Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Pengaruh Strategi E-Marketing Mix terhadap Kepuasan Pelanggan dan Dampak pada Loyalitas Pelanggan Pada PT. Lazada Indonesia (Survei pada Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda) Nurfitriani, Nurfitriani; Yudhyani, Eka; Solihin, Danna; Dewi, Catur Kumala; Haryadi, Rina Masithoh
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 7 (2022): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (639.7 KB) | DOI: 10.54371/jiip.v5i7.711

Abstract

Berkembangnya teknologi internet memudahkan berbagai jenis aktivitas manusia terlebih dalam melakukan transaksi jual beli. Hal ini menuntut PT. Lazada Indonesia untuk selalu meningkatkan performanya pada kualitas pelayanan elektronik yang mereka berikan untuk memuaskan pelanggan dan membentuk loyalitas pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tanggapan pelanggan mengenai kualitas pelayanan elektronik, kepuasan pelanggan dan loyalitas pelanggan, serta untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan elektronik terhadap kepuasan pelanggan dan dampaknya pada loyalitas pelanggan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dan verifikatif. Metode pengambilan sampel menggungakan nonprobability dengan teknik insidential sampling menggunakan rumus Slovin dengan jumlah responden 93 orang. Data analisis menggunakan analisis jalur, korelasi berganda, dan koefisien determinasi. Kesimpulan penelitian ini adalah: (1) kualitas pelayanan elektronik dinilai cenderung kurang baik; (2) pelanggan dinilai cenderung kurang puas; (3) pelanggan dinilai kurang loyal; (4) secara parsial kualitas pelayanan elektronik berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan PT. Lazada Indonesia sebesar 49,4%; (5) secara parsial kepuasan pelanggan berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan PT. Lazada Indonesia sebesar 45,3%; (6) pengaruh kualitas pelayanan elektronik terhadap perkembangan naik turunnya loyalitas pelanggan melalui kepuasan pelanggan sebesar 70% dan sisanya sebesar 30% merupakan kontribusi dari variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
Analysis of Financial Management in Economic Empowerment of MSMEs: A Case in a Tourism Village Latif, Imam Nazarudin; Heriyanto, Heriyanto; Mardiana, Mardiana; Dewi, Catur Kumala
Journal of Nonformal Education Vol 9, No 1 (2023): February: Community Empowerment and Equivalency Education
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jne.v9i1.42717

Abstract

Rural economic development requires quick and appropriate action to maximise existing resources in the village through an entrepreneurial movement. One solution is to build a Tourism Village, which will increase the role of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) around the area. Therefore, it is very important for MSMEs to have good financial management in order to improve their business performance. This study aims to identify and evaluate the level of effectiveness of financial management in MSMEs in Kampung Ketupat, Jalan Mangkupalas, Kelurahan Mesjid, Samarinda Seberang, Samarinda City, East Kalimantan. The method used in this research is qualitative through observation and interviews with key informants in Kampung Ketupat. The results showed that the financial management of MSMEs in Kampung Ketupat is based on a system of capital assistance, joint venture and profit sharing through PKK. This system is said to be effective because it fulfils the Empowerment index, which is an index that assesses the level of empowerment of MSMEs. The Empowerment Index provides a broad view of the effectiveness of MSME empowerment and can be used as a reference to determine steps to strengthen MSME performance, especially in terms of financial planning, implementation, and control. Therefore, good financial management in MSMEs will provide great benefits for the performance and sustainability of MSMEs in Kampung Ketupat. This research contributes to the scientific world, especially regarding the study of financial management of MSMEs in Kampung Ketupat on Jalan Mangkupalas, Mesjid Village, Samarinda Seberang, Samarinda City, East Kalimantan.
Pelatihan Kewirausahaan Berbasis Ekonomi Digital Untuk Pelaku UMKM Danna Solihin; Catur Kumala Dewi, dkk
Jurnal Pengabdian Masyarakat Lamin Vol 1, No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

UMKM di Kota Samarinda menjadi salah satu sektor industri yang mendominasi sumber pencaharian masyarakat. Sebagian dari pelaku UMKM tersebut sudah ada yang memulai untuk menjalakan proses pemasarannya secara digital, namun cara tradisional masih menjadi pilihan utama bagi mereka, karena rendahnya tingkat literasi digital, tingginya keraguan atas desain teknologi, dan ketidakmampuan menggunakan teknologi digital. Fenomena ini jelas menghambat proses digitalisasi di pelaku UMKM Kota Samarinda. Universitas 17 Agustus 1945 mencoba menjadi salah satu pendukung Pelaku UMKM di Samarinda. Alasan pendorongnya ialah karena digitalisasi saat ini hanya terfokus oleh masyarakat di daerah perkotaan samarinda saja, dimana hal ini juga didukung oleh akses digital yang lebih lengkap. Namun, di daerah pelosok samarinda masih kekurangan dalam hal fasilitas, akses, dan infrastruktur. Padahal, produk UMKM di pelosok samarinda tidak kalah menarik dan memiliki nilai jual yang tinggi. Metode pengabdian dilakukan melalui acara seminar yang dilaksanakan pada tanggal 22 Desember 2023 dari Pukul 08.00-12.30 WITA. Seminar dilaksanakan di Ruang Rapat Utama Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda, dan dihadiri oleh 21 Peserta. Acara seminar dilakukan dengan metode ceramah/presentase penyampaian materi, yang kemudian direspons dengan tanya jawab, sanggahan, dan komentar dari peserta. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sesungguhnya pelaku UMKM di Kota Samarinda bukan tidak memiliki produk yang memiliki nilai jual, tetapi belum memiliki pengetahuan, kemampuan, fasilitas dan akses untuk mengelola sebuah bisnis yang berintegrasi dengan teknologi.
PENGEMBANGAN KEWIRAUSAHAAN BERBASIS TEKNOLOGI MELALUI INKUBATOR GREEN BUSINESS ECONOMY DALAM MENDUKUNG PELAKSANAAN PROGRAM MERDEKA BELAJAR KAMPUS MERDEKA Danna Solihin, Catur Kumala Dewi, dkk
Jurnal Pengabdian Masyarakat Lamin Vol 1, No 1 (2022)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kewirausahaan UMKM dicapai dengan pengembangan sinergi dalam pemetaan potensi kewirausahaan, pembinaan lingkungan kewirausahaan, pembinaan kewirausahaan dan inkubasi kewirausahaan, serta pemberian dukungan finansial. Istilah entrepreneur pertama kali muncul pada abad ke-18, seperti yang kita ketahui bersama. Diawali dengan inovasi-inovasi baru seperti mesin uap dan mesin pintal, dimana pada awal sejarahnya kewirausahaan menjadi mesin pertumbuhan dan perluasan usaha melalui inovasi dan kreativitas. Transformasi jiwa kewirausahaan dalam ekonomi kerakyatan, khususnya Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), memiliki peran penting dalam menopang pertumbuhan ekonomi nasional pasca pandemi Covid-19 yang telah terbukti tangguh menghadapi Covid-19- guncangan terkait. Pada masa pra-pandemi, kontribusi UMKM terhadap PDB Indonesia meningkat hingga hampir 60 persen. Pengembangan kewirausahaan UMKM berbasis ekonomi kerakyatan harus menjadi solusi untuk mencegah ledakan pengangguran dan menjaga daya beli masyarakat di tengah wabah COVID-19 yang sedang berlangsung, yang tanggal berakhirnya tidak pasti.