Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Agrium

Pengaruh Media Tanam Dan Dosis Pupuk NPK Terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) Nurahmi, Erida; Hidayat, Taufan; Arfan, Muhammad
Agrium Vol 21 No 4 (2024)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v21i4.19583

Abstract

Bibit kelapa sawit dengan pertumbuhan optimal sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya ialah media tanam. Penambahan dengan bahan organik dapat digunakan meningkatkan produktivitas media tanam. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh komposisi media tanam dan dosis pupuk NPK juga interaksi antara kedua nya terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit. Penelitian dilaksanakan, di Kebun Percobaan dan Laboratorium Ilmu Gulma Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala, Darussalam, Banda Aceh, dimulai sejak November 2023 - Februari 2024. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok pola Faktorial 4 x 3 dengan 3 ulangan. Faktor yang diteliti yaitu media tanam terdiri atas 4 taraf yaitu tanah (kontrol), tanah : pupuk kandang, tanah : pupuk kompos tankos dan tanah : arang sekam. Faktor kedua dosis pupuk NPK terdiri atas 3 taraf yaitu 1,5 g, 2,5 g dan 3,5 g polybag-1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada komposisi media tanam berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi bibit 60 dan 90 HST dan diameter pangkal batang 60 dan 90 HST, berat basah berangkasan dan berat kering berangkasan. Pertumbuhan terbaik terdapat pada media tanam campuran tanah : pupuk kandang. Dosis pupuk NPK berpengaruh nyata terhadap tinggi umur 90 HST. Pertumbuhan terbaik terdapat pada pemberian NPK 2,5 g polybag-1.
Waktu Penundaan Precooling Dan Penggunaan Jenis Kemasan Plastik Terhadap Mutu Selada (Lactuca sativa L.) Selama Penyimpanan Dingin Hayati, Rita; Nurahmi, Erida; Maulida, Syarifah
Agrium Vol 20 No 4 (2023)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v20i4.13995

Abstract

Tanaman selada (Lactuca sativa L.) dibudidayakan sebagai tanaman semusim karena siklus hidupnya yang pendek dan tingkat keberhasilannya tinggi baik di daerah subtropis maupun tropis. Tiga varietas berbeda dari tanaman selada yang telah dikenal: selada batang, selada daun dan selada krop. Produk hortikultura khususnya sayuran seperti selada merupakan produk hidup yang tetap aktif melakukan aktivitas metabolisme setelah panen. Saat dipetik, sayur dan buah masih banyak mengandung air. Sayuran akan layu karena respirasi dan kehilangan panas. Sayuran mengalami kerusakan hingga 40% lebih banyak karena karakteristik fisiologisnya. Sayuran memiliki umur simpan yang lebih lama bila disimpan di lemari es, apalagi jika dikemas dengan baik untuk menjaga kualitasnya selama penyimpanan. Riset ini dilakukan di Laboratorium Hortikultura saat bulan Januari-Februari 2023. Riset dilaksanakan melalui metode Rancangan Acak Lengkap terhadap dua faktor. Lama waktu penundaan precooling (P) bagian dari faktor pertama terdiri pada tiga taraf, yakni 0 jam sebagai kontrol (P0), 2 jam penundaan (P1) dan 4 jam penundaan (P2). Faktor kedua adalah penggunaan pada jenis kemasan terdiri dari tiga taraf, yakni Plastik wrapping (K1), Plastik Polietilen (K2) dan Plastik Polypropilene (K3). Hasil penelitian waktu penundaan precooling berpengaruh pada mutu selada selama penyimpanan berdasarkan  umur simpan. Waktu penundaan precooling terbaik terhadap mutu selada yakni 2 jam penundaan. Penggunaan jenis kemasan memiliki pengaruh sangat nyata terhadap susut bobot serta umur simpan dan pengaruh nyata terhadap kelayuan.