Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

The Implementation of Grew-Deal Nursing Interventions to Achieve Ideal Body Weight in High School Students Pranata, Andi; Nursasi, Astuti Yuni; Rahmadiyah, Dwi Cahya
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 6 No 6 (2024): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v6i6.3788

Abstract

The number of cases of excess weight among teenagers is still high. This places teenagers in a group at high risk of experiencing long-term health problems. The aim of writing a scientific paper is to analyze the application of GREW-DEAL innovation in family and community nursing. This study is a case study. The sample used was 10 managed families and 90 private high school students in Depok City. The results of 10 families showed an increase in the average knowledge from 15.6 to 19.0, then attitudes from 13.9 to 16.8 and skills from 21.2 to 29.2, then there was a decrease in the average BMI from 21.58. to 20.28 and increased family independence (100%) between pre and post scores. The application of GREW-DEAL to adolescents at school also shows an increase in average knowledge, attitudes and skills. Apart from that, there has been an improvement in healthy eating patterns, increased activity and physical exercise. The GREW-DEAL innovation is a recommendation for community nurses in preventing and controlling excess weight in adolescents and is the basis for developing other innovations within the scope of family and community nursing care.
Peningkatan Kemampuan Duta Remaja Anti Anemia melalui Pemanfaatan Media Ular Tangga dan Tumpeng Nutrisi Azwar, Azwar; Rahmadiyah, Dwi Cahya; Nursasi, Astuti Yuni; Fitri, Fitri
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v5i3.2413

Abstract

Anemia merupakan gangguan yang dapat mengancam perempuan khususnya remaja putri di masa yang akan datang. Salah satu kelompok yang berpotensi terdampak adalah remaja putri pada jenjang pendidikan menengah. Pengabdian ini bertujuan untuk membentuk dan meningkatkan pengetahuan, sikap dan keterampilan duta anti anemia pada remaja putri di SMP Yappa Kota Depok. Kegiatan dilaksanakan pada 15 Oktober 2024 hingga 21 Mei 2024. Jumlah peserta dalam kegiatan ini adalah 20 orang. Pengabdian dilakukan mulai dari pengkajian analisis masalah, pemberian penyuluhan kesehatan, pelatihan mengenai peran dan tugas dari duta anti anemia, pemberian games edakatif ular tangga dan tumpeng nutrsi serta evaluasi. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa rerata pengetahuan anak-anak terkait anemia pada remaja putri meningkat, yang menandakan efektivitas promosi kesehatan berbasis permainan dalam meningkatkan pemahaman mereka. Selain itu, terjadi peningkatan rerata sikap anak-anak terhadap anemia, menunjukkan bahwa metode intervensi ini berhasil membentuk pola pikir yang lebih positif dalam pencegahan anemia.
Efektivitas Pendidikan Sebaya Berbasis Digital dalam Mendukung Berhenti Merokok pada Remaja: Tinjauan Sistematis Kelrey, Dina Setya Rahmah; Permatasari, Henny; Widyatuti, Widyatuti; Rahmadiyah, Dwi Cahya
Jurnal Kesehatan Komunitas Vol 11 No 3 (2025): Jurnal Kesehatan Komunitas
Publisher : Universitas Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25311/keskom.Vol11.Iss3.2372

Abstract

Smoking behavior among adolescents in Indonesia is increasingly alarming, with the number of active smokers reaching 70 million and a significant rise observed in the 13–15 age group. Early initiation of smoking increases the risk of nicotine addiction, non-communicable diseases, and the economic burden on both families and the nation. This study aims to evaluate the effectiveness of digital peer education in enhancing adolescents’ motivation to quit smoking. Methods: This systematic review was conducted following the PRISMA 2020 guidelines. Article searches were performed in Scopus, ScienceDirect, and ProQuest databases between March and April 2025. Inclusion criteria were developed based on the PICO framework and focused on quantitative studies involving adolescents aged 10–19 years who participated in digital peer education interventions. A total of 10 studies (4 randomized controlled trials, 2 quasi-experimental studies, 2 cohort studies, and 2 cross-sectional studies) met the inclusion criteria and were critically appraised using the JBI Critical Appraisal Checklist. Results: The review revealed that digital peer-based interventions significantly improved adolescents’ self-efficacy, knowledge, and intention to quit smoking. The interventions included online peer education, digital games, social media messaging, and school-based modules. Most studies demonstrated positive outcomes, although variations in evidence strength were noted due to methodological differences, limited follow-up, and reliance on self-reported data. Conclusion: Digital peer education has strong potential as an effective strategy to enhance adolescents’ motivation to quit smoking. Further studies with more rigorous designs and longer follow-up periods are recommended to strengthen the generalizability of these findings.
Peran Ayah Terhadap Frekuensi Kunjungan ke Posyandu dan Status Gizi Balita Mardani; Dwi Cahya Rahmadiyah
Jurnal Ilmiah dan Kajian Akademik Vol 3 No 02 (2025): Desember 2025
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peran seorang ayah menjadi salah satu faktor tidak langsung permasalahan gizi balita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan peran ayah terhadap kunjungan ke posyandu dan status gizi balita usia 2-5 tahun di Kecamatan Pangkalan Kabupaten Karawang. Penelitian ini menggunakan metode cross-sectional dengan pengambilan sampel sebanyak 121 ayah dengan balita usia 2-5 tahun di wilayah kerja Posyandu Puskesmas Pangkalan Karawang menggunakan instrument Fatherhood Scale (FS) dan Standar Antropometri Kementerian Kesehatan RI. Data dianalisis menggunakan uji Chi-Square dengan hasil p-value 0,006 terdapat hubungan yang signifikan antara peran ayah dengan kunjungan ke posyandu dan tidak terdapat hubungan yang signifikan peran ayah terhadap status gizi pada balita usia 2-5 tahun dengan p value=0.062. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat peran ayah maka semakin baik juga kunjungan ke posyandu dan peran ayah yang baik tidak berdampak secara langsung terhadap status gizi balita. Hal ini menjadi penting melibatkan ayah dalam pengasuhan gizi balita sebagai bentuk upaya preventif masalah status gizi anak dengan meningkatkan peran serta ayah dalam kunjungan ke posyandu.