Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Tingkat Depresi dan Ansietas Pada Usia Produktif Aldo Evan Wijaya; Elpira Asmin; Lidya B.E. Saptenno
Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada Vol 12 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Akademi Keperawatan Sandi Karsa (Merger) Politeknik Sandi Karsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35816/jiskh.v12i1.916

Abstract

The most influential mental disorders are depression and anxiety disorders (anxiety), a major cause of the world's disease burden. The pandemic caused a 27.6% increase in cases of major depressive disorder and a 25.6% increase in cases of anxiety disorders globally. This study aims to find or screen the level of depression and anxiety of productive age. This research method is a descriptive cross-sectional approach by presenting data as a table frequency distribution. The sample in this study used an accidental sampling technique of 27 respondents. The results showed that 25.9% of respondents had mild depression, 14.8% had moderate depression, and the rest were normal. The level of anxiety shows that 11.1% of respondents experience very severe anxiety, 18.5% are in the normal category, and the rest are distributed in the mild to severe anxiety category. In early adulthood, there were 57.1% who experienced depression. The same thing at the age of the early adult respondents was found to experience mild to severe anxiety. It can be concluded that the depression levels of men and women have almost the same percentage. However, the level of mild to very severe anxiety is more experienced by women
Detecting Adolescent Students' Mental Health Problems at a School in Ambon City, Indonesia Lidya Bethsi Evangeline Saptenno
Nusantara Science and Technology Proceedings 1st International Conference on Health and Medicine
Publisher : Future Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11594/nstp.2023.3512

Abstract

Globally, the primary disease burden for adolescents today is mental health conditions, which are still often not taken seriously. Many adolescents spend time at school, making it an ideal place to prevent mental health problems. Thus, this research was conducted to detect early adolescent mental health problems at a school in Ambon City. This mixed method study detected mental health problems of adolescent students using the Pediatric Symptom Checklist-17 (PSC-17) questionnaire on 300 respondents. In addition, in-depth interviews were conducted with four informants from the education and health sectors. Forty-one percent (95 girls and 28 boys) of the respondents had a total PSC-17 score ? 15, 57.7% (135 girls and 38 boys) had an internal score ?5, 21.3% (49 girls and 15 boys) had an attention score ? 7 and 9.7% (13 girls and 16 boys) had an externalization score ? 7. This indicates a risk of problems with overall psychosocial functioning with difficulties associated with mostly the internalization subscale and more problems in adolescent girls except for the externalization subscale. With p<0.05, it shows a significant relationship between almost all scores, except internalization scores, with age and grade level. In-depth interviews have shown slightly different opinions about mental health problems in adolescents. Nearly half of the adolescents in this study are at risk of emotional behavior problems, which are often poorly understood and as a result, go unnoticed. This shows how important an early detection strategy is.
Tingkat Depresi dan Ansietas Pada Usia Produktif Aldo Evan Wijaya; Elpira Asmin; Lidya B.E. Saptenno
Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada Vol 12 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Akademi Keperawatan Sandi Karsa (Merger) Politeknik Sandi Karsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35816/jiskh.v12i1.916

Abstract

The most influential mental disorders are depression and anxiety disorders (anxiety), a major cause of the world's disease burden. The pandemic caused a 27.6% increase in cases of major depressive disorder and a 25.6% increase in cases of anxiety disorders globally. This study aims to find or screen the level of depression and anxiety of productive age. This research method is a descriptive cross-sectional approach by presenting data as a table frequency distribution. The sample in this study used an accidental sampling technique of 27 respondents. The results showed that 25.9% of respondents had mild depression, 14.8% had moderate depression, and the rest were normal. The level of anxiety shows that 11.1% of respondents experience very severe anxiety, 18.5% are in the normal category, and the rest are distributed in the mild to severe anxiety category. In early adulthood, there were 57.1% who experienced depression. The same thing at the age of the early adult respondents was found to experience mild to severe anxiety. It can be concluded that the depression levels of men and women have almost the same percentage. However, the level of mild to very severe anxiety is more experienced by women
HUBUNGAN KONFORMITAS TEMAN SEBAYA DENGAN PERILAKU SEKSUAL PADA REMAJA DI KECAMATAN LEITIMUR SELATAN KOTA AMBON Latuheru, Grace; Mailoa, Joice; Tanihattu, Geneivieva E; Saptenno, Lidya Bethsi Evangeline
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.41760

Abstract

Meningkatnya kasus kekerasan seksual di Provinsi Maluku menjadi salah satu permasalahan penting yang perlu diselesaikan bersama-sama oleh semua pihak. Masa remaja sebagai periode transisi perkembangan antara masa kanak-kanak dengan masa dewasa, yang melibatkan perubahan-perubahan biologis, kognitif, sosial-emosional. Salah satu tugas perkembangan remaja ialah meningkatnya rasa ingin tahu dan mempelajari peran dalam hubungan dengan lawan jenis termasuk berhubungan dengan masalah seksualitas. Hal tersebut mengakibatkan remaja rentan terhadap perilaku berisiko salah satunya ialah seks bebas. Banyak faktor yang mempengaruhi meningkatnya kasus ini salah satunya adalah dampak perilaku seksual yang tidak bertanggungjawab pada remaja sehingga perlu dikenali lebih spesifik terkait faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk melihat lebih jauh terkait konformitas teman sebaya dengan perilaku seksual pada remaja di kecamatan Leitimur Selatan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross cectional. Alat ukur yang digunakan ialah skala likert dan akan dianalisis dan diuji spreamans. Hasil yang didapat ialah konformitas teman sebaya memiliki hubungan dengan perilaku seksual dengan nilai signifikansi 0.000 dan koefisien korelasi 0,568. Berdasarkan hasil analisis disimpulkan bahwa konformitas teman sebaya turut mempengaruhi perilaku seksual pada remaja di kecamatan Leitimur Selatan. Diharapkan penelitian ini dapat menjadi tahap berikutnya untuk pembuatan modul pendidikan seks pada anak-remaja dan dapat dipublikasikan di jurnal yang memiliki fokus kesehatan masyarakat dan/atau psikologi.
Terapi Pencegahan Tuberkulosis Sebagai Upaya Pencegahan Penularan Infeksi Tuberkulosis Yulia, Ceriana Putri; Tahitu, Ritha; Soumena, Rifah Zafarani; Saptenno, Lidya; Djoko, Sri Wahyuni; Hehanussa, Zubaidah
Jurnal Medika Malahayati Vol 9, No 2 (2025): Volume 9 Nomor 2
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v9i2.16269

Abstract

Tuberkulosis (TBC) masih menjadi masalah kesehatan global yang signifikan, terutama di Indonesia dan Provinsi Maluku. Penyakit ini menyerang baik orang dewasa maupun anak-anak, dengan peningkatan kasus pada anak yang cukup mengkhawatirkan. Program Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT) telah diperkenalkan untuk mengurangi penularan TBC, namun cakupannya masih rendah di beberapa wilayah. Penelitian ini merupakan studi kualitatif dengan pendekatan studi kasus di Puskesmas Air Besar, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, yang dilaksanakan pada bulan Mei 2024. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan 8 orang tua dan 2 tenaga kesehatan, serta analisis dokumen. Orang tua yang memberikan TPT kepada anak mereka umumnya memahami manfaatnya dalam mencegah penularan TBC. Namun, pemahaman mereka terhadap kemungkinan efek samping masih terbatas. Alasan utama pemberian TPT adalah untuk mencegah penularan penyakit kepada anggota keluarga lain, khususnya anak-anak. Meskipun ada kesadaran akan pentingnya TPT, masih terdapat tantangan dalam implementasinya, terutama terkait pemahaman yang terbatas tentang efek samping obat. Edukasi kesehatan yang lebih intensif sangat diperlukan untuk memastikan keberlanjutan pengobatan yang tepat bagi anak-anak yang berisiko terpapar TBC. Peningkatan cakupan TPT dan pemahaman masyarakat menjadi kunci dalam menekan penyebaran TBC di komunitas.
Validitas dan Reliabilitas Modifikasi Oldenburg Burnout Inventory versi Bahasa Indonesia sebagai Modalitas Penilaian Burnout Akademik pada Mahasiswa Pratama, Rovy; Zahrani, Zahrani; Sari, Novita; Salawati, Liza; Saptenno, Lidya
GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh Vol. 4 No. 4 (2025): GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh - Agustus 20
Publisher : Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jkkmm.v4i4.23650

Abstract

Burnout merupakan fenomena umum yang terjadi pada pekerja yang potensial menurunkan produktivitas individu dan institusi. Populasi mahasiswa termasuk populasi rentan mengalami burnout dengan mekanisme yang serupa dengan pekerja yang dikenal dengan istilah burnout akademik. Sebagai upaya deteksi dini dan pencegahan, instrumen penilaian adalah modalitas utama untuk deteksi dini burnout akademik. Penelitian ini bertujuan untuk menilai validitas dan reliabilitas Oldenburg Burnout Inventory (OLBI) versi bahasa Indonesia sebagai modalitas penilaian burnout akademik pada mahasiswa. Sebanyak 145 mahasiswa terlibat sebagai subjek dalam penelitian ini. Instrumen OLBI terdiri dua komponen utama exhaustion dan disengagement dengan total 16 item pertanyaan. Hasil analisis seluruh item exhaustion dan disengagement menunjukkan R hitung yang signifikan lebih besar dari R Hitung (R> 0.162) dengan nilai Cronbach's Alpha sebesar 0.663. Instrumen modifikasi OLBI versi Bahasa Indonesia valid dan reliabel untuk menilai burnout akademik pada populasi mahasiswa serta potensial untuk dijadikan sebagai modalitas skrining yang cepat dan efisien.
PEMERIKSAAN GOLONGAN DARAH PADA ANAK SEKOLAH DASAR SEBAGAI BEKAL KESELAMATAN DIRI Asmin, Elpira; Mus, Rosdiana; Sulfiana, Sulfiana; Abbas, Mutmainnah; Saptenno, Lidya; Dominique Mayliana Lewedalu
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6 No. 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i2.36320

Abstract

Tes golongan darah dilakukan dengan pengujian sampel darah untuk menentukan keberadaan antigen dan antibodi tertentu yang menentukan golongan darah seseorang. Golongan darah yang diketahui secara umum adalah A, B, AB dan O. Kegiatan pemeriksaan kesehatan ini bertujuan untuk memeriksa golongan darah pada anak sekolah dasar sebagai bekal keselamatan diri. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Oktober 2024 di MIT Mutiara Bangsa Kota Ambon. Peserta kegiatan sebanyak 107 anak dari kelas 1 sampai kelas 6. Hasil pemeriksaan golongan darah murid yaitu terbanyak mereka bergolongan darah O  (46,88% laki-laki dan 37,21% perempuan). Sedangkan golongan darah murid paling sedikit adalah AB (3,12% laki-laki dan 11.63% perempuan). Golongan darah O dan A dominan pada murid perempuan (37.21% dan 34.88%) sedangkan murid laki-laki dominan bergolongan darah O (46,88%). Sebagian besar murid laki-laki dan perempuan memiliki golongan darah O. Manfaat mengetahui golongan darah di usia dini sangat banyak untuk keselamatan dan kesehatan di masa depan. Saran bagi petugas kesehatan di puskesmas atau tenaga kesehatan lainnya untuk dapat membuat kegiatan serupa di masyarakat.