Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Peningkatan Keaktifan dan Hasil Belajar Siswa Melalui Penerapan Teori Konstruktivisme Berbasis Media Wondershare Quizcreator Nugroho, Setyo Adi; Nugroho, Nugroho
Indonesian Journal of Curriculum and Educational Technology Studies Vol 4 No 2 (2016): November 2016
Publisher : Curriculum and Educational Technology Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcets.v4i2.14310

Abstract

Tujuan penelitian pada artikel ini adalah untuk meningkatkan keaktifan siswa dan hasil belajar siswa pada matapelajaran matematika dengan menerapkan teori belajar konstruktivisme dan memanfaatkan media Wondershare Quiz Creator. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, serta dokumentasi. Data peneliti diuji dengan metode triangulasi data dan display data. Hasil penelitian menunjukan keaktifan siswa meningkat setelah diterapkan metode belajar konstruktivisme. Hal tersebut berpengaruh pada hasil belajar siswa yang meningkat dari siklus I rata-ratanya adalah 74.86 dan pada siklus II adalah 80.55. Kesimpulan penelitian pada artikel ini adalah penerapan metode belajar konstruktivisme dengan memanfaatkan media belajar Wondershare Quiz Creator telah berhasil meningkatkan keaktifan dan meningkatkan hasil belajar siswa kelas II SD Negeri 2 Pacarmulyo Wonosobo.   The purpose of the analysis on this article is to improve the students’ activeness and studying results in mathematics by applying constructivist study theory and used a media wondershare quiz creator. The collection data methods used are: observation, interview, and documentation. analyst’s data were tested by triangulation data method and data display. The results showed increased student activeness after application of constructivism learning methods. This is an affect on the students’ studying results which is increased from the first cycle with average 74.86 to 80.55 in the second cycle. The conclusion of this article is that the application of constructivist studying method by using a media wondershare quiz creator is successful on improving the activeness and study result second degree students of SD Negeri 2 Pacarmulyo, Wonosobo.
PENGARUH PERBEDAAN KONSENTRASI KARAGENAN TERHADAP MUTU BAKSO UDANG (Litopenaeus vannamei) Nugroho, Setyo Adi; Dewi, Eko Nurcahya; Romadhon, -
Jurnal Pengolahan dan Bioteknologi Hasil Perikanan Volume 3, Nomor 4, Tahun 2014
Publisher : Jurusan Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.202 KB)

Abstract

Udang termasuk jenis Crustacea dan merupakan hasil perikanan yang digemari oleh masyarakat dunia karena lezat dan berprotein tinggi. Bakso merupakan salah satu produk olahan daging yang populer di Indonesia ataupun di beberapa Negara asia lainnya. Karagenan  merupakan  polisakarida  yang  diekstraksi  dari  beberapa spesies  rumput  laut  atau  alga merah (rhodophyceae). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perbedaan karagenan pada pengolahan bakso udang terhadap kandungan mutu bakso udang berdasarkan uji fisik dan uji kimia,mengetahui perbandingan prosentase terbaik antara tepung tapioka, daging udang, karagenan pada pengolahan bakso udang, dan mengetahui apakah bakso udang yang dihasilkan sudah memenuhi standar mutu bakso. Penelitian ini bersifat eksperimental laboratoris dengan rancangan percobaan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Perlakuan yang diterapkan adalah perbedaan konsentrasi karagenan 0%, 1% dan 2%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi karagenan yang berbeda tidak memberikan perbedaan nyata (P>0,05) terhadap uji sensori, tetapi memberikan perbedaan sangat nyata (P<0,01) terhadap gel strength. Nilai tertinggi berdasarkan uji sensori kenampakan 8,07, citarasa 7,03 dan tekstur 8,4 pada konsentrasi karagenan 2%. Untuk penambahan karagenan yang terbaik adalah 2% dengan hasil uji gel strength 130,78 gF, nilai uji lipat 2,53, nilai uji gigit 7,5 dan hasil pengujian kimiawi yaitu kadar air 74,27%, kadar protein 18,89% dan kadar lemak 0,22%. Pembuatan bakso daging udang dengan penambahan konsentrasi karagenan 2% memiliki kualitas yang paling baik dibandingkan perlakuan lainnya. Shrimp including the type of crustacean and fishery is favored by the world community as a delicious and high protein. Meatballs is one of the popular processed meat products in Indonesia or in some other Asian Countries. Carrageenan is a polysaccharide extracted from several species of seaweed or red algae (Rhodophyceae). The purpose of this study was to determine the effect of different carrageenan on processing shrimp meatballs to shrimp meatballs quality content based on physical test and chemical test, determine the percentage ratio between the best tapioca flour, shrimp meat, shrimp meatballs carrageenan on processing, and determine whether the resulting shrimp meatballs meet quality standards meatballs. This study is an experimental laboratory with experimental design completely randomized design (CRD). Treatment applied is the difference carrageenan concentration of 0%, 1% and 2%. The results showed that different concentrations of carrageenan did not give significant differences (P> 0.05) on the sensory test, but it gives a very noticeable difference (P <0.01) against gel strength. The highest value of 8.07 based on tests of sensory appearance, flavor and texture 7.03 8.4 at a concentration of 2% carrageenan. For the addition of carrageenan is best to 2% by the results of gel strength test 130.78 gF, folding test value of 2.53, 7.5 and the bite test score results of chemical testing that the water content of 74.27%, 18.89% protein content and fat content of 0.22%. Making meatballs shrimp with the addition of 2% carrageenan concentration has the most excellent quality compared to other treatments.
Analisis Perbandingan Karakteristik Arester Jenis Metal-Oxide Akibat Sambaran Petir Nugroho, Setyo Adi; Aprilia, Septi
Edu Elektrika Journal Vol 10 No 1 (2021): Edu Elektrika Journal
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/eej.v10i1.47866

Abstract

Gardu induk adalah peralatan yang sangat penting dalam menyalurkan energi listrik ke berbagai macam konsumen seperti pendidikan, industri, rumah sakit, dll. Energi lisrik tersebut disalurkan melalui saluran udara (overhead), sehingga menimbulkan permasalahan yaitu gangguan sambaran petir langsung yang dapat merusak sistem isolasi dan peralatan karena nilainya melebihi Basic Insulation System (BIL). Peralatan proteksi dibutuhkan untuk mencegah dan mengurangi gangguan sambaran petir langsung yang dapat menaikkan tegangan sistem. Arester jenis metal-oxide adalah peralatan proteksi yang saat ini banyak digunakan untuk melindungi dari sambaran petir dengan manyalurkan tegangan lebih ke tanah (ground). Pada penelitian ini dua tipe arester dibandingkan serta memodelkan peralatan yang ada pada gardu induk dengan menggunakan simulasi ATPDraw. Hasil simulasi menunjukkan bahwa arester tipe Q150NA121A mempunyai kinerja yang sangat baik dengan nilai tegangan lebih sebesar 458 kV. Sedangkan untuk arester tipe Q150NB121A nilai tegangan lebih masih cukup tinggi yaitu sebesar 585 kV.
Analisis Perbandingan Karakteristik Arester Jenis Metal-Oxide Akibat Sambaran Petir Nugroho, Setyo Adi; Aprilia, Septi
Edu Elektrika Journal Vol 10 No 1 (2021): Edu Elektrika Journal
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/eej.v10i1.47866

Abstract

Gardu induk adalah peralatan yang sangat penting dalam menyalurkan energi listrik ke berbagai macam konsumen seperti pendidikan, industri, rumah sakit, dll. Energi lisrik tersebut disalurkan melalui saluran udara (overhead), sehingga menimbulkan permasalahan yaitu gangguan sambaran petir langsung yang dapat merusak sistem isolasi dan peralatan karena nilainya melebihi Basic Insulation System (BIL). Peralatan proteksi dibutuhkan untuk mencegah dan mengurangi gangguan sambaran petir langsung yang dapat menaikkan tegangan sistem. Arester jenis metal-oxide adalah peralatan proteksi yang saat ini banyak digunakan untuk melindungi dari sambaran petir dengan manyalurkan tegangan lebih ke tanah (ground). Pada penelitian ini dua tipe arester dibandingkan serta memodelkan peralatan yang ada pada gardu induk dengan menggunakan simulasi ATPDraw. Hasil simulasi menunjukkan bahwa arester tipe Q150NA121A mempunyai kinerja yang sangat baik dengan nilai tegangan lebih sebesar 458 kV. Sedangkan untuk arester tipe Q150NB121A nilai tegangan lebih masih cukup tinggi yaitu sebesar 585 kV.
Peningkatan Keaktifan dan Hasil Belajar Siswa Melalui Penerapan Teori Konstruktivisme Berbasis Media Wondershare Quizcreator Nugroho, Setyo Adi; Nugroho, Nugroho
Indonesian Journal of Curriculum and Educational Technology Studies Vol 4 No 2 (2016): November 2016
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcets.v4i2.14310

Abstract

Tujuan penelitian pada artikel ini adalah untuk meningkatkan keaktifan siswa dan hasil belajar siswa pada matapelajaran matematika dengan menerapkan teori belajar konstruktivisme dan memanfaatkan media Wondershare Quiz Creator. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, serta dokumentasi. Data peneliti diuji dengan metode triangulasi data dan display data. Hasil penelitian menunjukan keaktifan siswa meningkat setelah diterapkan metode belajar konstruktivisme. Hal tersebut berpengaruh pada hasil belajar siswa yang meningkat dari siklus I rata-ratanya adalah 74.86 dan pada siklus II adalah 80.55. Kesimpulan penelitian pada artikel ini adalah penerapan metode belajar konstruktivisme dengan memanfaatkan media belajar Wondershare Quiz Creator telah berhasil meningkatkan keaktifan dan meningkatkan hasil belajar siswa kelas II SD Negeri 2 Pacarmulyo Wonosobo. The purpose of the analysis on this article is to improve the students’ activeness and studying results in mathematics by applying constructivist study theory and used a media wondershare quiz creator. The collection data methods used are: observation, interview, and documentation. analyst’s data were tested by triangulation data method and data display. The results showed increased student activeness after application of constructivism learning methods. This is an affect on the students’ studying results which is increased from the first cycle with average 74.86 to 80.55 in the second cycle. The conclusion of this article is that the application of constructivist studying method by using a media wondershare quiz creator is successful on improving the activeness and study result second degree students of SD Negeri 2 Pacarmulyo, Wonosobo.
Pengalaman Disfungsi Seksual pada Klien Pria dengan Ulkus Diabetikum Maulida, Haifah; Rahman, Handono Fatkhur; Nugroho, Setyo Adi; Andayani, Sri Astutik; Wahid, Abdul Hamid
Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI) Vol 4, No 3 (2019)
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.974 KB) | DOI: 10.32419/jppni.v4i3.187

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang: Diabetes melitus (DM) menjadi salah satu penyebab organis utama gangguan fungsi seksual pria yang berefek pada kompleksitas gangguan seksual. Tujuan: mengetahui secara mendalam tentang disfungsi seksual pada klien pria dengan ulkus diabetikum. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologis dan wawancara sebagai teknik pengumpulan data. Penelitian ini melibatkan 7 partisipan yang dipilih dengan purposive sampling. Kriteria inklusi pada penelitian ini adalah klien pria ulkus diabetik, usia 30-60 tahun, dan bersedia menjadi partisipan. Analisis data menggunakan pendekatan analisis selektif dan focusing (the selective or highlighting approach). Hasil: enam tema teridentifikasi dalam penelitian ini diantaranya pandangan tentang seksual pada kehidupan pria, perubahan seksual yang dialami, dampak perubahan seksual, perilaku mengatasi masalah akibat perubahan seksual, harapan terhadap kondisi perubahan seksual, dan respons support system. Kesimpulan: Klien pria dengan ulkus diabetikum mengalami disfungsi seksual yang berdampak pada diri dan pasangan. Klien berupaya mencari cara penyelesaian sesuai persepsinya dan mengharapkan dukungan keluarga untuk memperbaiki fungsi seksual mereka. Hasil penelitian ini dapat digunakan untuk perawat sebagai dasar penentuan tindakan preventif yang sesuai agar tidak terjadi komplikasi yang lebih cepat yang akan menimbulkan gangguan/disfungsi seksual. Selain itu dapat juga digunakan untuk penyusunan program pelayanan kesehatan seksual, dengan menyediakan ruang khusus untuk konsultasi seksual, layanan konsultasi paripurna, hotline service, dan home based care untuk menfasilitasi minimnya fasilitas pelayanan seksual.Kata kunci: Diabetes Melitus, ulkus diabetikum, disfungsi seksualThe Experience of Sexual Dysfunction in Male Clients with Diabetes Ulcers ABSTRACTBackground: Diabetes mellitus (DM) is one of the main organic causes of male sexual dysfunction. Objective: This research is to find out about sexual dysfunction in male clients with diabetes ulcers. Methods: This study used a qualitative method using phenomenology and interviews as data collection techniques. There were 7 participants selected with using purposive sampling. The inclusion criteria in this study were male clients with diabetes ulcers, aged between 30-60 years, and agree to participate. Data analysis using selective or focused (the selective or highlighting approach). Results: Six themes identified in this study include sexual perspective in men’s life, experienced sexual changes, effect of the sexual changes, behaviors to overcome the effect of sexual changes, expectation related to the condition of sexual changes, and support system response. Conclusion: male clients with diabetic ulcers experience sexual dysfunction that affects themselves and their partners. Clients try to find solutions to their perceptions and expect family support to improve their sexual function. The results of this study could be used for nurses as a basis for determining appropriate precautions to prevent faster complications that will cause sexual disorders/dysfunction. In addition, it could also be used for the preparation of sexual health service programs, by providing special space for sexual consultation, plenary consultation services, hotline services, and home-based care to facilitate the lack of sexual service facilities.Keywords: Diabetes mellitus, diabetic ulcer, sexual dysfunction
RANCANG BANGUN ALAT CEK GULA DARAH, KOLESTEROL, DAN ASAM URAT NON INVASIF DENGAN SENSOR GY MAX 30102 Nugroho, Setyo Adi; Nugroho, Eko; Aprilia, Septi; Pramuningtyas, Sheva Maresca
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol 13, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v13i2.6397

Abstract

Abstrak. Penyakit tidak menular adalah penyakit yang tidak menular melalui kontak apapun. Penyakit tidak menular diantaranya adalah diabetes melitus, kadar kolesterol, dan kadar asam urat tinggi. Ketiganya menjadi penyebab kematian yang tinggi khususnya di Indonesia. Maka dari itu perlu dilakukan pemeriksaan awal sebagai bentuk pencegahan. Biasanya pemeriksaan dilakukan dengan metode invasif atau membuat perlukaan pada tubuh. Hal ini memberikan resiko timbulnya trauma dan infeksi serius. Oleh karena itu dilakukan pengembangan suatu metode non invasif untuk melakukan pemeriksaan awal kadar gula, kolesterol, dan asam urat dalam darah. Penelitian ini bertujuan untuk merancang alat cek gula darah, kolesterol, dan asam urat dengan sensor GY MAX30102 serta mengetahui cara memvalidasi alat cek gula darah,kolesterol, dan asam urat dengan sensor GY MAX 30102. Sensor ini menggunakan metode photoplethysmograph dengan memanfaatkan infrared untuk memantulkan objek lalu tertangkap oleh sensor detektor dan dioleh dengan mikrokontroler berupa seeeduino. Pada Penelitian ini metode yang digunakan berupa Research and Development (RnD). Setelah dilakukan penelitian didapatkan rata rata kestabilan alat dalam mengambil data adalah 95,27% angka ini menunjukan bahwa alat cukup stabil. Lalu didapatkan akurasi dalam membaca nilai gula darah sebesar 92,3%, kolesterol 92,9% dan asam urat sebesar 94,5% yang menunjukan bahwa alat ini melampaui batas eror kalibrasi. Presentase kesalahan error (kesalahan relative) dari alat sebesar 6,7%.
PERANCANGAN ALAT UKUR KADAR pH DAN SUHU AIR BERBASIS ARDUINO UNO Nugroho, Setyo Adi; Aprilia, Septi; Anindyahadi, Fitri; Budi, Naufal Setya
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol 13, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v13i2.6398

Abstract

Air merupakan suatu kebutuhan yang tidak bisa dilepaskan dari kegiatan rumah sakit.  Rumah sakit menggunakan air dalam berbagai keperluan seperti persiapan obat, sanitasi, prosedur operasi, keperluan pasien dan kegiatan laboratorium rumah sakit.  Kualitas air untuk kegiatan laboratorium di rumah sakit berbeda dengan kualitas air minum, air untuk keperluan higiene sanitasi, air untuk hemodialisis karena air untuk laboratorium harus memenuhi kemurnian tertentu dan memenuhi maksimum kadar kontaminan ion tertentu agar tidak menjadi katalisator.  Oleh karena itu , pH dan suhu air perlu di ukur agar kontaminan ion dalam air tersebut tidak bereaksi dengan bahan laboratorium yang dapat mengganggu fungsi peralatan laboratorium.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara merancang, sistem kerja dan validasi prototipe alat ukur kadar pH dan suhu air.  Penelitian ini menggunakan metode riset dan pegembangan suatu produk dan menguji keefektifan pada pengukuran kadar pH dan suhu air dengan nilai pH air pada suhu normal yang didapat < 5,0 dikategorikan tidak normal, apabila nilai 5,0 sampai dengan 8,0 dikategorikan normal, apabila > 8,0 dikategorikan tidak normal (Permenkes, 2019).  Berdasarkan pengumpulan data yang dilakukan dengan 10 kali pengujian menggunakan larutan buffer dan sampel air, hasil kesalahan tidak lebih dari 5%. Kesimpulan alat sudah tervalidasi dan suhu dapat mempengaruhi selisih pembacaan pH kemudian untuk pembacaan pH dan suhu alat prototipe bekerja dengan baik.
Design of Sterilizer Calibration With Esp8266 Based on Internet of Things Anindyahadi, Fitri; Nugroho, Setyo Adi; Dewantara, Mahardira; Suyamto, Yuli
Journal of Energy and Electrical Engineering Vol 6, No 2: April 2025
Publisher : Teknik Elektro Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/jeee.v6i2.14927

Abstract

Advancing technology demands reliable monitoring of key indicators such as temperature, a fundamental measure of heat or cold and critical wherever stable setpoints are required. Guided by Industry 4.0 principles, this study develops an Internet-of-Things (IoT) sterilizer calibration tool using an ESP8266 controller for real-time access. The device was built as planned, from component selection and casing design to the accompanying application, and supports continuous temperature observation. The IoT layer simplifies data acquisition and provides reliable, real-time monitoring via the ESP8266. Experimental evaluation shows small deviations from setpoints: at 150 °C the mean error is 0.5 °C, and at 200 °C the mean error is 0.1 °C. Testing followed the Medical Device Calibration Work Method No. 044-18 (2020) for sterilizer performance. All results remain within the permitted tolerance of ±5 °C, indicating that the tool is suitable for use and can assist applications that require stable, precisely monitored temperature conditions.
PENERAPAN ALGORITMA FILTER UNTUK MENINGKATKAN AKURASI PEMBACAAN SENSOR SUHU MLX90614 PADA OBJEK DENGAN ELIMINASI PENGARUH SUHU LINGKUNGAN Alkarim, Muh Hafid; Prasojo, Ipin I; Nugroho, Setyo Adi; Nugroho, Eko E
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol. 13 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v13i3.6621

Abstract

Sensor suhu memainkan peran penting dalam berbagai aplikasi, terutama dalam pengukuran suhu tubuh dan lingkungan. Salah satu sensor yang banyak digunakan adalah MLX90614, sensor inframerah non-kontak ini mudah digunakan, meskipun akurasinya dipengaruhi oleh suhu lingkungan dan jarak pengukuran. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan akurasi pembacaan suhu dengan menerapkan beberapa algoritma filter, yaitu Low Pass, Exponential Moving Average (EMA), Moving Average, Median, dan Kalman Filter.  Berdasarkan analisis menggunakan Mean Squared Error (MSE), Moving Average menunjukkan kinerja terbaik dengan MSE terendah sebesar 10.5634, diikuti oleh Median Filter (10.8855). Filter lainnya, seperti EMA dan Low Pass, memiliki MSE yang lebih tinggi (40.2701), sementara Kalman Filter menunjukkan MSE tertinggi (799.6851).  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Moving Average adalah filter paling efektif dalam mengeliminasi pengaruh suhu lingkungan dan jarak, sehingga dapat digunakan untuk meningkatkan akurasi pengukuran suhu menggunakan sensor MLX90614.