Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Jurnal Pseudocode

Pemanfaatan Teknologi Augmented Reality Pada Media Pengenalan Bangunan Bersejarah Rumah Kediaman Bung Karno Bengkulu Berbasis Android Dedy Abdullah; Alkausar Sani; Amir Hasan
Jurnal Pseudocode Vol 6, No 1 (2019): Volume 6 Nomor 1 Februari 2019
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1001.017 KB) | DOI: 10.33369/pseudocode.6.1.21-29

Abstract

Pemanfaatan teknologi mulai berkembang dari masa ke masa, bayangkan saja dari yang dulu hanya bisa mendengarkan suara lewat radio, kemudian berkembang dengan hadirnya televisi walau hanya 2 warna, sekarang telah berubah menjadi masa kejayaan teknologi portable seperti smartphone. Rumah kediaman Bung Karno merupakan salah satu bangunan bersejarah peninggalan Ir. Soekarno semasa pengasingan yang terletak di kota Bengkulu. Letaknya yang berada di pusat kota Bengkulu menjadikannya salah satu obyek wisata utama kota Bengkulu. Kurangnya informasi dan media promosi yang kurang menarik dan tidak interaktif menyebabkan pengunjung yang datang ke lokasi ini masih sangat sedikit. Penelitian ini mengugunakan metode incremental. Hasil penelitian menunjukkan sistem aplikasi augmented reality Rumah Kediaman Bung Karno berjalan dengan baik. Jarak yang baik dalam proses tracking pada marker adalah 27 cm, sudut pandang yang baik adalah 00-450 serta cahaya yang baik adalah 100 lm/m2 -400 lm/m2.Kata kunci : Augmented Reality, Rumah Kediaman Bung Karno, incremental, Obyek wisata, Bengkulu.
Deteksi dan Perhitungan Objek Berdasarkan Warna Menggunakan Color Object Tracking Dedy Agung Prabowo; Dedy Abdullah
Jurnal Pseudocode Vol 5, No 2 (2018): Volume 5 Nomor 2 September 2018
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (778.738 KB) | DOI: 10.33369/pseudocode.5.2.85-91

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sekarang ini banyak menghasilkan alat-alat yang dapat membantu manusia dalam menyelesaikan pekerjaannya secara otomatis. Salah satu bidang ilmu yang mendukung dalam mempermudah pekerjaan manusia tersebut adalah computer vision. Masalah utama dalam computer vision adalah bagaimana mengenali gambar  dan memanfaatkan gambar yang ditangkapnya. Tujuan dalam penelitian ini yaitu membangun system yang mampu mendeteki dan menghitung objek yang tertangkap oleh kamera berdasarkan warna. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa color object tracking dapat digunakan untuk mengenali dan menghitung warna yang ditentukan dengan kamera.
IMPLEMENTASI ALGORITMA BLOWFISH DAN METODE LEAST SIGNIFICANT BIT INSERTION PADA VIDEO MP4 Dedy Abdullah; Doni Nugroho Saputro
Jurnal Pseudocode Vol 3, No 2 (2016): Volume 3 Nomor 2 September 2016
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (738.631 KB) | DOI: 10.33369/pseudocode.3.2.137-145

Abstract

Penggunaan teknologi komputer memudahkan manusia dalam membuat dan menggandakan karya-karya multimedia seperti lagu, musik, gambar, dan video. Salah satu format video yang populer yang diunggah di internet adalah berkas video mp4. Banyaknya video mp4 yang beredar di internet dapat kita gunakan untuk menyisipkan pesan tanpa diketahui oleh orang lain. Salah satu cara untuk memanfaatkan berkas video adalah dengan menggunakan teknik video steganografi. Metode yang digunakan  untuk steganografi dalam penelitian adalah Low Bit Encoding dengan enkripsi algoritma Blowfish. Metode Low Bit Encoding digunakan untuk menyisipkan pesan kedalam berkas video pada setiap bit yang paling tidak berpengaruh sedangkan algoritma Blowfish digunakan sebagai pengamanan agar pesan yang  disisipkan kedalam berkas video tidak dapat dibaca oleh orang yang tidak berhak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan metode Low Bit Encoding dan Algoritma Blowfish pada video berformat mp4 berhasil dan tidak memperlihatkan perbedaan yang signifikan terhadap kualitas video aslinya.
Penggunaan Sensor Passive Infrared Receiver (PIR) Untuk Mendeteksi Gerak Berbasis Short Message Service Gateway Rozali Toyib; Iwan Bustami; Dedy Abdullah; Onsardi Onsardi
Jurnal Pseudocode Vol 6, No 2 (2019): Volume 6 Nomor 2 September 2019
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (611.981 KB) | DOI: 10.33369/pseudocode.6.2.114-124

Abstract

Pada umumnya aktifitas orang-orang yang tinggal di perkotaan besar begitu banyak dan padat sehingga menjadikannya jarang berada di rumah, hampir sebagai besar waktu mereka dihabiskan di tempat kerja karena tuntutan pekerjaan karena hal inilah menyebabkan kekuatiran bagi mereka dikala meninggalkan rumah walaupun sebenarnya mereka telah memberi pengaman berupa alat konvensional dalam ini adalah berupa gembok atau bagi yanng tinggal di komplek bisa menyewa satpam, tetapi ini tidak menjadi jaminan karena adakalah terjadi kelalaian dan dimungkin di kala malam hari mereka ketiduran karena kecapean hal ini rawan terjadinya tindak kejahatan yang terjadi pada lingkungan rumah. Salah satu cara pemanfaatan teknologi  di bidang ini adalah penggunaan sensor Passive Infrared Receiver (PIR). Sensor Passive Infrared Receiver (PIR) merupakan sebuah sensor yang biasa digunakan untuk mendeteksi keberadaan manusia. Proses kerja sensor ini dilakukan dengan mendeteksi adanya radiasi panas tubuh manusia yang dapat diubah menjadi tegangan,Sensor Passive Infrared Receiver (PIR) sangat tepat digunakan untuk membuat suatu sistem pemantauan ruang jarak jauh yang dapat dimanfaatkan pemilik rumah tanpa harus takut meninggalkan rumahnya. Berdasarkan hasil pengujia : Sensitifitas darisensor Passive Infrared Receiver (PIR) mengirim data hasil pengamatan kepaadmikrokontrolertelah terukur dengan delay rata-rata SMS 15.1 detik dan Pada umumnya sensor Passive Infrared Receiver (PIR) ini memiliki jangkauan pembacaan efektif  hingga 5 meter, dan sensor ini sangat efektif digunakan sebagai human detector.Kata Kunci: kejahatan, sensor, passive infrared receiver, human detector. 
Short Message Service dan Pengeras Suara Sebagai Peringatan Dini Kebocoran Gas LPG Dengan Sensor MQ-6 Rozali Toyib; Yudistira Yudistira; Dedy Abdullah
Jurnal Pseudocode Vol 9, No 1 (2022): Volume 9 Nomor 1 Februari 2022
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1141.984 KB) | DOI: 10.33369/pseudocode.9.1.19-24

Abstract

Liquefied Petroleum Gas sudah menjadi kebutuhan fital bagai masyarakat setelah pemerintah mengkonversi minyak tanah menjadi gas membuat rumah tangga maupun industri harus beralih menggunakan gas. Gas lebih mudah dibanding minyak tanah tetapi karena sifat gas mudah terbakar maka harus benar-benar diperhatikan keamanan khususnya pipa mengakibatkan ledakan. dan kebakaran.  Penyebab utama kebocoran tabung gas antara lain regulator yang tidak terpasang dengan benar, seal perpipaan yang buruk, regulator tanpa SNI atau sobeknya selang gas disebabkan oleh binatang seperti tikus, dan kualitas tabung gas itu sendiri. Sensor MQ-6 memang dirancang untuk mendeteksi kebocoran gas yang akan bekerja di atas 100 PPM terhubung sensor menghubungkan ke mikrokontrol respon yang diberikan Arduino Uno bertindak sebagai alarm dalam bentuk buzzer (speaker) bertindak sebagai pemberitahuan dan mengirimkan pesan kepada pemilik rumah dalam bentuk SMS. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem peringatan dini diuji 4 kali di 3 lokasi berbeda, menunjukkan kebocoran dengan konsentrasi gas berkisar antara 117 hingga 457 ppm, dan waktu pengiriman pesan teks 3 hingga 182 detik.Kata Kunci: LPG, Arduino UNO, Sensor MQ-6, SMS