Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Stigma, Stigmatisasi, Perilaku Kekerasan dan Ketakutan diantara Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Indonesia: Penelitian Constructivist Grounded theory Subu, Muhammad Arsyad; Waluyo, Imam; Nurdin, Adnil Edwin; Priscilla, Vetty; Aprina, Tilawaty
Jurnal Kedokteran Brawijaya Vol 30, No. 1 (2018)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jkb.2018.030.01.10

Abstract

Perilaku kekerasan dan perasaan ketakutan serta stigma dan proses stigmatisasi terkait orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) banyak dilaporkan. Penelitian ini bertujuan memahami dampak stigma dan proses stigmatisasi terhadap perilaku kekerasan oleh ODGJ dan perilaku kekerasan terhadap ODGJ dan untuk mengetahui ketakutan yang dirasakan oleh ODG serta ketakutan orang lain terhadap ODGJ. Penelitian menggunakan metode Charmaz Constructivist Grounded Theory (CCGT) dengan 30 pasien dan perawat yang bekerja di RS. Marzoeki Mahdi Bogor sebagai partisipan. Metode pengumpulan data dilakukan dengan wawancara semi-terstruktur, dokumen review, memo dan catatan lapangan dan dianalisis dengan Paille grounded theory analisis. Penelitian ini menghasilkan dua tema utama: 1) perilaku kekerasan dan 2) perasaan ketakutan; serta sembilan sub-kategori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku kekerasan dilakukan oleh pasien termasuk terhadap diri sendiri, keluarga, masyarakat, dan tenaga kesehatan. Kekerasan juga dialami oleh penderita dari orang lain. Akibat stigmatisasi, ketakutan dirasakan oleh penderita dan orang lain tehadap penderita. Dampak stigmatisasi dimanifestasikan dengan perilaku kekerasan dan ketakutan yang dialami oleh penderita sendiri, keluarga, dan masyarakat.  
HUBUNGAN PELAKSANAAN MENYUSUI DINI DENGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DIWILAYAH KERJA PUSKESMAS TANAH GARAM KOTA SOLOK Vetty Priscilla; Elmatris Sy
Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 6, No 1 (2011): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas
Publisher : Faculty of Public Health, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24893/jkma.v6i1.83

Abstract

Pemberian ASI eksklusif secara umum menurun dibeberapa daerah di Sumatra Barat pada tahun 2008, tetapi di Kota Solok terjadi peningkatan pemberian ASI eksklusif. Untuk mengetahui salah satu penyebab meningkatnya pemberianASI eksklusif di Kota Solok maka dilakukan penelitian tentang hubungan pelaksanaan menyusudini denganASI eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Tanah Garam Kota Solok Tahun 2010. Penelitian ini menggunakan desain case control, pengambilan sampel secara purposif. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner. Pengumpulan data dimulai Bulan Maret sampai dengan Mei 2010 dengan jumlah responden 1 89 orang (110 responden sebagai kasus dan 79 responden sebagai control). Data diolah secara komputerisasi dengan menggunakananalisa univariat dan bivariat. Hasil penelitian didapatkan dari 110 responden yang memberikan ASI eksklusif 5,8% responden melaksanakan inisiasi menyusu dini dan 52,4% responden tidak melaksanakan inisiasi menyusu dini. Responden yang tidak memberikanASI eksklusif 79 orang, 40,7% responden melaksanakan inisiasi menyusu dini dan 1,1% responden tidak melaksanakan inisiasi menyusu dini. Setelah dilakukan uji statistik terdapat hubungan yang signifikan (p= 0,045) antara inisiasi menyusui dini dengan pemberian ASI Eksklusif. Pelaksanaan inisiasi menyusui dini 4,3 kali akan berhasil memberikan ASI eksklusif bila dibandingkan dengan tidak melaksanakan inisiasi menyusudini. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa sebagian besar responden tidak melaksanakan inisiasi menyusu dini, namun dari sebagian kecil yang melaksanakan inisiasi menyusui dini, sebahagian besar responden memberikanASI Eksklusif.
FAKTOR-FAKTOR PENENTU PENYEBARAN HIV(+)/AIDS DI INDONESIA Tahun 2008 Vetty Priscilla
Majalah Kedokteran Andalas Vol 32, No 2: Agustus 2008
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (409.735 KB) | DOI: 10.22338/mka.v32.i2.p%p.2008

Abstract

AbstrakIndonesia merupakan negara yang paling cepat terjadinya penularan HIV di kawasan Asia Tenggara. Diperkirakan pada tahun 2010 penderita HIV(+)/AIDS akan meningkat menjadi 400.000 orang dengan perkiraan kematian 100.000 orang. Penyebaran utama terjadi di kalangan penyalahgunaan narkoba dengan jarum suntik dan pekerja seks komersil. Di samping itu, penyebaran HIV dipengaruhi oleh faktor-faktor tertentu seperti faktor sosial ekonomi/kemiskinan, jenis kelamin, perilaku dan gaya hidup, sosial budaya, biologi dan pelayanan kesehatan.Kata Kunci ;HIV/AIDS, faktor penentu, IndonesiaAbstractThe epidemic of HIV/AIDS is spreading at a significantly higher rate in Indonesia compared to other South-East Asia. Highly cases of HIV/AIDS in Indonesia indicated that by the year 2010 the number of AIDS cases will have increased to 400.000, with 100.000 deaths. The majority of HIV/AIDS patients are found among high-risk populations, especially among the Intravenous Drug Users (IDUs) and sex workers. In these two groups the infection is spreading very rapidly. Some determinants of health of HIV/AIDS become vulnerable in Indonesia such social-economic/poverty, gender, lifestyle and behavior, socio-culture, biological and health care.Keywords; HIV/AIDS, determinants, IndonesiaTINJAUAN PUSTAKA
HUBUNGAN FAKTOR INDIVIDU, ORGANISAI DAN PSIKOLOGIS PERAWAT DENGAN PENERAPAN PATIENT SAFETY DI RUANG RAWAT INAP RSUD SOLOK Dian Dwiana Maydinar; Dachriyanus Dachriyanus; Vetty Priscilla
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 12, No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v12i2.1325

Abstract

Keselamatan pasien merupakan sistem pemberian asuhan yang aman bagi pasien di rumah sakit. Pelayanan asuhan keperawatan yang berkualitas merupakan perilaku perawat dalam penerapan pedoman patient safety. Hasil survey dilakukan masih ditemukannya perwat pelaksana belum menerapkan keselamatan pasien. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi hubungan antara faktor individu, organisasi dan faktor psikologis perawat dengan kepatuhan dalam menerapkan patient safety   di RSUD Solok tahun 2016. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian korelasi deskriptif (descriptive corelational) dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perawat pelaksana yang berada di rawat Inap RSUD Solok sebanyak 147 orang dengan jumlah sampel 109 perawat. Teknik pengumpulan data dengan menyebarkan kuesioner pada masing-masing ruang rawat inap. Analisis data dengan uji chi-square. Hasil penelitian didapatkan faktor individu (usia sebagian besar 20-40 tahun, masa kerja sebagian besar ≥ 5 tahun, tingkat pendidikan sebagain besar D3 Keperawatan) ada hubungan dengan penerapan pasient safety dengan p value (0.004),(0.005),(0.004). faktor organisasi (kepemimpinan, imbalan, struktur organisasi, desain pekerjaan) ada hubungan dengan penerapan pasien safety dengan p value (0.000). faktor psikologis (sikap dan motivasi) ada hubungan dengan penerapan pasien safety dengan nilai p value (0.034), (0.000). Faktor yang paling berhubungan adalah desain pekerjaan. Saran bagi RSUD Solok untuk lebih meningkatkan pemberian reward, pelatihan dan motivasi pada perawat dalam penerapan pasien safety di ruang rawat inap.Kata kunci : faktor individu, organisasi, psikologis, panerapan pasien safety 
Spiritual Experience of Breast Cancer Patients Undergoing Chemotherapy; Hermeneutic Phenomenology Study Subu, Muhammad Arsyad; Puspita, Ilit; Fernandes, Fery; Priscilla, Vetty; Nurdin, Edwin Adnil
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 4, No 1 (2019): June
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.879 KB) | DOI: 10.30604/jika.v4i1.150

Abstract

Breast cancer is the highest percentage of cancers and the biggest of new cases and deaths among adult women. Until recently, little information is known from study results regarding spiritual experience of breast cancer patients who undergo chemotherapy. This study provides a deep understanding of spiritual experience among women with breast cancer who undergo chemotherapy. The purpose of this study is to obtain in-depth information about the spiritual experience of breast cancer patients who undergo chemotherapy in West Sumatera. Study design was a qualitative hermeneutic phenomenology. Fifteen participants participate in this research. Methods of data collection are in-depth interviews and field notes (field notes). Data Analysis method used an hermeneutic phenomenological approach by Diekelmann, Allen, and Tanner (1989). This research finds five main themes: (1) the vertical relationship with Allah Swt, (2) relationships with family, community and healthcare workers, (3) chemotherapy and spiritual activities, (4) patient's expectations related diseases and conditions, and (5) resigned to accept the conditions or situation. Study finding can provide a contribution to nursing practice, education and research. Further researches are expected with a qualitative approach from the perspective of the family, or community health workers so see another perspective associated with breast cancer undergoing chemotherapy. In addition, a quantitative research is needed to determine the next interventions for breast cancer patients.ABSTRAKKanker payudara merupakan kanker dengan persentase tertinggi dan penyebab terbesar kasus baru dan kematian wanita dewasa. Sampai saat ini masih sedikit informasi dari hasil penelitian tentang pengalaman spiritual pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi. Penelitian ini memberikan gambaran yang mendalam tentang pengalaman spiritual pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi. Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan informasi secara mendalam tentang pengalaman spiritual pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi di Sumatera Barat. Desain penelitian ini mengunakan kualitatif fenomenologi hermeneutik. Jumlah partisipan dalam penelitian ini yaitu 15 orang. Metode pengumpulan data adalah dengan wawancara mendalam (indepth interview) dan catatan lapangan (field notes). Metode analisa data menggunakan pendekatan fenomenologi hermeneutik oleh Diekelmann, Allen, dan Tanner. Penelitian ini mendapatkan lima tema utama yaitu: (1) hubungan vertikal dengan Allah SWT, (2) hubungan dengan keluarga, masyarakat dan petugas kesehatan, (3) kemoterapi dan aktivitas spiritual, (4) harapan pasien terkait penyakit dan kondisi,  dan (5) pasrah menerima kondisi atau keadaan. Hasil penelitian dapat memberikan kontribusi terhadap praktek, pendidikan dan penelitian keperawatan karena akan memberikan masukan dan informasi yang diperlukan bagi para perawat dan mahasiswa keperawatan dalam memberikan pelayanan kepada pasien. Penelitian lanjut dapat dilakukan dengan pendekatan kualitatif dari perspektif keluarga, masyarakat atau petugas kesehatan untuk melihat perspektif lain terkait dengan kanker payudara yang menjalani kemoterapi. Penelitian kuantitatif juga diperlukan untuk menentukan intervensi selanjutnya bagi pasien kanker payudara.
The Relation of Copping Strategy by Looking Social Support with Stress Level of Breast Cancer Patient who Gone Through Chemotherapy Sri Burhani Putri; Achir Yani Syuhaemi Hamid; Vetty Priscilla
Elevate Vol 1 No 1 (2018): Elevate, The International Journal of Nursing Education, Practice and Research
Publisher : Faculty of Nursing, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/elevate.1.1.64-69.2018

Abstract

Background: Breast cancer is one of the most common illness that killed woman. One of the therapy to cure breast cancer is chemotherapy. Chemotherapy has side effect either physical and psychology, that caused people who’s in chemo therapy, prone to stress. Stress effected by many factors, such as characteristic and chopping strategy that patient has been using. Purpose: To get a perspective about the relation of characteristic and chopping strategy with breast cancer patient stress, whose in chemo therapy. Method: This research using cross sectional study and taking sample by using accidental sampling method. Results: The data analyzed by using bivariat and multivariat with variable result shows that breast cancer patient stress who has chemo therapy related to age characteristic (p value = 0.00) the time since they diagnosed with cancer (p value = 0.03), how long they have chemo therapy (p value = 0.00) and chopping strategy by looking social support (p value = 0.00) looking for spiritual (p value = 0.00) with dominant variable which related to stress is chopping strategy to looking spiritual support (coefficients B = -1.139).
TELAAH KEBIJAKAN KESEHATAN DAN KEPERAWATAN DALAM LINGKUP PENDIDIKAN DI INDONESIA Dikha Ayu Kurnia; Dwi Cahya Rahmadiyah; Gipta Galih Widodo; Imelda Imelda; Jesica Pasaribu; Laode Saltar; Pius A. L. Berek; Priyanto Priyanto; Retno Yuli Hastuti; Ria Andriani; Rizky Hidayat; Susanti Niman; Utari Christya Wardhani; Vetty Priscilla
Jurnal Sahabat Keperawatan Vol 3 No 02 (2021): Jurnal Sahabat Keperawatan, Agustus 2021
Publisher : Program Studi Keperawatan, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jsk.v3i02.1381

Abstract

Latar Belakang: Kondisi keperawatan di Indonesia masih memiliki tantangan untuk memperbaiki diri dalam menjawab tantangan jaman saat ini. Dengan demikian pendidikan tinggi keperawatan memiliki peran penting dalam kualitas asuhan keperawatan di Indonesia. Oleh karena itu insan yang tergabung didalam pendidikan tinggi keperawatan sangat diperlukan melakukan kajian kritis untuk mendukung kualitas kesehatan di Indonesia melalui kebijakan-kebijakan yang diperlukan. Tujuan: menelaah dan mengembangkan kebijakan keperawatan dalam lingkup pendidikan di Indonesia. Simpulan: Faktor determinan kesehatan pada pendidikan tinggi yaitu individu, organisasi, lingkungan dan kebijakan monitoring evaluasi kementerian pendidikan tinggi yang belum mengoptimalkan kualitas lulusan perguruan tinggi. Saran: Pendidikan tinggi keperawatan di Indonesia masih memerlukan berbagai upaya kebijakan untuk meningkatkan mutu lulusan dan menyejahterakan lulusan keperawatan sesuai dengan kompetensi dan kebutuhan stake holder sehingga perawat profesional semakin berperan dalam memberikan solusi yang berbasis keperawatan dan memiliki nilai moral bagi masalah kesehatan di Indonesia
ANALISIS HUBUNGAN FUNGSI MANAJERIAL KEPALA RUANGAN DENGAN KUALITAS DOKUMENTASI ASUHAN KEPERAWATAN DI RUANG RAWAT INAP RSUD PARIAMAN Fithriyani Fithriyani; Fatma Sri Wahyuni; Vetty Priscilla
Jurnal Akademika Baiturrahim Jambi Vol. 6 No. 1 (2017): Maret
Publisher : Universitas Baiturrahim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36565/jab.v6i1.13

Abstract

Background: The quality of nursing care can be drawn from the documentation of nursing care. Nursing care documentation incomplete can degrade the quality of nursing services because it can’t identify the extent to which the success rate of nursing care given. It becomes of performance of nurses. Nurses in performing their duties are also influenced by the ability of the managerial functions of the head nurse that affects the performance of nurses. Methods: This study aimed to analyze the relationship between the head nurse managerial functions with documentation quality of nursing care in inpatient Pariaman Hospitals . The Study using analiytical descriptive  design with cross sectional approach. Samples were 86 nurses with proportional random technique sampling. The  result research showed that planning function, organizing function, directing function, monitoring function, controlling function  majority is good. Results: The statistical test result correlation between the function of directing the quality of nursing care documentation  (p value = 0.042). Suggestions for head of nursing revised Nursing Care Standards, assessing the performance of nurses regarding documentation of nursing care on a regular basis using an assessment instrument and the implementation of training related to nursing care documentation appropriate standard built by experts and professionals.
HUBUNGAN PELAKSANAAN MENYUSUI DINI DENGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DIWILAYAH KERJA PUSKESMAS TANAH GARAM KOTA SOLOK Vetty Priscilla; Elmatris Sy
Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 6 No 1 (2011): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas
Publisher : Faculty of Public Health, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24893/jkma.v6i1.83

Abstract

Pemberian ASI eksklusif secara umum menurun dibeberapa daerah di Sumatra Barat pada tahun 2008, tetapi di Kota Solok terjadi peningkatan pemberian ASI eksklusif. Untuk mengetahui salah satu penyebab meningkatnya pemberianASI eksklusif di Kota Solok maka dilakukan penelitian tentang hubungan pelaksanaan menyusudini denganASI eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Tanah Garam Kota Solok Tahun 2010. Penelitian ini menggunakan desain case control, pengambilan sampel secara purposif. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner. Pengumpulan data dimulai Bulan Maret sampai dengan Mei 2010 dengan jumlah responden 1 89 orang (110 responden sebagai kasus dan 79 responden sebagai control). Data diolah secara komputerisasi dengan menggunakananalisa univariat dan bivariat. Hasil penelitian didapatkan dari 110 responden yang memberikan ASI eksklusif 5,8% responden melaksanakan inisiasi menyusu dini dan 52,4% responden tidak melaksanakan inisiasi menyusu dini. Responden yang tidak memberikanASI eksklusif 79 orang, 40,7% responden melaksanakan inisiasi menyusu dini dan 1,1% responden tidak melaksanakan inisiasi menyusu dini. Setelah dilakukan uji statistik terdapat hubungan yang signifikan (p= 0,045) antara inisiasi menyusui dini dengan pemberian ASI Eksklusif. Pelaksanaan inisiasi menyusui dini 4,3 kali akan berhasil memberikan ASI eksklusif bila dibandingkan dengan tidak melaksanakan inisiasi menyusudini. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa sebagian besar responden tidak melaksanakan inisiasi menyusu dini, namun dari sebagian kecil yang melaksanakan inisiasi menyusui dini, sebahagian besar responden memberikanASI Eksklusif.
Family-Involved Health Education to Improve Iron Tablet Adherence among Pregnant Women in Bungus Community Health Centre, Padang Priscilla, Vetty; Sabri, Rika; Wahyu, Wedya; Mansur, Arif Rohman; Krisheilandara, Aurelia
Warta Pengabdian Andalas Vol 33 No 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jwa.33.1.92-104.2026

Abstract

Anaemia during pregnancy remains an important maternal health problem in Indonesia. In the Bungus Community Health Centre, anaemia among pregnant women remained high despite the distribution of iron tablets, indicating that tablet availability alone was insufficient to ensure adherence. Limited knowledge, negative attitudes toward side effects, and lack of family support, especially from husbands, were identified as key barriers. To evaluate the effect of family-involved health education on pregnant women’s adherence to iron tablet consumption, knowledge, attitudes, and family support. This community-based pre–post educational intervention was conducted in August 2025 in the Bungus Community Health Centre working area, Padang. Participants were 10 pregnant women and 10 husbands selected. The intervention consisted of interactive health education for pregnant women and husbands, printed educational materials, and reminder stickers placed in participants’ homes. Knowledge, attitudes, and family support were assessed using pre- and post-test questionnaires. Adherence was monitored using records in the Maternal and Child Health (KIA) book during the activity. Data were analysed using descriptive statistics. Before the intervention, only 30% pregnant women regularly consumed iron tablets, while 70% were non-compliant. After the intervention, adherence of consume iron tablets increased to 80%.  The percentage of knowledge improved among pregnant women from 60% to 90%, positive attitudes increased from 50% to 60%, and good family support increased from 50% to 70%. Family-involved health education improved adherence to iron tablet consumption among pregnant women in this community setting. This approach has the potential to strengthen maternal anaemia prevention programmes in primary care, particularly when combined with husband involvement and home-based reminder media.