Claim Missing Document
Check
Articles

PENYULUHAN PENGELOLAAN ARUS KAS UMKM BAGI SISWA/I YAYASAN PRIMA UNGGUL DI JAKARTA TIMUR Nugroho, Vidyarto; Tanady, Erika; Untoro, Julian
Jurnal Serina Abdimas Vol 1 No 1 (2023): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v1i1.23844

Abstract

Cash flow management is one of the important aspects in making a decision for its users. Good cash flow management can provide benefits for MSME actors as a reference to improve their cash flow management system. In addition, it can provide knowledge in improving a performance in companies / MSMEs to be able to find out, sort, and influence cash from operating activities, investment transaction activities, and financing / funding transaction activities, as well as a net increase or decrease in a company's cash for one period.Did nature of business scope, cash is considered as king where cash flow is the main point in the survival of a business. If the cash flow that comes in is greater than the cash flow that comes out, then the business plan that has been prepared can be carried out properly. Incoming and outgoing cash flow can affect the success or failure of a business it is currently running. With the management of MSMEs in Indonesia which still has some limitations, especially in the use of cash flow, tax planning, budget control, determination, and interpretation of financial statements. (Uwonda, Okello, & Okello, 2013). Pengelolaan arus kas merupakan salah satu aspek penting dalam pengambilan suatu keputusan bagi penggunanya. Pengelolaan pada arus kas yang baik dapat memberikan manfaat bagi pelaku UMKM sebagai referensi untuk memperbaiki sistem pengelolaan arus kasnya. Selain itu, dapat memberikan pengetahuan dalam meningkatkan suatu kinerja pada perusahaan/ UMKM untuk dapat mengetahui, memilah, dan memberikan pengaruh kas dari kegiatan operasi, kegiatan transaksi investasi, dan kegiatan transaksi pembiayaan/pendanaan, serta kenaikan atau penurunan bersih dalam kas suatu perusahaan selama satu periode.Di dalam ruang lingkup usaha, kas dianggap sebagai raja di mana arus kas adalah poin utama di dalam keberlangsungan hidup sebuah usaha. Apabila arus kas (cash flow) yang masuk lebih besar dari arus kas (cash flow) yang keluar, maka rencana usaha yang telah disusun dapat dijalankan dengan baik. Arus kas (cash flow) yang masuk dan keluar dapat mempengaruhi keberhasilan atau kegagalan dari sebuah usaha yang sedang dijalankan. Dengan pengelolaan UMKM di Indonesia yang masih mempunyai beberapa keterbatasan, terutama dalam pemanfaatan arus kas, perencanaan pajak, pengontrolan anggaran, penentuan, dan penafsiran pada laporan keuangan. (Uwonda, Okello, & Okello, 2013).
PENYULUHAN PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN DAN PEMERIKSAAN KAS BANK BAGI PARA SISWA YAYASAN PRIMA UNGGUL DI JAKARTA TIMUR Nugroho, Vidyarto; Amelia, Wyne; Venessa, Venessa
Jurnal Serina Abdimas Vol 1 No 3 (2023): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v1i3.26148

Abstract

Para siswa yang bernaung dalam Yayasan Prima Unggul dididik dan diarahkan untuk menjadi pribadi mandiri dan berwawasan luas untuk dapat menjadi entrepreneur. Mereka bersekolah dengan model paket C. Wawasan yang lebih luas perlu disampaikan agar mereka termotivasi untuk menyongsong masa depannya selepas sekolah formal. Materi yang disampaikan dalam kegiatan penyuluhan ini tentang penyusunan laporan keuangan dan pemeriksaan kas bank. Diharapkan mereka dapat membuat perencanaan, mengatur dana dengan efektif dan efisien serta mengerti cara untuk melakukan pemeriksaan atas dana yang ada yang meliputi kas bank dan setara kas serta menyusun laporan keuangan terkait. Rencana kegiatan penyuluhan akan dilaksanakan di lokasi Yayasan Prima Unggul di Jl. Pulomas Barat I No 37 , Jakarta Timur, DKI Jakarta pada bulan Juni 2023. Pelaksanaan akan dimulai dengan salam pembuka dilanjutkan dengan pembagian modul penyuluhan . Penyuluhan pemeriksaan kas bank serta teknik audit terkait kas bank ditujukan kepada siswa/siswi panti asuhan tingkat SMA/ sederajat melalui tutorial materi dan pengenalan dengan contoh-contoh .
SOSIALISASI AKUNTANSI DAN PERPAJAKAN TENTANG WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI BERSAMA PARA SISWA SMA PRIMA UNGGUL JAKARTA Nugroho, Vidyarto; Melvina; Anjani, Chaterine A.
Jurnal Serina Abdimas Vol 2 No 1 (2024): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v2i1.29250

Abstract

As one of the main sources of state revenue, corporate taxes or individual taxes need to be promoted. For this reason, understanding of tax regulations and their application in practice needs to continue to be improved. PKM activities carried out together with SMA Prima Unggul partners are one effort to meet these demands. The PKM, which was carried out via zoom meeting, used interactive lecture and discussion methods. The material provided in this PKM is the definition of tax, types of tax, function of tax, taxpayers, income tax, subject and object of tax, and especially income tax for individuals and SPT which must be reported every year by individual taxpayers so that students gain insight, knowledge, and practice of individual taxpayer accounting and taxation. With this knowledge, it is hoped that students will not only calculate and report taxes correctly and on time but also have a high awareness of paying taxes. The results of this PKM show that this PKM was successful in providing understanding to students because they were enthusiastic and active in listening to the presentation of the PKM material, asking questions, and being able to answer quiz questions. In this PKM, students are reminded that, as good citizens, they need to develop awareness of paying individual taxes because the future of the nation is in their hands
PELAKSANAAN KEGIATAN KEWIRAUSAHAAN TERHADAP USAHA POTLUCK – PIRING MANGKOK SHOP Soetedjo, Tedrick; Vidyarto Nugroho
Jurnal Serina Abdimas Vol 2 No 4 (2024): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v2i4.33587

Abstract

Ceramic tableware is a very useful and beneficial equipment in the lives of every society globally, especially in Indonesia. These benefits arise from the need for food as one of the primary needs that must be obtained by every living human being. For these food needs, both eating and drinking require various ceramic tableware as container to keep them. With this background, the Author realized the great market opportunity from the ceramic tableware segment and established the Potluck business. In this business activity, the Author has succeeded in innovating and implementing it from production to sales. In the early stages of planning, the Author used the Lean Model Canvas tool to identify the great business opportunities from Potluck. The Author innovated by presenting new tableware variants, namely mugs along with plates and bowls of new and unique shapes. Through the Potluck business flag, the Author established a supermarket specifically for ceramic tableware to target the Retail segment and attract potential distributors. Establishing a supermarket certainly has its own problems and challenges. One of the challenges faced by the Author is the difficulty of administration because Potluck's products vary with more than 100 Stock Keeping Units (SKUs). To overcome administrative problems, the Author uses the Moka POS program equipped with a Barcode Scanner to prevent input errors, so that the Potluck supermarket is administratively orderly. To face marketing challenges, the Author strategizes to provide vouchers that are expected to attract customers for the Potluck supermarket. From this entrepreneurial activity, the Author has succeeded in establishing the Potluck supermarket, as a business that will be focused on and developed further in the future. ABSTRAK Peralatan makan keramik adalah peralatan yang sangat berguna dan bermanfaat dalam kehidupan setiap masyarakat secara global khususnya di Indonesia. Manfaat tersebut timbul dari kebutuhan pangan sebagai salah satu kebutuhan primer yang harus diperoleh setiap manusia yang hidup. Untuk kebutuhan pangan tersebut, baik makan dan minum memerlukan berbagai peralatan makan keramik sebagai wadah yang menampung mereka. Berlatar belakang tersebut, penulis menyadari peluang pasar yang besar dari segmen peralatan makan keramik dan mendirikan usaha Potluck. Dalam kegiatan usaha tersebut, penulis telah berhasil melakukan inovasi dan mengimplementasikannya mulai dari kegiatan produksi sampai dengan penjualan. Pada tahap awal perencanaan, penulis menggunakan alat bantu Lean Model Canvas untuk mengidentifikasi peluang usaha yang besar dari Potluck. Penulis melakukan inovasi dengan menghadirkan varian peralatan makan baru, yakni mug serta piring serta mangkok berbentuk baru dan unik. Melalui bendera usaha Potluck, penulis mendirikan supermarket khusus peralatan makan keramik untuk menargetkan segmen retail dan menggaet distributor-distributor berpotensial. Mendirikan sebuah supermarket tentunya memiliki permasalahan dan tantangannya tersendiri. Salah satu tantangan yang dihadapi penulis adalah sulitnya administrasi lantaran produk dari Potluck yang bervariatif dengan lebih dari 100 Stock Keeping Unit (SKU). Untuk mengatasi masalah administrasi, penulis menggunakan program POS Moka yang dilengkapi dengan Barcode Scanner untuk mencegah terjadinya kesalahan input, sehingga supermarket Potluck tertib secara administrasi. Untuk menghadapi tantangan pemasaran, penulis berstrategi untuk memberikan voucher-voucher yang diharapkan dapat menarik pelanggan bagi supermarket Potluck. Dari kegiatan kewirausahaan ini, penulis telah berhasil mendirikan supermarket Potluck, sebagai suatu usaha yang akan difokuskan dan dikembangkan lebih lanjut di kemudian hari.
PELUANG USAHA BAKED POTATO KEJU ISI DAGING DALAM PENINGKATAN NILAI TAMBAH PENJUALAN Wijaya, Rio Richardo; Nugroho, Vidyarto
Jurnal Serina Abdimas Vol 2 No 4 (2024): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v2i4.33658

Abstract

The analysis of the business opportunity for stuffed baked potatoes with cheese and meat aims to enhance the added value of products in the food market. In a market characterized by frequent price fluctuations, innovation in food processing becomes an effective solution. The stuffed baked potato product offers a unique flavor that combines potatoes, cheese, and meat, making it appealing to consumers increasingly opting for snacks and ready-to-eat meals. The market potential for this product is significant, especially among urban populations seeking practical and delicious food options. With relatively low capital and a simple production process, this venture is accessible to various groups, including micro, small, and medium enterprises (MSMEs). Analysis indicates that the net profit from this business can be quite substantial, with a quick return on investment, making it an attractive option for prospective entrepreneurs. Effective marketing strategies using social media and creative promotions are crucial for enhancing product visibility. Additionally, diversifying flavor variants and appealing packaging will support the sustainability of the business. With support from various stakeholders, including local communities, this venture will not only provide economic benefits but also contribute to the development of a sustainable local food industry. Therefore, stuffed baked potatoes with cheese and meat hold great potential as a flagship product that can improve the welfare of entrepreneurs and attract consumer interest. ABSTRAK Analisis peluang usaha baked potato keju isi daging bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah produk di pasar makanan. Dalam kondisi pasar yang sering mengalami fluktuasi harga, inovasi dalam pengolahan makanan menjadi solusi yang efektif. Produk baked potato keju isi daging menawarkan cita rasa unik yang menggabungkan kentang, keju, dan daging, sehingga dapat menarik perhatian konsumen yang semakin memilih makanan ringan dan siap saji. Potensi pasar untuk produk ini cukup besar, terutama di kalangan masyarakat urban yang mencari pilihan makanan praktis dan lezat. Dengan modal yang relatif kecil dan proses produksi yang sederhana, usaha ini dapat diakses oleh berbagai kalangan, termasuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Analisis menunjukkan bahwa keuntungan bersih yang dapat diperoleh dari usaha ini cukup signifikan, dengan waktu pengembalian modal yang cepat, menjadikannya pilihan menarik bagi calon pengusaha. Strategi pemasaran yang efektif melalui penggunaan media sosial dan promosi kreatif sangat penting untuk meningkatkan visibilitas produk. Selain itu, diversifikasi varian rasa dan kemasan yang menarik akan mendukung keberlanjutan usaha. Dengan dukungan dari berbagai pihak, termasuk komunitas lokal, usaha ini tidak hanya akan memberikan keuntungan ekonomi, tetapi juga berkontribusi pada pengembangan industri makanan lokal yang berkelanjutan. Oleh karena itu, baked potato keju isi daging memiliki potensi besar sebagai produk unggulan yang dapat meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha dan menarik minat konsumen.
PELUANG BISNIS DAN POTENSI BISNIS BAKED POTATO DENGAN BRAND LOKAL YANG KOMPETITIF Widarma, Mikael Alvin; Vidyarto Nugroho
Jurnal Serina Abdimas Vol 2 No 4 (2024): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v2i4.33659

Abstract

The growing culinary industry in Indonesia presents significant opportunities for baked potato businesses with competitive local brands. Initially popular in Western countries, baked potatoes are now gaining traction in Indonesia as a healthier and more innovative alternative to fast food. This study aims to analyze the opportunities and potential of the baked potato business in Indonesia through product adaptation strategies that align with local tastes, the use of high-quality ingredients, and creative marketing. The research methods include market research, consumer preference analysis, and studies on digital marketing strategies and business operations. The findings indicate that flexibility in topping variations and product differentiation provide a competitive edge for this business, especially with the growing trend of healthy lifestyles among consumers. Strong branding strategies, product innovation, and efficient operational management are key factors in the success of a baked potato business with a local brand in Indonesia's culinary market. ABSTRAK. Industri kuliner Indonesia yang terus berkembang membuka peluang besar bagi bisnis baked potato dengan brand lokal yang kompetitif. Baked potato, yang awalnya populer di negara-negara Barat, kini mulai digemari di Indonesia sebagai alternatif makanan cepat saji yang lebih sehat dan inovatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peluang dan potensi bisnis baked potato di Indonesia melalui strategi adaptasi produk sesuai selera lokal, penggunaan bahan-bahan berkualitas, serta pemasaran kreatif. Metode penelitian meliputi riset pasar, analisis preferensi konsumen, serta studi terhadap strategi pemasaran digital dan operasional bisnis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fleksibilitas variasi topping dan diferensiasi produk memberikan keunggulan kompetitif bagi bisnis ini, terutama dengan meningkatnya tren gaya hidup sehat di kalangan konsumen. Strategi branding yang kuat, inovasi produk, serta manajemen operasional yang efisien menjadi faktor utama dalam keberhasilan bisnis baked potato dengan brand lokal di pasar kuliner Indonesia.
BAKED POTATO: TREN VIRAL DALAM USAHA CAMILAN DI ERA DIGITAL Talumikir, Samuel Geraldo; Vidyarto Nugroho
Jurnal Serina Abdimas Vol 2 No 4 (2024): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v2i4.33660

Abstract

Baked potato has become a viral phenomenon in the snack industry in the digital age, attracting the attention of various demographics, especially the younger generation. This snack offers delicious flavors and ease of preparation, with a variety of toppings that enhance its appeal. The popularity of baked potatoes has surged alongside the influence of social media, which has transformed how people interact with food and discover new snack options. A notable success story is Ben Newman, known as "Spudman," who managed to sell nearly 1,500 potatoes in a single day thanks to viral videos on TikTok. Analysis shows that baked potatoes can serve as a healthier snack alternative, containing beneficial fiber and nutrients, thereby meeting the needs of increasingly health-conscious consumers. Social media acts as a platform that enables entrepreneurs to reach a broader audience, creating strong engagement through visually appealing content. However, consumers must remain discerning when choosing snacks, considering nutritional and caloric aspects. This trend highlights that innovation in presentation and marketing can make simple snacks the center of attention in the food industry. Entrepreneurs are advised to continue innovating and building strong interactions with consumers, as well as providing education about healthy snack choices. With this approach, the presence of baked potatoes can continue to evolve and adapt to the dynamic changes in consumer preferences. ABSTRAK Baked potato, atau kentang panggang, telah menjadi fenomena viral dalam industri camilan di era digital, menarik perhatian berbagai kalangan, terutama generasi muda. Makanan ringan ini menawarkan rasa yang lezat serta kemudahan dalam penyajian, dengan berbagai variasi topping yang menambah daya tariknya. Popularitas baked potato semakin meningkat seiring dengan pengaruh media sosial yang mengubah cara masyarakat berinteraksi dengan makanan dan menemukan pilihan camilan baru. Salah satu contoh sukses adalah Ben Newman, yang dikenal sebagai "Spudman," yang berhasil menjual hampir 1.500 kentang dalam sehari berkat video viral di TikTok. Analisis menunjukkan bahwa baked potato dapat menjadi alternatif camilan yang lebih sehat, mengandung serat dan nutrisi yang bermanfaat, serta memenuhi kebutuhan konsumen yang semakin sadar akan pentingnya pola makan sehat. Media sosial berfungsi sebagai platform yang memungkinkan pelaku usaha untuk menjangkau audiens yang lebih luas, menciptakan keterlibatan yang kuat melalui konten visual menarik. Namun, konsumen perlu tetap bijak dalam memilih camilan, dengan mempertimbangkan aspek nutrisi dan kalori. Tren ini menyoroti bahwa inovasi dalam penyajian dan pemasaran dapat menjadikan camilan sederhana sebagai pusat perhatian dalam industri makanan. Pelaku usaha disarankan untuk terus berinovasi dan menjalin interaksi yang kuat dengan konsumen, serta menyediakan edukasi mengenai pilihan camilan sehat. Dengan pendekatan ini, keberadaan baked potato dapat terus berkembang dan beradaptasi dengan perubahan preferensi konsumen yang dinamis.
PERANCANGAN SISTEM PEMBELIAN TERHADAP PERUSAHAAN PT SURYA MEGA MUSTIKA Nugroho, Vidyarto; Stavian Gloryinri Wowor; Charoline Welensia; Angela Halim
Jurnal Serina Abdimas Vol 3 No 1 (2025): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v3i1.33668

Abstract

In conducting business activities, companies inevitably deal with both internal and external factors, one of which is the need to have a purchasing cycle. A well-organized purchasing system is crucial for a company to ensure smooth operations and avoid errors in the procurement process. This research aims to design and implement a more efficient purchasing system for PT Surya Mega Mustika. In this Student Creativity Program (PKM), issues were identified based on observations and discussions with the partner company regarding excessive purchasing. Therefore, the company needs to monitor operational transactions to avoid unnecessary cash expenditures. Recurring purchases are an example of an irregularity in the purchasing process. The method used involved presenting materials and conducting online socialization with the partner company. The solution that needs to be implemented by the company is to improve the purchasing system by transitioning from manual processes to a system-based approach. The system is designed to automate the process from requests to purchases, making data management and purchase status monitoring easier. The partner company has recently transitioned from manual to system-based purchasing for a more effective and efficient process. The partner will continue to enhance the system in its operational activities. This PKM was successfully executed according to the established plan. The results of this PKM show that the designed system has made the purchasing process easier, faster, and more organized. The implementation of this system is expected to improve the partner's operational efficiency and provide long-term benefits to the company. ABSTRAK Dalam melakukan kegiatan di dunia bisnis, pastinya tidak lepas dari faktor internal maupun eksternal salah satunya perusahaan harus memiliki siklus pembelian. Sistem pembelian yang baik sangat penting bagi perusahaan untuk memastikan operasional berjalan lancar dan menghindari kesalahan dalam pengadaan barang. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan menerapkan sistem pembelian yang lebih efisien untuk PT Surya Mega Mustika. Pada PKM ini terdapat permasalahan yang diperoleh berdasarkan observasi dan hasil diskusi dengan mitra terkait proses pembelian yang berlebihan, maka perusahaan perlu memperhatikan transaksi yang terjadi dalam kegiatan operasional untuk menghindari pengeluaran kas yang tidak diperlukan. Contoh pembelian berulang merupakan salah satu kejanggalan dalam proses pembelian. Metode yang dilakukan adalah melalui pemaparan materi dan sosialisasi ke perusahaan mitra secara daring. Solusi yang perlu diterapkan perusahaan adalah dengan memperbaiki sistem pembelian yang beralih dari manual ke dalam sistem. Sistem dirancang agar proses permintaan hingga pembelian dapat berjalan otomatis, serta mempermudah pengelolaan data dan pemantauan status pembelian. Mitra baru saja beradaptasi dari manual ke dalam sistem pembelian untuk proses yang lebih efektif dan efisien. Mitra akan terus meningkatkan sistem dalam melakukan kegiatan operasional. PKM ini terlaksana dengan baik dan sesuai rencana yang telah ditetapkan. Hasil dari PKM ini menunjukkan bahwa sistem yang dirancang mampu membuat proses pembelian menjadi lebih mudah, cepat, dan terorganisir. Implementasi sistem ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional mitra dan memberikan manfaat jangka panjang bagi perusahaan
PELATIHAN AKUNTANSI PERUSAHAAN DAGANG BAGI SISWA/I YAYASAN PRIMA UNGGUL DI JAKARTA TIMUR Nugroho, Vidyarto; Michelle Yohanata; Vannessa Maria Vianney
Jurnal Serina Abdimas Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v3i2.34797

Abstract

Establishing a trading company is a strategic choice for entrepreneurs aiming to scale their businesses. Among the various skills needed, a solid understanding of accounting is essential. It enables business owners to manage finances effectively, track profitability, and ensure compliance with tax regulations. Continuous improvement in understanding accounting for a trading company and its practical applications must be an ongoing process. The benefit of improving accounting principles is not only because it supports informed decision-making but also fosters sustainable growth, ultimately enhancing the company’s success in the competitive market. This PKM that conducted together with the Prima Unggul Foundation partners are crucial for addressing these demands. The program, held via Zoom, utilized interactive lectures and discussions to engage participants effectively. The material covered in this PKM focused on accounting in trading companies such as inventories, purchases, and sales of goods, returned goods, available stock, etc. There are also examples that are easy to understand, such as transaction journals and questions about trading companies, to give students insights in service company accounting. The program effectively educated students on journal recording in periodic or perpetual, Free on Board (FOB), and the appropriate application of accounting in trading context. Results indicated success, as students demonstrated enthusiasm and engagement by actively participating in discussions, asking questions, and answering quiz questions. ABSTRAK Dengan mendirikan perusahaan dagang merupakan pilihan strategis bagi para pengusaha yang ingin mengembangkan bisnisnya. Di antara berbagai keterampilan yang dibutuhkan, pemahaman yang kuat tentang akuntansi sangat penting. Hal ini memungkinkan pemilik bisnis untuk mengelola keuangan secara efektif, melacak profitabilitas, dan memastikan kepatuhan terhadap peraturan perpajakan. Pemahaman yang meningkat dalam akuntansi dalam perusahaan dagang dan pengaplikasian praktisnya harus menjadi proses yang berkelanjutan. Manfaat dari peningkatan prinsip akuntansi tidak hanya karena mendukung pengambilan keputusan yang tepat tetapi juga mendorong pertumbuhan yang baik, sehingga pada akhirnya meningkatkan keberhasilan perusahaan di pasar yang kompetitif. PKM yang dilakukan bersama dengan mitra Yayasan Prima Unggul ini sangat penting untuk menjawab tuntutan tersebut. Program yang diselenggarakan melalui zoom ini memanfaatkan ceramah dan diskusi interaktif untuk melibatkan peserta secara efektif. Materi yang dibahas dalam PKM ini fokus pada akuntansi di perusahaan dagang seperti persediaan, pembelian, penjualan barang, barang yang dikembalikan, stok yang tersedia, dan lain-lain. Ada juga contoh-contoh yang mudah dipahami, seperti jurnal transaksi dan pertanyaan tentang perusahaan dagang, untuk memberikan wawasan kepada mahasiswa tentang akuntansi perusahaan jasa. Program ini secara efektif mendidik mahasiswa tentang pencatatan jurnal secara berkala atau terus-menerus, Free on Board (FOB), dan penerapan akuntansi yang tepat dalam konteks perdagangan. Hasilnya menunjukkan keberhasilan, karena siswa menunjukkan antusiasme dan keterlibatan dengan aktif berpartisipasi dalam diskusi, mengajukan pertanyaan, dan menjawab pertanyaan kuis.
PENYULUHAN PENCEGAHAN TERHADAP PENYALAHGUNAAN KAS PADA PT SURYA MEGA MUSTIKA Nugroho, Vidyarto; Salsabila Annindhya Putri; Riyanti Teresa
Jurnal Serina Abdimas Vol 3 No 3 (2025): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v3i3.35327

Abstract

PT Surya Mega Mustika, a national company engaged in the printing and digital printing industry, the company faces significant challenges in cash management and internal control systems, especially related to the potential misuse of cash received from debtors who pay in cash. As an effort to improve the efficiency and effectiveness of cash management and prevent cash misuse, the Community Service (PKM) team of the Faculty of Economics and Business, Tarumanagara University collaborated with the company to carry out outreach activities to prevent cash misuse.This training aims to educate participants on the importance of controlling cash, a company's most liquid asset, in a transparent, accountable, and accurate manner. It also introduces effective internal control procedures to mitigate the risk of fraud. The training was delivered online via Zoom, with the material delivered as a Microsoft PowerPoint presentation followed by a question-and-answer session to ensure participant understanding.Additionally, an evaluation questionnaire was distributed to measure the effectiveness of this activity and obtain feedback for future improvements. It is hoped that through this activity, PT Surya Mega Mustika can improve its ability to manage cash efficiently and effectively, strengthen the company's financial integrity, and create a safer, more accountable, and accurate cash management environment, supporting the company's long-term business continuity and growth. ABSTRAK PT Surya Mega Mustika, sebuah perusahaan nasional yang bergerak di bidang industri percetakan dan digital printing,perusahaan menghadapi tantangan signifikan dalam pengelolaan kas dan sistem pengendalian internal, terutama terkait dengan potensi penyalahgunaan kas yang diterima dari debitur yang membayar secara tunai. Sebagai upaya untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan kas dan mencegah penyalahgunaan kas, tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) fakultas ekonomi dan bisnis Universitas Tarumanagara berkolaborasi dengan perusahaan untuk melaksanakan kegiatan penyuluhan pencegahan terhadap penyalahgunaan kas. Penyuluhan ini bertujuan untuk memberikan edukasi tentang pentingnya pengendalian kas merupaka harta perusahaan yang paling likui dengan cara yang transparan dan akuntabel juga akurat, serta memperkenalkan prosedur pengendalian internal yang efektif untuk mengurangi risiko kecurangan. Metode yang digunakan adalah penyuluhan daring melalui platform Zoom, di mana materi disampaikan dalam bentuk presentasi Microsoft PowerPoint yang diikuti dengan sesi tanya jawab untuk memastikan pemahaman peserta. Selain itu, angket evaluasi dibagikan untuk mengukur efektivitas kegiatan ini dan memperoleh feedback untuk perbaikan di masa mendatang. Diharapkan, melalui kegiatan ini PT Surya Mega Mustika dapat meningkatkan kemampuan dalam mengelola kas secara efisien dan efektif, juga memperkuat integritas keuangan perusahaan, dan menciptakan lingkungan yang lebih aman serta akuntabel dan akurat dalam pengelolaan kas, mendukung kelangsungan dan pertumbuhan bisnis perusahaan jangka panjang.