Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Implementasi Model Pembelajaran CTL (Contextual Teaching And Learning) untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Ariawan, Ida Bagus Kade Mester; Lestari, Nyoman Ayu Putri; Dharma, I Made Aditya
Indonesian Research Journal on Education Vol. 2 No. 1 (2022): irje 2022
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.096 KB) | DOI: 10.31004/irje.v2i1.264

Abstract

This classroom action research aims to improve science learning outcomes on light material and its properties for fifth grade students in the first semester of SD Negeri 3 Batuagung for the 2020/2021 academic year through the application of the CTL learning model. (Contextual Teaching and Learning). The subjects of this study were 25 students of class V, consisting of 11 male students and 14 female students. Data on student learning outcomes was obtained using the test method with a set of learning outcomes test instruments. The data obtained were analyzed using quantitative descriptive data analysis.The results of data analysis show the application of the CTL learning model (Contextual Teaching and Learning) can improve science learning outcomes in students. This is indicated by the increase in the average and classical quantification of students' science learning outcomes from pre-cycle to cycle II. Theaverage student learning outcomes increased by 4.68 from the pre-cycle to the first cycle, from 65.40 to 70.08. Then it increased by 15 points from pre-cycle to cycle II, from 65.40 to 80.40 and increased by 10.32 points from cycle I to cycle II, from 70.08 to 80.40. Meanwhile, the percentage of students' classical completeness also increased by 12% from pre-cycle to cycle I, from 40% to 52%. Then it increased by 52% from pre-cycle to cycle II, ie from 40% to 92%. And increased 40% from cycle I to cycle II, ie from 52% to 92%.
Peranan Perpustakaan Sekolah Terhadap Minat Baca Siswa di SDN 2 Cupel Negara, I Wayan Satria Abdi; Dewi, Made Sri Astika; Dharma, I Made Aditya
Indonesian Research Journal on Education Vol. 2 No. 1 (2022): irje 2022
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.503 KB) | DOI: 10.31004/irje.v2i1.270

Abstract

The school library as a means of supporting students, provides a variety of information according to the needs of its users. The purpose of this study is to find out how the role of the school library in increasing students' reading interest at SDN 2 Cupel. The research method used is descriptive research with a qualitative approach. Data collection techniques used are questionnaires and online interviews. The dataanalysis technique is using data reduction. The results obtained after collecting the results ofquestionnaires and interviews were found that the role of the school library in increasing student interest in reading at SDN 2 Cupel was not maximized due to many factors including the lack of supporting facilities and infrastructure in the library.
PENDEKATAN WHOLE LANGUAGE DALAM PEBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SEKOLAH DASAR Dharma, I Made Aditya; Sururuddin, Muhammad; Putrayasa, Ida Bagus; Sudiana, I Nyoman
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 10 No. 1 (2023)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v10i1.1176

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apasaja yang harus diperhatikan dalam menggunakan pendekatan pembelajaran whole Language dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Pendekatan diartikan sebagai titik tolak atau sudut pandang kita terhadap proses pembelajaran. Dalam pembelajaran bahasa Indonesia yang harus diperbaiki salah satunya adalah pendekatan pembelajaran. Salah satu pendekatan yang dapat memperbaiki pembelajaran adalah pendekatan Whole language. Whole language approach adalah pendekatan pembelajaran bahasa yang menyajikan pengajaran bahasa secara utuh, artinya tidak terpisah-pisah. Pendekatan whole language berasumsi bahwa bahasa merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisah-pisahkan, oleh karena itu pembelajaran komponen bahasa (fonem, morfem, klausa, kalimat, wacana) dan keterampilan berbahasa (menyimak, berbicara, membaca, dan menulis) harus dapat disajikan secara utuh dalam situasi yang nyata (autentik) dan bermakna kepada peserta didik. Hasil penelitian dapat dilakukan dalam kelas dalam pendekatan whole language ini peserta didik akan melakukan; (1) berkembang melalui tahap-tahap sesuai dengan perkembangan, (2) dilibatkan dalam interaksi sosial sepanjang hari, (3) berbagai tanggungjawab dalam mereka belajar, (4) merasa senang mencoba dan praktik baca tulis tanpa takut kritikan, (5) mengevaluasi kemajuan mereka sebagai bagian alamai dari semua pengalaman belajar.
KEBIJAKAN IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DI SEKOLAH DASAR Dharma, I Made Aditya; Arnyana, Ida Bagus Putu; Dantes, Nyoman; Sudewiputri, Made Padmarani
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 11 No. 3 (2024)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v11i3.2004

Abstract

Penelitian deskriptif ini membahas kebijakan implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah dasar, khususnya di Gugus 3 Rama, Kecamatan Jembrana, Kabupaten Jembrana. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis proses implementasi Kurikulum Merdeka di gugus tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka telah berjalan, dengan menekankan pada esensi Profil Pelajar Pancasila yang meliputi akhlak mulia, berkebhinekaan global, berpikir kritis, gotong royong, kemandirian, dan kreativitas. Proses implementasi dimulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Pada tahap perencanaan, sekolah menentukan rancangan kurikulum dan mengikuti workshop terkait Kurikulum Merdeka sebelum penerapannya. Pelaksanaan kurikulum diikuti dengan evaluasi yang dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku. Tantangan utama dalam implementasi Kurikulum Merdeka adalah penerapannya yang masih dianggap terlalu dini dan sebagian besar sekolah masih menggunakan Kurikulum 2013. Implementasi Kurikulum Merdeka masih dalam tahap perbaikan dan persiapan lebih lanjut. Diperlukan sosialisasi yang intensif dan efektif agar Kurikulum Merdeka dapat diimplementasikan dengan baik dan optimal di sekolah dasar.
BLENDED-PROJECT BERBASIS SELF DIRECTED LEARNING BERMUATAN TRI HITA KARANA DALAM MERDEKA BELAJAR MEWUJUDKAN MAKING INDONESIA 4.0 Dharma, I Made Aditya; Suastra, I Wayan; Lasmawan, I Wayan; Sudewiputri, Made Padmarani
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 11 No. 1 (2024)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v11i1.2006

Abstract

Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mengetahui penggunaan model pembelajaran blended-project berbasis self-directed learning bermuatan Tri Hita Karana dalam merdeka belajar mewujudkan “Making Indonesia 4.0”. Blended learning adalah satu tawaran model pembelajaran di masa pandemi Covid- 19, blended-learning merupakan integrasi metode pengajaran konvensional dengan dunia digital. enam alasan mengadopsi pembelajaran blended-learning adalah (1) kekayaan pedagogis, (2) akses ke pengetahuan, (3) interaksi sosial, (4) agensi pribadi, (5) efektivitas biaya, dan (6) kemudahan revisi. Model pembelajaran ini bertujuan untuk mengubah budaya belajar mengajar yang berpusat pada guru menjadi pembelajaran yang berpusat pada siswa. Kegiatan pembelajaran dilakukan secara aktif dan interaktif serta lebih praktis daripada mendengarkan ceramah pasif di dalam kelas. Studi literatur adalah desain penelitian yang digunakan dalam mengumpulkan sumber data yang berkaitan dengan suatu topik. Pengumpulan data untuk studi literatur dilakukan dengan alat pencarian database yang sebagai tahapan pencarian sumber literatur. Pengumpulan data menggunakan metode Preferred Reporting Items for Sistematic Reviews and Meta-Analysis. Hasil screening yang sesuai dan yang dibutuhkan terdapat 8 artikel Jurnal Nasional. Berdasarkan artikel yang ditemukan dan dianalisis terdapat dampak blended-project berbasis self-directed learning bermuatan Tri Hita Karana dalam merdeka belajar mewujudkan “Making Indonesia 4.0” berdasarkan kajian literatur hasil penelitian terdahulu.
ANALISIS MISKONSEPSI SISWA SEKOLAH DASAR DALAM MATERI KPK DAN FPB Fitriani, Asmaul; Dewi, Made Sri Astika; Dharma, I Made Aditya
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 11 No. 1 (2024)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v11i1.2146

Abstract

Pelaksanaan pembelajaran matematika di kelas tidak selalu berjalan dengan baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan kesalahpahaman yang dimiliki siswa ketika mencoba memahami soal cerita pada KPK dan FPB. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif. Partisipan penelitian adalah sampel 7 siswa kelas IV SD Negeri 3 Lelateng yang terdiri dari 29 siswa. Teknik pengumpulan data meliputi esai dan wawancara. Berdasarkan penelitian terdapat hasil yang didapat yaitu tujuh siswa yang memiliki kesalahpahaman terbesar diwawancarai. Siswa dibagi menjadi empat kategori: mereka yang memahami konsep 5%, mereka yang tidak 65%, dan mereka yang tidak yakin 50%. Berdasarkan temuan penelitian, dari temuan penelitian terdapat 80% miskonsepsi.
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF “KEBAYA” PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA DI KELAS V SDN 1 LELATENG Wulandari Wulandari; I Made Aditya Dharma; Ni Made Ignityas Prima Astuti
Journal Of Education And Teaching Learning (JETL) Vol. 8 No. 1 (2026): Journal of Education and Teaching Learning (JETL)
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jetl.v8i1.3346

Abstract

Penggunaan media pembelajaran pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila di kelas V SDN 1 Lelateng masih belum optimal dalam mendukung proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan multimedia interaktif KEBAYA (Keberagaman Budaya) pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila di kelas V SDN 1 Lelateng yang diuji kevalidannya. Multimedia interaktif merupakan perpaduan berbagai media (format file) berupa teks, gambar, grafik, sound, animasi, video, interaksi, dll. yang dikemas menjadi file digital (komputerisasi), digunakan untuk menyampaikan pesan kepada publik. Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model ADDIE. Subjek penelitian terdiri dari 20 siswa kelas V dan 1 guru. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dokumentasi, dan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa multimedia interaktif “KEBAYA” memiliki tingkat validitas yang sangat tinggi, dengan hasil uji validitas oleh ahli materi sebesar 90,33% dan oleh ahli media sebesar 89,25%, sehingga media tersebut dinyatakan sangat valid untuk digunakan dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila di sekolah dasar.
DEVELOPMENT OF SIMPA INTERACTIVE MULTIMEDIA BASED ON LOCAL WISDOM IN PANCASILA EDUCATION FOR FOURTH GRADE ELEMENTARY SCHOOL Dewi, Ni Luh Putu Putri Noviani; Dharma, I Made Aditya; Dewi, Made Sri Astika
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 13 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v13i2.6838

Abstract

The limited use of interactive media in elementary schools, particularly in the subject of Pancasila Education on the topic of the meaning of Pancasila principles and the application of its values, serves as the background of this study. This study aims to develop an interactive multimedia tool, “SIMPA” (Sila Makna Pancasila), based on local wisdom that is suitable for use by fourth-grade elementary school students. The method employed in this study is Research and Development (R&D) using the ADDIE development model, which consists of the stages of Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The research subjects consisted of 25 fourth-grade students of SD Negeri 1 Lelateng and one classroom teacher. Data were collected through observation, interviews, documentation, and questionnaires, and were analyzed using both qualitative and quantitative approaches. The results indicate that the “SIMPA” interactive multimedia has a very high level of validity. This is evidenced by the validation results from media experts, which reached 96.4%, and from material experts, which reached 90.67%, both categorized as “very valid.” Based on these findings, the “SIMPA” interactive multimedia based on local wisdom is considered suitable for implementation in Pancasila Education learning in elementary schools. In conclusion, the “SIMPA” interactive multimedia is capable of supporting a more effective, engaging, and innovative learning process. Therefore, it is recommended that this media be utilized more widely in educational practices and further developed for different materials and educational levels.
DEVELOPMENT OF AUGMENTED REALITY BOOK-BASED LEARNING MEDIA ON THE LIFE CYCLE OF LIVING ORGANISMS TO ENHANCE CREATIVE THINKING SKILLS OF THIRD-GRADE ELEMENTARY STUDENTS Putra, I Putu Eka Permana; Artini, Ni Putu Juni; Dharma, I Made Aditya
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 13 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v13i2.6844

Abstract

Elementary education serves as the foundational stage for developing students’ creative thinking skills. However, these skills often do not reach their full potential, largely due to the continued reliance on traditional teaching and the limited application of innovative instructional media. This challenge is particularly evident in teaching the topic of the life cycles of living organisms, which tends to be abstract and difficult for third-grade students to grasp. This research focused on developing an Augmented Reality (AR) Book to serve as a learning resource and to evaluate its validity, ease of use, and effectiveness in promoting students’ creative thinking skills. This research adopted a Research and Development (R&D) method with the ADDIE model serving as its development framework. The model is organized into five main stages: analysis, design, development, implementation, and evaluation. Participants included third-grade students, their teachers, as well as specialists in both subject matter and educational media. Information was collected using interviews, surveys, and testing, and was subsequently analyzed to assess the learning medium’s credibility, practical application, and overall effectiveness in enhancing students’ capacity for creative thought. The analysis results indicate that the Augmented Reality Book has high validity, is easy to implement in the classroom, and effectively enhances students’ creative thinking skills. The use of interactive features and three-dimensional visualizations enables students to understand concepts more concretely and with greater engagement. In conclusion, this learning medium is suitable as an instructional innovation and provides important implications for improving the quality of elementary education by making learning more interactive, engaging, and meaningful.
PENGEMBANAGAN MEDIA AJAR KOMIK DIGITAL BERBASIS KEARIFAN LOKAL JEMBRANA PADA KONSEP PENDIDIKAN PANCASILA SISWA KELAS III SD Ni Putu Cintya Ratna Dewi; I Made Aditya Dharma; Febryan Irwan
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v6i3.11301

Abstract

ABSTRACT Media development for Pancasila Education in third grade at SDN 2 Tegal Badeng Barat is still limited to media that lack innovation and context, resulting in low student interest in learning. This research aimed to produce digital comics based on Jembrana’s local wisdom for Pancasila Education material for third-grade students. The novelty of this research lies in the integration of Jembrana’s local wisdom values into digital comic media to provide more contextual learning. The study utilized the Research and Development (R&D) method based on the ADDIE model, encompassing the stages of analysis, design, development, implementation, and evaluation. The study subjects included 33 students and 1 teacher. Data were gathered by conducting observations, interviews, documentation, and questionnaires. The findings demonstrated that the designed media achieved a “highly valid” validity level, with a media expert validation score of 90% and a content expert validation score of 90%. During the implementation phase, the media received positive feedback because it fostered learning interest, facilitated understanding of the material, and encouraged student participation during learning. Thus, the digital comic based on Jembrana’s local wisdom was deemed “highly suitable” for use as an alternate teaching medium for Pancasila Education in elementary schools. ABSTRAK Perkembangan media pembelajaran Pendidikan Pancasila di kelas III SDN 2 Tegal Badeng Barat masih terbatas pada media yang kurang inovatif serta kontekstual, yang berakibat pada minimnya minat belajar siswa. Penelitian ini dimaksudkan guna mengembangkan komik digital berbasis kearifan lokal Jembrana pada materi Pendidikan Pancasila siswa kelas III. Kebaruan penelitian terletak pada pengintegrasian nilai-nilai kearifan lokal Jembrana pada media komik digital untuk menghadirkan pembelajaran yang lebih kontekstual. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE, mencakup tahapan analysis, design, development, implementation, serta evaluation. Subjek yang ditetapkan mencakup 33 siswa dan 1 guru. Data dihimpun dengan menjalankan observasi, wawancara, dokumentasi, dan angket. Temuan penelitian memperlihatkan, media yang dirancang menghasilkan tingkatan validitas “sangat valid” dengan skor validasi ahli media senilai 90% serta ahli materi senilai 90%. Pada tahap implementasi, media memperoleh respons positif sebab dapat mengembangkan minat belajar, memudahkan pemahaman materi, serta mendorong partisipasi siswa saat belajar. Dengan demikian, komik digital berbasis kearifan lokal Jembrana dinilai “sangat layak” dimanfaatkan sebagai alternatif media ajar Pendidikan Pancasila di sekolah dasar.