Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Pengaruh ketebalan lapisan polistiren terhadap kestabilan sensor QCM sebagai bioimunosensor Eka Rahmawati; masruroh Masruroh
Jurnal Teras Fisika: Teori, Modeling, dan Aplikasi Fisika Vol 4 No 2 (2021): Jurnal Teras Fisika: Teori, Modeling, dan Aplikasi Fisika
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jtf.2021.4.2.5004

Abstract

QCM telah banyak digunakan sebagai biosensor dan sensor kimia. Tingkat sensitifitas yang dimilikinya terhadap perubahan massa pada permukaannya . Terdapat banyak aspek yang dapat mempengaruhi kerja QCM ketika memiliki kontak dengan larutan. Salah satunya adalah ketebalan lapisan matriks yang menjadi lapisan biologi yang akan diimobilisasikan di atasnya. Salah satu matriks biologi yang menjadi lapisan adalah polistiren. Metode pelapisan polistiren di atas QCM sensor yakni dengan menggunakan metode spin coating. Sebelumnya polistiren dilarutkan dengan pelarut non polar: xilen dan Tetrahidrofuran (THF) yang memiliki properti kimia dan fisika yang berbeda yang berpengaruh pada proses pembentukan lapisan dari polimer terlarut menjadi lapisan polimer yang kaku. Penggunaan pelarut dan konsentrasi polistiren berbeda menghasilkan ketebalan lapisan yang beragam. Selain itu ditemukan pula, terdapat perbedaan tingkat kestabilan QCM ketika terjadi kontak dengan udara dan larutan PBS pada masing-masing variasi konsentrasi polistiren yang digunakan. Sensor QCM memiliki kestabilan yang baik pada lapisan polistiren ≤ 5% untuk pelarut xilen dan ≤ 3% untuk pelarut THF dengan nilai tegangan peak to peak ≥ 1 V. QCM-polistiren yang stabil dapat digunakan untuk melakukan immobilisasi sebagai biosensor.
Estimasi Kandungan Nitrogen pada Daun Stroberi berbasis Pengolahan Citra dan Jaringan Syaraf Tiruan Eka Rahmawati; Susanto B. Sulistyo; Krissandi Wijaya
Journal of Agricultural and Biosystem Engineering Research Vol 1 No 2 (2020): Journal of Agricultural and Biosystem Engineering Research
Publisher : Program Studi Teknik Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.599 KB)

Abstract

Stroberi merupakan tanaman buah yang sudah banyak di budidayakan di Indonesia terutama di daerah dataran tinggi. Kecukupan nutrisi tanaman stroberi sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman salah satunya unsur hara nitrogen. Nitrogen berpengaruh pada pertumbuhan vegetatif tanaman stroberi. oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi nitrogen pada daun stroberi menggunakan perangkat lunak pengolahan citra dan jaringan syaraf tiruan serta menemukan parameter yang tepat untuk mendeteksi ciri pada citra tanaman stroberi. Dalam proses pengolahan ini menggunakan aplikasi matlab dengan metode segmentasi tresholding pada pengolahan citra dan metode backpropagation untuk jaringan syaraf tiruan. Variasi metode yang digunakan yaitu JST satu lapisan tersembunyi, JST kombinasi antara satu dan dua lapisan tersembunyi, dan rata-rata hasil kedua metode tersebut. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa sistem yang di kembangkan mampu mengestimasi nitrogen pada tanaman dengan MAPE terkecil 8,45% yang di peroleh dari metode penghitungan rata-rata hasil estimasi dari JST satu lapisan tersembunyi dan JST kombinasi satu dan dua lapisan tersembunyi. Parameter mean, standar deviasi, skewness dan kurtosis pada model warna HSI dan CIE-Lab mampu mendeteksi ciri pada citra daun tanaman stroberi.
Perbandingan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan Inquiri Terbimbing terhadap Pemahaman Konsep Siswa Fatimah Fatimah; Eka Rahmawati; Yus'iran Yus'iran; Lis Suswati
GRAVITY EDU : Jurnal Pembelajaran dan Pengajaran Fisika Vol 5 No 1 (2022): Gravity Edu : Jurnal Pembelajaran dan Pengajaran Fisika
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (608.212 KB) | DOI: 10.33627/ge.v5i1.747

Abstract

Adapun tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui “Perbedaan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan Inquiri Terbimbing terhadap Pemahaman Konsep Siswa Kelas XI SMA N 2 Kota Bima Tahun Ajaran 2021/2022”. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang merupakan quasi eksperimen yang dilakukan pada dua kelas dimana kelas eksperimen 1 mendapat perlakuan model problem based learning (PBL) dan kelas eksperimen 2 mendapat perlakuan model inkuiri terbimbing. Adapun yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa Kelas XI IPA SMA N 2 Kota Bima Tahun Ajaran 2021/2022, yang menjadi sampel dalam penelitian ini yaitu kelas XI MIA 1 dan kelas XI MIA 4. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi, observasi dan test uraian (essay). Hasil penelitian yang diperoleh bahwa nilai rata-rata kelas eksperimen I sebesar 76 dan nilai rata-rata kelas eksperimen II sebesar 69 dengan standar deviasi masing-masing 7,180 dan 6,804 dan varians gabungan masing-masing 51,555 dan 46,296. Sehingga diperoleh nilai thitung sebesar 3,399 dan ttabel sebesar 2,010. Berdasarkan keputusan uji thitung > ttabel atau 3,399 > 2,010, sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Jadi dapat dikesimpulkan bahwa terdapat perbedaan antara kelas eksperimen I dan kelas eksperimen II terhadap pemahaman konsep siswa kelas XI SMA N 2 Kota Bima Tahun Ajaran 2021/2022
Pengembangan Bahan Ajar Gelombang Menggunakan Analisis Video Berbantuan Software Logger Pro Pada Kasus Ayunan Fisis Kelas XII SMA Eka Rahmawati; M Subhan; Susi Susanti
GRAVITY EDU : Jurnal Pembelajaran dan Pengajaran Fisika Vol 5 No 1 (2022): Gravity Edu : Jurnal Pembelajaran dan Pengajaran Fisika
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (511.485 KB) | DOI: 10.33627/ge.v5i1.752

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dengan kurangnya minat siswa terhadap pembelajaran fisika karena tidak mampu memahami pembelajaran dan lebih memilih untuk menghafal rumus, ditambah lagi beberapa materi didalam ilmu fisika tidak hanya mampu dijelaskan dengan teori saja, melainkan harus membutuhkan media atau praktek secara langsung untuk menjelaskan materi tersebut, salah satunya yaitu materi gelombang. Sehingga salah satu media yang mampu menjelasakn gejala gelombang yaitu menggunakan analisis Software logger pro. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan sebuah produk pengembangan dalam bentuk bahan ajar fisika materi gelombang menggunakan analisis video berbantuan software logger pro untuk Sekolah Menengah Atas atau Madrasah Aliya kelas XII semester 1. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian pengembangan (research and defelopment) dengan langkah-langkah pengembangan yaitu perancangan atau pendahuluan, pengembangan bahan ajar, uji coba produk ,evaluasi, dan revisi bahan ajar (perbaikan). Instrumen yang digunakan berupa angket. Berdasarkan hasil penelitian uji kelayakan bahan ajar diperoleh dari nilai angket ahli media dan ahli materi masing-masing memperoleh nilai rata-rata 2,72, dan 3,93 dengan kriteria sangat baik atau layak. Sedangkan berdasarkan hasil respon peserta didik diperoleh nilai rata-rata 3,20. Hasil ini secara keseluruhan menunjukkan bahwa bahan ajar fisika materi gelombang menggunakan analisis video berbantuan software logger pro studi kasus ayunan fisis termasuk dalam kriteria “sangat menarik” dan layak sehingga dapat digunakan sebagai salah satu sumber belajar dalam pembelajaran fisika khususnya di sekolah SMA/MA
Variasi Ketinggian MDPL terhadap Nilai Percepatan Gravitasi Bumi pada Konsep Gerak Jatuh Bebas (GJB) untuk Pendekatan Pembelajaran Muhammad Subhan; Eka Rahmawati; Lis Suswati; Yus’iran Yus’iran; Fatimah Fatimah
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 12 No 3 (2022): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v12i3.660

Abstract

Penelitian ini menjelaskan konsep fisika terhadap nilai percepatan gravitasi bumi pada gerak jatuh bebas. Percepatan gravitasi bumi yang dialami oleh suatu objek yang berada di permukaan laut khatulistiwa besarnya adalah 9,832 m/s2. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh ketinggian MDPL terhadap nilai percepatan gravitasi bumi. Metode dalam penelitian ini adalah eksperimen yang dilakukan pada tempat dan ketinggian (MDPL) yang berbeda-beda. Setiap tempat dilakukan pengambilan data berulang sebanyak mungkin. Data dianalisis menggunakan persamaan matematis fisika percepatan gravitasi untuk gerak jatuh bebas, kemudian dilihat margin error. Hasil penelitian menunjukkan nilai percepatan gravitasi dari enam tempat yang berbeda diantaranya 15 MDPL = 8,52 ± 2,3; 50 MDPL = 9,67 ± 2,9 sampai 237 MDPL = 10,23 ± 2,6 dan rata-rata tingkat kesalahan 27 %. Data dilakukan fitting dengan menggunakan persamaan linier y = ax + b dalam bentuk grafik korelasi dengan R2 = 0.65 dengan kategori cukup.
Pengembangan Multimedia Interaktif Fisika Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Siswa SMP nilam cahaya; Muhammad Subhan; Eka Rahmawati
GRAVITY EDU : Jurnal Pembelajaran dan Pengajaran Fisika Vol 5 No 2 (2022): Gravity Edu : Jurnal Pembelajaran dan Pengajaran Fisika
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/ge.v5i2.837

Abstract

This research aims to increase understanding of concepts through interactive media This research is research and development (Research and Development) which adapts the ADDIE development model. Subjects in this study are students of SMPN 11 Langgudu in class XI IPA. While the object of research is media development interactive learning using Microsoft PowerPoint material content and animated visualization on hydrostatic pressure material. Collecting data in research using a scale questionnaire 5 with data analysis used to determine the feasibility of the media interactive learning is descriptive qualitative with percentages. Based on research results 1) Assessment of the feasibility of interactive learning media by educators averaged 3.61 in the very good category while eligibility is equal to 90.36% with a very feasible category. 2) Assessment questionnaire validation by educators obtained an average of 3.50 with a very good category while the eligibility is equal to 87.5% with a very decent category. 3) The media expert's assessment obtained an average of 4.74 with a very good category while the eligibility was 97.58%. 4) the assessment of the results of material experts obtained an average of 4.61 with a very good category with a very feasible category while the feasibility is equal to 88.26%. 5) The response of class XI IPA students with their presence of interactive learning media using Microsoft Powerpoint on hydrostatic pressure material. In the limited trial, an average score of 3.50 (very good) was obtained and feasibility of 70.50% (very feasible). Finally, this interactive learning media is expected to provide motivation to educators and students in implementation of learning in schools to be better