Susan Fitriyana
Bagian Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Bandung, Bandung

Published : 22 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Hubungan Personal Hygiene dengan Kejadian Skabies pada Santri di Pesantren Kabupaten Bandung Ryan Majid; Ratna Dewi Indi Astuti; Susan Fitriyana
Jurnal Integrasi Kesehatan dan Sains Vol 2, No 2 (2020): Jurnal Integrasi Kesehatan dan Sains
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jiks.v2i2.5590

Abstract

Skabies adalah salah satu penyakit yang masih tinggi di negara berkembang. Di Indonesia, prevalensi penyakit skabies mencapai 6,8%. Faktor risiko penyakit skabies adalah kepadatan hunian, kontak langsung maupun tidak langsung, dan personal hygiene. Personal hygiene menjadi faktor yang memengaruhi kejadian skabies khususnya pada kalangan santri. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara personal hygiene dan kejadian skabies pada santri di salah satu Pondok Pesantren Kabupaten Bandung tahun 2019. Penelitian menggunakan metode analitik observasional pendekatan cross-sectional dengan prosedur dimulai dengan pemeriksaan oleh tim dokter untuk mengecek sampel apakah terkena skabies atau tidak dan memberikan kuesioner tentang personal hygiene yang telah divalidasi. Pada penelitian ini sampel berjumlah 60 responden yang didapatkan dengan metode simple random sampling. Data dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil analisis data menunjukkan personal hygiene belum baik (55%), kejadian skabies yang tinggi (53%), dan terdapat hubungan antara personal hygiene dan kejadian skabies pada santri di salah satu Pondok Pesantren Kabupaten Bandung (p=0,042). Simpulan, personal hygiene adalah salah satu faktor risiko yang dapat berpengaruh terhadap kejadian skabies. THE CORRERATION OF PERSONAL HYGIENE AND SCABIES INCIDENCE ON SANTRI IN PESANTREN BANDUNG DISTRICTScabies is one of the disease which have high prevalence in developing countries. In Indonesia, the prevalence of scabies is up to 6.8%. Risk factors of scabies are dense habitat, direct and indirect contact, and personal hygiene. Personal hygiene is the factor that influence the incidence of scabies in santri. Aim of this study is to determine the correlation between personal hygiene and scabies incidence on santri in one of the Pesantren in Kabupaten Bandung 2019. The study was conducted using descriptive analytic method with cross-sectional approach with the procedure starts from examination to diagnose samples whether the samples are scabies or not and followed by samples filling a validated questionnaire about personal hygiene. Samples were taken with subjects as many as 60 subjects with simple random sampling method. The data were analysed with using chi-square test. The results of data analysis showed that personal hygiene on samples was bad (55%), scabies incidence was high (53%), and there was a correlation between personal hygiene and scabies incidence on santri in one of the Pesantren in Bandung district (p=0.042). In conclusion, personal hygiene is one of the risk factor that can influence the incidence of scabies.
Scoping Review: Pengaruh Pemberian Kurma (Phoenix Dactylifera) terhadap Kadar Glukosa Darah Penderita Diabetes Melitus Tipe II Andika Agung Pambudi; Santun Bhekti Rahimah; Susan Fitriyana Nugraha
Bandung Conference Series: Medical Science Vol. 2 No. 1 (2022): Bandung Conference Series: Medical Science
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsms.v2i1.1125

Abstract

Abstract. Diabetes mellitus (DM) is a metabolic disease characterized by impaired carbohydrate, protein and fat metabolism. The cause of type 2 diabetes mellitus is the occurrence of insulin resistance and impaired function of pancreatic cells. Many alternative treatments are believed to be able to control blood glucose levels, one of which is dates. Dates (Phoenix dactylifera) contain procyanidin, phenolic, p-coumaric, ferulic acid, synapic acid and sinnamic acid derivatives which are expected to act as interventions in controlling blood glucose levels in patients with type 2 diabetes. This study aims to determine the effect of dates (Phoenix dactylifera)) on blood glucose levels of people with type 2 diabetes mellitus. This research is astudy Scoping Review, by searching for articles from thedatabases Google Scholar, ProQuest, Springer Link, and Science Direct. Articles that meet the inclusion criteria are 246 articles with the results of the feasibility test based on PICOS and a critical study using CASP, the remaining 2 articles. The results of the two articles reviewed stated that the administration of dates on blood sugar levels in type 2 DM patients was not significant. The conclusion of this study is that dates have no effect on lowering blood glucose levels in both patients with type 2 Diabetes Mellitus and patients without the disease. Abstrak. Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit metabolik yang ditandai dengan gangguan metabolisme karbohidrat, protein dan lemak. Penyebab diabetes melitus tipe 2 adalah terjadinya resistensi insulin dan gangguan fungsi pada sel β pankreas. Banyak pengobatan alternatif diyakini dapat mengontrol kadar glukosa darah, salah satunya adalah kurma. Kurma (Phoenix dactylifera) memiliki kandungan procyanidin, fenolik, p-coumaric, asam ferulic, asam sinapik dan derivate asam sinnamic yang diharapkan dapat berperan sebagai intervensi dalam mengontrol kadar glukosa darah penderita DM tipe 2. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kurma (Phoenix dactylifera) terhadap kadar glukosa darah penderita diabetes melitus tipe 2. Penelitian ini merupakan penelitian Scoping Review, dengan mencari artikel dari database Google Scholar, ProQuest, Springer Link, dan Science Direct. Artikel yang sesuai kriteria inklusi sebanyak 246 artikel dengan hasil uji kelayakan berdasar PICOS dan telaah kritis menggunakan CASP yang tersisa sebanyak 2 artikel. Hasil penelitian dari dua artikel yang diulas menyatakan bahwa pemberian kurma terhadap kadar gula darah pada pasien DM tipe 2 ditemukan hasil yang tidak signifikan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah, kurma tidak memiliki efek dalam menurunkan kadar glukosa darah baik pada pasien dengan penyakit Diabetes Mellitus tipe 2 maupun pasien yang tidak memiliki penyakit tersebut.
Hubungan Grading Histopatologi dengan Invasi Limfovaskular Pada Penderita Kanker Payudara di RSUD Al-Ihsan Bandung Indira Khairana; Yusuf Heriady; Susan Fitriyana
Bandung Conference Series: Medical Science Vol. 2 No. 1 (2022): Bandung Conference Series: Medical Science
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsms.v2i1.1240

Abstract

Abstract. The majority of breast cancer patients come in an advanced stage which can give a poor prognosis to the patient. The purpose of this study was to determine the relationship between histopathological grading with lymphovascular invasion in breast cancer patients at Al-Ihsan Hospital Bandung which was indicated as a prognostic factor for breast cancer. This study uses an observational analytical method with cross-sectional approach. The data was taken via medical records and histopathology lab results from January 2020 - December 2020. The sample selection method used a total sampling of 76 records that met the inclusion and exclusion criteria. The results showed that the majority of breast cancer patients at Al-Ihsan Hospital Bandung were histopathological grade 3 (71.1%) and positive lymphovascular invasion (82.9%). Statistical tests were carried out using fisher’s exact test. The results showed that there was a significant relationship between histopathological grading (p=0,039) with lymphovascular invasion in breast cancer patients at Al-Ihsan Hospital Bandung. The conclusion in this study is that there is a relationship between histopathological grading with lymphovascular invasion. Abstrak. Pasien kanker payudara mayoritas datang dalam keadaan stadium lanjut sehingga dapat memberikan prognosis buruk kepada penderita. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan grading histopatologi dengan invasi limfovaskular pada penderita kanker payudara di RSUD Al-Ihsan Bandung yang diindikasikan sebagai faktor prognostik kanker payudara. Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan rancangan cross-sectional. Data berupa rekam medik dan hasil lab histopatologi yang diambil dari Januari 2020 – Desember 2020. Total sampel penelitian berjumlah 76 pasien yang diambil melalui total sampling dan telah memenuhi kriteria inklusi maupun eksklusi. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas penderita kanker payudara di RSUD Al-Ihsan Bandung memiliki derajat histopatologi 3 (71,1%) dan invasi limfovaskular positif (82,9%). Uji statistik dilakukan dengan menggunakan uji fisher’s exact test. Hasilnya menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna grading histopatologi (p=0,039) dengan invasi limfovaskular pada penderita kanker payudara di RSUD Al-Ihsan Bandung. Kesimpulan pada penelitian terdapat hubungan grading histopatologi dengan invasi limfovaskular.
Hubungan Antara Kepatuhan Berobat dengan Keberhasilan Pengobatan Pasien Tuberkulosis Paru di Rsud Al–Ihsan Tahun 2021 Chirgo Rahmat Basdiwo; Wida Purbaningsih; Susan Fitriyana
Bandung Conference Series: Medical Science Vol. 2 No. 1 (2022): Bandung Conference Series: Medical Science
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsms.v2i1.1500

Abstract

Abstract. Tuberculosis cases in West Java increase every year, namely in 2017 there were 82,063 cases and in 2016 there were 72,558 cases, so there was an increase of 13.16% when compared between 2017 and 2016. In West Java, there are three districts with the highest TB incidence. , including Bandung Regency, Bogor Regency and Bandung City with 9-12% of the number of new cases in West Java. The purpose of this study was to determine the relationship between medication adherence and treatment success in pulmonary TB patients at AL-IHSAN Hospital. This research is an analytic observational with a cross sectional design. The subjects of this study were pulmonary TB patients who met the inclusion criteria and exclusion criteria. Data were obtained from medical records for the 2020-2021 period with 100 subjects. The results of the study showed that the number of patients who adhered to treatment was 59 people (73.75%) and those who recovered were 77 people (96.25%). Based on the frequency distribution, the highest number of male sex was 57.5% (46 people) and aged 0-5 years, namely 34 children (42.5). The results of bivariate analysis with chi square test showed that there was a relationship between medication adherence and treatment success. pulmonary tuberculosis patients. The older the patient, the more positive his attitude towards pulmonary TB treatment will be. Pulmonary TB patients aged 40-60 years showed a positive attitude towards pulmonary TB treatment, while at a young age they showed more negative attitudes and could have bad consequences. Abstrak. Kasus TB di jawa barat semakin meningkat dari tahun ke tahun. Salah satu yang masih menjadi masalah dari TB adalah rendahnya keberhasilan pengobatan TB. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kepatuhan berobat dengan keberhasilan pengobatan pada pasien TB Paru di RSUD Al-Ihsan. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain cross sectional. Subjek penelitian ini adalah pasien TB paru yang memenuhi kriteria inklusi dan kriteria eksklusi serta pengambilan data menggunakan data sekunder Data diperoleh dari rekam medis pada periode 2020-2021dengan jumlah subjek 100 orang. Hasil penelitan dari uisa pasien yang banyak terdapat TB Paru yaitu usia 0 – 5 tahun yaitu sebanyak 34 orang (43%) dan berjenis kelamin laki – laki yaitu sebanyak 46 orang (58%), Jumlah pasien patuh berobat sebanyak 59 orang (73,75%) dan yang sembuh sebanyak 77 orang (96,25%). Berdasarkan distribusi frekuensi maka didapat jumlah tertinggi jenis kelamin laki laki sebanyak 57,5% (46 orang) dan usia 2 - 10 tahun yaitu 40 anak (50%). Hasil analisis bivariat dengan uji chi square menunjukkan adanya hubungan kepatuhan berobat dengan keberhasilan pengobatan pasien tuberkulosis. Semakin patuh pasien dalam pengobatan, maka semakin tingkat kesembuhan pada Tb Paru semakin tinggi.
Efektivitas Media Edukasi Instant Messaging untuk Meningkatkan Pengetahuan tentang Pencegahan Hipertensi pada Tenaga Kependidikan Sritasya Annisa Pramesti; Yusuf Heriady; Susan Fitriyana
Bandung Conference Series: Medical Science Vol. 2 No. 1 (2022): Bandung Conference Series: Medical Science
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsms.v2i1.2253

Abstract

Abstract. Health promotion efforts need to be done to reduce the risk of hypertension in administration staff. This study was conducted to determine the effectiveness of instant messaging use as a media in health education about hypertension prevention. This is a quasi-experimental research with pre-test and post-test control group design. A total of 56 respondents were collected using simple random sampling. Respondents were divided into two groups, namely the test group and the control group. The test group was given education using instant messaging media while the control group was given education using video conference media as a substitute for face-to-face health education. Each group was given pre-test and post-test questionnaires to assess knowledge before and after education. The results were tested using the Mann-Whitney and Wilcoxon tests with the Statistical Product and Service Solutions application. The results of data analysis showed an increase in knowledge of 43% in the test group and 38% in the control group. Although there is a difference in the percentage, the significancy test of the delta increase in the score of the two groups shows a p-value of 0.317 (p-value > 0.05) which indicates that there is no significant difference between the two groups. Instant messaging applications can effectively increase knowledge about hypertension prevention in administration staff. The use of features in the applications can be used to improve the respondents’ cognitive aspects. There was no significant difference between the efficacy of the media use in both groups. Differences in the percentage in score increase may result from differences of age and sex characteristics of the respondents. Abstrak. Upaya promosi kesehatan perlu dilakukan untuk menurunkan risiko terjadinya hipertensi pada tenaga kependidikan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efektivitas penggunaan media instant messaging dalam edukasi tentang pencegahan hipertensi pada tenaga kependidikan. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan desain penelitian pre-test and post-test control group design. Responden berjumlah 56 orang yang dikumpulkan menggunakan teknik probability sampling dengan jenis simple random sampling. Responden dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok uji dan kelompok kontrol. Kelompok uji diberikan edukasi menggunakan media instant messaging sementara kelompok kontrol diberikan edukasi menggunakan media video conference sebagai pengganti edukasi secara tatap muka. Masing-masing kelompok diberikan kuesioner pre-test dan post-test untuk menilai pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi. Hasil kuesioner diuji menggunakan uji Mann-Whitney dan Wilcoxon dengan aplikasi Statistical Product and Service Solution. Hasil analisis data menunjukan adanya peningkatan pengetahuan sebesar 43% pada kelompok uji dan 38% pada kelompok kontrol. Walaupun terdapat perbedaan dalam presentase, uji signifikansi dari delta peningkatan nilai pada kedua kelompok menunjukan hasil p value 0,317 (p value >0,05) yang menandakan tidak adanya perbedaan yang signifikan antara dua nilai yang diuji. Aplikasi instant messaging dapat secara efektif meningkatkan pengetahuan tentang pencegahan hipertensi pada tenaga kependidikan. Penggunaan fitur pada aplikasi instant messaging dapat dipergunakan untuk meningkatkan aspek kognitif responden. Tidak ada perbandingan peningkatan nilai yang signifikan antara dua kelompok uji. Perbedaan dalam presentase peningkatan nilai dapat diakibatkan dari perbedaan karakteristik usia dan jenis kelamin dari responden.
Hubungan Motivasi Kerja dan Disiplin Kerja Perawat Ruang Rawat Inap di RSUD Dr.Soekardjo Kota Tasikmalaya Dzikra Nurfadila Putri; Susan Fitriyana Nugraha; Saleh Trisnadi
Bandung Conference Series: Medical Science Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Medical Science
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsms.v3i1.6709

Abstract

Abstract.The low discipline of nurses impacts the low quality of service in a hospital. A factor that can affect the work discipline of nurses is work motivation. Work motivation encourages one to want to work and achieve optimal results. This study aimed to determine the relationship between work motivation and the work discipline of inpatient nurses at RSUD Dr. Soekardjo City of Tasikmalaya. This study used an analytic method with a cross-sectional study design and statistical tests using the Pearson's-chi square test. The sample in this study was inpatient nurses at RSUD Dr. Soekardjo City of Tasikmalaya, totaling 154 people who were obtained through the selection technique of stratified random sampling and met the inclusion and exclusion criteria. The inclusion criteria consisted of nurses working in the Inpatient Room of RSUD Dr. Soekardjo Tasikmalaya City, willing to fill out the questionnaire, and having worked for more than one year in the inpatient room of Dr. Soekardjo and worked in shifts. The exclusion criteria included nurses currently in education, internships, or on leave. This research was carried out in August 2022 by filling in a validated work motivation and discipline questionnaire. The results of the work motivation study were divided into low and medium-high categories with percentages (of 37.7%) and (62.3%). The results of work discipline research are divided into low and medium-high categories with percentages (of 51.3%) and (48.7%). The results of the bivariate analysis found a significant relationship between work motivation and the work discipline of inpatient nurses at RSUD Dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya (p = 0.001). Work motivation and work discipline are related to being a driving force to carry out the five indicators of work discipline properly. Abstrak. Rendahnya kedisiplinan perawat berdampak kepada rendahnya kualitas pelayanan di suatu RS. Faktor yang dapat memengaruhi kedisiplinan kerja perawat adalah motivasi kerja, Motivasi kerja memberikan dorongan semangat supaya mau bekerja dan mencapai hasil optimal. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan motivasi kerja dengan disiplin kerja perawat ruang rawat inap di RSUD Dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya. Penelitian ini menggunakan metode analitik dengan desain studi cross sectional dan uji statistik menggunakan uji pearson’s-chi square. Sampel pada penelitian ini merupakan perawat ruang rawat inap RSUD Dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya berjumlah 154 orang yang didapat melalui teknik pemilihan stratified random sampling dan sudah memenuhi kriteria inklusi serta eksklusi. Kriteria inklusi terdiri dari Perawat yang bekerja di Ruang Rawat Inap RSUD Dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya, bersedia mengisi kuesioner, bekerja lebih dari 1 tahun di ruang rawat inap RSUD dr. Soekardjo, dan bekerja di dalam shift. Untuk kriteria eksklusi terdiri dari perawat yang sedang dalam masa pendidikan, magang, ataupun cuti. Penelitian ini dilaksanakan pada Agustus 2022 dengan cara pengisian kuesioner motivasi kerja dan disiplin kerja yang sudah divalidasi. Hasil penelitian motivasi kerja terbagi menjadi kategori rendah dan sedang-tinggi dengan persentase (37,7%) dan (62,3%). Hasil penelitian disiplin kerja terbagi menjadi kategori rendah dan sedang-tinggi dengan persentase (51,3%) dan (48,7%). Hasil analisis bivariat didapatkan adanya hubungan motivasi kerja dengan disiplin kerja perawat ruang rawat inap di RSUD Dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya yang signifikan (nilai p=0,001). Motivasi kerja dan disiplin kerja berhubungan dengan menjadi pendorong untuk melaksanakan kelima indikator disiplin kerja dengan baik.
Hubungan Skor APGAR Keluarga dengan Kualitas Hidup Penderita MDR TB di Poli MDR TB RSUD SMC Kabupaten Tasikmalaya Daffa Muhammad Desyawalsah; Dicky Santosa; Susan Fitriyana
Bandung Conference Series: Medical Science Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Medical Science
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsms.v3i1.6066

Abstract

Multi Drug Resisten Tuberculosis merupakan salah satu penyakit yang sulit ditangani. Penderita MDR TB sering mengalami penurunan kualitas hidupnya dari aspek fisiologis, psikologis, dan keuangan. Keluarga yang sehat merupakan salah satu faktor yang dapat meningkatkan kualitas hidup penderita MDR TB. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis hubungan Skor APGAR keluarga dengan kualitas hidup penderita MDR TB di Poli MDR TB RSUD SMC Kabupaten Tasikmalaya. Metode yang digunakan adalah deskriptif analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Subjek adalah penderita MDR TB yang berjumlah 79 orang yang dipilih melalui Covenience Sampling. Pengambilan data diambil melalui data primer dengan menggunakan kuisioner APGAR keluarga dan SF-36. Pengolahan data menggunakan uji person chi-Square. Hasil penelitian menunjukan bahwa responden dengan keluarga fungsional 61 0rang (77,2%), keluarga kurang fungsional 15 orang (19,0%), keluarga tidak fungsional 3 orang (3,8%). Sedangkan untuk responden yang memiliki kualitas hidup baik 65 orang (82,2%) dan kualitas hidup buruk 14 (17,7%). Hasil dari penelitian ini tidak terdapat hubungan antara Skor APGAR Keluarga dengan Kualitas Hidup penderita MDR TB di RSUD SMC Kabupaten Tasikmalaya.
Perilaku Merokok pada Siswa SMA Hasmaul yunanda; Caecielia Makaginsar; Susan Fitriyana
Bandung Conference Series: Medical Science Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Medical Science
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsms.v3i1.6408

Abstract

Abstract. For adolescents, smoking is a symbolic thing because it can make them look stronger and more mature. Smoking is considered by adolescents to provide peace, reduce feelings of anxiety, and make it easier to concentrate. Smoking has both positive and negative impacts on adolescents. This study aims to determine smoking behavior among high school students at SMAN 2 Sungai Limau in 2022. This research was conducted in August 2022 with an analytic observational design using a cross-sectional study. The subjects of this study were 115 high school students who met the inclusion and exclusion criteria and were selected by the consecutive sampling technique. Primary data was collected by completing a validated smoking behavior questionnaire. The results showed that most of the respondents had a light smoking behavior of as much as 82.6%. Light smoking behavior is because in the area of West Sumatra, on average, every child from the age of four has studied religion and recited the Quran in a surau or mosque. Because they are equipped with religious knowledge from an early age, this is enough to equip students with the knowledge that smoking is prohibited and causes more harm. Abstrak. Bagi remaja, merokok adalah hal yang simbolis karena bisa menjadikan dirinya seseorang yang terlihat lebih kuat, matang, dan dewasa. Merokok dianggap oleh remaja memberikan ketenangan, mengurangi perasaan gelisah, dan berkonsentrasi jadi lebih mudah. Merokok memiliki dampak positif dan negatif pada remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku merokok pada siswa SMA di SMAN 2 Sungai Limau pada tahun 2022. Penelitian ini dilakukan pada Agustus 2022 dengan desain analytic observational menggunakan studi cross-sectional. Subjek penelitian ini berjumlah 115 siswa SMA yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi serta dipilih dengan teknik consecutive sampling. Pengumpulan data diambil melalui data primer dengan pengisian kuesioner perilaku merokok yang telah tervalidasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki perilaku merokok ringan sebanyak 82,6%. Perilaku merokok ringan dikarenakan di daerah Sumatera Barat rata-rata setiap anak dari umur empat tahun sudah belajar ilmu agama dan mengaji di surau atau masjid. Dikarenakan dibekali ilmnu agama sejak dini, hal tersebut cukup untuk membekali pengetahuan siswa bahwa rokok hukumnya makruh serta lebih banyak mudaratnya.
Is Resilience Knowledge Related to the Mental Health of First-Year Medical Students? Romadhona, Nurul; Fitriyana, Susan; Prasetia, Ayu; Ibnusantosa, Raden Ganang; Nurhayati, Eka; Respati, Titik
Global Medical & Health Communication (GMHC) Vol 11, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/gmhc.v11i1.11361

Abstract

The many demands faced by first-year medical students can impact mental health. For students to function well, resilience is needed. This study aimed to determine the relationship between resilience knowledge and the mental health of first-year medical students. This quantitative study was conducted at the Faculty of Medicine, Universitas Islam Bandung, in October 2022. Respondents were 92 students in the first 2022/2023 academic year—data collection method was by distributing two Google Forms links. The first contains a pre-test regarding resilience knowledge, while the second includes the self-reporting questionnaire-29 (SRQ-29). Univariate analysis used distribution assumptions, frequency distribution (median, mean, standard deviation), and proportion distribution (percentage, 95% CI). Bivariate analysis used the ttest, Wilcoxon test, and chi-square test. Most respondents were female, 59% (95% CI=52.62, 72.37). The majority of respondents were 18 years old. The highest order of mental health screening was post-traumatic stress disordersymptoms at 59% (95% CI=48.27, 68.39), mental-emotional disorder (anxiety and depression) symptoms at 37% (95% CI=27.62, 47.37), and psychotic symptoms at 27% (95% CI 18.98, 37.28). No respondents experienced symptoms of narcotic or psychotropic drugs. Respondents who indicated mental health disorders were more significant than those who did not, namely 60% (95% CI=49.35, 69.39). There was no relationship between resilience knowledge and mental health (p=0.75). Respondent's understanding of resilience was good, but more indicated mental health disorders.
Hubungan Obesitas dengan Kejadian Hipertensi pada Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Islam Bandung Tahun 2023 Efendi Rosedevi; Yuli Susanti; Susan Fitriyana
Bandung Conference Series: Medical Science Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Medical Science
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsms.v4i1.11011

Abstract

Abstract. The world of health is currently experiencing an epidemiological transition where Non-Communicable Diseases (NCDs) are one of the concerns in the world. Hypertension is one of the NCDs with the most sufferers, as many as 1.13 billion people with hypertension worldwide. One of the risk factors that cause hypertension is obesity. Obesity can cause an increase in Sympathetic Nervous System (SNS) activity which causes sodium retention in the blood vessels, increasing blood volume and pressure in the blood vessels. This study aims to determine the relationship between obesity and the incidence of hypertension in lecturers at the Faculty of Medicine, Islamic University of Bandung in 2023. This study is a quantitative study with an observational analytic research design conducted at the Faculty of Medicine, Islamic University of Bandung using simple random sampling techniques in the population, the research sample comes from primary data in the form of measurement results of body weight, height, and blood pressure. Data were analyzed by univariate and bivariate analysis and fisher’s exact test. The number of respondents was 44 people with the characteristics of the majority of respondents being female, age more than equal to 35 years. The majority of respondents were obese (52.2%) and had normal blood pressure (43.2%). The results of this research obtained a p-value of 0.105 which indicates that there is no relationship between obesity and the incidence of hypertension in lecturers at the Faculty of Medicine, Islamic University of Bandung in 2023. Abstrak. Dunia kesehatan saat ini mengalami transisi epidemiologi dimana Penyakit Tidak Menular (PTM) menjadi salah satu perhatian di dunia. Hipertensi merupakan salah satu PTM dengan penderita terbanyak, yaitu sebanyak 1,13 miliar penderita hipertensi di seluruh dunia. Faktor risiko yang menyebabkan terjadinya hipertensi salah satunya obesitas. Kondisi obesitas dapat menyebabkan peningkatan aktivitas Sympathetic Nervous System (SNS) yang menyebabkan retensi natrium di dalam pembuluh darah, meningkatkan volume darah dan tekanan di dalam pembuluh darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan obesitas dengan kejadian hipertensi pada dosen Fakultas Kedokteran Universitas Islam Bandung tahun 2023. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian analitik observasional yang dilakukan di Fakultas Kedokteran Universitas Islam Bandung menggunakan teknik simple random sampling pada populasi, sampel penelitian berasal dari data primer berupa hasil pengukuran berat badan, tinggi badan, dan tekanan darah. Data dianalisis dengan analisis univariat dan bivariat serta dilakukan uji fishers exact. Jumlah responden sebanyak 44 orang dengan karakteristik responden mayoritas berjenis kelamin perempuan, usia lebih dari sama dengan 35 tahun. Mayoritas responden berada pada kondisi obesitas (52.2%) dan berada pada kondisi tekanan darah normal (43.2%). Hasil penelitian ini didapatkan p-value sebesar 0.105 yang menunjukkan tidak terdapat hubungan antara obesitas dengan kejadian hipertensi pada dosen Fakultas Kedokteran Universitas Islam Bandung tahun 2023.