Sri Putri Rahayu Z
Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

PERBEDAAN HARGA DIRI BERDASARKAN ORIENTASI SEKSUAL (HETEROSEKSUAL DAN HOMOSEKSUAL) DI YOGYAKARTA Sri Putri Rahayu Z
Psikodidaktika Vol 5 No 2 (2020): Jurnal Psikodidaktika
Publisher : Guidance and counseling the university of Prof. Dr. Hazairin. SH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32663/psikodidaktika.v5i2.1222

Abstract

This study aims to determine differences in self-esteem based on sexual orientation by controlling perceived discrimination. The subjects of this study are heterosexual and homosexual people, where homosexuals are divided into two groups, namely gays and transvestites. The number of subjects in this study were 90 people consisting of 30 heterosexual people, 30 gay people and 30 transvestites. The instrument used for data retrieval is the scale of self-esteem, and the scale of perceived discrimination. Interviews and Focus Groub Discussions (FGD) were conducted to obtain qualitative data, which is used to discuss the results of quantitative analysis. The data in this study were analyzed by anacova analysis techniques. The results of this study indicate that there is no significant difference in self-esteem between sexual orientation and self-esteem with a value of F = 1.544 and p = 0.219 (p> 0.05) without controlling for the variable feeling discriminated against (perceived discrimination). The second analysis is done by analyzing perceived discrimination, showing that there is a significant difference in self-esteem with perceived discrimination, where the value of F = 5.314 and p = 0.024 (p <0.05). From the results of further analysis shows that there is a significant difference between self-esteem and sexual orientation by controlling feeling discriminated against (perceived discrimination) where the value of F = 3,639 and p = 0.030 (p <0.05).
Hubungan Interaksi Sosial Dengan Kepercayaan Diri Anak di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak Lindri Kamala Sari; Sri Putri Rahayu Z
Jurnal Amal Pendidikan Vol 3, No 1 (2022): Edisi April 2022
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/japend.v3i1.24732

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh interaksi sosial dengan kepercayaan diri anak di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Kabupaten 50 kota. Tujuan penelitian   untuk mengetahui Hubungan Interakasi Sosial Dengan Kepecayaan Diri Anak Di LKSA Kabupaten 50 Kota. Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah metode kuantitatif korelasional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 100 orang. Jumlah sampel dalam penelitian yaitu 73 orang dengan teknik simple random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan skala dan teknik analisis data yang digunakan  yaitu uji korelasi Product Moment.  Dari penelitian yang penulis lakukan hubungan interaksi sosial dengan kepercayaan diri anak di LKSA kabupaten 50 kota diperoleh hasil perhitungan  dari rhitung  sebesar 0.633 maka Ha diterima dan Ho ditolak  artinya hubungan interaksi sosial dengan kepercayaan diri mempunyai hubungan positif sebesar 63,3% atau dapat dikatakan semakin tinggi interaksi sosial maka semakin tinggi kepercayaan diri, dan sebaliknya semakin rendah interaksi sosial maka semakin rendah kepercayaan diri anak di LKSA %) kota.
Hubungan Antara Self-Esteem dan Self-Confidence Remaja Panti Asuhan di Kecamatan Lima Kaum Hafizhah Al Husna; Ardimen .; Sisrazen .; Sri Putri Rahayu Z
Jurnal Consulenza : Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi Vol 5 No 1 (2022): Maret
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling FKIP Universitas Islam Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/jcbkp.v5i1.1271

Abstract

This study aims to determine the correlation between self-esteem and self-confidence of orphanage youth. This study uses a quantitative approach with correlational techniques to 73 adolescents who live in an orphanage in Lima Kaum District. This study uses two scales, namely the self-esteem scale from Coopersmith and the self-confidence scale from Lauster. Data analysis used statistical analysis with the help of SPSS Version 20 software. The results showed that self-esteem had a significant positive relationship with self-confidence with a correlation coefficient value of 0.084> 0.05. This means that the higher the self-esteem of adolescents, the higher the self-confidence of adolescents. On the other hand, the lower the self-esteem of the teenager, the lower the self-confidence of the teenager. Keywords: self-esteem;self-confidence;adolescents
Motivation of Recovery of Victims of Drugs Using in Rehabilitation at the National Narcotics Agency (BNN) City of Payakumbuh Rama Anggi Putra; Sri Putri Rahayu Z; Luiz Kenzi; Abdul Ahmad
World Psychology Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Hikmah Pariangan Batusangkar, West Sumatra, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.016 KB) | DOI: 10.55849/wp.v1i1.52

Abstract

For drug abusers, rehabilitation is essential to do by giving motivating drug abusers to recover and stop using drugs. The study aimed to determine the mottreasone recovery of victims of drug abusers undergoing rehabilitation at the National Narcotics Agency (BNN) Payakumbuh with qualitative research methods. The results showed that the first abuser's motivation to recover was driven by himself (intrinsic motivation) as contained in the motivational aspect of driving, the second family (extrinsic motivation) to direct, then the environment (extrinsic motivation) to support him to recover from drug abuse. Apart from yourself, tbiggestost considerableouragement for abusers to recover is from family or parents. These two things arintendeded, where if one of them has no motivation to recover, then the recovery will not work well
Hubungan Self-Esteem dan Body Image pada Remaja Putri di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Nurul Aulia Fitra; Sri Putri Rahayu Z; Desmita Desmita; Irman Irman
Istinarah: Riset Keagamaan, Sosial dan Budaya Vol 3, No 2 (2021): ISTINARAH: RISET KEAGAMAAN, SOSIAL DAN BUDAYA
Publisher : IAIN Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.08 KB) | DOI: 10.31958/istinarah.v3i2.4534

Abstract

The study aims to determine the relationship between self-esteem and body image in adolescent girls in LKSA Kabupaten Lima Puluh Kota. The research method used is the correlation method. The population and sample in this study were 70 young women. Samples were taken using total sampling. Data collection techniques by giving questionnaires, self-esteem and body image questionnaire. The result showed that there was a significant relationship between self-esteem and body image in young woman in LKSA Kabupaten Lima Puluh Kota, with a positive relationship direction. It is known that r hitung is 0,307 > r table 0,235 and with a probability value of sig (0,010 < 0,05). This means that Ho is rejected and Ha is accepted. So, self-esteem has a significant relationship with body image in young women in LKSA Kabupaten Lima Puluh Kota. The higher the self-esteem possessed by young womwn, the higher the body image they have.
Pengaruh Gadget terhadap Tumbuh Kembang Anak pada Masa Early Childhood Sri Putri Rahayu Z; Mita Fani Tri Mutya; Rahmi; Riska Muliati
Psyche 165 Journal Vol. 15 (2022) No. 4
Publisher : Fakultas Psikologi, Universitas Putra Indonesia YPTK Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.312 KB) | DOI: 10.35134/jpsy165.v15i4.201

Abstract

Masa anak-anak merupakan masa yang sangat penting dalam pertumbuhan dan perkembangan seseorang. Masa anak-anak dinilai masa penentu untuk masa perkembangan tahap selanjutnya, dan sangat perlu diperhatikan, baik oleh orangtua, lingkungan, dan pihak lainnya. Pada masa anak-anak terjadi perkembangan baik itu secara fisik, Bahasa, sosial, bahkan emosional. Perkembangan fisik, kognitif, bahasa, sosial dan emosional mengalami perubahan yang sangat cepat pada masa ini terutama pada masa anak usia dini, oleh karena itu masa ini disebut juga masa keemasan. Saat ini sangat efektif untuk mengoptimalkan berbagai potensi anak agar menjadi pribadi yang berkualitas. Pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini berdampak pada pola asuh orang tua. Gadget merupakan salah satu hasil perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang paling populer digunakan mulai dari kalangan lanjut usia, hingga anak usia dini sudah mulai menggunakan gedget. Penggunaan gadget pada anak usia dini dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak. Meskipun gadget memberikan dampak positif bagi anak, namun dampak penggunaan gadget pada anak lebih dominan berdampak negatif. Penyelesaian penggunaan gadget harus mencakup prinsip-prinsip kebijakan dalam pendidikan karakter pada anak, penggunaan gadget yang ideal terutama untuk anak usia dini dilakukan dengan mempertimbangkan usia, waktu, kebutuhan, dan tempat. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Pustaka (library research) dengan metode pengumpulan data dari buku, jurnal, dan artikel. Teknik analisis data menggunakan deskriptif analisis dengan menggunakan tata fikir logis untuk mengonstruksikan sejumlah konsep menjadi proposisi, hipotesis, postulat, aksioma, asumsi ataupun mengkonstruksi menjadi sebuah teori.
Perempuan dalam Film Horor Indonesia dari Perspektif Psikologi Nurul Azizah; Sri Putri Rahayu Z
Ad-Dariyah: Jurnal Dialektika, Sosial dan Budaya Vol 3 No 2 (2022): Dialektika, Sosial dan Budaya (Desember 2022)
Publisher : STAI DDI Kota Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55623/ad.v3i2.127

Abstract

Indonesia memiliki banyak produksi film horor, dan film tersebut pada umumnya diperankan oleh perempuan sebagai karakter utamanya. Perempuan sering menjadi korban dalam kekerasan, tingginya angka kekerasan juga menjadi salah satu faktor produksi film horor. Oleh sebab itu, penulis akan membahas mengenai perempuan pada film horor indonesia, faktor yang mendasari hal tersebut terjadi dari perspektif psikologi. Metode yang digunakan adalah library research dengan membaca dan mempelajari beberapa sumber, seperti jurnal dan buku agar mendapat sumber yang akurat. Perempuan dalam film horor sering digambarkan sebagai karakter hantu, atau karakter yang menjadi korban dari sebuah adegan. Hantu perempuan cenderung memiliki dendam, seolah ada hal yang belum tergapai semasa hidup. Perempuan terkenal dengan kefeminiman nya sikapnya yang lemah dan lembut membuatnya menjadi rawan akan kekerasan.