Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

STRATEGI BAURAN PEMASARAN USAHA KECIL KERIPIK BHINEKA DI DESA BELENDUNG KECAMATAN PURWADADI KABUPATEN SUBANG Nuraeni, Leni; Harnanik, Harnanik
Economic Education Analysis Journal Vol 6 No 2 (2017): Economic Education Analysis Journal
Publisher : Department of Economics Education, Faculty of Economics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha kecil keripik Bhineka merupakan usaha rumahan yang memproduksi makanan ringan berupa cemilan keripik dari buah-buahan, yaitu memproduksi keripik nangka, keripik rambutan dan keripik pisang vacum. Salah satu faktor yang mempengaruhi pemasaran usaha kecil keripik Bhineka adalah strategi bauran pemasaran meliputi produk, harga, promosi dan tempat/saluran distribusi. Penelitian ini dilakukan di Usaha Kecil Keripik Bhineka Desa Belendung Kecamatan Purwadadi Kabupaten Subang. Penelitan ini bertujuan untuk mengetahui strategi bauran pemasaran yang digunakan usaha Bhineka dan faktor-faktor yang mendukung dan menghambat usaha kecil keripik Bhineka. Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif, teknik pengumpulan data dengan wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian1) strategi bauran pemasaran yang digunakan oleh usaha kecil keripik Bhineka adalah produk yang dibuat ini dengan kualitas yang baik, kuantitas yang baik, sudah mempunyai merk, dikemas dengan plastik trasparan. Harga yang ditetapkan sama dengan pesaing. Promosi keripik Bhineka masih menggunakan cara tradisional yaitu dengan lewat mulut ke mulut. dan tempat/saluran distribusi adalah produk yang dipasarkan langsung di tempat produksi, kemudian ada yang disalurkan ke konsumen melalui pedagang besar. 2) faktor pendukung internal yaitu produk, dan harga. Faktor pendukung ekternal yaitumeningkatnya penjualan pada hari besar. Sedangkan faktor internal sebagai penghambat yaitu tempat produksi dan promosi yang masih kurang. Faktor eksternal sebagai penghambat yaitu pesaing usaha dan bahan baku musiman. Small business of Bhineka crispy is home business that products snack as crispy of fruits. It products jackfruits crispy, rambutan crispy and banana crispy vacuum. One of factor that affect small business marketing crispy of Bhineka is marketing mix strategy that including product, price, promotion and place or distribution channels. This research was conducted in small business of Bhineka crispy in Belendung village, Purwadadi regency and Subang subdistrict. The question in this research are: 1) How does the strategy of marketing small business of Bhineka crispy in Belendung village, Purwadadi regency and Subang subdistrict ? 2) what can support and drag feet in marketing small business of Bhineka crispy in Belendung village, Purwadadi regency and Subang subdistrict.This research method is using qualitative descriptive methods, data collectio techniques using interviews and documentation. Based on the result of this research are 1) the strategy of marketing that is used by Bhineka crispy made in good quality, good quantity, has a brand and packed with transparent plastic. The price is equal with the competitor. The promotion of Bhineka crispy is used traditional marketing by mouth to mouth.And place or distribution channels are products marketed directly at the place of production, then there are distributed to consumers through big seller. 2) The factor of internal supporting are product and price. The factor external supporting is the height of selling in the big day. Meanwhile, internal factor of demotivating are place of product and lack of promotion. External factor of demotivating are competitor and basic material seasonally.
STRATEGI BAURAN PEMASARAN USAHA KECIL KERIPIK BHINEKA DI DESA BELENDUNG KECAMATAN PURWADADI KABUPATEN SUBANG Nuraeni, Leni; Harnanik, Harnanik
Economic Education Analysis Journal Vol 6 No 2 (2017): Economic Education Analysis Journal
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha kecil keripik Bhineka merupakan usaha rumahan yang memproduksi makanan ringan berupa cemilan keripik dari buah-buahan, yaitu memproduksi keripik nangka, keripik rambutan dan keripik pisang vacum. Salah satu faktor yang mempengaruhi pemasaran usaha kecil keripik Bhineka adalah strategi bauran pemasaran meliputi produk, harga, promosi dan tempat/saluran distribusi. Penelitian ini dilakukan di Usaha Kecil Keripik Bhineka Desa Belendung Kecamatan Purwadadi Kabupaten Subang. Penelitan ini bertujuan untuk mengetahui strategi bauran pemasaran yang digunakan usaha Bhineka dan faktor-faktor yang mendukung dan menghambat usaha kecil keripik Bhineka. Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif, teknik pengumpulan data dengan wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian1) strategi bauran pemasaran yang digunakan oleh usaha kecil keripik Bhineka adalah produk yang dibuat ini dengan kualitas yang baik, kuantitas yang baik, sudah mempunyai merk, dikemas dengan plastik trasparan. Harga yang ditetapkan sama dengan pesaing. Promosi keripik Bhineka masih menggunakan cara tradisional yaitu dengan lewat mulut ke mulut. dan tempat/saluran distribusi adalah produk yang dipasarkan langsung di tempat produksi, kemudian ada yang disalurkan ke konsumen melalui pedagang besar. 2) faktor pendukung internal yaitu produk, dan harga. Faktor pendukung ekternal yaitumeningkatnya penjualan pada hari besar. Sedangkan faktor internal sebagai penghambat yaitu tempat produksi dan promosi yang masih kurang. Faktor eksternal sebagai penghambat yaitu pesaing usaha dan bahan baku musiman. Small business of Bhineka crispy is home business that products snack as crispy of fruits. It products jackfruits crispy, rambutan crispy and banana crispy vacuum. One of factor that affect small business marketing crispy of Bhineka is marketing mix strategy that including product, price, promotion and place or distribution channels. This research was conducted in small business of Bhineka crispy in Belendung village, Purwadadi regency and Subang subdistrict. The question in this research are: 1) How does the strategy of marketing small business of Bhineka crispy in Belendung village, Purwadadi regency and Subang subdistrict ? 2) what can support and drag feet in marketing small business of Bhineka crispy in Belendung village, Purwadadi regency and Subang subdistrict.This research method is using qualitative descriptive methods, data collectio techniques using interviews and documentation. Based on the result of this research are 1) the strategy of marketing that is used by Bhineka crispy made in good quality, good quantity, has a brand and packed with transparent plastic. The price is equal with the competitor. The promotion of Bhineka crispy is used traditional marketing by mouth to mouth.And place or distribution channels are products marketed directly at the place of production, then there are distributed to consumers through big seller. 2) The factor of internal supporting are product and price. The factor external supporting is the height of selling in the big day. Meanwhile, internal factor of demotivating are place of product and lack of promotion. External factor of demotivating are competitor and basic material seasonally.
PELARANGAN DAN PERJUANGAN: PEMAKAIAN JILBAB PELAJAR PUTRI PADA MASA ORDE BARU TAHUN 1982-1991 Nuraeni, Leni; Nuraeni, Leni; Gumilar, Setia
Al-Tsaqafa : Jurnal Ilmiah Peradaban Islam Vol 18, No 2 (2021): Al-Tsaqafa : Jurnal Ilmiah Peradaban Islam
Publisher : Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/al-tsaqafa.v18i2.15119

Abstract

Jilbab merupakan baju kurung atau penutup kepala yang lapang dan dapat menutupi aurat perempuan kecuali wajah. Di Indonesia jilbab mulai populer dan digunakan oleh masyarakat khususnya para pelajar pada tahun 80an. Pemakaian jilbab dikalangan pelajar tersebut disebabkan oleh adanya gerakan-gerakan dakwah seperti yang terjadi di Mesjid Salman ITB dalam bentuk pelatihan LMD, SII, dan sebagainya. Maraknya pemakaian jilbab pada masa pemerintahan Orde Baru tahun 1982-1991 menimbulkan tantangan dan perjuangan bagi para pelajar, karena bertentangan dengan kebijakan  pemerintah. Untuk menjawab masalah tersebut, arah penulisan dalam artikel ini menggunakan metode penelitian sejarah yang bertujuan untuk menjelaskan Pelarangan dan Perjuangan Pemakaian Jilbab Bagi Kalangan Pelajar pada Masa Orde Baru Tahun 1982-1991. Pengumpulan data mengenai tema tersebut dilakukan melalui penelusuran literature. Temuan-temuannya yaitu berupa polemik yang terjadi antara para pelajar dan sekolah-sekolah negeri. Para pelajar memakai jilbab ke sekolah telah melanggar SK 052/C/Kep/D.1982. Polemik pemakaian jilbab tersebut tidak bisa dilepaskan dari hubungan antara umat Islam dan pemerintah Orde Baru. Dimana pada masa itu pemerintah banyak mencurigai umat Islam. Namun, diakhir pemerintahannya, pemerintah Orde Baru mendekati dan mengakomodasi Islam. Kebijakan mengenai seragam sekolah diperbaharuhi hingga di keluarkanlah SK No. 100/C/Kep/D/1991 yang memperbolehkan para pelajar memakai jilbab ke sekolah. Keluarnya SK 100, selain disebabkan oleh akomodasi pemerintah terhadap Islam, tetapi juga adanya upaya penyelesaian dari beberapa Organisasi-organisasi Massa dan MUI.
PELARANGAN DAN PERJUANGAN: PEMAKAIAN JILBAB PELAJAR PUTRI PADA MASA ORDE BARU TAHUN 1982-1991 Nuraeni, Leni; Nuraeni, Leni; Gumilar, Setia
Al-Tsaqafa : Jurnal Ilmiah Peradaban Islam Vol 18, No 2 (2021): Al-Tsaqafa : Jurnal Ilmiah Peradaban Islam
Publisher : Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/al-tsaqafa.v18i2.15119

Abstract

Jilbab merupakan baju kurung atau penutup kepala yang lapang dan dapat menutupi aurat perempuan kecuali wajah. Di Indonesia jilbab mulai populer dan digunakan oleh masyarakat khususnya para pelajar pada tahun 80an. Pemakaian jilbab dikalangan pelajar tersebut disebabkan oleh adanya gerakan-gerakan dakwah seperti yang terjadi di Mesjid Salman ITB dalam bentuk pelatihan LMD, SII, dan sebagainya. Maraknya pemakaian jilbab pada masa pemerintahan Orde Baru tahun 1982-1991 menimbulkan tantangan dan perjuangan bagi para pelajar, karena bertentangan dengan kebijakan  pemerintah. Untuk menjawab masalah tersebut, arah penulisan dalam artikel ini menggunakan metode penelitian sejarah yang bertujuan untuk menjelaskan Pelarangan dan Perjuangan Pemakaian Jilbab Bagi Kalangan Pelajar pada Masa Orde Baru Tahun 1982-1991. Pengumpulan data mengenai tema tersebut dilakukan melalui penelusuran literature. Temuan-temuannya yaitu berupa polemik yang terjadi antara para pelajar dan sekolah-sekolah negeri. Para pelajar memakai jilbab ke sekolah telah melanggar SK 052/C/Kep/D.1982. Polemik pemakaian jilbab tersebut tidak bisa dilepaskan dari hubungan antara umat Islam dan pemerintah Orde Baru. Dimana pada masa itu pemerintah banyak mencurigai umat Islam. Namun, diakhir pemerintahannya, pemerintah Orde Baru mendekati dan mengakomodasi Islam. Kebijakan mengenai seragam sekolah diperbaharuhi hingga di keluarkanlah SK No. 100/C/Kep/D/1991 yang memperbolehkan para pelajar memakai jilbab ke sekolah. Keluarnya SK 100, selain disebabkan oleh akomodasi pemerintah terhadap Islam, tetapi juga adanya upaya penyelesaian dari beberapa Organisasi-organisasi Massa dan MUI.
ANALISIS STRUKTUR BATIN DALAM KUMPULAN SAJAK SERAT PANINEUNGAN KARYA ÉTTI R.S. Aminah, Siti; Nuraeni, Leni
Metahumaniora Vol 14, No 1 (2024): METAHUMANIORA, APRIL 2024
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/metahumaniora.v14i1.50098

Abstract

Bahasa dapat dibangun melalui berbicara atau menulis. Dalam hal ini, bahasa dalam karya sastra memiliki makna yang sangat luas, karena bahasa dalam karya sastra memiliki bahasa konotatif. Melalui puisi kita dapat melihat bagaimana seseorang berpikir melalui kata-kata konotatif yang ditulisnya. Tujuan dalam penelitian ini untuk mendeskripsikan struktur batin dalam kumpulan sajak Serat Panineungan karya Étti R.S. Metode yang digunakan adalah analisis isi melalui pendekatan kualitatif. Hasil dari penelitian ini adalah penggunaan struktur batin dalam kumpulan sajak Serat Panineungan terdiri dari: tema tentang cinta; ketuhanan; sosial; dan alam, penggunaan rasa belas kasih; khusyuk; pasrah; dan bangga, dengan nada prihatin; serius; revolusioner/semangat; dan santai, serta amanat berupa himbauan agar menumbuhkan rasa sadar terhadap sosial, saling mengasihi, saling percaya, serta hubungan dengan Tuhan.
Analisis Struktur dan Nilai Moral pada Naskah Drama Wanci Karya Ayi G. Sasmita Nuraeni, Leni; Marpuah, Ismi
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 5 No. 4 (2024): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v5i4.1686

Abstract

Analysis of Structure and Moral Values in the Script of the Drama Wanci by Ayi G. Sasmita. In this study, there are several problem formulations, namely how the structure and moral values appear in the script of the play Wanci by Ayi G. Sasmita. The purpose of this study is to describe the structure and moral values that appear in the script of the Wanci play. This drama script has noble values about life. This study applies a qualitative approach with a literature study method to analyze literary works. The main sources of data for this research are literary works and other sources that are reevan. Data analysis was carried out through qualitative data analysis, namely content analysis of literary works. The findings of this research are that the structure of the drama script "Wanci" refers to Waluyo's theory, which includes themes, story facts (plot, characters, and setting), and literary means (title, point of view, language style, symbolism, and irony). Meanwhile, the moral value in the drama script "Wanci" refers to theories that include the relationship between humans and themselves, the relationship between humans and other humans in the social sphere, and the relationship between humans and their God
Analisis Struktur dan Nilai Moral dalam Lirik Pupuh Album Pupuh Raehan Karya Yus Wiradiredja Yusup, Andika Maulana; Nuraeni, Leni
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 5 No. 5 (2024): Indo-MathEdu Intellectuals Journal (In-Press)
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v5i5.1791

Abstract

This research is motivated because poetry has the same structure as belief poetry, where belief usually contains moral values. The purpose of this study is to describe the structure and moral values that appear in the butterfly grass. Rumpaka kupuh has a noble value and value about life. This study uses a qualitative approach with a descriptive method. The data analysis technique used in this study is content analysis. The results of the data analysis show that the structure of the song lyrics is in the form of images, symbols or symbols, and musicality or rhythm. There are also other structures that are additional, namely the atmosphere, theme, and language style. Moral values in song lyrics include human morality with his god, human morality with himself, human morality with other humans, human morality with nature, human morality with time, and human morality in the outside and inside
PENGARUH DISIPLIN KERJA DAN PENGAWASAN TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT. KURABO MANUNGGAL TEXTILE INDUSTRIES KOTA TANGERANG Nuraeni, Leni; Juanda, Angga
Journal of Research and Publication Innovation Vol 2 No 1 (2024): JANUARY
Publisher : Journal of Research and Publication Innovation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research is to determine the influence of Work Discipline and Supervision on Employee Performance at PT. Kurabo Manunggal Textile Industries, Tangerang City, either partially or simultaneously. The research method uses quantitative research methods with a descriptive associative approach. The sampling technique used the Slovin formula and a sample of 84 respondents was obtained in this study. The analysis uses validity tests, reliability tests, classical assumption tests, linear regression analysis, correlation coefficient analysis, coefficient of determination analysis and hypothesis testing. The results of this research are that work discipline has a significant effect on employee performance with the regression equation Y=15.979+0.659X1. The correlation coefficient value is 0.789, meaning that the two variables have a strong level of relationship. The coefficient of determination value is 62.2%. Hypothesis testing obtained a value of tcount > ttable or (11.617 > 1.989). Thus, H0 is rejected and H1 is accepted, meaning that there is a partial positive and significant influence between the Work Discipline variable on employee performance. Supervision has a significant effect on employee performance with the regression equation Y=18.132+0.606X2. The correlation coefficient value is 0.711, meaning that the two variables have a very strong level of relationship. The coefficient of determination value is 50.6%. Hypothesis testing obtained a value of tcount > ttable or (9.160 > 1.989). Thus, H0 is rejected and H2 is accepted, meaning that there is a partial positive and significant influence between the Supervision variables on Employee Performance. Work Discipline and Supervision have a significant effect on employee performance with the regression equation Y=13.605+ 0.492X1+0.222X2. The correlation coefficient value is 0.806, meaning that the independent and dependent variables have a very strong level of relationship. The coefficient of determination value is 65.0%%. Hypothesis testing obtained a value of Fcount > Ftable or (75.348 > 3.11). Thus, H0 is rejected and H3 is accepted, meaning that there is a simultaneous and significant influence between the Work Discipline and Supervision variables on Employee Performance at PT. Kurabo Manunggal Textile Industries, Tangerang City.  
Analisis Unsur Budaya Dalam Tradisi Sabumi Babarit di Desa Citangtu Kecamatan Kuningan Kabupaten Kuningan Julianti, Delia; Nuraeni, Leni
Sabda: Jurnal Kajian Kebudayaan Vol 19, No 1: 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/sabda.19.1.1-10

Abstract

Indonesia has various cultures and traditions that are still maintained. From these various traditions, there are different elements and values, each of which has unique characteristics. This cultural diversity is found in various corners of Indonesia, such as what can be found in the eastern part of West Java, namely in Kuningan Regency. Kuningan has various traditions, cultures and customs that are still maintained. You can find a tradition that is still routinely carried out in Kuningan Regency, specifically in Citangtu Village, namely Talahab Hamlet, where the Sabumi Babarit tradition is still carried out. This article aims to find out the reasons why this tradition is still carried out and what cultural elements are included in this tradition. This study uses a qualitative approach and research on this cultural element uses Koetjaraningrat theory. The results obtained from this research are that there are 4 processions carrying out the sabumi babarit tradition, namely; 1) Hajat kekah, 2) Sura porridge, 3) Sabumi babarit, 4) Golewang. It is hoped that the results obtained will be useful for all readers.This is a description of the research that contains the formulation of the problem, objectives, methods, theoretical and literature reviews, and general results. If using Indonesian language, it must be adjusted to the latest Indonesian language rules and spelling. Composed in 150-200 words. Using Times New Roman font, 11pt size, 1 space, and italicized. Keywords: sabumi babarit, traditions, cultural elements
Analisis Struktur dan Nilai Moral dalam Lirik Pupuh Album Pupuh Raehan Karya Yus Wiradiredja Yusup, Andika Maulana; Nuraeni, Leni
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 5 No. 5 (2024): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v5i5.1791

Abstract

This research is motivated because poetry has the same structure as belief poetry, where belief usually contains moral values. The purpose of this study is to describe the structure and moral values that appear in the butterfly grass. Rumpaka kupuh has a noble value and value about life. This study uses a qualitative approach with a descriptive method. The data analysis technique used in this study is content analysis. The results of the data analysis show that the structure of the song lyrics is in the form of images, symbols or symbols, and musicality or rhythm. There are also other structures that are additional, namely the atmosphere, theme, and language style. Moral values in song lyrics include human morality with his god, human morality with himself, human morality with other humans, human morality with nature, human morality with time, and human morality in the outside and inside