Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : flourishing journal

Hubungan Self-efficacy dengan Prestasi Akademik Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Negeri Malang Kencono, Sekar Lintang; Napitupulu, Zefanya Angelique; Abqori, Ahmad Zaka; Fatiha, Shallaisya Ainnur; Vardia , Melly Amalia
Flourishing Journal Vol. 4 No. 12 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um070v4i122024p571-579

Abstract

Academic achievement stated as one of the indicators of study success. One of the factors that influence academic achievement is self-efficacy. Self-efficacy is a psychological aspect that exists within individuals to succeed. High and low self-efficacy can be related to individual achievement or success. The aim of this study is to determine the relationship between self-efficacy and academic achievement in students, specifically students at the State University of Malang. This study uses a quantitative approach with correlational research methods. The sampling technique used was simple random sampling with a total of 165 participants involved. The instrument used was The Academic Self-efficacy Scale (TASES) developed by Sagone & Caroli (2014) which has been adapted. From the correlation coefficient test using SPSS 25, r=0.291 was obtained with a significance value of 0.000 (p>0.05). The results of this study indicate that there is a positive relationship with a weak degree of relationship between self-efficacy and learning achievement. AbstrakPrestasi akademik dinayatakan sebagai salah satu indikator keberhasilan studi. Salah satu faktor yang memengaruhi prestasi akademik adalah self-efficacy. Self-efficacy merupakan aspek psikologis yang ada dalam diri individu untuk berhasil. Tinggi rendahnya self-efficacy dapat berhubungan dengan prestasi atau keberhasilan individu. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana hubungan self-efficacy dengan prestasi akademik pada mahasiswa, secara khusus mahasiswa Universitas Negeri Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian korelasional. Teknik sampling yang digunakan yaitu simple random sampling dengan total partisipan yang terlibat sebanyak 165 orang. Instrumen yang digunakan adalah The Academic Self-efficacy Scale (TASES) yang dikembangkan oleh Sagone & Caroli (2014) yang telah diadaptasi. Dari uji koefisien korelasi menggunakan SPSS 25, diperoleh r=0,624 dengan nilai signifikansi 0.000 (p>0.05). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif dengan derajat hubungan yang lemah antara self-efficacy dan prestasi belajar.
Mengapa Orang Mengunggah Isu Pemilu Di Media Sosial?: Motivasi Trolling Lestari, Laila Indra; Vardia, Melly Amalia
Flourishing Journal Vol. 2 No. 7 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um070v2i72022p512-521

Abstract

Abstract: We live in the age of technological abundance in the twenty-first century. The arrival of networked digital machines and information flow is slowly but steadily shaping practically every aspect of our daily lives. Social media platforms, for example, provide a new mode of communication that allows users to engage in discussions and exchange opinions on a variety of topics, fostering global dialogue. As is happening in today's politics, social media is a dangerous threat to democracy and pluralism. Social media, as it is in today's politics, is a dangerous threat to democracy and pluralism. We are witnessing the birth of a new political language game, with trolling as one of the primary moves, as a result of the rise of social media. Social media not only poses a unique threat to local politics but also global peace and stability. The purpose of this study is to explain why trolls spread rumors on social media. This study was conducted on netizens who actively engaged in trolling behavior. We used a qualitative paradigm with a phenomenological approach to investigate the role of motivation in trolling behavior to share substantiated and unsubstantiated content of the Indonesian election. Results show that trolling is motivated by two factors, according to the findings: intrinsic motivation (i.e. problem-solving, education, and seeking attention, as well as supporting social factors) (i.e. environment and timing). Abstrak: Di abad ke-21, kita hidup di era teknologi yang berkembang sangat cepat. Keberadaan media digital dan informasi perlahan namun pasti memengaruhi hampir setiap elemen dari kehidupan kita sehari-hari. Misalnya, platform media sosial memberikan bentuk pola komunikasi baru yang memungkinkan seseorang terlibat dalam diskusi dan bertukar pendapat tentang berbagai topik. Kemudahan dalam berkomunikasi ini menciptakan dialog pada skala global. Seperti dalam politik kontemporer yang terjadi saat ini, media sosial adalah ancaman berbahaya yang dapat disalahgunakan untuk demokrasi dan pluralisme. Dengan maraknya media sosial, muncul permainan bahasa politik baru, salah satunya disebut dengan trolling. Fokus penelitian ini adalah mengeksplor motivasi troll yang membagikan informasi dan rumor di media sosial. Penelitian ini dilakukan pada netizen yang berpartisipasi aktif dalam perilaku trolling. Untuk mengeksplorasi peran motivasi perilaku trolling untuk berbagi konten pemilu Indonesia, kami menggunakan paradigma kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Hasil temuan menunjukkan bahwa faktor yang memotivasi netizen melakukan trolling yakni motivasi intrinsik yang meliputi topik yang menarik, memenuhi kebutuhan emosional dan kebutuhan kognitif, motivasi ekstrinsik yang meliputi problem solving, education, dan mencari perhatian, serta faktor sosial pendukung yang meliputi lingkungan dan waktu.
Hubungan antara Efikasi Diri dengan Problem-Solving dalam Mengerjakan Skripsi Mahasiswa Psikologi Universitas Islam Raden Rahmat Vardia, Melly Amalia; Kamilah, Nur Fitrotul
Flourishing Journal Vol. 2 No. 7 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um070v2i72022p522-528

Abstract

Abstract: This study examines the relationship between self-efficacy and problem solving on thesis of psychology students at Universitas Islam Raden Rahmat Malang. The hypothesis for this study is there is a positive relationship between self-efficacy and problem solving in psychology students who were preparing a thesis in Universitas Islam Raden Rahmat Malang. Respondents in this study were 40 psychology students who were preparing a thesis, sample of this study are student class of 2014, 2015, and 2016 which were selected using non-probability sampling techniques. The data was collected using a self-efficacy scale and a problem-solving scale. The self-efficacy scale has a reliability coefficient of 0.884 and the problem solving coefficient scale has a reliability of 0.882. The data analysis technique in this study used the Pearson product moment using SPSS 24 for windows. The results of the data analysis show that there is a positive and significant relationship between self-efficacy and problem solving in the final project of the Raden Rahmat Islamic University Psychology student with a significance value of p = 000 <0.05 with a coefficient of r = 0.678. Abstrak: Penelitian ini mengkaji hubungan antara efikasi diri dengan problem-solving dalam mengerjakan skripsi mahasiswa Psikologi Universitas Islam Raden Rahmat. Hipotesis dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan yang positif antara efikasi diri dengan problem-solving. Responden dalam penelitian ini adalah 40 mahasiswa tingkat akhir di prodi Psikologi yang sedang menyusun skripsi terdiri dari angkatan 2014, 2015 dan 2016 yang dipilih dengan menggunakan teknik sampling total. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala efikasi diri dan skala problem-solving. Skala efikasi diri terdiri dari 25 item dengan koefisien reliabilitas sebesar 0,884 dan skala problem-solving terdiri dari 28 item dan memiliki koefisien reliabilitas sebesar 0,882. Teknik analisis data dilakukan dengan uji korelasi product moment menggunakan perangkat lunak pengolah data statistik SPSS 24 for windows. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara efikasi diri dengan problem-solving dalam mengerjakan skripsi mahasiswa psikologi Universitas Islam Raden Rahmat, dengan nilai signifikansi p= 000 <0,05 dengan koefisien r= 0,678.
Hubungan Antara Dukungan Sosial dan Stres Akademik pada Mahasiswa Psikologi Universitas Negeri Malang Rahmah, Amelia Dwi; Hidayat, Muhammad Faisal; Zahra, Yesenia Salsabila Az; Pramestiti, Yustisia; Vardia, Melly Amalia
Flourishing Journal Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um070v5i22025p103-114

Abstract

College students often experience academic stress due to the excessive pressure they are under during their studies. Providing social support can reduce the adverse effects of academic stress. The purpose of this study was to examine the relationship between academic stress and social support of students of the Faculty of Psychology, State University of Malang. The study used a correlational quantitative method. The data collection technique used, namely purposive sampling with the sample of this study amounted to 65 subjects. Data were collected through the use of PSS (Perceived Stress Scale) and MSPSS (Multidimensional Scale of Perceived Social Support) scales. The data were then analyzed by a correlation test using the Pearson product-moment technique. The results of data analysis found that the significance of p = 0.046 (p < 0.05), which states that the alternative hypothesis is accepted; the correlation test results state that there is a relationship between social support and academic stress. The correlation coefficient value of r = -0.211 states that there is a negative relationship between the two variables. this relationship states that the higher the level of social support obtained by individuals, the lower the level of academic stress experienced. AbstrakMahasiswa perguruan tinggi kerap kali mengalami stres akademik akibat tekanan berlebih yang didapatkan selama menjalani studi. Memberikan dukungan sosial dapat mengurangi dampak buruk dari stres akademik. Tujuan dari penelitian ini untuk menguji hubungan terkait stres akademik dengan dukungan sosial mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Negeri Malang. Penelitian menggunakan metode kuantitatif korelasional. Teknik pengumpulan data yang digunakan, yaitu purposive sampling dengan sampel penelitian ini berjumlah 65 subjek. Data dikumpulkan melalui penggunaan skala PSS (Perceived Stress Scale) dan MSPSS (Multidimensional Scale of Perceived Social Support). Data kemudian dianalisis dengan uji korelasi menggunakan teknik pearson product moment. Hasil analisa data ditemukan bahwa signifikansi p = 0,046 ( p < 0,05) yang menyatakan bahwa hipotesis alternatif diterima, hasil uji korelasi menyatakan terdapat hubungan antara dukungan social dan stress akademik. Nilai koefisien korelasi sebesar r = -0,211 menyatakan terdapat hubungan negative pada kedua variable, hubungan ini menyatakan semakin tinggi tingkat dukungan sosial yang didapatkan oleh individu, maka akan semakin rendah tingkat stres akademik yang dialami.