Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Digital Technology To Improve Marketing Strategy In The Era Of Pandemic Covid-19 I Made Aditya Dharma; I Wayan Lasmawan; I Nengah Suastika
The Es Economics and Entrepreneurship Vol. 1 No. 02 (2022): The ES Economics And Entrepreneurship (ESEE )
Publisher : Eastasouth Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/esee.v1i02.41

Abstract

In the current era of globalization, technology and information are growing rapidly, especially for digital marketing, it is needed by industries engaged in the sale of goods and services. Especially now that the Covid-19 Pandemic is impacting almost all sectors of life. The impact of the corona virus pandemic (Covid-19) is being felt in the business and economic world. Digital marketing is a very fast growing and inexpensive solution to reach maximum customers without any limits. Through digital marketing adjustments can convey messages only to potential customers and many new customers can be attracted by using different techniques. This study uses a qualitative descriptive research method with a case study approach. The results of the study concluded that social media has increased the performance of businesses and 90 percent of respondents consider social media important for their business. The main benefit derived from social media is brand awareness. From this research, other benefits obtained by respondents from social media for SMEs are: Increasing Traffic 72 percent, Increasing Ranking Searches 62 percent, New Partnerships 59 percent, Increasing Sales 48 percent, Reducing Marketing Costs 59 percent for self-employed, 58 percent for SMEs two times more likely to find qualified prospects.
THE EFFECT OF COOPERATIVE DISCOVERY LEARNING MODEL ASSISTED BY LEARNING VIDEO ON STUDENTS' CRITICAL THINKING ABILITY Irwan Febryan; I Made Aditya Dharma; Made Padmarani Sudewiputri; Ni Made Ignityas Prima Astuti
JURNAL EDUSCIENCE Vol 10, No 1 (2023): Jurnal Eduscience (JES), (Authors from Algeria and Indonesia)
Publisher : Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jes.v10i1.3576

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh yang signifikan penggunaan model pembelajaran discovery learning (DL) berbantuan video pembelajaran terhadap kemampuan berpikir kritis mahasiswa pada mata kuliah pengantar Pendidikan. setelah disampaikan model discovery learning berbantuan video pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi experimental) dengan desain the non equivalentcontrol grup design. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa PGSD semester 1 universitas Triatma Mulya tahun akademik 2022/2023. Sampel diambil dengan menggunakan teknik random sampling yaitu kelas A sebagai kelas kontrol dan kelas B sebagai kelas eksperimen. analisis data Dalam penelitian ini menggunakan uji-t yang dianalisis menggunakan spss versi 16. Instrument dalam penelitian ini berupa lembar observasi dan soal pre-test post-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Model discovery learning (DL) berbantuan video pembelajaran Terdapat pengaruh yang signifikan dalam matakuliah pengantar Pendidikan menggunakan model discovery learning (DL) berbantuan video pembelajaran. Hal Ini Terlihat Dari Hasil Uji Independentsample T-test Yang Menunjukkan Nilai Sig. (2-tailed) Kurang Dari 0,05 yaitu 0,000 < 0,05.
Kebijakan Pendidikan Sekolah Dasar Kabupaten Buleleng, Bali Melalui Analisis Kondisi Nyata Luh Tu Selpi Wahyuni; Nyoman Ayu Putri Lestari; I Made Aditya Dharma; Ida Bagus Putu Arnyana; Nyoman Dantes
PAKAR Pendidikan Vol 21 No 2 (2023): Published in Juli 2023
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/pakar.v21i2.383

Abstract

Education is an important aspect of human existence as it promotes human enhancement in the emotive, cognitive, and psychomotor domains. The implementation of an educational wisdom model can be in the form of ideas, outlines, diagrams, or numerical states that are used to clarify, clarify, and present parts of a real instructional problem. Therefore, this study aims to conduct a mini-research to share suggestions about educational wisdom. This research method is descriptive quantitative. The research location was in all primary schools in Buleleng Regency. The object of the research was primary schools in Buleleng district. The research subjects were students and teachers in Buleleng district. The results of the study showed a low student-teacher ratio, namely Banjar sub-district 16.59, Buleleng sub-district 17.71, and Busungbiu sub-district 14.74 with this low ratio interpreted as the three sub-districts having an excess of primary school teachers. Ideas for intelligence that can be provided include the ideal ratio of students to teachers must be met, as well as school facilities, complete and appropriate learning facilities, teacher availability and competence, principal availability and competence, service personnel availability and competence, labour availability and competence, librarian availability and competence, and the ideal ratio of students to teachers. It is recommended to education policy managers to match the actual needs in primary schools that refer to the 8 education standards.
BLENDED-PROJECT BERBASIS SELF DIRECTED LEARNING BERMUATAN TRI HITA KARANA DALAM MERDEKA BELAJAR MEWUJUDKAN MAKING INDONESIA 4.0 I Made Aditya Dharma; I Wayan Suastra; I Wayan Lasmawan; Made Padmarani Sudewiputri
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 11 No. 1 (2024)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v11i1.2006

Abstract

Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mengetahui penggunaan model pembelajaran blended-project berbasis self-directed learning bermuatan Tri Hita Karana dalam merdeka belajar mewujudkan “Making Indonesia 4.0”. Blended learning adalah satu tawaran model pembelajaran di masa pandemi Covid- 19, blended-learning merupakan integrasi metode pengajaran konvensional dengan dunia digital. enam alasan mengadopsi pembelajaran blended-learning adalah (1) kekayaan pedagogis, (2) akses ke pengetahuan, (3) interaksi sosial, (4) agensi pribadi, (5) efektivitas biaya, dan (6) kemudahan revisi. Model pembelajaran ini bertujuan untuk mengubah budaya belajar mengajar yang berpusat pada guru menjadi pembelajaran yang berpusat pada siswa. Kegiatan pembelajaran dilakukan secara aktif dan interaktif serta lebih praktis daripada mendengarkan ceramah pasif di dalam kelas. Studi literatur adalah desain penelitian yang digunakan dalam mengumpulkan sumber data yang berkaitan dengan suatu topik. Pengumpulan data untuk studi literatur dilakukan dengan alat pencarian database yang sebagai tahapan pencarian sumber literatur. Pengumpulan data menggunakan metode Preferred Reporting Items for Sistematic Reviews and Meta-Analysis. Hasil screening yang sesuai dan yang dibutuhkan terdapat 8 artikel Jurnal Nasional. Berdasarkan artikel yang ditemukan dan dianalisis terdapat dampak blended-project berbasis self-directed learning bermuatan Tri Hita Karana dalam merdeka belajar mewujudkan “Making Indonesia 4.0” berdasarkan kajian literatur hasil penelitian terdahulu.
ANALISIS MISKONSEPSI SISWA SEKOLAH DASAR DALAM MATERI KPK DAN FPB Asmaul Fitriani; Made Sri Astika Dewi; I Made Aditya Dharma
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 11 No. 1 (2024)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v11i1.2146

Abstract

Pelaksanaan pembelajaran matematika di kelas tidak selalu berjalan dengan baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan kesalahpahaman yang dimiliki siswa ketika mencoba memahami soal cerita pada KPK dan FPB. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif. Partisipan penelitian adalah sampel 7 siswa kelas IV SD Negeri 3 Lelateng yang terdiri dari 29 siswa. Teknik pengumpulan data meliputi esai dan wawancara. Berdasarkan penelitian terdapat hasil yang didapat yaitu tujuh siswa yang memiliki kesalahpahaman terbesar diwawancarai. Siswa dibagi menjadi empat kategori: mereka yang memahami konsep 5%, mereka yang tidak 65%, dan mereka yang tidak yakin 50%. Berdasarkan temuan penelitian, dari temuan penelitian terdapat 80% miskonsepsi.
Representasi Ketidakadilan Perempuan dalam Novel Gadis Pantai karya Pramoedya Ananta Toer Ni Made Ignityas Prima Astuti; Made Aditya Dharma; Aditya Ridho Fatmawan
Musamus Journal of Language and Literature Vol 7 No 1 (2024): Musamus Journal of Language and Literature
Publisher : Universitas Musamus Merauke

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mujolali.v7i1.6208

Abstract

This research aims to describe (1) the representation of women's injustice in the novel Girl Beach, (2) the representation of women's struggle in the novel Girl Beach by Pramoedya Ananta Toer. The design of this research is qualitative descriptive. The data source used is the novel Pantai Girl by Pramoedya Ananta Toer, published in 2003, 270 pages, publisher Lentera Dipantara, in Jakarta. The data collection technique that the author uses in this research uses the documentation method. The data collected was in the form of quotes regarding the representation of injustice and the struggles of female characters sourced from the novel Pantai Girl by Pramoedya Ananta Toer. The results of the research are that the main character in the novel Pantai Girl by Pramoedya Ananta Toer experiences injustice which includes subordination (assuming it is not important in decisions), stereotypes (negative labeling), violence (violence), and double burden (double burden), while the representation of the character's struggle in Fighting injustice in the novel Pantai Girl by Pramoedya Ananta Toer, namely the character Pantai Girl fights back by expressing opinions and resistance in the form of physical actions.
ANALISIS KEMAMPUAN MENYELESAIKAN SOAL CERITA PADA SISWA KELAS IV TAHUN PELAJARAN 2015/2016 DI SD NEGERI 1 BANJAR BALI ., I Made Aditya Dharma; ., Drs. I Made Suarjana, M.Pd; ., I Kadek Suartama, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7193

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) Menganalisis pelaksanaan pembelajaran matematika mengenai soal cerita pada siswa kelas IV tahun pelajaran 2015/2016 di SD Negeri 1 Banjar Bali. 2) Menganalisis kemampuan menyelesaikan soal cerita dalam matematika pada siswa kelas IV tahun pelajaran 2015/2016 di SDN 1 Banjar Bali. 3) Menganalisis kendala-kendala yang dihadapi siswa menyelesaikan soal cerita dalam matematika dan solusi mengatasi kendala-kendala tersebut. Subjek Dalam Penelitian Adalah seluruh siswa Kelas IV di SD Negeri 1 Banjar Bali yang berjumlah 32 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi, tes, dan wawancara. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian pelaksanaan pembelajaran matematika mengenai soal cerita pada siswa kelas IV tahun pelajaran 2015/2016 di SDN 1 Banjar Bali diperoleh rata-rata guru dalam melaksanakan pembelajaran yaitu 65 dengan kategori cukup. Siswa yang memiliki kemampuan dalam memahami masalah sebanyak 81% dengan kategori baik. Kedua kemampuan merencanakan pemecahan masalah sebanyak 90% dengan kategori sangat baik. Kemampuan ketiga yaitu kemampuan melaksanakan rencana pemecahan masalah sebanyak 69% dengan kategori cukup. Kemampuan keempat yaitu memeriksa kembali upaya yang diperoleh sebesar 38% dengan kategori sangat kurang. Kendala-kendala yang dihadapi siswa dalam menyelesaikan soal cerita disebabkan oleh pengetahuan awal siswa, faktor guru, dan faktor kurikulumKata Kunci : analisis kemampuan, Soal cerita, SD Negeri 1 Banjar Bali This research aims to Analyze the implementation of 1) learning mathematics about a story on a grade IV year 2015/2016 lessons in SD Negeri 1 Banjar Bali. 2) analyze capabilities solve the story in mathematics at grade IV year 2015/2016 lessons in SDN 1 Banjar in Bali. 3) analyze the constraints faced by the students solve math story in and solutions addressing these constraints. Subjects in the study is the whole grade IV in SD Negeri 1 Banjar Bali totalling 32 people. Data collection methods used in this research is a method of observation, tests, and interviews. Technique of data analysis in this study uses descriptive analysis of quantitative and qualitative descriptive analysis. The results of the research implementation of mathematical learning about story at grade IV year 2015/2016 lessons in SDN 1 Banjar Bali obtained average teachers in implementing the learning that is 65 by category is enough. Students who have the ability to understand the problem as much as 81% with categories either. Both the ability of planning problem solving as much as 90% by category. The third ability, namely the ability of carrying out problem-solving plans as much as 69% by category is enough. The fourth abilities i.e. re-examine efforts gained 38% of the category with very less. Constraints faced by the student in resolving the problem caused by the story's early knowledge of students, teachers, and curriculum.keyword : analysis capabilities, question the story, SD Negeri 1 Banjar Bali
META ANALISIS KOMPARASI EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN PBL DAN JIGSAW DITINJAU DARI HASIL BELAJAR IPS SISWA SEKOLAH DASAR Dharma, I Made Aditya; Kertih, I Wayan; Lasmawan, I Wayan
Jurnal Pendidikan Dasar Flobamorata Vol. 4 No. 3 (2023): Jurnal Pendidikan Dasar Flobamorata
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar-Universitas Muhammadiyah Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51494/jpdf.v4i3.1036

Abstract

Proses pembelajaran yang masih di dominasi oleh guru yang bersifat konvensional menyebabkan rendahnya hasil belajar tematik siswa SD karena siswa kurang memahami materi dan kurang termotivasi pada saat proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menguji komparasi efektivitas model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan Jigsaw untuk meningkatkan hasil belajar Pembelajaran IPS siswa SD dari penelitian eksperimen yang dipublikasikan menggunakan metode meta-analisis. Teknik pengumpulan data dengan mencari jurnal yang relevan dengan judul agar lebih mudah untuk mengumpulkan data yang diperlukan. Berdasarkan penelusuran diperoleh 16 jurnal yang sesuai dengan judul penelitian. Teknik analisis data menggunakan metode kuantitatif. Berdasarkan hasil analisis terbukti bahwa model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan Jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar pembelajaran IPS siswa SD. Dilihat dari hasil analisis menggunakan uji ancova diperoleh hasil rata-rata nilai Posstest menggunakan model pembelajaran PBL sebesar 79,5450 dan peningkatan hasil belajar sebesar 23,59, sedangkan model pembelajaran Jigsaw mendapatkan hasil skor posttest sebesar 79,5588 dan peningkatan hasil belajar sebesar 28,835. Sedangkan pada uji efek size dilihat dari Partial Eta Squared menunjukkan hasil 0,423 dan nilai signifikasinya yaitu sebesar 0,042. Dari hasil uji efek size menunjukkan bahwa model pembelajaran PBL dan Jigsaw berpengaruh sedang terhadap hasil belajar pembelajaran IPS siswa SD.
KEBIJAKAN IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DI SEKOLAH DASAR Dharma, I Made Aditya; Arnyana, Ida Bagus Putu; Dantes, Nyoman; Sudewiputri, Made Padmarani
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 11 No. 3 (2024)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v11i3.2004

Abstract

Penelitian deskriptif ini membahas kebijakan implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah dasar, khususnya di Gugus 3 Rama, Kecamatan Jembrana, Kabupaten Jembrana. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis proses implementasi Kurikulum Merdeka di gugus tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka telah berjalan, dengan menekankan pada esensi Profil Pelajar Pancasila yang meliputi akhlak mulia, berkebhinekaan global, berpikir kritis, gotong royong, kemandirian, dan kreativitas. Proses implementasi dimulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Pada tahap perencanaan, sekolah menentukan rancangan kurikulum dan mengikuti workshop terkait Kurikulum Merdeka sebelum penerapannya. Pelaksanaan kurikulum diikuti dengan evaluasi yang dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku. Tantangan utama dalam implementasi Kurikulum Merdeka adalah penerapannya yang masih dianggap terlalu dini dan sebagian besar sekolah masih menggunakan Kurikulum 2013. Implementasi Kurikulum Merdeka masih dalam tahap perbaikan dan persiapan lebih lanjut. Diperlukan sosialisasi yang intensif dan efektif agar Kurikulum Merdeka dapat diimplementasikan dengan baik dan optimal di sekolah dasar.
Pengaruh Implementasi Problem Based Learning Terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Kelas IV Gugus Erlangga Kecamatan Mendoyo Udiyana, Kadek; Lestari, Nyoman Ayu Putri; Dharma, I Made Aditya
Indonesian Research Journal on Education Vol. 2 No. 3 (2022): irje 2022
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.65 KB) | DOI: 10.31004/irje.v2i3.207

Abstract

The problem of low student learning outcomes in science learning is due to the lack of active students in the learning process, besides that learning is also still teacher centered, so studentlearning outcomes are low. The formulation of the problem in this study is whether there are differences in learning outcomes from classes using the Problem Based Learning (PBL) learningmodel with classes using conventional learning models. The purpose of this study was to determine the difference in learning outcomes from the application of the Problem Based Learning (PBL) learning model and the conventional learning model. This research design applies a quasiexperimental (quasi-experimental). Data collection tools used in the form of tests anddocumentation. The research instrument uses an objective test that matches the indicators. Theresearch hypothesis test used a t-test where, before the t-test, the data was tested usingprerequisite tests, namely normality test and homogeneity test. The results showed that there was a significant difference in science learning outcomes between the group of students who learned to follow the PBL learning model and the group of students who learned to follow the conventional learning model. This is indicated by (tcount=7,673>ttable=2,000). Based on this, it can be concluded that the Problem Based Learning learning model has a positive effect on student learning outcomes in class IV science subjects in the Erlangga Cluster, Mendoyo District, for the2021/2022 academic year.