Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

KESESUAIAN RUMAH MINIMALIS TERHADAP IKLIM TROPIS Nugroho, Satrio; Wahyuningrum, Sri Hartuti
MODUL Vol. 13 No. 1 Januari –Juni 2013
Publisher : architecture department, Engineering faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.995 KB) | DOI: 10.14710/mdl.13.1.2013.17-22

Abstract

Rumah adalah sebuah bangunan yang dijadikan tempat tinggal pada jangka waktu tertentu.  Dalam arti khusus, rumah mengacu pada konsep – konsep social kemasyarakatan yang terjalin di dalam bangunan tempat tinggal seperti keluarga, tempat bertumbuh, makan, tidur, beraktivitas dll.  Dilihat dari pengertiannya, jelas bahwa rumah memiliki fungsi untuk memberikan perlindungan sebagai tempat tinggal dan beraktivitas.  Minimalis merupakan suatu kata yang cenderung mengarah ke suatu kesederhanaan.  Dalam desain suatu rumah, minimalis termasuk salah satu konsep yang sekarang ini digemari oleh masyarakat.  Perumahan di daerah Semarang pun mulai berkembang pesat dengan konsep desain ini. Dalam arsitektur, membuat suatu bangunan rumah tinggal di Semarang yang baik, harus bercirikan tropis, dimana salah satunya dengan memberikan tritisan yang dapat melindungi dinding bangunan dari radiasi sinar matahari langsung yang merambat ke dalam ruangan.  Radiasi sinar matahari juga terpengaruh oleh orientasi fasade bangunan dimana banyak sedikitnya intensitas radiasi sinar matahari tersebut. Dari hasil hasil penelitian rumah yang mampu beradaptasi dengan iklim tropis di Indonesia khususnya Kota Semarang adalah rumah dengan type Boogey di Perumahan Graha Candi Golf, yang berorientasi ke arah tenggara. Dikarenakan hanya tersinari selama 20 menit dengan prosentase penyinaran sebesar 19.96%. Angka prosentase ini tidak melebihi dari standar yang ada yaitu selama 2 jam penyinaran rata-rata prosentase penyinaran adalah 30%. Sehingga, rumah ini mampu beradaptasi dengan iklim tropis. Kata kunci : rumah, minimalis, tropis
ANALISIS PERUBAHAN FUNGSI RUANG PADA CAGAR BUDAYA KLINIK BETHESDA PETERONGAN Nugroho, Satrio; Bayuaji, Kurniawan
MODUL Vol 18, No 2 (2018): MODUL vol 18 no 2 tahun 2018 (8 articles)
Publisher : architecture department, Engineering faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.228 KB) | DOI: 10.14710/mdl.18.2.2018.70-74

Abstract

Klinik Bethesda Peterongan merupakan salah satu bangunan Cagar Budaya yang dilestarikan oleh Pemerintah Kota Semarang. Bangunan ini awalnya merupakan rumah tinggal milik keluarga Tan Siang Swie. Namun, seiring berjalannya waktu bangunann ini sekarang difungsikan sebagai klinik yang kepengurusannya menjadi satu dengan GKI Peterongan. Tentunya, sebagai cagar budaya bangunan ini memiliki nilai penting yang patut untuk dilestarikan agar bisa menjadi objek studi di masa yang akan datang. Namun, penggunaan bangunan lama dengan fungsi baru terkadang memaksa pemilik atau pengelola bangunan untuk memenuhi kebutuhan dari bangunan ini, dan terkadang hal tersebut bisa saja bersifat merusak. Maka dari itu, diperlukan sebuah tinjauan mengenai bagaimana tindakan pelestarian yang sudah dilakukan pada bangunan ini, dan bagaimana rekomendasi tindakan yang seharusnya dilakukan pada bangunan ini di masa yang akan datang
The Influence of Compensation and Organizational Commitment on Employees' Turnover Intention at PT Ruang Raya Indonesia (Ruangguru) West Kalimantan Regional Office Nugroho, Satrio; Arninda, Arninda
Indonesian Interdisciplinary Journal of Sharia Economics (IIJSE) Vol 8 No 3 (2025): Sharia Economics
Publisher : Sharia Economics Department Universitas KH. Abdul Chalim, Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/iijse.v8i3.8089

Abstract

This study examines the impact of Compensation and Organizational Commitment on employees' Turnover Intention at Ruangguru. The research utilizes a quantitative approach with 58 respondents from various departments within the organization. Data were analyzed using multiple linear regression, with normality, linearity, and multicollinearity tests conducted to ensure the validity of the results. The findings reveal that both Compensation and Organizational Commitment have a significant influence on Turnover Intention, with Compensation being the more dominant factor. Higher compensation increases the likelihood of employees considering leaving the organization if they feel inadequately compensated, while stronger Organizational Commitment reduces Turnover Intention. These results suggest that organizations should focus on offering competitive compensation and fostering a strong commitment to minimize turnover intentions and improve employee retention.
Training and Socialization on Making SKMJ Wedang to Maintain the Body's Immune System in Simpur Village, Pemalang: Pelatihan dan Sosialisai Pembuatan Wedang SKMJ Untuk Menjaga Sistem Imun Tubuh di Desa Simpur Pemalang Zahara, Hafny; Adhi, M. Hanif Prasetya; Helmi, Rhesifa Azkila; Ridha, Zaky Syafiqur; Nugroho, Satrio; Saputra, Alvy Dian Triaji
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 18th University Research Colloquium 2023: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seperti yang kita tahu sistem imun merupakan sistim kekebalan tubuh, suatu sistim perlindungan secara biologis yang ada dalam tubuh manusia yang merupakan karunia dari Tuhan dengan tujuan menangkal radikal bebas yang menyerang sehingga seorang individu akan terhindar dari penyakit. Kondisi Geografis Desa Simpur, kec Belik, kab Pemalang, berada di daerah dataran tinggi, hal ini menyebabkan kondisi lingkungannya cukup ekstrim dan juga dinamis. Perlunya Edukasi dan juga pelatihan mengenai cara pembuatan wedang SKMJ sangat perlu dilakukan. Wedang SKMJ sebagai minuman herbal alternatif yang dapat meningkatkan sistim kekebalan tubuh, kandungan yang ada pada rempah rempah alami memberi sejuta manfaat untuk kesehatan tubuh. Manfaatnya antara lain dapat menghilangkan pegal pegal pada tubuh dan memberi rasa hangat pada tubuh, hal ini sangat pas dengan Kondisi Geografis desa Simpur yang cenderung memiliki hawa dingin. Kegiatan Sosialisasi dan juga pelatihan kami laksanakan di Dusun Barong Desa simpur, Ibu Ibu di sana sangat terlihat antusias dan juga memiliki rasa keingintahuan yang besar, tentunya kami berharap Ibu Ibu di sana dapat membuat secara mandiri setelah kami mendemonstrasikan cara pembuatannya, selanjutnya pada Expo KKN Kab Pemalang 2023 kami membawa produk Minuman SKMJ ini, hasilnya kami mendapat respon positif dari khalayak ramai. Upaya ini bertujuan untuk memperkenalkan minuman herbal alami plus sehat kepada masyarakat dalam rangka meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan di tengah perubahan iklim yang ekstrim lagi dinamis.
PENINGKATAN KUALITAS GONDORUKEM DENGAN PENAMBAHAN CHELATING AGENT DAN ADSORBEN PADA PROSES PENGOLAHAN GETAH KARET (PINUS MERKUSII) DI PT. PERHUTANI ANUGERAH KIMIA Hidayat, Rahmad Abubakar Nur; Nugroho, Satrio; Dewajani, Heny; Yuni, Aris
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 7 No. 2 (2021): August 2021
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v7i2.255

Abstract

Gondorukem merupakan hasil getah yang disadap dari pohon pinus. Untuk meningkatkan harga jual gondorukem maka sebelum dijual ke pasaran getah pinus akan mengalami proses pemurnian. Oleh karenanya diperlukan perbaikan proses pemurnian dan pencucian getah karet sebagai bahan baku dengan cara penambahan bahan yang bersifat adsorbing dan de-chelating yaitu Zeolit dan EDTA. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan konsentrasi EDTA, zeolit dan campuran EDTA-zeolit terhadap sifat fisik-kimia gondorukem. Tahapan pemurnian yaitu pencucian larutan getah dengan asam oksalat, kemudian penambahan konsentrasi zeolit 1%, 2%, 3% 4% EDTA 0,3%, 0,6%, 0,9%, 1,2% dan campuran zeolit 1, 2, 3, 4% dan EDTA 0,3, 0,6, 0,9, 1,2% dari massa getah. Lalu dilakukan distilasi untuk mendapatkan hasil gondorukem, kemudian dilakukan analisa kualitas produk. Analisa yang dilakukan adalah uji warna gardner, uji titik lunak, dan uji kadar asam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi dan waktu hanya berpengaruh nyata terhadap warna, titik lunak dan bilangan asam gondorukem yang dihasilkan. Penambahan EDTA dengan konsentrasi 0,6% titik lunak yang dihasilkan berkisar antara 78°C – 88°C dengan bilangan asam berkisar antara 184,2 mg KOH/g – 201,65 mg KOH/g. Lamanya waktu berpengaruh terhadap titik lunak dan bilangan asam sedangkan variasi konsentrasi EDTA berpengaruh pada warna yang dihasilkan.