Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Telaah Tabernakel Dalam Perspektif Filosofis Ilmu Arsitektur Ester Widiyaningtyas; Mario Gani
Skenoo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Vol. 2 No. 1 (2022): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Tabernakel Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.707 KB) | DOI: 10.55649/skenoo.v2i1.23

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menelaah dan mengetahui perencanaan konsep rancang bangun pembangunan Tabernakel apakah sejalan dengan pemahaman filosofis ilmu arsitektur, dan kaitannya dengan nilai-nilai simbolik yang menjadi pemahaman rohani umat Kristen. Allah menunjuk Musa untuk memimpin pembangunan Tabernakel tersebut. Sudut pandang Tabernakel secara fisik memberikan indikasi penting agar Allah berdiam di tengah umat-Nya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Pendekatan analisis deskriptif digunakan untuk menjabarkan konsep Tabernakel dari sumber primer penjelasan Alkitab dan literatur teologis pendukung sebagai sumber sekundernya. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa perencanaan konsep pembangunan Tabernakel merupakan obyek arsitektur yang memiliki karakter dan tujuan yang kuat, nilai-nilai estetika serta simbol-simbol kerohanian, juga berbagai makna yang terkandung di dalamnya, yang bermanfaat bagi umat Kristiani.
Peranan Konseling Behavior dalam Menangani Dampak Adiksi dari Game Online Ester Widiyaningtyas; Clive Johday Welan; Dony Wijaya
Skenoo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Vol. 3 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Tabernakel Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55649/skenoo.v3i2.45

Abstract

Adiksi game online menjadi marak terjadi dikalangan anak-anak kecil sampai dewasa. Bermain game online memang memiliki beberapa dampak positif seperti meningkatkan konsentrasi, meningkatkan kemampuan dalam berbahasa Inggris, mengembangkan daya berpikir, menghibur, dan mendapatkan teman baru. Namun terdapat dampak negatifnya yaitu: kecanduan, menurunkan kebugaran tubuh, sulit berkonsentrasi saat proses belajar, menurunnya motivasi belajar, merusak mata dan berkurangnya sosialisasi. Hal ini mengakibatkan munculnya masalah dalam pendidikan di sekolah karena anak-anak menjadi tidak bertanggungjawab terhadap tugas dan tidak fokus di pembelajaran. Konseling behavior diharapkan dapat menyelesaikan masalah ini. Teknik konseling behavior yang paling baik untuk masalah perilaku ini adalah covert sensitization karena konseli harus memikirkan dampak negatif dari tingkah laku yang sudah dilakukannya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif karena penelitian ini merupakan studi literature review. Melalui penelitian ini diharapkan dapat melihat konseling seperti apa yang dapat diberikan kepada anak-anak yang adiksi game online.
Mewujudkan Kasih Kristus dalam Keberagaman Agama: Pendekatan Teologi Agama-Agama Ester Widiyaningtyas; Eirene Victoria Sele Barail; Resa Junias
Journal Of Spirituality And Practical Theology Vol 2 No 1 (2025): JOSAPRAT (Journal Of Spirituality And Practical Theology)
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Injili Indonesia Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69668/josaprat.v2i1.111

Abstract

Religious diversity is a social and theological reality that demands contextual and transformative reflection of Christian faith. This article aims to explore how Christ's love can be realized in a pluralistic life together through the approach of theology of religions. Using qualitative-reflective methods and literature studies, this study examines three main approaches in theology of religions, namely exclusivism, inclusivism, and pluralism, and their implications in building interfaith relations. The love of Christ, which is universal and transformative, becomes the ethical and spiritual foundation in presenting sincere, just, and peaceful interfaith dialogue. This article concludes that amidst the complexity of pluralism, the church and Christians are called to bear witness with active love, which not only respects differences, but also brings about restoration and social justice. This research is expected to provide a theological contribution to the development of a more inclusive paradigm of interfaith relations based on divine love.