Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

THE DEVELOPMENT OF LIBRARY CATALOG: FROM PAPER TO ELECTRONIC Mukhtaruddin; Asnawi; Eliza Rahmi
Indonesian Journal of Library and Information Science Vol. 5 No. 1 (2024): Indonesian Journal of Library and Information Science
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/ijlis.v5i1.4278

Abstract

The development in information and communication technologi has changed the way of users in accessing the information in libraries. The libraries have replaced their card catalogues to OPACs and WebPACs. This research employs a descriptive qualitative approach through a literature review. This paper defines the concept of OPACs and WebPACs, confers the development of OPACs & WebPACs technology in libraries, explaines the distinction between OPACs and Card Catalogues, and explains various features and advantanges of WebPACs.
MOTIVASI PENGGUNAAN CHATGPT OLEH MAHASISWA ILMU PERPUSTAKAAN UIN AR-RANIRY BANDA ACEH Adan, Asnawi
Indonesian Journal of Library and Information Science Vol. 5 No. 2 (2024): Indonesian Journal of Library and Information Science
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/ijlis.v5i2.6382

Abstract

Tulisan ini berjudul "Motivasi Penggunaan Platform ChatGPT oleh Mahasiswa Ilmu Perpustakaan UIN Ar-Raniry Banda Aceh." Penelitian ini tentang motivasi mahasiswa Ilmu Perpustakaan UIN Ar-Raniry Banda Aceh dalam menggunakan platform ChatGPT untuk pencarian informasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa Prodi Ilmu Perpustakaan memiliki berbagai motivasi dalam memanfaatkan ChatGPT, yaitu: Mahasiswa merasa termotivasi menggunakan ChatGPT saat mereka berada dalam kondisi fisik yang nyaman dan memiliki akses internet yang stabil, menjadikan platform ini alat bantu yang efektif dalam pencarian informasi; Mahasiswa selalu memverifikasi dan memastikan kebenaran informasi dari ChatGPT sebelum digunakan; ChatGPT mendukung kolaborasi jarak jauh dengan menyediakan informasi relevan, memperkuat kontribusi individu dalam tugas kelompok, dan memotivasi pengguna untuk lebih aktif serta produktif dalam kegiatan akademik; Mahasiswa merasa lebih percaya diri dalam mengakses dan menganalisis informasi yang dibutuhkan untuk menyelesaikan tugas kuliah; Mempercepat akses informasi mahasiswa ke informasi berkualitas dan mendukung pengembangan keterampilan berpikir kritis. Penelitian ini menegaskan bahwa Penggunaan ChatGPT memberikan dampak positif bagi mahasiswa dalam konteks akademik.
KEPUASAN PUSTAKAWAN TERHADAP PENGGUNAAN INLISLITE SEBAGAI SISTEM OTOMASI PERPUSTAKAAN Adan, Asnawi
Indonesian Journal of Library and Information Science Vol. 6 No. 2 (2025): Indonesian Journal of Library and Information Science
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/ijlis.v6i2.9513

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kepuasan pustakawan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pidie terhadap penggunaan INLISLite sebagai sistem otomasi perpustakaan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi. Informan terdiri dari empat orang, yakni empat pustakawan dan satu kepala layanan perpustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konten dalam INLISLite telah sesuai dengan kebutuhan pustakawan, informasi yang disajikan akurat dan dapat dipercaya, serta tampilan sistem dinilai fleksibel dan ramah pengguna. Penempatan menu yang intuitif turut meningkatkan kenyamanan dalam penggunaan aplikasi. Selain itu, pustakawan merasakan kemudahan dalam mengakses seluruh fitur, mulai dari akuisisi hingga pelaporan. Kecepatan respons sistem juga mendukung efisiensi kerja. Secara keseluruhan, INLISLite dipandang mampu memenuhi kebutuhan operasional perpustakaan dan mendukung pelaksanaan tugas pustakawan secara optimal. Temuan ini mencerminkan bahwa tingkat kepuasan pustakawan terhadap aplikasi INLISLite tergolong tinggi.
REPOSITORY INSTITUSI SEBAGAI INFRASTRUKTUR OPEN ACCESS DAN OPEN SCIENCE: TELAAH KONSEPTUAL PERAN PERPUSTAKAAN DALAM DISEMINASI PENGETAHUAN ILMIAH Asnawi Adan; Cut Putroe Yuliana; Ade Nufus; Siti Aminah; Sri Maryanova
JURNAL ILMU PERPUSTAKAAN (JIPER) Vol. 8, No. 1 (2026): Maret
Publisher : Unversitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jiper.v7i1.38161

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji secara konseptual peran repositori institusi sebagai infrastruktur strategis dalam diseminasi pengetahuan ilmiah serta transformasi peran perpustakaan akademik di era digital. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui kajian literatur terhadap publikasi ilmiah terkait Open Access dan Open Science. Hasil penelitian menunjukkan bahwa repositori institusi telah berkembang menjadi infrastruktur pengetahuan digital yang mendukung keterbukaan akses, preservasi jangka panjang, dan interoperabilitas sistem, namun implementasinya masih menghadapi kendala kebijakan, kompleksitas hak cipta, dan keterbatasan kompetensi sumber daya manusia. Kebaruan penelitian ini terletak pada konstruksi kerangka konseptual yang memposisikan repositori institusi sebagai titik integrasi antara kebijakan keterbukaan, infrastruktur teknologi, dan kompetensi pustakawan dalam ekosistem Open Science, yang belum banyak dibahas secara holistik dalam studi sebelumnya. Secara teoretis, penelitian ini berkontribusi dalam memperluas paradigma repositori sebagai fondasi Open Science berbasis integrasi multidimensi. Secara praktis, penelitian ini menghasilkan rekomendasi strategis berupa penguatan kebijakan Open Access, peningkatan kapasitas pustakawan, dan optimalisasi interoperabilitas sistem untuk meningkatkan visibilitas dan dampak ilmiah institusi secara terukur dan berkelanjutan.