Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

MENINGKATKAN PERKEMBANGAN KOGNITIF ANAK USIA DINI MELALUI ALAT PERMAINAN EDUKATIF (APE) Dina Fitriana
JCE (Journal of Childhood Education) Vol 5, No 2 (2021): September-February
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jce.v5i2.726

Abstract

Perkembangan merupakan suatu perubahan yang berlangsung seumur hidup dengan bertambahnya struktur dan fungsi tubuh yang lebih kompleks dalam kemampuan gerak kasar, gerak halus, bicara dan bahasa serta sosialisasi dan kemandirian Perkembangan Kognitif adalah suatu proses berfikir yaitu kemampuan untuk menghubungkan, menilai dan mempertimbangkan suatu kejadian atau peristiwa. Potensi kognitif ditentukan pada saat konsepsi (pembuahan ) namun terwujud atau tidaknya tergantung dari lingkungan dan kesempatan yang diberikan. Untuk mengetahui pengertian dari Alat Permainan Edukatif serta mengetahui bagaimana pelaksanaan penerapan pembelajaran dalam meningkatkan aspek kognitif melalui APE yang dikembangkan TK Mutiara Lamongan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif menggunakan teknik pengumpulan data dengan wawancara dan observasi. Yang menjadi subjek dari penelitian ini adalah anak kelompok A usia 4-5 tahun di TK Mutiara Lamongan. Bermain peran membuat anak berkemampuan sosial. Sambil bermain peran ikut belajar berbagi, belajar mengantri atau bergiliran, dan berkomunikasi dengan teman-temannya. Kemampuan mengelola emosi, termasuk untuk memahami perasaan takut, kecewa, sedih, marah dan cemburu. Anak akan belajar mengelola dan memahami perasaan-perasaan tersebut. mengasah kreativitas dan disiplin, biasanya anak akan mengambil peraturan dan pola hidupnya sehari- hari dan kebiasaan si anak atau orang tua bahkan orang dewasa di lingkungan terdekat anak. Jadi dengan bermain peran tersebut anak dapat memilih alat permainan edukatif sesuai dengan peran yang dipilih. Setelah melakukan kegiatan bermain peran dan bermain menggunakan alat permainan edukatif membuat anak lebih semangat dan senang saat belajar.
PENGARUH PENGUNAAN MEDIA PAPAN KARTU TEKA-TEKI UNTUK MEINGKATKAN PERKEMBANGAN KOGNITIF ANAK KELOMPOK B TK GENERASI HARAPAN KECAMATAN SUKODADI KABUPATEN LAMONGAN Dina Fitriana
JCE (Journal of Childhood Education) Vol 3, No 1 (2019): March - August
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.733 KB) | DOI: 10.30736/jce.v2i2.63

Abstract

The problems in this study are: (1) how children's cognitive development; (2) is there any difficulty in using card board puzzle media; (3) whether there is influence of card board media on children's cognitive development. The purpose of this study is (1) to determine the level of cognitive development of children; (2) to find out the difficulty of using card board puzzle media; (3) to find out the influence of the card board puzzle media. The subjects in this study were students in the Generasi Harapan kindergarten group in Sukodadi Subdistrict which were registered in the 2018/2019 school year. There are 23 children. The results of the study in group B in TK Sukodadi District showed that of 23 children who were the subjects of research on cognitive development in using puzzle board card media to get to know the names of land vehicles. The design of this study uses the experimental results of data collection techniques used are observation and documentation. The analysis technique used is descriptive statistics and differential statistics.
Efektivitas Pemberian Reward Melalui Metode Token Ekonomi Untuk Meningkatkan Kedisiplinan Anak Usia Dini 4-6 Ernia Deniati; Diana Dwi Jayanti; Dina Fitriana; Imas Jihansyah
JCE (Journal of Childhood Education) Vol 7, No 1 (2023): March-Agust
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jce.v7i1.1698

Abstract

Penelitian ini berjudul Efektivitas pemberian reward melalui metode token economy untuk meningkatkan kedisiplinan anak usia dini 4-6 tahun. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas pemberian reward melalui metode token economy untuk meningkatkan disiplin anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan menggunakan desain eksperimen one group pre-test post-test. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas A dan B di RA Al-Ma’ruf Mojoranu Dukuhagung Tikung Lamongan yang berjumlah 14 orang. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Paired sample test. Penelitian ini dilakukan selama 23 hari yaitu 7 hari pre-test, 13 hari treatment token economy, dan 7 hari post-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan antara pre-test dan post-test. skor post-test lebih tinggi dari skor pre-test. Hal ini juga membuktikan bahwa pengujian hipotesis melalui uji Paired sample dengan SPSS 26 menunjukkan Sig 0,00 yaitu kurang dari 0,05. Artinya H0 ditolak dan Ha diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pemberian reward melalui metode token economy efektif untuk meningkatkan kedisiplinan anak usia dini 4-6 tahun di RA Al-Ma'ruf Mojoranu Dukuhagung Tikung Lamongan
Pengaruh Bimbingan Klasikal dengan Permainan Engklek Terhadap Perkembangan Sosial Emosional Pada Anak Usia Dini Kelompok A Dinar Mahdalena Leksana; Dina Fitriana; Eny Kusumawati; Shofia Ananta Sari
Indonesian Journal on Education (IJoEd) Vol. 2 No. 1 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/ijoed.v2i1.194

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bimbingan klasikal dengan permainan engklek terhadap perkembangan sosial emosional anak usia dini di TK muslimat 14 Made, Lamongan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-experimental one-group pretest-posttest design. Sampel penelitian terdiri dari 25 anak usia 4-5 tahun di kelas kelompok A1. Data dikumpulkan melalui lembar observasi dan dokumentasi selama proses pembelajaran yang menggabungkan bimbingan klasikal dan permainan engklek. Analisis data menggunakan uji non-parametrik Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan pada aspek sosial emosional anak setelah diberikan perlakuan bimbingan klasikal bersama permainan engklek. Hal ini menunjukkan bahwa kombinasi bimbingan klasikal dan permainan engklek efektif dalam meningkatkan kemampuan sosial dan emosional anak usia dini, meliputi kerjasama, pengendalian emosi, komunikasi, serta kedisiplinan dalam bermain.