Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Sosialisasi Jenis Kemasan, Lebel dan Merek Bagi Pengrajin Jamu di O Mangunharjo Ira Primalasari; Vera Octalia
JURNAL CEMERLANG: Pengabdian pada Masyarakat Vol 7 No 1 (2024): JURNAL CEMERLANG: Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpm.v7i1.3206

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian ini yaitu memberikan pengetahuan kepada pengrajin jamu dan masyarakat tentang teknik pengemasan dan pemberian labeling pada jamu tradisional yang berbentuk cair. Kegiatan ini juga memberikan sosialisasi dan pelatihan mengenai pengemasan jamu, cara memilih kemasan yang sesuai dengan bentuk jamu agar lebih inovatif dan kreatif dalam menjalankan usahanya. Kegiatan pengabdian yang dilaksanakan dengan memberikan pelatihan pengemasan jamu dan pemberian label dan merek. Pentingnya pelatihan pengemasan ini dapat menciptakan peluang usaha bagi masyarakat dan menambah pendapatan bagi pengrajin jamu serta meningkatkan perekonomian. Pelatihan pengemasan dan pemberian labeling dan merek ini dapat menambah nilai jual jamu agar lebih tinggi dibandingkan dengan menggunakan gelas dan plastik biasa. Sehingga dalam hal ini akan meningkatkan pendapatan para pengrajin jamu agar menjadi lebih baik.
Pelatihan Digital Marketing Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Pengrajin Jamu Tradisiona Di O Mangunharjo Ira Primalasari; Vera Octalia; Syabawaihi Syabawaihi
JURNAL CEMERLANG: Pengabdian pada Masyarakat Vol 7 No 2 (2025): JURNAL CEMERLANG: Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpm.v7i2.3462

Abstract

Digital marketing training is a strategic approach to strengthen the capacity of micro, small, and medium enterprises (MSMEs), especially traditional herbal medicine craftsmen who face marketing challenges in the digital era. This study aims to evaluate the impact of digital marketing training on improving the economic welfare of herbal medicine craftsmen in O Mangunharjo. The study used a descriptive qualitative approach through participatory observation, in-depth interviews, and documentation studies. The results showed that the training not only improved online promotion skills but also built the confidence of business actors in facing a wider market. Digital marketing training has been shown to contribute to increasing income and the existence of local herbal medicine products on digital platforms. Keywords: digital marketing, welfare, traditional herbal medicine, MSMEs, O Mangunharjo
Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani Melalui Inovasi Dan Teknologi Pengemasan Permen Jamu Di O Mangunharjo Ira Primalasari; Vera Octalia; M Nejatullah Sidqi
JURNAL CEMERLANG: Pengabdian pada Masyarakat Vol 8 No 1 (2025): JURNAL CEMERLANG: Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpm.v8i1.3859

Abstract

The training aimed to provide knowledge about innovative herbal medicine product, specifically herbal candy and ut’s packaging. The goal of this activity was to increase the economics independence of herbal medicine artisans. The implementation method used a participatory training approach, including training in herbal candy making and the application of modern packaging technology. The results showed a significant increase in the knowledge and skills of women’s farmer group members regarding candy production techniques and more attractive packaging. Furthermore, the packaging innovation extended the product’s shelf life and increased competiveness in both local and online markets.
Pemanfaatan Limbah Tulang Ikan Menjadi Kerupuk Dalam Rangka peningkatan Gizi dan Ekonomi Keluarga Ibu-Ibu PKK di Desa Giriyoso Febrina Nur Annisa; Ira Primalasari
JURNAL CEMERLANG: Pengabdian pada Masyarakat Vol 8 No 1 (2025): JURNAL CEMERLANG: Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpm.v8i1.3877

Abstract

Desa Griyoso memiliki potensi besar di sektor perikanan air tawar, namun pemanfaatan limbah tulang ikan masih rendah karena kurangnya pengetahuan dan keterampilan masyarakat. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan memberikan pelatihan teknis kepada ibu-ibu PKK dalam mengolah limbah tulang ikan menjadi kerupuk bernilai gizi tinggi dan bernilai jual. Metode pelaksanaan terdiri dari observasi, pelatihan, pendampingan, dan monitoring. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta, terciptanya produk kerupuk tulang ikan yang layak konsumsi serta munculnya minat untuk mengembangkan usaha rumah tangga berbasis pangan lokal. Kegiatan ini memberikan kontribusi signifikan dalam mengurangi limbah organik rumah tangga, meningkatkan gizi keluarga, serta membuka peluang peningkatan pendapatan ekonomi rumah tangga.
Efektivitas Distribusi Penyaluran Pupuk Bersubsidi di Kabupaten Musi Rawas (Studi Kasus Tiga Kecamatan Sentra Beras) Vera Octalia; Ira Primalasari
INSOLOGI: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 4 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/insologi.v4i5.6425

Abstract

The agricultural sector has received high priority from the government, one of which is the fertilizer subsidy policy. The distribution of subsidized fertilizer, applying the 5 right principles (right price, right quantity, right type, right time, right place), is crucial to implement. The purpose of this study is to determine the effectiveness of the distribution of subsidized fertilizer in Musi Rawas Regency (Case Study of Three Rice Center Districts). The respondent in this study included 2 distributors, 4 retailers, and 75 farmers. This type of research employs both qualitative and quantitative approaches and can be classified as empirical research, utilizing primary and secondary data sources. The data analysis used is descriptive analysis involving indicators of the 5 right principles. The results show that the distribution of subsidized fertilizer in Musi Rawas Regency falls into the criteria of being quite effective, with an effectiveness percentage of 77%. It can be said that there are still indicators that have not been implemented by applicable regulations. Two principal indicators fall into the Less Effective criteria, namely the right quantity indicator and the right price indicator, while the other three indicators fall into the criteria of being very effective.
Analisis Komparasi Distribusi Keuntungan Penjualan Gabah dan Beras di Kabupaten Musi Rawas Ira Primalasari; Vera Octalia
INSOLOGI: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 4 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/insologi.v4i6.6863

Abstract

Musi Rawas Regency is one of the regencies that has experienced significant growth in agriculture, especially rice. The choice to sell in the form of grain or rice is a strategic decision for farmers because it concerns production efficiency, potential profits, and risks that must be faced. This study aims to provide a comparative analysis quantitatively and qualitatively of both forms of sales, including considering cost factors, distribution models and supporting institutions in Musi Rawas Regency. The determination of the farmer sample in this study used purposive random sampling of 75 people. The data sources in this study used primary and secondary data The research results show that selling unhusked rice is more profitable for farmers if done directly, with a 100% profit margin (farmer to Bulog). Unhusked rice sales are more profitable because they don't require post-harvest activities. This differs from selling rice, which requires post-harvest handling and therefore incurs costs. There are three profit comparison models for rice sales: 70%/30%, 50%/50%, and 30%/70%. The largest marketing margin is located in marketing channel 1, with a total margin of Rp 5,300, while the smallest total margin is in marketing channel 3, namely Rp 2,000. From the analysis results, it is known that the marketing margin of agricultural products is influenced by the number of marketing institutions involved, transportation costs. High margins do not necessarily indicate inefficiency, but may reflect the high operational costs and risks borne by intermediaries.
Analisis Pendapatan Usahatani Padi di Desa Mardiharjo Kecamatan Purwodadi Kabupaten Musi Rawas Asiyah Maharani; Maya Hukjana; Aldi Saputra; Vera Octalia; Ira Primalasari; Gita Reva
KaliAgri Journal Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal KaliAgri Juni 2026
Publisher : Program Studi Agribisnis Universitas Sumatera Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu kegiatan pertanian yang sangat penting untuk meningkatkan pendapatan petani dan meningkatkan ketahanan pangan daerah adalah pertanian padi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pendapatan, penerimaan, dan biaya produksi petani padi sawah di Desa Mardiharjo Kecamatan Purwodadi Kabupaten Musi Rawas. Pengambilan sampel purposif terhadap 20 produsen beras digunakan dalam metode penelitian deskriptif kuantitatif. Kuesioner, wawancara, dan observasi digunakan untuk mengumpulkan data. Berdasarkan temuan penelitian, rata-rata pendapatan setiap musim tanam adalah Rp 11.503.750, sedangkan rata-rata biaya produksi adalah Rp 5.003.902. Tiap musim tanam, petani rata-rata mendapat penghasilan sebesar Rp6.499.848. Temuan ini menunjukkan bahwa produksi padi di Desa Mardiharjo masih ekonomis dan bermanfaat. Oleh karena itu, untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani perlu dilakukan upaya untuk meningkatkan efisiensi biaya produksi, khususnya dalam penggunaan tenaga kerja dan sarana produksi.
Dodol Jamu Sebagai Bentuk Inovasi Jamu oleh Pengrajin Jamu O Mangunharjo Vera Octalia; Ira Primalasari; Syabawaihi; Febrina Nur Annisa; Widya Analisa
Serunting Sakti: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berbasis Kearifan Lokal Vol. 1 No. 3 (2026): SERUNTING SAKTI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berbasis Kearifan Lokal
Publisher : Susilo Academic Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67200/serunting.v1i3.32

Abstract

Kabupaten Musi Rawas memiliki potensi tanaman herbal seperti jahe, kunyit, temulawak, dan kencur yang selama ini hanya dimanfaatkan sebagai bahan baku jamu tradisional. Meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap gaya hidup sehat mendorong permintaan produk herbal lokal, namun inovasi produk jamu di Musi Rawas masih terbatas dalam bentuk cair tradisional. Pengembangan dodol jamu tradisional menjadi salah satu inovasi pangan fungsional yang potensial karena memiliki daya simpan lebih lama, praktis dikonsumsi, dan dapat diterima oleh berbagai kalangan usia. Permasalahan utama mitra meliputi rendahnya inovasi produk, keterbatasan teknologi pengolahan, lemahnya penerapan sanitasi dan higienitas, belum adanya merek produk, serta kemasan yang masih sederhana sehingga sulit bersaing di pasar modern. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas pelaku usaha melalui pelatihan produksi, inovasi formulasi dodol jamu, pengemasan modern, serta penguatan branding dan pemasaran. Kegiatan ini diharapkan mampu menghasilkan produk dodol jamu yang higienis, bernilai tambah, menarik, dan berdaya saing tinggi sehingga dapat menjadi produk unggulan lokal Kabupaten Musi Rawas sekaligus mendukung pengembangan UMKM berbasis herbal tradisional.