Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

The Diversification of Sea Processed Products to Increase Fishermen's Income in Brondon Village, Lamongan Regency Aini Hidayati, Nur; Purmiyati, Atik; Dyah Hendrawati, Lucy
Pelita Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Pelita Masyarakat, Maret
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/pelitamasyarakat.v6i2.13003

Abstract

This community service activity aims to optimize the economic potential of marine catches in Brondong Village through product diversification assistance for micro-entrepreneurs which involves direct practice of processing mackerel fish into ready-to-eat food. Based on observations, it was found that even though the economic potential in this area is high, the community still uses traditional business patterns which results in low income for fishermen. The fundamental problem identified is the lack of processing of marine catches and product diversification. By using the Focus Group Discussion (FGD) method with a participatory approach to identify conditions, needs, problems and potential in village development. The results obtained from the pre-test assessment show that micro business actors' knowledge regarding product diversification is still low, with an average score of 65. However, after the training, there was a significant increase, where almost 90% of participants obtained a post-test score above 80 These results show that this mentoring activity has succeeded in increasing the knowledge and skills of micro business actors in diversifying seafood products, which is expected to increase fishermen's income and the welfare of the Brondong Village community.
Penyuluhan Peraturan Perizinan Berusaha Berbasis Resiko di Desa Brondong Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan Purmiyati, Atik; Hidayati, Nur Aini; Hendrawati, Lucy Dyah
Abdimas Galuh Vol 7, No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v7i1.16459

Abstract

Kelurahan Brondong, meskipun memiliki potensi ekonomi yang besar terutama di sektor perikanan dan usaha mikro, masih menghadapi beberapa tantangan dalam pengembangan usaha masyarakat. Masyarakat nelayan di daerah ini menggantungkan hidup dari hasil laut, dan sektor perikanan menjadi unggulan. Namun, pengolahan hasil tangkapan laut oleh kelompok masyarakat masih bersifat informal, tradisional, dan bergantung pada musim, sehingga kurang berkelanjutan. Salah satu kendala utama yang dihadapi adalah kurangnya legalitas usaha, seperti kepemilikan Nomor Induk Berusaha (NIB), yang menghambat akses ke perlindungan hukum, modal, dan pengembangan usaha. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang keuntungan, manfaat dan pentingnya legalitas usaha pada pelaku usaha Kelurahan Brondong. Sebanyak 25 pelaku UMKM diberikan penyuluhan dan dibantu untuk pembuatan NIB. Dengan adanya sistem OSS yang mempermudah pengajuan izin usaha, diharapkan program pengabdian masyarakat dapat meningkatkan pemahaman pelaku usaha tentang pentingnya legalitas usaha berbasis resiko dan membantu mereka menjangkau pasar yang lebih luas serta menciptakan iklim usaha yang lebih kondusif.
PENDAMPINGAN PENGEMBANGAN POTENSI DESA WISATA BERBASIS ALAM DALAM RANGKA MENGEMBANGKAN POTENSI LOKAL MASYARAKAT DESA BULUKERTO Purmiyati, Atik; Anggela, nonny; Wahyuni, Sri
KAIBON ABHINAYA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/jjgssf71

Abstract

Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu merupakan desa berbasis pertanian dan mayoritas berprofesi sebagai petani. Penjualan produk pertanian cenderung memiliki nilai tambah cenderung rendah. Kegiatan pengabdian Masyarakat ini dilakukan bertujuan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat Desa Bulukerto serta sebagai bentuk implementasi tujuan ketiga Sustainable Development Goals (SDG’s) yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan cara mengolah produk pertanian sehingga dapat meningkatkan value added dan memberikan strategi perluasan pasar dengan memanfaatkan pemasaran secara online. Tahap pengabdian masyarakat dilakukan dengan melakukan wawancara terstruktur menggunakan kuesioner serta melakukan Focus Group Duscussion (FGD). Kegiatan monitoring serta evaluasi dilakukan secara online. Hasilnya dari monitoring dan evaluasi yaitu terdapat peningkatan keterampilan dalam melakukan pemasaran secara online namun masih terdapat kendala pada modal untuk inovasi produk.
Inovasi Packaging dan Implementasi Pemasaran Digital UMKM Anggota Kopontren Syarifuddin dalam Mewujudkan Sustainable Development Goals (SDG's) Purmiyati, Atik; Sylviana, Widya; Wurjaningrum, Febri; Pradipta, Reza; Kause, Jeremia Theodore; Anggela, Nonny; Rahmadani, Laila; Baskoro, Nino; Sarmidi, Tamat
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7 No 3 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v7i3.17003

Abstract

Di Era industri 4.0, teknologi seharusnya dapat dimanfaatkan oleh para pelaku usaha khususnya Koperasi Pondok Pesantren (KOPONTREN) secara maksimal. Progam pengabdian masyarakat dengan KOPONTREN Syarifuddin di Kabupaten Lumajang dilakukan untuk (1) meningkatkan keterampilan dan motivasi anggota KOPONTREN dalam mengelola sistem pemasaran usaha melalui online secara profesional, (2) melakukan pelatihan pemasaran secara digital melalui e-commerce sebagai penunjang kegiatan pemasaran produk, (3) meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya inovasi pengemasan (packaging) dalam strategi penjualan suatu produk. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan dengan cara memberikan edukasi dan pelatihan mengenai packaging produk serta digitalisasi pemasaran. Hasil dari kegiatan ini yaitu para pelaku UMKM anggota KOPONTREN berlomba-lomba untuk meningkatkan kualitas packaging produknya untuk meningkatkan pemasarannya, para pelaku UMKM anggota KOPONTREN telah memiliki akun instagram dan whatsapp bisnis serta dapat memperluas pasar artinya pendapatan UMKM anggota KOPONTREN didapatkan dari penjualan secara offline dan online.  
The Penguatan Kelembagaan Koperasi Unit Desa (KUD) Anjasmoro Kecamatan Wonosalam melalui Edukasi Digitalisasi dan Legalitas Usaha untuk Meningkatkan Kesejahteraan Anggota Purmiyati, Atik; Hidayati, Nur Aini
Pelita Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2025): Pelita Masyarakat September
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/pelitamasyarakat.v7i1.15875

Abstract

This community service activity was designed to strengthen the institutional structure of the Anjasmoro Village Cooperative (KUD) located in Wonosalam District, through the optimization of business legality and increasing the capacity of members in the field of digital marketing. The main problems faced are the low ownership of Business Identification Numbers (NIB) and limitations in the use of e-commerce and social media for digital marketing. The methods used were Focus Group Discussions (FGD), education, mentoring, and periodic evaluations. The results of the activity showed a significant increase in the understanding and skills of MSME actors regarding NIB management and the use of digital platforms such as Shopee, WhatsApp Business, and Instagram for online product marketing. In addition, of the 20 participants who took part in training on NIB creation and digital marketing, 80 percent, or 16 people, already had an NIB and understood digital marketing. This activity proves that educational and participatory interventions can drive digital transformation and local economic empowerment. In addition to supporting the achievement of the Sustainable Development Goals (SDGs), this program also strengthens the competitiveness of MSMEs in the digital era. This activity serves as a model for institutional-based empowerment that can be replicated in other regions.
Pendampingan Optimalisasi Penggunaan E-Commerce dalam Pemasaran Batik Khas untuk Meningkatkan Omzet UMKM di Desa Tampaksiring, Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali Purmiyati, Atik; Rahmawati, Ely
Pelita Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Pelita Masyarakat, Maret
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/pelitamasyarakat.v5i2.10510

Abstract

Tampaksiring Village has great potential in the Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) sector, especially in the field of batik crafts. Although many batik entrepreneurs have high motivation to develop and compete globally, the main obstacle faced is the lack of effective marketing strategies, which results in a minimal product market share. Therefore, training and mentoring are needed for the community to increase economic potential and achieve Sustainable Development Goals (SDGs). This study aims to analyze weaknesses and strengths in the economic sector using SWOT analysis techniques. The calculation of the Internal Factor Index (IFAS) and External Factor Index (EFAS) places it in quadrant 1, indicating that its strengths are more dominant than its weaknesses. In addition, quadrant 4 indicates that the opportunities faced outweigh the threats faced. Therefore, measures are needed to maintain the position in quadrant 1 by increasing strengths and reducing weaknesses. The recommended strategy based on the SWOT Analysis is to maximize the potential of human resources in marketing typical processed products. Steps that can be taken by the community to increase turnover include creating websites and utilizing social networks as promotional media, cooperation with business partners, the use of modern technology, expanding promotional networks, and seeking support from the government.  
PENINGKATAN POTENSI EKONOMI BERBASIS BUDAYA LOKAL DALAM MENINGKATKAN DAYA SAING EKSPOR KOMODITAS KOPI DAN TEMBAKAU DI DESA PRANCAK KABUPATEN SUMENEP Purmiyati, Atik; Musta’in, Musta’in; Hendrawati, Lucy Dyah; Wahyuni, Sri; Sarmidi, Tamat
Abdimas Galuh Vol 5, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v5i2.11297

Abstract

Sektor pertanian merupakan salah satu sektor yang mampu bertahan dari goncangan yang disebabkan oleh penyebaran virus covid-19. Komoditas unggulan dari sektor pertanian yaitu kopi dan tembakau memegang peranan penting terbukti dari hasil sektor pertanian yang berkontribusi besar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Desa Prancak merupakan salah satu desa yang memiliki potensi besar sebagai desa penghasil tembakau dan kopi unggulan di Pulau Madura. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan potensi ekonomi lokal dan menerapkan salah satu tujuan Sustainable Development Goals (SDG’s) yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan cara menganalisis kelemahan dan kekuatan usaha mikro yang dijalankan masyarakat Desa Prancak menggunakan teknik analisis SWOT dengan IFAS dan EFAS. Bersadarkan hasil analisis SWOT yang disertai dengan analisis IFAS dan EFAS menunjukkan posisi ekonomi Desa Prancak berada di kuadran 2. Hasil perhitungan IFAS dan EFAS yang menunjukkan posisi Desa Prancak di kuadran 2 menunjukkan bahwa Kelemahan Desa Prancak lebih besar dari pada kekuatan yang dimiliki. Oleh karena itu diperlukan action untuk memindahkan posisi Desa Prancak ke kuadran 1 dengan meningkatkan kekuatan dan mengurangi kelemahannya. Peningkatan kekuatan Desa Prancak dapat dilakukan melalui pelatihan pembuatan produk yang berkualitas ekspor dan teknik pemasaran. Sedangkan untuk memperkuat potensi bidang pertanian tembakau dan kopi dapat dilakukan dengan cara memberikan pelatihan penggunaan marketplace dalam memasarkan produk hasil olahan pertanian.
Pemberdayaan Kelompok Tani dalam Meningkatkan Perekonomian Rakyat di Desa Sempu Kecamatan Sempu Banyuwangi Purmiyati, Atik; Anggela, Nonny
Abdimas Galuh Vol 6, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v6i1.12416

Abstract

Masyarakat di Desa Sempu mayoritas berprofesi sebagai petani yang memiliki tingkat pendapatan relatif rendah sehingga banyak pemuda yang telah lulus dari sekolah memilih untuk merantau ke luar kota hingga ke luar negeri. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk mengetahui kekuatan dan kelemahan yang dihadapi oleh Desa Sempu dalam mendorong kesejahteraan masyarakat, dengan menggunakan alat analisis SWOT IFAS dan EFAS menunjukkan posisi Ekonomi Desa Sempu berada pada kuadran 2. Hal ini dibuktikan dengan skor IFAS (Skor Strength – skor Weakness) senilai -690 dan skor EFAS (Skor Opportunity – Skor Threat) senilai 160. Kuadran 2 menunjukkan bahwa potensi yang dihadapi oleh Desa Sempu lebih besar daripada ancaman yang akan diterima. Oleh karena itu diperlukan action untuk memindahkan posisi Desa Sempu ke kuadran 1, salah satu action yang dilakukan yaitu dengan melakukan inovasi produk pertanian untuk menambah value added, meningkatkan legalitas usaha, serta meningkatkan sistem pemasaran. Hasil kegiatan pengabdian ini juga membuat produk olahan dengan memanfaatkan hasil pertanian dan hasil sungai yaitu dengan menciptakan produk sambal wader. Diharapkan dengan adanya inovasi produk dengan memanfaatkan potensi yang sudah ada dapat mendorong perekonomian masyarakat dan terciptanya produk UMKM yang berdaya saing sehingga membantu mencapai Sustainable Development Goals (SDGs).
Optimalisasi Branding dan Packaging Produk Olahan Ikan untuk Meningkatkan Daya Saing UMKM di Kelurahan Brondong Kabupaten Lamongan Hidayati, Nur Aini; Purmiyati, Atik
Jurnal Pengabdian UNDIKMA Vol. 6 No. 4 (2025): November
Publisher : LPPM Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jpu.v6i4.17371

Abstract

This community service program aims to enhance the capacity of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Brondong Village, Lamongan Regency, in product branding and logo design for processed seafood products. The implementation method involved training sessions and Focus Group Discussions (FGDs), which actively engaged participants in learning the principles of visual design, selecting graphic elements, and developing brand narratives. Program evaluation was conducted using a multiple-choice questionnaire administered through pre-tests and post-tests. The data were analyzed quantitatively using descriptive statistics. The results of this activity indicate an increase in participants’ knowledge and skills in designing visual product identities that reflect local characteristics and enhance market appeal. This program is expected to strengthen the position of MSMEs in the marketing chain and promote local economic growth based on maritime potential.