Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Physical Activity Routine By Physical Activities Related To Body Mass Index Isna Daniyati Nursasih; Hendra Rustiawan; Andang Rohendi; Syifa Nurbait; Siskha Noor Komala
Kinestetik : Jurnal Ilmiah Pendidikan Jasmani Vol 4 No 2 (2020): SEPTEMBER (ACCREDITED SINTA 3)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jk.v4i2.12354

Abstract

This study aims to find out relations of college student habbit on the physical education in sport activity with his body mass index. Physical activity are usually done by everyone, as well as college student at physical education. It is familiar. This study was conducted at a time, in 36 students who were all male sex with the age range of 20-24 years old. To known the result from the data will be processed, researchers used an instrument of the questionnaire. The questionnaire was immediately filled by each respondent without given any treatment previously. Category was obtained from the measurement of body mass index between height and weight each respondent. There is only one group in this research, no groups were compared. The method used is quantitative and data analysis using the technique chi square.  The data obtained were then processed with SPSS 21 series. After data processed, the results show there is a significant correlation between both variables.
HUBUNGAN PERSENTASE LEMAK TUBUH TERHADAP TINGKAT KEBUGARAN JASMANI Andang Rohendi; Hendra Rustiawan; Sri Maryati
Wahana Pendidikan Vol 7, No 1 (2020): Januari
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.729 KB) | DOI: 10.25157/wa.v7i1.3068

Abstract

The purpose of this research is to find out the relationship between body fat percentage and physical fitness level. This study used a correlational method which was carried out in a cross to link one variable to another without taking so much time. The population in this study was students on the basketball class at the State Senior High School in Ciamis, Indonesia. The samples were 30 students. The data were taken from high school level physical fitness tests and measurement of body fat percentage with skinfold/fat caliper. The data collection and process used SPSS 22 series. The results showed that there was no relationship between body fat percentage and physical fitness level. Based on probability values, if probability> 0.05, H0 is accepted, and if chance <0.05, H0 is rejected. Based on the results of calculations for physical fitness variables with a percentage of body fat (% Fat), the significance number obtained was 0.601, the figure was above 0.05 then H0 is accepted. Thus, although there was a relationship between physical fitness with a percentage of body fat, the link was not significant. Keywords:   Body fat percentage, Physical fitness, and Sports class. ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar hubungan persentase lemak tubuh dengan tingkat kebugaran jasmani. Penelitian ini menggunakan metode korelasional yang dilakukan secara cross sectional dengan tujuan untuk menghubungkan satu variabel dengan variabel lain tanpa memperhitungkan waktu. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas olahraga pada cabang olahraga Bolabasket SMA N 3 Kabupaten Ciamis. Jumlah sampel penelitian sebanyak 30 orang. Pengambilan data menggunakan tes kebugaran jasmani tingkat SMA dan pengukuran persentase lemak tubuh dengan skinfold/fat califer. Pengolahan dan analisis data menggunakan aplikasi statistika SPSS serie 22. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa tidak adanya hubungan antara persentase lemak tubuh dengan tingkat kebugaran jasmani. Adapun ketentuannya berdasarkan nilai probabilitas yaitu : jika probabilitas > 0.05,H0 diterima, dan jika probabilitas < 0.05, H0 ditolak. Berdasarkan pada hasil perhitungan untuk variabel kesegaran jasmani dengan persentase lemak tubuh (% Fat) angka signifikansi diperoleh sebesar 0.601, angka tersebut di atas 0.05 maka H0 diterima. Dengan demikian walaupun ada hubungan antara kesegaran jasmani dengan persentase lemak tubuh, tetapi hubungannya tidak signifikan. Kata Kunci:     Persentase lemak tubuh, Kebugaran jasmani, Kelas olahraga
PEMBINAAN OLAHRAGA BULUTANGKIS DI PB MANDALA KABUPATEN CIAMIS Terra Erlina; Isna Daniyati Nursasih; Andang Rohendi
Abdimas Galuh Vol 4, No 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v4i1.6812

Abstract

Pembinaan merupakan usaha yang dilakukan dalam rangka mendirikan, menimbulkan, memajukan, dan meningkatkan suatu yang telah ada dan yang telah dicapai. Peningkatan kemampuan penguasaan gerak dalam cabang olahraga bulutangkis perlu diupayakan. Adanya tujuan latihan adalah untuk meningkatkan dan memajukan kegiatan olahraga dalam rangka pencapaian prestasi yang lebih baik bagi setiap atlet. Dalam upaya mendukung harapan tersebut, Universitas Galuh melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat telah memberikan dukungan berupa pembinaan dengan memberikan berbagai variasi bentuk-bentuk latihan di berbagai teknik dasar gerakan cabang olahraga bulutangkis. Metode pengabdian yang digunakan adalah pendekatan edukatif. Kegiatan ini diberikan sebanyak delapan kali pertemuan dengan tiga kali latihan perminggu. Pengabdian yang dilakukan telah mampu meningkatkan kemampuan penguasaan gerak setiap atlet. Dengan adanya pengabdian masyarakat ini, kemampuan penguasaan gerak para atlet yang berlatih di PB Mandala semakin meningkat.
IMPLEMENTASI KETAHANAN PANGAN PADA KANDUNGAN GIZI MAKANAN POKOK YANG DIKONSUMSI SETIAP HARI Andang Rohendi; Hendra Rustiawan
Abdimas Galuh Vol 4, No 2 (2022): September 2022
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v4i2.7724

Abstract

Upaya untuk menanamkan pengetahuan tentang gizi dalam meningkatkan ketahanan pangan di wilayah Ciamis dengan memberikan penyuluhan yang dilaksanakan pada Komunitas Fitness Ciamis (KFC) berdiri sejak tahun 2019 dan keanggotaannya yang berjumlah 56 orang yang bertempat tinggal tersebar di berbagai daerah seperti daerah Ciamis kota, Baregbeg, Nagrak, Sadananya, Sukajadi, Rajadesa, Panawangan, Kawali, Pamalayan, Handap Herang, Benteng, Imbanagara dan masih banyak lagi anggota KFC yang berada di daerah yang termasuk Kabupaten Ciamis. Dengan demikian penulis berencana untuk melakukan pengabdian dengan memberikan penyuluhan tentang kandungan gizi yang terdapat pada makanan yang dikonsumsi secara rutin. Alasannya bahwa hampir di setiap daerah Kabupaten ada anggota KFC sehingga dapat menjadi perwakilan setiap daerah dalam mentransfer pengetahuan tentang gizi dalam rangka meningkatkan strategi pencapaian ketahanan pangan. Tujuan pengabdian adalah informasi pengetahuan tentang kandungan gizi serta manfaat yang ada pada makanan pokok yang dimakan setiap hari sesuai dengan kemampuan anggota KFC. Karena pengetahuan yang selalu teringat dan kembali diberikan yang pada akhirnya mampu mengutamakan gizi yang seimbang dari hasil informasi yang didapat yaitu pengetahuan tentang gizi setelah mendapatkan berbagai cara dalam menyerap informasi yang sekiranya penting dari berbagai sumber. Urgensi penelitian yaitu seberapa besar pentingnya penelitian ini harus dilaksanakan dan memiliki manfaat yang besar hasil dari penelitian tersebut. Penelitian ini memiliki urgensi yang sangat bermanfaat bagi anggota KFC khususnya dan masyarakat luas di sekitar Kabupaten Ciamis pada umumnya. Karena dengan adanya pengabdian ini diharapkan mampu menyerap informasi tentang kandungan gizi dalam upaya meningkatkan strategi ketahanan pangan dengan mengetahui informasi gizi yang terdapat dalam makanan.
Pengaruh Latihan One Ball Overhand Dribble Between Two Hands dengan Two Ball Overhand Dribble Terhadap Peningkatan Koordinasi Mata dan Tangan Joko Andri; Andang Rohendi; Tony Hartono
Jurnal Keolahragaan Vol 8, No 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jkor.v8i2.9615

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh latihan one ball overhand dribble between two hands dengan two ball overhand dribble terhadap peningkatan koordinasi mata dan tangan pada siswa putra SDN Bingkeng 2 Kabupaten Cilacap. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan “pre-test post-test design”. Populasi penelitian ini adalah siswa putra SDN Bingkeng 2 Kabupaten Cilacap yang berjumlah 45 orang dan yang dijadikan sampel sebanyak 30 orang. Instrumen penelitian yang digunakan sebagai pengumpul data adalah tes kemampuan koordinasi mata, dan tangan. Berdasarkan analisis data menggunakan SPSS 22, hasil pengolahan data terdapat perbedaan namun tidak terlalu jauh secara signifikan antara kelompok latihan one ball overhand dribble between two hands dengan two ball overhand dribble terhadap peningkatan koordinasi mata, dan tangan pada siswa putra SDN Bingkeng 2 Kabupaten Cilacap. Saran: Kedua bentuk latihan tersebut dapat digunakan dan dilaksanakan pada SDN Bingkeng 2 Kabupaten Cilacap dan sederajat.
Interaksi Sosial sebagai Mediator Kunci Dinamika Pembelajaran Pendidikan Jasmani Pulung Riyanto; Heri Yusuf Muslihin; Andang Rohendi
DIAJAR: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 3 (2026): Juli 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/diajar.v5i3.7668

Abstract

This study aims to analyze the dynamics of the learning process and student learning outcomes by placing social interaction as a mediating variable in Physical Education, Health, and Recreation students at Musamus University. The study used a quantitative approach with an explanatory research design and data analysis based on Structural Equation Modeling (SEM) with Partial Least Squares (PLS). Data were collected through a Likert-scale questionnaire that measured the variables of the learning process, social interaction, and learning outcomes, and supported by student academic data. The results showed that the learning process has a significant relationship with social interaction and student learning outcomes. Social interaction was also proven to have a significant effect on learning outcomes and acts as a mediating variable that strengthens the relationship between the learning process and learning outcomes. These findings confirm that the quality of social interaction is a key factor in increasing student engagement and multidimensional learning outcomes. This study provides theoretical contributions in the development of social interaction-based learning models as well as practical implications for lecturers in designing more collaborative, participatory, and contextual learning to improve the quality of student learning outcomes in higher education.
Pengaruh Latihan High Intensity Interval Training (HIIT) Terhadap Peningkatan Kondisi Fisik Pada Pemain Ekstrakurikuler Bulutangkis Bintang Fauzi Hilmawan; Dede Iman Suhendra; Hendra Rustiawan; Andang Rohendi
Jurnal Keolahragaan Vol 12, No 1 (2026): Jurnal Keolahragaan
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jkor.v12i1.20173

Abstract

ABSTRACTThis study aims to determine the effect of High Intensity Interval Training (HIIT) training on improving the physical condition of badminton extracurricular students at SMPN 4 Ciamis Regency. The method used was an experiment with a One-Group Pretest-Posttest Design. The research sample was 20 students taken from the badminton extracurricular population at SMPN 4 Ciamis Regency. Physical condition measurements were made using the multistage fitness test. The results of this study showed a significant effect of HIIT training on improving students' physical condition. Thus, HIIT training effectively improves physical condition in badminton extracurricular students at SMPN 4 Ciamis Regency.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan High Intensity Interval Training (HIIT) terhadap peningkatan kondisi fisik siswa ekstrakurikuler bulutangkis di SMPN 4 Kabupaten Ciamis. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan desain One-Group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian sebanyak 20 siswa yang diambil dari populasi ekstrakurikuler bulutangkis di SMPN 4 Kabupaten Ciamis. Pengukuran kondisi fisik dilakukan menggunakan tes multistage fitness test. Hadil dari penelitian ini terdapat pengaruh signifikan latihan HIIT terhadap peningkatan kondisi fisik siswa. Dengan demikian, latihan HIIT efektif meningkatkan kondisi fisik pada siswa ekstrakurikuler bulutangkis di SMPN 4 Kabupaten Ciamis.
Pengaruh Latihan Jaring Sasaran Gawang Terhadap Hasil Shooting Pada Cabang Olahraga Futsal Muhammad Hazmi Yogaswara; Dede Iman Suhendra; Ucu Abdul Ropi; Andang Rohendi
Jurnal Keolahragaan Vol 10, No 3 (2024): Jurnal Keolahragaan
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jkor.v10i3.20302

Abstract

This study aims to determine the effect of goal target net training on shooting results in futsal sports. The method used is an experiment with a One-Group Pretest-Posttest Design. The population in this study were futsal extracurricular participants at MTs Negeri 2 Tasikmalaya City, with a sample size of 22 students selected through total sampling technique. The instrument used to measure shooting ability is the Bobby Charlton Shooting Test. Data on shooting results before and after treatment were analyzed using the paired sample t-test. The results of the analysis showed a calculated t value of -9.370 with a degree of freedom (df) of 21 and a significance value of 0.000. Because the significance value is smaller than 0.05, H₀ is rejected and H₁ is accepted. Thus, it can be concluded that there is a significant effect of goal target net training on improving shooting results in futsal games. This study confirms the importance of using focused training aids as a strategy for improving basic shooting skills in school-age players  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan jaring sasaran gawang terhadap hasil shooting pada cabang olahraga futsal. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan desain One-Group Pretest-Posttest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta ekstrakurikuler futsal di MTs Negeri 2 Kota Tasikmalaya, dengan jumlah sampel sebanyak 22 siswa yang dipilih melalui teknik total sampling. Instrumen yang digunakan untuk mengukur kemampuan shooting adalah Tes Shooting Bobby Charlton. Data hasil shooting sebelum dan sesudah perlakuan dianalisis menggunakan uji paired sample t-test. Hasil analisis menunjukkan nilai t hitung sebesar -9,370 dengan derajat kebebasan (df) 21 dan nilai signifikansi sebesar 0.000. Karena nilai signifikansi lebih kecil dari 0.05, maka H₀ ditolak dan H₁ diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari latihan jaring sasaran gawang terhadap peningkatan hasil shooting dalam permainan futsal. Penelitian ini menegaskan pentingnya penggunaan alat bantu latihan yang terfokus sebagai strategi peningkatan keterampilan teknik dasar shooting pada pemain usia sekolah.
Perbandingan Latihan One Leg Diagonal Chop Dengan Single Leg Balance Twist Terhadap Peningkatan Keseimbangan Tubuh Muhammad Iqbal Fauzan; Dede Iman Suhendra; Tony Hartono; Sri Maryati; Andang Rohendi; Hendra Rustiawan
Jurnal Keolahragaan Vol 11, No 1 (2025): April
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jkor.v11i1.20007

Abstract

The addition of performance to improve body balance of both leg muscles as the goal of training two independent variables, namely one leg diagonal chop and single leg balance twist. This study applied a pre-experimental design and used a two-group design plan given before and after training or treatment. The research location was at MAN 3 Ciamis Regency. The sample taken in this study were athletes aged 17-18 years totaling 20 male futsal extracurricular. The test instrument used was a standing stork test-blind. The statistical process used SPSS 26. This study resulted in: 1. one leg diagonal chop training has a significant effect on improving body balance. 2. Single leg balance twist training has a significant effect on improving body balance. 3. There is a significant difference between one leg diagonal chop training and single leg balance twist training on improving body balance. Conclusion: One Leg Diagonal Chop Training with Single Leg Balance Twist Training on Improving Body Balance and can be used as one of the recommended training for body balance.
Efektivitas Sport Massage Terhadap Penurunan Nyeri Otot Pada Berbagai Area Tubuh Individu Dewasa Tony Hartono; Andang Rohendi; Hendra Rustiawan; Mughni Mughni
Jurnal Keolahragaan Vol 12, No 1 (2026): Jurnal Keolahragaan
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jkor.v12i1.23431

Abstract

ABSTRACTIntensive physical activity often leads to muscle soreness, which, if left untreated, can decrease movement quality and functional performance. Sport massage is a popular non-pharmacological recovery method; however, research focusing on its effectiveness based on specific body areas in non-athlete individuals within the context of Physical Education remains limited.This study aims to analyze the effectiveness of sport massage in reducing muscle pain complaints based on specific body areas in adults.This study employed a descriptive quantitative design. The subjects consisted of 376 adults with muscle pain complaints. The intervention was performed by 109 senior Physical Education students as field practitioners. The research instrument used a numerical scale (1–4) to measure the level of comfort/pain reduction before and after the intervention across eight major body areas. Data were analyzed using descriptive statistics.The results showed that sport massage is highly effective in reducing muscle pain, with a total average score of 3.57 out of 4.0 (89.3%). The calf area was the most responsive to the intervention (92.1%), followed by the back (90.9%), while the gluteal area showed the lowest response score (82.4%).Sport massage is a highly effective recovery method for addressing muscle pain in adults. Variations in effectiveness across body areas suggest the need for adjustments in technique and pressure based on anatomical muscle characteristics to achieve optimal results.Keywords: Sport Massage, Muscle Pain, Physical Recovery, Physical Education.ABSTRAKAktivitas fisik yang intens sering kali menyebabkan nyeri otot yang jika tidak ditangani dapat menurunkan kualitas gerak dan performa fungsional. Sport massage merupakan metode pemulihan non-farmakologis yang populer, namun penelitian yang berfokus pada efektivitasnya berdasarkan area tubuh tertentu pada individu non-atlet dalam konteks Pendidikan Jasmani masih terbatas.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas sport massage terhadap penurunan tingkat keluhan nyeri otot berdasarkan area tubuh tertentu pada individu dewasa.Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif. Subjek penelitian terdiri dari 376 individu dewasa yang memiliki keluhan nyeri otot. Intervensi dilakukan oleh 109 mahasiswa tingkat akhir program studi Pendidikan Jasmani sebagai praktisi lapangan. Instrumen penelitian menggunakan skala numerik (1–4) untuk mengukur tingkat kenyamanan/penurunan nyeri sebelum dan sesudah intervensi pada delapan area tubuh utama. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sport massage sangat efektif dalam menurunkan nyeri otot dengan skor rata-rata total 3,57 dari 4,0 (89,3%). Area betis merupakan area yang paling responsif terhadap intervensi (92,1%), diikuti oleh punggung (90,9%), sedangkan area pantat menunjukkan skor respons terendah (82,4%).Sport massage merupakan metode pemulihan yang sangat efektif untuk mengatasi nyeri otot pada individu dewasa. Variasi efektivitas antar area tubuh menunjukkan perlunya penyesuaian teknik dan tekanan (pressure) berdasarkan karakteristik anatomis otot untuk mencapai hasil yang optimal.Kata Kunci: Sport Massage, Nyeri Otot, Pemulihan Fisik, Pendidikan Jasmani