Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Konseling Kelompok Dengan Teknik Self-Talk Untuk Mengurangi Insecure Pada Remaja Di Desa Benua Keling Kota Pagaralam: Penelitian Wahyu Eka Satria; Neni Noviza; Lena Marianti
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6007

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat insecure pada remaja sebelum dan sesudah diberikan layanan konseling kelompok dengan teknik self talk serta untuk mengetahui pengaruh konseling kelompok dengan teknik self talk dalam mengurangi insecure pada remaja di Desa Benua Keling Kota Pagaralam. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen menggunakan desain one group pretest-posttest. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket (kuesioner) dan dokumentasi. Sampel penelitian berjumlah 57 remaja yang memiliki tingkat insecure sedang hingga tinggi. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, uji linearitas, uji korelasi, analisis regresi linear sederhana, serta uji t menggunakan program SPSS. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa terdapat perbedaan tingkat insecure pada remaja sebelum dan sesudah diberikan layanan konseling kelompok dengan teknik self talk. Berdasarkan hasil uji statistik diperoleh nilai signifikansi < 0,05 yang menunjukkan bahwa layanan konseling kelompok dengan teknik self talk berpengaruh secara signifikan dalam menurunkan tingkat insecure pada remaja. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa konseling kelompok dengan teknik self talk efektif digunakan untuk membantu mengurangi rasa insecure pada remaja di Desa Benua Keling Kota Pagaralam.
Efektivitas Konseling Kelompok dengan Teknik CR pada Pelaku Pelecehan Seksual PSRABH Indralaya Amanda Clara Natalia; Neni Noviza; Lena Marianti
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8417

Abstract

Penelitian ini berujudul Efektivitas konseling kelompok dengan teknik cognitive restructuring untuk meningkatkan kesadaran diri pelaku pelecehan seksual di Psr anak berhadapan dengan hukum indralaya, bertujuan untuk mengetahui efektivitas konseling kelompok dengan teknik cognitive restructuring dalam meningkatkan kesadaran diri pelaku pelecehan seksual di PSR Anak Berhadapan dengan Hukum (PSRABH) Indralaya. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya kesadaran diri pelaku yang menganggap perilaku pelecehan seksual sebagai hal yang wajar, sehingga berpotensi mengulangi perbuatannya.Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen. Subjek penelitian adalah remaja pelaku pelecehan seksual berusia 15–18 tahun di PSRABH Indralaya. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui pretest dan posttest menggunakan instrumen kesadaran diri. Data dianalisis menggunakan uji statistik untuk melihat perbedaan sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan pada tingkat kesadaran diri setelah diberikan layanan konseling kelompok dengan teknik cognitive restructuring. Teknik ini efektif dalam membantu individu mengubah pola pikir negatif dan irasional menjadi lebih rasional dan adaptif, sehingga berdampak pada perubahan perilaku yang lebih positif. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa konseling kelompok dengan teknik cognitive restructuring efektif dalam meningkatkan kesadaran diri pelaku pelecehan seksual di PSRABH Indralaya. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengembangan layanan konseling, khususnya dalam menangani perilaku menyimpang pada remaja.
Implementasi Pola Pengasuhan Meningkatkan Kesadaran Peran Ayah di Yayasan Cahaya Putra Selatan Desvi Herleni; Mirna Ari Mulyani; Lena Marianti
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8420

Abstract

Penelitian ini berjudul Implementasi Pola Pengasuhan Parenting dalam Meningkatkan Kesadaran Peran Ayah pada Klien di Yayasan Cahaya Putra Selatan (YCPS) Palembang. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena pernikahan di usia dini, di Indonesia yang menyebabkan sebagian remaja harus menjalankan peran sebagai orang tua tanpa kesiapan emosional, psikologis, dan ekonomi yang memadai sehingga akan berdampak pada pola pengasuhan yang kurang tepat dan berpotensi menimbulkan kekerasan terhadap anak. Fenomena ini juga ditemukan pada klien di Yayasan Cahaya Putra Selatan (YCPS) Palembang yang sebagian telah menjadi ayah di usia muda namun belum memiliki pemahaman yang baik mengenai tanggung jawab pengasuhan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pola pengasuhan parenting dalam meningkatkan kesadaran peran ayah menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap klien yang mengikuti program pembinaan parenting. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa sebelum berada di yayasan, klien cenderung menerapkan pola asuh otoriter yang ditandai dengan dominasi hukuman dan komunikasi yang terbatas. Setelah mengikuti program pembinaan, konseling, dan edukasi parenting, klien mulai memahami peran ayah sebagai pelindung, pendidik, dan teladan bagi anak serta menunjukkan peningkatan kesadaran terhadap tanggung jawab pengasuhan. Kesimpulannya, implementasi pola pengasuhan parenting dapat menjadi strategi pembinaan yang efektif dalam meningkatkan kesadaran peran ayah serta mencegah terjadinya kekerasan terhadap anak.
Dinamika Keluarga Pada Pecandu Narkoba Di Yayasan Rehabilitasi Narkoba Ar Rahman (Studi Kasus: Klien “B”) Oktaria Trisna Dewi; Neni Noviza; Lena Marianti
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8455

Abstract

Penyalahgunaan narkoba merupakan permasalahan sosial yang semakin kompleks dan terus meningkat dari waktu ke waktu. Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh individu sebagai pengguna, tetapi juga berpengaruh besar terhadap keluarga sebagai lingkungan sosial terdekat. Keluarga memiliki peran penting dalam membentuk perilaku, memberikan pengawasan, serta menyediakan dukungan emosional bagi setiap anggotanya. Oleh karena itu, dinamika keluarga sering kali menjadi faktor yang dapat meningkatkan maupun menurunkan kerentanan seseorang terhadap penyalahgunaan narkoba, sekaligus menentukan keberhasilan proses pemulihan. Penelitian ini berjudul Dinamika Keluarga pada Pecandu Narkoba di Yayasan Rehabilitasi Narkoba Ar-Rahman (Studi Kasus: Klien B) yang bertujuan untuk mengidentifikasi pola hubungan keluarga yang berkontribusi terhadap keterlibatan klien dalampenyalahgunaan narkoba serta menggambarkan bagaimana peran keluarga dalam proses rehabilitasi dan pemulihan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, melalui teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan klien “B” beserta keluarganya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum rehabilitasi, klien berada dalam lingkungan keluarga dengan komunikasi yang kurang terbuka, minim kedekatan emosional, dan lemahnya pengawasan, sehingga memicu kecenderungan untuk mencari pelarian melalui narkoba. Namun setelah menjalani proses rehabilitasi, terjadi perubahan positif dalam hubungan keluarga yang ditandai dengan meningkatnya komunikasi, perhatian, serta dukungan emosional terhadap klien. Temuan ini menegaskan bahwa dinamika dan keterlibatan keluarga memiliki peran signifikan dalam mendukung keberhasilan rehabilitasi sertamencegah kekambuhan pada klien.
Pendekatan Muhasabah Diri dalam Konseling Individu untuk Mengubah Perilaku Playing Victim Anak Risa Pitria; Kusnadi Kusnadi; Lena Marianti
Journal of Society Counseling Vol. 3 No. 2 (2025): Journal of Society Counseling
Publisher : Scidacplus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59388/josc.v3i2.658

Abstract

This study examines the application of the Muhasabah Diri approach in individual counselling to change children's playing victim behaviour. The research is qualitative in nature, aiming to understand the subjective experience and behavioural transformation of children through the counselling process. The research subjects included three children in an elementary school in Palembang who showed a tendency of playing victim behaviour. Data were collected through in-depth interviews, observation, and documentation, then analysed using the Miles and Huberman qualitative data analysis model. The results showed that the Muhasabah Diri approach was effective in increasing children's self-awareness, responsibility, and emotion regulation, thereby reducing their tendency to play victim. The counselling process involves diagnosis, prognosis, therapy, and evaluation stages that are tailored to the developmental needs of children. This study concludes that Muhasabah Diri is a potential approach in individual counselling to shape a proactive and resilient mindset in children.
Konseling Individu Berbantuan Metode Cinema Therapy untuk Mengatasi Self Acceptance Elvin Monika Putri; Neni Noviza; Lena Marianti
Journal of Society Counseling Vol. 3 No. 2 (2025): Journal of Society Counseling
Publisher : Scidacplus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59388/josc.v3i2.663

Abstract

This study aims to determine the description of Self Acceptance in beneficiaries with physical disabilities and to determine the application of individual counseling assisted by the Cinema Therapy Method in overcoming Self Acceptance in beneficiaries with physical disabilities at the Budi Perkasa Center in Palembang. This study uses a qualitative research method with a field research type. The subjects in this study were three beneficiaries with physical disabilities and one social worker at the Budi Perkasa Center in Palembang who were selected using the purposive sampling technique. In order to achieve this goal, the data collection technique in this study used interviews, observation, and documentation techniques, which were carried out in 4 meetings. The results of this study indicate that before the application of individual counseling assisted by the Cinema Therapy method, the description of self-acceptance in beneficiaries with physical disabilities at the Budi Perkasa Center in Palembang was still very clear, which was indicated by the beneficiaries still displaying behaviors that indicate aspects of self-acceptance, such as thinking negatively about themselves and not being able to accept themselves. Furthermore, after the implementation of individual counseling assisted by the Cinema Therapy method was carried out, it showed that self-acceptance in children with disabilities was able to accept themselves well without any rejection in themselves, able to socialize without any shame, and always think positively about their physical condition. Individual counseling assisted by the Cinema Therapy method to overcome Self-Acceptance in people with physical disabilities using three stages, namely the initial stage, the middle stage, and the final stage.
MANAJEMEN MAJELIS TAKLIM DALAM MENINGKATKAN PENGETAHUAN KEISLAMAN DI MASYARAKAT DESA SUKARAMI KECAMATAN RAMBANG Elni Sirta; Neni Novia; Lena Marianti
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.11982

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan manajemen Majelis Taklim dalam mengelola kegiatan pembinaan pemahaman tata cara sholat serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya di Desa Sukarami Kecamatan Rambang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas pengurus Majelis Taklim, ustaz, dan jamaah. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan manajemen Majelis Taklim telah dilaksanakan melalui empat fungsi manajemen menurut George R. Terry, yaitu perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengendalian. Pada tahap perencanaan, pengurus menyusun jadwal, tujuan, materi, dan metode pembelajaran tata cara sholat. Pengorganisasian dilakukan melalui pembagian tugas kepengurusan yang sederhana namun berjalan secara kooperatif. Pelaksanaan pembinaan dilakukan secara rutin setiap minggu melalui metode ceramah, praktik langsung, dan tanya jawab. Pengendalian dilakukan melalui evaluasi sederhana terhadap kehadiran dan pemahaman jamaah. Faktor pendukung kegiatan meliputi antusiasme masyarakat, dukungan pengurus dan tokoh masyarakat, serta tersedianya tempat dan fasilitas pembelajaran. Adapun faktor penghambat meliputi keterbatasan sarana dan prasarana, kurangnya tenaga pengajar, serta faktor usia, kesehatan, dan kesibukan jamaah. Dengan demikian, manajemen Majelis Taklim berperan penting dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai tata cara sholat yang benar sesuai dengan tuntunan syariat Islam.
Hubungan Kecamatan dengan Kualitas Tidur pada Mahasiswa Semester Akhir Fakultas Sains dan Teknologi Putri Ramayanti; Manah Rasmanah; Lena Marianti
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.12316

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kecemasan pada Mahasiswa Semester Akhir Fakultas Sains dan Teknologi, tingkat kualitas tidur pada Mahasiswa mengetahui seberapa besar Hubungan Kecemasan dengan Kualitas Tidur Pada Mahasiswa Semester Akhir Fakultas Sains dan Teknologi. Penelitian ini menggunakan metode dengan menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 73 orang. Uji instrument meliputi uji validitas, uji reliabilitas. Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji normalitas, uji linieritas, dan uji korelasi product moment pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tingkat kecemasan pada mahasiswa semester akhir Fakultas Sains dan Teknologi UIN Raden Fatah Palembang sebagian besar berada pada kategori sedang dengan persentase sebesar 64,4%, sedangkan sisanya berada pada kategori tinggi dan rendah masing-masing sebesar 17,8%. Tingkat kualitas tidur mahasiswa semester akhir Fakultas Sains dan Teknologi UIN Raden Fatah Palembang sebagian besar berada pada kategori sedang dengan persentase sebesar 69,86%. Terdapat hubungan yang signifikan antara kecemasan dengan kualitas tidur pada mahasiswa semester akhir. Hal ini dibuktikan dengan hasil uji korelasi Pearson Product Moment yang menunjukkan nilai r=0,384 dengan signifikansi 0,001 (p<0,05), sehingga Ha ditolak Ho diterima. Hubungan antara kecemasan dan kualitas tidur berada pada kategori cukup (sedang), yang berarti adanya Hubungan Positif antara Kecemasan dengan Kualitas Tidur Pada Mahasiswa Semeter Akhir Fakultas Sains dan Teknologi UIN Raden Fatah Palembang.
Peran Penyuluh dalam Pelaksanaan Bimbingan Perkawinan Pranikah untuk Mencegah Pernikahan Dini pada Remaja di KUA Kecamatan Dempo Selatan: Penelitian Neli Susanti; Neni Noviza; Lena Marianti
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.6993

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran penyuluh agama dalam pelaksanaan bimbingan perkawinan pranikah sebagai upaya mencegah pernikahan dini pada remaja di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Dempo Selatan Kota Pagaralam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data penelitian terdiri atas data primer yang diperoleh dari penyuluh agama dan pihak terkait di KUA Kecamatan Dempo Selatan Kota Pagaralam serta data sekunder yang berasal dari dokumen dan literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyuluh agama memiliki peran yang penting dalam mencegah pernikahan dini melalui pelaksanaan bimbingan perkawinan pranikah. Peran tersebut diwujudkan melalui fungsi informatif dan edukatif dengan memberikan pemahaman mengenai hukum perkawinan, hak dan kewajiban suami istri, serta kesiapan fisik, mental, dan spiritual dalam berumah tangga. Selain itu, penyuluh agama juga menjalankan fungsi konsultatif, advokatif, dan motivatif dengan memberikan pendampingan, solusi, serta dorongan kepada remaja agar lebih memahami pentingnya kesiapan dalam membangun kehidupan rumah tangga. Dengan demikian, pelaksanaan bimbingan perkawinan pranikah di KUA Kecamatan Dempo Selatan Kota Pagaralam menjadi salah satu upaya preventif dalam meningkatkan pemahaman remaja dan mencegah terjadinya pernikahan dini.
Implementasi Konseling Klasikal dengan Metode Kisah dalam Mengembangkan Kecerdasan Emosional Peserta Didik di MA Muhammad Muzakkir Abid; Neni Noviza; Lena Marianti
Journal of Society Counseling Vol. 3 No. 3 (2025): Journal of Society Counseling
Publisher : Scidacplus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59388/josc.v3i3.695

Abstract

Emotional intelligence is a critical factor that determines students' success in coping with academic pressure, building social relationships, and managing themselves healthily. This study aims to describe the emotional intelligence of eleventh-grade (XI B) students at MA Darun Najah Bangun Jaya, Ogan Ilir, and to analyze the implementation of classical counseling services using the storytelling method to develop students' emotional intelligence. This study employed a qualitative field research approach, with data collected through semi-structured interviews, participatory observation, and documentation studies conducted across four meetings involving 21 students selected through purposive sampling. Data were analyzed using the Miles and Huberman interactive model, comprising data reduction, data display, and conclusion drawing, while data validity was examined through source and technique triangulation. The results indicate that before the intervention, students' emotional intelligence in the aspects of self-emotion recognition, emotion management, self-motivation, empathy, and social relationship building was underdeveloped, characterized by high temperament, anxiety, and difficulty managing interpersonal conflict. The implementation of classical counseling with the storytelling method was carried out through seven stages: the initial stage, needs identification, method determination, service delivery, counseling preparation, tool/media preparation, and outcome evaluation. Following the intervention, students demonstrated improved emotional self-awareness and regulation, more stable self-motivation, and more effective social relationship skills. This study implies the importance of integrating the storytelling method, particularly Qur'anic narratives, as a contextual classical counseling strategy aligned with Islamic values in the madrasah environment.