Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PEMBERIAN TREATMENT CARA PENYELESAIAN SOAL LITERASI KUANTITATIF BAGI SISWA KELAS V DI SD NEGERI BOGOSARI 1, GUNTUR, DEMAK Dameis Surya Anggara; Candra Abdillah; Putut Said Permana; Enggar Prasetyawan; Saptina Retnawati
Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 3 (2020): Edisi Oktober
Publisher : LPPM Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/al-jpkm.v1i3.6885

Abstract

Literasi kuantitatif merupakan kemampuan bernalar dalam mengelola informasi berbentuk angka dan statistik dalam berbagai hal. Kemampuan tersebut sangat dibutuhkan dalam kehidupan terlebih di era digital 4.0 ini. Namun demikian, matematika yang merupakan wadah dari literasi kuantitatif justru realitanya banyak menghadapi masalah. Berdasarkan analisis situasi di SD Negeri Bogosari 1 dapat diketahui bahwa siswa hanya menguasai soal-soal bersifat rutin dan sederhana. Mereka belum mampu menyelesaikan soal-soal bertipe High Order Thinking skills (HOTS) seperti soal yang penyelesaiannya membutuhkan kemampuan memecahkan masalah. Atas dasar itu dilakukanlah Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dengan tujuan memberikan pengetahuan cara penyelesaian butir soal berjenis HOTS seperti butir soal literasi kuantitatif. Selanjutnya, PKM ini dilaksanakan pada 11 – 13 Maret 2020 dengan subyek siswa kelas V di SD Negeri Bogosari 1. Adapun metode pelaksanaan PKM ini menggunakan metode ceramah dan diskusi yang terkemas melalui pendekatan Polya. Hasil yang diperoleh yaitu kemampuan siswa dalam menyelesaikan butir soal literasi kuantitatif meningkat, tercermin dengan adanya peningkatan kemampuan literasi kuantitatif dari 54,13 menjadi 73,87 atau naik sebesar 19,73.Keywords: literasi kuantitatif, high order thinking skills, pendekatan polya
Pelatihan Pembuatan Hand Sanitizer dan Desinfektan pada Yayasan Rumah Cerdas Indonesia Saptina Retnawati; Enok Nurhasanah; Sulfi Purnama Sari; Fanni Erda Tasia; Metha Lubis
Pekodimas : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 1 (2021): Pekodimas : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (633.677 KB)

Abstract

Semenjak dimulainya pandemi Covid-19, penggunaan hand sanitizer menjadi hal yang wajib dilakukan oleh semua warga, baik warga yang tinggal di zona merah maupun pada zona non merah. Kegiatan pelatihan ini dihadiri oleh anak-anak yang bernaung di bawah yayasan tersebut, tim dosen pengabdi, dan mahasiwa.Tujuan dilakasanakannya pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk mengenalkan cara membuat hand sanitizer dan desinfektan dengan standar kesehatan yang baik serta dengan menggunakan bahan dan cara yang direkomendasikan, memberikan pengetahuan yang lebih baik tentang penularan Covid-19, dan bagaimana cara menjaga imunitas tubuh di tengah pandemi Covid-19.Metode yang digunakan meliputi kegiatan ceramah, demonstrasi, dan diskusi. Kegiatan pembuatan hand sanitizer dan desinfektan dilakukan secara langsung dengan mematuhi protokol kesehatan yang berlaku. Seluruh peserta dapat langsung membuat hand sanitizer dan desinfektan, serta memahami dengan baik pentingnya menjaga imunitas tubuh di tengah pandemi covid-19Kata kunci: Covid-19; Hand Sanitizer; Desinfektan
Peningkatan Literasi Pedagogik Guru melalui Pendampingan Penyusunan Asesmen Pembelajaran berbasis HOTS Candra Abdillah; Saptina Retnawati; Dameis Surya Anggara
Pekodimas : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2022): Pekodimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (446.687 KB)

Abstract

Adanya asesmen kompetensi minimum (AKM) sebagai pengganti ujian nasional, mengharuskan guru untuk mampu melakukan pembelajaran dan menyusun penilaian berbasis HOTS. Hal ini juga berkaitan dengan kompetensi pedagogik guru yang perlu ditingkatkan, salah satunya dengan menyusun asesmen pembelajaran berbasis HOTS. Sasaran kegiatan pengabdian ini adalah SMA guru-guru mata pelajaran di PGRI 22 Serpong. Tujuan pengabdian adalah pendampingan penyusunan asesmen pembelajaran berbasis HOTS guna meningkatkan literasi pedagogik guru. Metode yang digunakan dalam pengabdian adalah ceramah, diskusi, tanya jawab, dan penugasan. Tahapan pengabdian meliputi perencanaan, pelaksanaan, evaluasi kegiatan. Tahap perencanaan terdiri dari survey lokasi, koordinasi dengan tim dan pihak sekolah, penyusunan materi pelatihan. Tahap pelaksanaan terdiri dari penyampaian materi dan latihan praktik membuat soal HOTS. Sedangkan tahap evaluasi terdiri dari presentasi dan analisis hasil produk soal HOTS. Dampak pengabdian ini antara lain : 1) guru dapat menyusun kisi-kisi berbasis HOTS; 2) guru dapat membedakan kata kerja operasional untuk HOTS dan LOTS; 3) guru dapat mengembangkan soal item HOTS sesuai dengan kisi-kisi.Kata kunci: asesmen; pembelajaran; HOTS; pedagogik.
The Application of Tactical Games Approach to Improve Decision-Making Skills in Soccer Among Physical Education Students at Pamulang University: The Application of Tactical Games Approach to Improve Decision-Making Skills in Soccer Among Physical Education Students at Pamulang University Aidil Putra; Acep Rohmat Nurhidayat; Saptina Retnawati
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2103

Abstract

Decision-making ability is a critical cognitive skill in soccer. However, conventional technique-based instruction has not been optimal in developing this aspect among Physical Education students. This study aims to analyze the effectiveness of the Tactical Games Approach (TGA) in enhancing decision-making skills among Physical Education students at Pamulang University. Method: This research employed a quasi-experimental design with a pretest-posttest non-equivalent group design. The subjects consisted of 30 students divided into two groups: the experimental group (TGA) and the control group (conventional method). The instrument used was the Game Performance Assessment Instrument (GPAI), focusing on the decision-making component. Data were analyzed using paired sample t-test, independent sample t-test, and effect size calculation (Cohen’s d). Results: The results showed that the experimental group improved their GPAI scores from 10.73 to 15.47, while the control group increased from 10.60 to 12.13. The t-test revealed a significant difference between the two groups in the posttest (p = 0.000), with an effect size of 2.59, categorized as a very large effect. Conclusion: The Tactical Games Approach was proven to be significantly effective in enhancing decision-making skills in soccer. This model is highly recommended for use in game-based sports instruction at the university level, particularly in preparing students to become both technically skilled and tactically competent.
Implementation Of The Student Teams Achievement Divisions (STAD) Cooperative Learning Model To Improve Student Learning Outcomes In The Teaching Profession Course At Pamulang University Saptina Retnawati; Indah Pertiwi; Marissa Ulfa
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5684

Abstract

The purpose of this research is to enhance students’ academic performance through the application of the Cooperative Learning model, specifically the Student Teams Achievement Divisions (STAD) type, in the Teaching Profession course at Universitas Pamulang. This research is a classroom action research (CAR) conducted in two cycles, each consisting of planning, implementation, observation, and reflection stages. The research subjects were 21 students in the even semester of the 2024/2025 academic year. The instruments used included learning outcome tests, student activity observation sheets, response questionnaires, documentation, and lecturer reflection notes. The results showed an increase in the average score from 72.5 in the first cycle to 80.1 in the second cycle, and an improvement in the number of students achieving mastery from 13 students (61.9%) to 19 students (90.5%). Observations indicated greater student engagement, participation, and collaboration in group activities. Students also responded positively to the STAD model, suggesting that the method fosters an active and cooperative learning environment. Therefore, the STAD learning model is effective in improving student learning outcomes, both cognitively and affectively.