients Endang Fauziyah; Nur Iszakiyah; Kuzzairi Kuzzairi
Jurnal Keperawatan Vol. 13 No. 1 (2022): January
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jk.v13i1.19553

Abstract

Introductions: The decrease in depression in leprosy patients using Spiritual-based Cognitive Behavior Therapy shows progressive results. Objectives: This study aimed to determine the effectiveness of spiritual-based Cognitive Behavior Therapy on the level of depression of leprosy patients at the Waru Health Centre, Pamekasan Regency. Methods: This research design was Quasi-Experiment Design with a pre-test – post-test group. Respondents consisted of 12 people who received spiritual-based CBT therapy. Spiritual-based CBT therapy was given in 3 sessions in 3 meetings. Data collection by filling out the DASS questionnaire pre- and post-spiritual-based CBT therapy interventions. Data was collected using the triangulation method, namely in-depth interviews (depth interviews) face to face with observations and scales. Results: The results showed that from the interpretation of the analysis results using the Paired T-Test statistical test, it was known that in the test before and after treatment, the value of p = 0.000 at the significance level of p = 0.05 (α = 0.05). When compared with the level of significance, which is 0.000 < 0.05, it can be concluded that there is an influence on the application of spiritual-based cognitive behavior therapy to people with leprosy who experience depression. Conclusions: Through cognitive restructuring techniques, participants' distorted cognitions become more rational. Participants can accept their condition and reduce negative thoughts that cause depression.
Efektifitas Latihan Range Of Motion (ROM) Aktif terhadap Tonus Otot Ekstrimitas bawah dan Rentang Gerak Sendi pada Lansia Nindawi Nindawi; Endang Fauziyah Susilawati; Nur Iszakiyah
Wiraraja Medika : Jurnal Kesehatan Vol 11 No 1 (2021): Wiraraja Medika : Jurnal Kesehatan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/fik.v11i1.1246

Abstract

Masalah kesehatan pada Lansia dapat terjadi pada beberapa bagian tubuh termasuk sistem muskuloskletal antara lain persendian dan kekuatan otot. Perubahan pada jaringan ikat sekitar sendi seperti tendon, ligamen, dan fasia yang mengalami penurunan elastisitas. Latihan ROM merupakan salah satu bentuk latihan dalam proses rehabilitasi yang dinilai masih sangat efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh latihan ROM aktif terhadap peningkatan rentang gerak sendi dan kekuatan otot kaki pada lansia di wilayah kerja Puskesmas Kowel Pamekasan. Penelitian kuantitatif, dengan desain pre eksperimen pre dan post test design group. Teknik pengambilan sampel non probability purposive sampling dan sampel 30 orang. Data diperoleh melalui observasi awal dan akhir luas rentang gerak sendi dan kekuatan otot kaki yang diberikan latihan ROM aktif selama 2 minggu. Analisis statistiknya univariat dengan uji distribusi frekuensi dan bivariate dengan paired t test. Hasil penelitian didapatkan peningkatan rentang gerak sendi kaki pada Lansia yaitu lutut fleksi-ekstensi rata-rata meningkat 4,570 p value 0,000, ankle plantar fleksi rata-rata meningkat 4.530 p value 0,000, ankle dorsal fleksi rata-rata meningkat 2.270 p value 0,000, dan rata-rata meningkat 0,76 untuk kekuatan otot tungkai p value 0,000 (<0,05), artinya terdapat pengauh latihan ROM aktif terhadap rentang gerak sendi kaki dan kekuatan otot pada Lansia. Latihan ROM yang dilakukan sedini mungkin dan dilakukan dengan benar dan secara terus menerus akan memberikan dampak pada kekuatan otot dan rentang gerak sendi. Responden perlu mendapat pendidikan kesehatan untuk dapat menerapkan latihan ROM di rumah secara rutin dan berkelanjutan. ROM mengurangi kondisi ketidakmampuan untuk mencapai derajat sehat optimal, potensial dan produktif. kata kunci: Range Of Motion (ROM) aktif, Rentang Gerak Sendi, Kekuatan otot kaki, Lanjut Usia.
Analisis Korelasi Pemberian Makanan Pendamping ASI (MPASI) dengan Kejadian Diare pada Bayi Usia 0-6 Bulan Taufiqur Rahman; Nur Iszakiyah; Faisal Amir
Wiraraja Medika : Jurnal Kesehatan Vol 12 No 1 (2022): Wiraraja Medika : Jurnal Kesehatan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/fik.v12i1.1902

Abstract

Asupan nutrisi yang sehat dan seimbang diperlukan oleh bayi untuk pertumbuhan fisik, perkembangan mental dan kesehatan secara umum. Hal ini bisa tercapai salah satunya melalui pemahaman yang baik dan benar terkait kesesuaian pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif dan Makanan pendamping ASI (MPASI) terutama pada usia 0-6 bulan pertama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pemberian makanan pendamping ASI (MPASI) dengan kejadian diare pada bayi usia 0-6 bulan di Desa Teja Barat Wilayah Kerja UPT Puskesmas Teja Kabupaten Pamekasan. Design penelitian ini adalah ananalitik korelasi dengan pendekatan retrospektif. Populasi sejumlah 30 dan sampel sejumlah 22 yang diambil dengan tehknik simple random sampling. Uji statistik menggunakan Chi Square dengan α < 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar yaitu 59% responden yang diberikan MPASI tidak mengalami diare. Hasil uji statistik menggunakan Chi square didapatkan p value 0.217 > 0.05 . Artinya tidak ada hubungan signifikan antara pemberian MPASI dengan kejadian diare pada bayi usia 0-6 bulan di Desa Teja Barat Wilayah Kerja UPT Puskesmas Teja Kabupaten Pamekasan Tahun 2019. Hal ini mungkin karena MPASI bukan satu-satunya etiologi penyebab diare, akan tetapi banyak faktor yang mempengaruhi terjadinya diare. Selain itu ibu juga memahami kaidah pemberian MPASI, berkonsultasi dengan petugas kesehatan dan menjaga kebersihan.
Respon Stress Dalam Proses Pemulihan Covid-19: Case Study Lailatul Hafidah; Nur Iszakiyah; Moh Jufriyanto; Prastomo Suhendro
Wiraraja Medika : Jurnal Kesehatan Vol 12 No 2 (2022): Wiraraja Medika : Jurnal Kesehatan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/fik.v12i2.2130

Abstract

Mental health problems that increase during the pandemic include stress and anxiety. For those who are exposed to or confirmed to be positive for COVID-19, it creates its own stressor and level of anxiety. This study aims to determine the description of the stress response in the Covid-19 recovery process. This study uses a qualitative descriptive research design with a case study approach. The number of participants who participated in this study were ten employees who were exposed to Covid-19 using a purposive sampling technique. The place of this research is in the Madura State Polytechnic. Data collection was carried out using the in-depth interview method for employees who were exposed to COVID-19. The results of the study revealed that there were 3 themes, namely stress, support systems and individual coping strategies. To manage stress, anxiety, and depression, you should change your mindset, behavior and lifestyle and start fun physical activities. And it is hoped that educational institutions will monitor mental health problems for the entire academic community during the COVID-19 pandemic so that if confirmed positive, they have adaptive coping and help physical and mental recovery.
Analisis Tanda Dan Gejala Long Covid-19 Berbasis Imunopatologi Klinis Nur Iszakiyah; Taufiqur Rahman; Nindawi Nindawi; Faisal Amir
NURSING UPDATE : Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan P-ISSN : 2085-5931 e-ISSN : 2623-2871 Vol 14 No 1 (2023): MARET
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/nu.v14i1.1104

Abstract

Corona Virus Disease 2019 (covid-19) merupakan penyakit infeksi saluran pernapasan dimana salah satu fenomena patogenesisnya persistennya adalah long covid. Berbagai gejala pada long covid sangat beragam dan kompleks. Studi pendahuluan menunjukkan bahwa long covid terjadi pada masyarakat dengan berbagai gejala beragam. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis tanda dan gejala long covid-19 berbasis imunopatologi klinis di Wilayah Kerja Puskesmas Camplong Kabupaten Sampang. Desain yang digunakan adalah studi deskriptif yang berupaya untuk mendeskripsikan fenomena kekinian. Penelitian ini mendeskripsikan tanda dan gejala yang terjadi pada pasien long covid dengan jumlah populasi dan sampel 24 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner tentang gejala long covid seperti kelelahan, batuk, sesak napas, anosmia, demam, ageusia, sakit kepala, mual, dan nyeri dada. Data hasil penelitian dianalisa menggunakan analisis deskriptif dengan rumus : P = f/nx100. Hasil penelitian didapatkan bahwa penyintas long covid mengalami gejala sakit kepala (36%), kelelahan (24%), batuk (16%), Anosmia (12%), hilangnya indera perasa (8%) dan sesak napas (4%). Pembahasan dalam studi ini berbasis medical sains melalui pendekatan Imunopatologi Klinis. Manisfestasi klinis yang dirasakan oleh responden hampir setengahnya adalah sakit kepala dan kelelahan yang terjadi karena banyak faktor pencetus. Gejala-gejala yang muncul kemungkinan dimediasi oleh kakacauan sistem imun selama proses yang menimbulkan badai sitokin. Badai sitokin mungkin menjadi pencetus pada berbagai gangguan multi organ yang berimplikasi negatif terhadap kejadian post acute covid-19 syndrome atau long covid. Belum jelas faktor utama penyebab long covid dalam penelitian ini, namun kemungkinan besar imunopatologi saat fase inflamasi memegang peran penting terhadap terjadinya long covid
SOBAT GESIT (SELURUH KELUARGA TERLIBAT GERAKAN STOP STUNTING): INOVASI APLIKASI PENCEGAHAN STUNTING Elisa Christiana; Cantika Iva; Cucun Setya F; Hilmah N; Agoesta Pralita; Edy Suryadi; Taufiqur R; Nur Iszakiyah
Jurnal Abdimas Bina Bangsa Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Abdimas Bina Bangsa
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46306/jabb.v5i1.869

Abstract

The 2022 Indonesian Nutrition Status Survey (SSGI) reports that the Pamekasan District Health Service has succeeded in reducing the incidence of stunting significantly, from 38.6% in 2021 to 8.1%. The next urgency is to maintain these positive achievements and ensure that there are no more cases of stunting, so an innovative idea is needed in the form of Sobat Gesit (all family members are involved in the stop stunting movement). The aim of the Agile Buddy application is to serve as a medium for public education about stunting prevention efforts and to assist the government in reducing stunting rates. The development of the Agile Buddy application is preceded by a preliminary study in the form of a literature study and determining the software model to be used. The features that will be available in this application consist of agile father, agile mother, agile child, stunting PIC features, and report stunting. It is hoped that this application can help prevent and reduce stunting rates according to the target in 2024 to create a healthy and high-quality young generation
Pengaruh Metode Bercerita Menggunakan Modul Terhadap Kemampuan Bahasa Anak Usia Dini Nur Khalilah; Qurnia Andayani; Nur Iszakiyah; Willi Holis; Taufiqur Rahman; Nindi Pramesti Vardila Putri
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.57982

Abstract

yang cenderung terpinggirkan oleh penekanan pada kemampuan akademik awal seperti membaca dan berhitung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh metode bercerita menggunakan modul terhadap perkembangan bahasa anak usia dini di TKS DW Tunas Harapan Mongging Barat Pademawu Pamekasan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi eksperimen tipe nonequivalent control group, melibatkan satu kelas eksperimen dan satu kelas kontrol. Kelas eksperimen mendapat perlakuan pembelajaran dengan metode bercerita menggunakan modul (yang berisi buku cerita bergambar dan video), sedangkan kelas kontrol mengikuti pembelajaran konvensional tanpa perlakuan bercerita. Data dikumpulkan melalui observasi perkembangan bahasa menggunakan lembar observasi yang telah divalidasi, dan dianalisis dengan uji Wilcoxon untuk perubahan pre–post dalam kelompok serta uji Mann‑Whitney untuk perbedaan antarkelompok dengan p = 0,001. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan perkembangan bahasa pada kelas eksperimen dan tidak terdapat perubahan bermakna pada kelas kontrol. Uji beda antarkelompok menunjukkan perbedaan signifikan skor perkembangan bahasa setelah perlakuan, yang mengindikasikan bahwa metode bercerita menggunakan modul berpengaruh positif terhadap perkembangan bahasa anak usia dini. Temuan ini menegaskan bahwa metode bercerita yang dirancang interaktif dan didukung modul media visual layak diintegrasikan secara sistematis dalam pembelajaran PAUD formal (TK). Kata kunci: metode bercerita, perkembangan bahasa, anak usia dini, modul pembelajaran, quasi eksperimen
Gambaran Stres Pada Penderita Hipertensi Berat Di Desa Buddagan Kecamatan Pademawu Pamekasan NUR ISZAKIYAH; Nur khalilah; Rayhan Ramadani
Jurnal Sains dan Teknologi Kesehatan Vol. 6 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Politeknik Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52234/jstk.v6i1.367

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit degeneratif (Kemenkes RI,2022). yang ditandai dengan meningkatnya tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg, dan tekanan darah diastolic lebih dari 90 mmHg yang bisa menimbulkan stress   karena kekhawatiran akan komplikasi yang akan terjadi.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran stres pada penderita Hipertensi berat . Metode: Desain penelitian ini adalah deskriptif. Populasi penelitian adalah seluruh penderita Hpertensi berat di Desa Buddagan Kecamatan Pademawu Kabupaten Pamekasan. Penelitian menggunakan tekhnik Non Probability total sampling sehingga diperoleh 20 orang responden. Penelitian telah dilaksanakan pada tanggal 22 - 29 Januari 2024. Pengumpulan data menggunakan kuesioner Depression Anxiety Stress scales (DASS 42). Data di olah melalui editing, scouring, coding & tabulating dan dianalisi secara deskriptif. Hasil  Hasil penelitian menyebutkan bahwa gambaran stres pada penderita Hipertensi berat di Desa Buddagan sebagian besar responden yang mengalami stres sedang sebanyak 13 responden (65%), sebagian kecil ringan 5 responden (25%), dan sebagian kecil dikategorikan berat sebanyak 2 responden (10%). Saran  Banyaknya penderita Hipertensi berat yang mengalami stres sedang. Disarankan agar petugas kesehatan memberikan penyuluhan kesehatan kepada penderita hipertensi berat untuk mengelola stres dengan cara menerapkan pola hidup sehat.