Susan Fitriyana
Bagian Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Bandung, Bandung

Published : 22 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Studi Literatur: Hubungan Obesitas dengan Gangguan Tidur pada Mahasiswa Aida Nur Rahmah Widodo; Yulianto, Fajar Awalia; Fitriyana, Susan
Bandung Conference Series: Medical Science Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Medical Science
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsms.v4i1.11133

Abstract

Abstract. Sleep disorders are a problem that often occurs in students. One of the causes of sleep disorders which is also very common in students because it is influenced by lifestyle is obesity. This research was conducted to find out whether sleep disorders in students can be caused by obesity. From previous studies it was explained that obesity can cause fat accumulation which can later cause anatomical and physiological changes in the airways and cause difficulty in breathing and impact on poor sleep quality due to difficulty in breathing. Abstrak. Gangguan tidur merupakan masalah yang sering terjadi pada mahasiswa. Salah satu penyebab gangguan tidur yang juga banyak terjadi pada mahasiswa karena dipengaruhi oleh gaya hidup adalah obesitas. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah gangguan tidur pada pelajar dapat disebabkan oleh obesitasdari studi sebelumnya dijelaskan bahwa kondisi obesitas dapat menyebabkan adanya penumpukan lemak yang nantinya dapat menyebabkan perubahan saluran nafas secara anatomis dan fisiologis dan menyebabkan kesulitan dalam bernafas dan berdampak pada kualitas tidur yang buruk karena kesulitan dalam bernafas.
Gambaran Waktu Tunggu dan Kepuasan Pasien BPJS di Poli Penyakit Dalam Rumah Sakit Al-Ihsan Bandung Mufid Indra Tsany; Yuli Susanti; Susan Fitriyana
Bandung Conference Series: Medical Science Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Medical Science
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsms.v4i1.11521

Abstract

Abstract. Long waiting times and long queues often occur in internal medicine clinics, because these clinics have a large number of patient visits. Waiting time in outpatient care is an indicator of patient satisfaction that can be measured in assessing hospital services. Overall satisfaction with the patient experience was negatively affected by longer wait times. This study aims to determine the relationship between waiting time and outpatient satisfaction at the internal medicine clinic at Al-Ihsan Regional Hospital. This type of research uses analytical observational methods, with a cross sectional approach. This research was conducted at the internal medicine clinic at Al-Ihsan Hospital, on September 7 2023, with a total of 71 respondents. Data was obtained from filling out patient satisfaction questionnaires and secondary hospital data for waiting times using outpatient services. The results of this study showed that the majority of patients were satisfied with the services at the internal medicine clinic at Al-Ihsan Hospital Bandung, with a total of 59 people (83.1%) with the majority of respondents receiving time that met the standard waiting time. Abstrak. Waktu tunggu yang lama dan antrian yang panjang kerap terjadi di poli penyakit dalam, karena poli tersebut memiliki kunjungan pasien yang banyak. Waktu tunggu di rawat jalan menjadi salah satu indikator kepuasan pasien yang dapat diukur dalam penilaian pelayanan di rumah sakit. Kepuasan keseluruhan terhadap pengalaman pasien dipengaruhi secara negatif oleh waktu tunggu yang lebih lama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara waktu tunggu dengan kepuasan pasien rawat jalan di poli penyakit dalam RSUD Al-Ihsan. Jenis penelitian ini menggunakan metode observasional analitik, dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di poli penyakit dalam Rumah Sakit Al-Ihsan, pada tanggal 7 September 2023, dengan jumlah responden 71 orang. Data diperoleh dari pengisian kuesioner kepuasan pasien dan data sekunder rumah sakit untuk waktu tunggu menggunakan pelayanan rawat jalan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar pasien merasa puas terhadap pelayanan di poli penyakit dalam Rumah Sakit Al-Ihsan Bandung, dengan jumlah 59 orang (83,1%) dengan mayoritas responden mendapatkan waktu yang sesuai standar waktu tunggu.