Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Peran Keuchik Dalam Meningkatkan Motivasi Kerja dan Kedisiplinan Aparatur Gampong Pada Kantor Keuchik Gampong Punge Blang Cut Kecamatan Jaya Baru Kota Banda Aceh Armiwal Armiwal; Dian Oktavia Nurzeha; Badruzzaman Badruzzaman
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 3 No. 6 (2022): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Juli 2022)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v3i6.5617

Abstract

Organisasi pemerintah merupakan lembaga atau instansi pemerintah yang menjalankan roda pemerintah yang sumber legitimasinya berasal dari masyarakat. Keuchik pada dasarnya mempunyai tugas untuk menyelenggarakan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan. Selanjutnya, seorang Keuchik adalah yang dapat membimbing, membina dan mengarahkan para aparaturnya, sehingga akhirnya para aparatur akan memiliki keterampilan yang cukup baik bahkan bisa melebihi pimpinannya. Keuchik bertanggung jawab terhadap seluruh aktivitas kantor, mengelola sumber-sumber daya yang ada baik manusia, maupun sumber daya yang lainya, memberi motivasi, agar semua itu dapat menunjang terciptanya proses pencapaian tujuan Kantor Keuchik secara efektif untuk pengembangan kantor. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu Bagaimana Peran Keuchik dalam meningkatkan motivasi kerja dan kedisiplinan aparatur gampong pada Kantor Keuchik Gampong Punge Blang Cut Kecamatan Jaya Baru Kota Banda Aceh? dan Apa yang menjadi faktor penghambat dan pendukung Peran Keuchik dalam meningkatkan motivasi kerja dan kedisiplinan aparatur gampong pada Kantor Keuchik Gampong Punge Blang Cut Kecamatan Jaya Baru Kota Banda Aceh? Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif dengan menggunakan teknik pengumpulan data, observasi dan wawancara mendalam dengan menggunakan pedoman wawancara. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Keuchik selaku pemimpin di Kantor Keuchik Punge Blang Cut masih memiliki beberapa kekurangan. Adapun kekurangan tersebut yang menjadi faktor penghambat peran Keuchik dalam meningkatkan motivasi dan kedisiplinan aparatur gampong pada Kantor Keuchik Gampong Punge Blang Cut ialah kendala yang dihadapi dalam meningkatkan disiplin kerja aparatur yaitu rendahnya tingkat kedisiplinan aparatur dalam bekerja dan belum adanya ketegasan Keuchik dalam pemberian sanksi kepada pegawainya yang tidak disiplin.
Peran Sekretaris Dinas Dalam Rangka Meningkatkan Kinerja Pegawai Pada Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk Aceh Badruzzaman Badruzzaman; Nurhayati Resmina; Armiwal, Armiwal
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 3 No. 6 (2022): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Juli 2022)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v3i6.5618

Abstract

Dalam melaksanakan tugas pokoknya sebagai Sekretaris, terkadang dalam pengelolaan informasi tidak mengfungsikan dengan baik seperti penyusunan rencana program dan kegiatan sesuai dengan bidang tugasnya, perumusan kebijakan, pedoman, standarisasi, koordinasi, pembinaan dan pengembangan administrasi umum dan kepegawaian. Oleh karena itu, rumusan penelitian ini ialah Bagaimana peran Sekretaris Dinas sebagai pembantu pimpinan dalam rangka meningkatkan kinerja pegawai Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk Aceh? Apa saja faktor yang mendorong dan menghambat Sekretaris Dinas dalam meningkatkan kinerja pegawai Dinas? Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, studi dokumentasi. Dari hasil penelitian ini, peran Sekretaris Dinas sebagai pembantu pimpinan dalam rangka meningkatkan kinerja pegawai Dinas, dalam menyimpan, mengatur, menempatkan dokumen sesuai dengan sistem penyimpanan dan peralatan yang digunakan. Sistem standar yang sering dipilih salah satu sebagai penyimpanan. Sehingga dalam mencari informasi yang diperlukan pimpinan, sudah menjadi kewajiban atau fungsi sekretaris dalam menangani informasi untuk dapat membantu pimpinan, dan sekretaris membantu pimpinan dalam tugas dan perannya sebagai pembantu kelancaran kegiatan pimpinan tertentu pada kegiatan administrasi. Dalam mewakili pimpinan untuk keperluan organisasi, menjadi tugas sekretaris berhubungan dengan berbagai macam individu yang masing-masing berbeda latar belakang, berbeda status sosial, berbeda kepentingan, berbeda kedudukan, maka sekretaris dituntut untuk mampu memahami pihak-pihak yang berhubungan dengannya. Peran Sekretaris Dinas sebagai pembantu pimpinan dalam rangka meningkatkan kinerja pegawai Dinas, dengan menyimpan, mengatur, dan menempatkan dokumen sesuai dengan sistem penyimpanan dan peralatan dilakukan secara teliti dan hati-hati. Pendorong dan penghambat Sekretaris Dinas dalam meningkatkan kinerja pegawai Dinas, masih kurangnya fasilitas sarana dan prasarana yang menunjang peningkatan kinerja pegawai; dan masih kurangnya rasa tanggung jawab para pegawai terhadap pekerjaannya, dapat menghambat kinerja pegawai.
Kinerja Pegawai Honorer Pada Kantor Politeknik Pelayaran Malahayati Aceh Badruzzaman Badruzzaman; Dian Anisah; Emsa, Tasmiati
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 3 No. 6 (2022): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Juli 2022)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v3i6.5619

Abstract

Kinerja pegawai merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi kemajuan organisasi. Dengan adanya penilaian kinerja pegawai, organisasi dapat mengetahui sejauh mana tingkat kinerja pegawai sehingga organisasi dapat memberikan umpan balik terhadap hasil pengukuran kinerja, mendorong perbaikan kinerja, dan pengambilan keputusan sehingga organisasi memiliki sumber daya yang berkualitas dan berdaya saing tinggi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif bersifat deskriptif kualitatif yang betujuan untuk memperoleh informasi mengenai kinerja pegawai honorer Politeknik Pelayaran Malahayati Aceh. Penelitian ini menggunakan wawancara dan dokumentasi dalam memperoleh data. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa: (1) kemampuan atau kapasitas pendidikan (Capability) pegawai honorer cukup baik, (2) masa kerja pada pegawai honorer di bagian kepegawaian kantor Politeknik Pelayaran Malahayati Aceh atau yang sering disebut dengan Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri (PPNPN) tergantung pada lamanya mereka dikontrak, (3) produktivitas kerja dari karyawan honorer di bagian kepegawaian kantor Politeknik Pelayaran Malahayati Aceh terbilang baik, efektif, efisien serta berkualitas, (4) kualitas kerja (Quality of Work) pada pegawai honorer di bagian kepegawaian kantor Politeknik Pelayaran Malahayati Aceh kinerja cukup baik.